
Di sisi lain ada Ricard yang sedang terburu-buru untuk kembali ke kantor,karna dia sudah tau bahwa Tuan besarnya sedang mencari dirinya yang sudah keluar kantor begitu lama.
Sambil melihat arlojinya sudah menunjukan pukul 02:30.Terlihan sangat jelas di wajahnya Ricard begitu panik sekarang, karena dia takut di marahi oleh Tuan besarnya itu.
Sedangkan di kantor masih banyak pekerjaan yang harus Ricard selesaikan apa lagi soal peresmian project terbesar di kota A.
"Astaga kenapa ini harus terjadi kepadaku! apa lagi sekarang Tuan besar sepertinya sedang mencariku karena tidak ada di kantor, dan apa yang harus aku katakan jika berhadapan dengan Tuan besar.sepertinya sekarang aku harus cepat ke kantor".Ricard pun pergi dengan mobil nya dengan kecepatan penuh agar bisa cepat sampai ke kantor.
Di sisi lain suasana di kantor akan di adakan miting bersama staff-staffnya dan hanya Ricard saja yang tidak menghadiri miting tersebut.
Samuel pun hanya bisa menggelengkan kepala nya karena Ricard belum saja datang,karena Samuel sangat membutuhkan Ricard yang di mana berkas-berkas mitingnya semuanya ada pada Ricard.
"Hallo,... Ricard dimana kamu? kenapa tidak ada di kantor pas akan ada acara miting buat para staff kita?".tanya Samuel dengan rasa marahnya.
" ma-maaf Tuan saya sedang ada di perjalanan Tuan.karena saya barusan terima telpon dari Tuan Muda untuk segera menyusulnya karena ada sesuatu hal yang sangat penting dan lebih penting dari urusan kantor".Jawab Ricard dengan sejujurnya.
"Apa katamu!lebih penting dari urusan kantor? memangnya apa yang terjadi pada anakku? jawab Ricard jangan bohong kau padaku".Tegas Samuel yang ingin tau apa yang terjadi pada Heryy putra kesayangannya.
" Maaf Tuan kata Tuan Muda saya tidak boleh memberi tahu Tuan besar, apa lagi nyonya besa atas apa yang telah terjadi pada Tuan muda".
"Sial, ya sudah cepat kembali ke kantor ada hal yang sangat penting yang ingin aku bicara denganmu.Tapi dia baik-baik saja bukan?".Tanya Samuel yang hawatir akan keadaan Heryy.
" Tuan muda baik-baik saja Tuan".jawab Ricard dengan gemetaran.
"Ya sudah cepat kembali ke kantor, soal anakku biar aku tanya sendiri jika sudah pulang nanti".
" Baik Tuan saya segera kekantor 10 menit lagi saya sa--".
Belum selesai Ricard bicara Samuel terlebih dahulu menutup telponnya dengan sepihak,mungkin saja Samuel sedang kecewa sekarang karena dia tidak di beritahu tentang apa yang telah terjadi pada Heryy putra kesayangannya itu.
__ADS_1
Meskipun Samuel adalah ketua mafya terbesar di negara tetapi tetap saja Samuel adalah seorang ayah yang tidak berdaya ketika menyangkut seluruh keluarga nya.
"Kenapa kau tidak memberi tahu ayahmu ini sayang,sekarang papah mulai hawatir akan dirimu. biarlah nanti saja aku tanyakan pas aku sudah sampai di rumah".gumam Samuel yang terlihat sangat hawatir akan keselamatan Heryy.
Terlihat di sisi lain Heryy dan Faridah mulai bangkit dan segera akan pergi pulang mengantarkan Faridah untuk kembali kerumahnya.
meskipun Faridah masih sedikit merasakan syok dalam dirinya karena atas kejadian barusan yang membuat nya lemah tak berdaya.
Heryy pun sangat kasihan melihat nya sebab dia tidak bisa berbuat apa-apa sekarang selain membantu nya untuk berdiri.
Tetapi tetap saja Faridah masih tidak bisa berdiri. Melihat kondisi seperti itu akhirnya Heryy memutuskan untuk menggendong Faridah untuk kembali membawa nya pulang.
"Apa kamu masih bisa berdiri".tanya Heryy pada Faridah.
" Tidak aku tidak bisa berdiri karena masih syok atas kejadian tadi,apa lagi kakiku sedang terkilir karena atas pertarungan barusan".
"Jangan manja! massa cuma terkilir saja kamu jadi cengeng kayak gini".
Tetapi dengan melihat Faridah marah Heryy malah tersenyum puas seakan-akan kecantikan dari Faridah bertambah dan semakin membuat Heryy jatuh cinta pada Faridah.
"uluhh sayang nya aku lagi ngambek nih cerita nya".dengan senyuman manis yang Heryy berikan kini Faridah pun tersipu malu.
" Apaan sih gak lucu tau orang lagi sakit juga".yang tadinya malu-malu kini Faridah pun cemberut seakan-akan ingin di perhatikan lebih oleh Heryy.
"Sayang jangan cemberut dong nanti aku makan kamu loh".rayu Heryy yang tidak bisa menahan diri nya karena melihat Faridah begitu menggemaskan.
" Coba saja kalau bisa!mungkin saja aku akan menikmatinya".jawab Faridah menantang.
Heryy pun tidak tinggal diam, dia langsung meraih tangan Faridah dan langsung mencium bibir Faridah yang sangat menggodanya dari tadi.
__ADS_1
Faridah pun terkejut apa yang telah di lakukan Heryy pada dirinya, andai saja tadi Faridah tidak menantang mungkin ini tidak akan terjadi.
Tapi di sini bukannya menyesal atas apa yang Faridah perbuat tapi Faridah malah menikmati nya dan membalas ciuman dari Heryy yang semakin dalam.
Cukup lumayan lama mereka berciuman yang membuat mereka hanyut dalam mimpi seolah-olah mereka saling membagi kasih sayang satu sama lain.
Heryy melepaskan ciumannya dan mereka saling menatap satu sama lain seolah-olah mereka ingin melakukannya lagi, lagi dan lagi.
"Bagaimana!kamu ingin aku memakanmu lagi?".tanya Heryy yang memecahkan lamunan dari Faridah.mendengar hal itu Faridah pun jadi malu sendiri.
"Apaan sih malu tau di liatin banyak orang apa lagi kita masih pakai seragam sekolah, sudahlah ayo pulang mungkin ayahku sedang mencariku karena tidak biasanya aku pulang se sore ini".
"Siapa suruh kamu menantangku beginikan akibatnya".Heryy pun tertawa kecil pertanda dia sudah menang dari Faridah.
" Ya sudah sini biar aku menggendongmu kan kamu tidak bisa jalan".Heryy menawarkan diri untuk menggendong Faridah dan Faridah pun tidak menolaknya karena memang Faridah tidak bisa berdiri karena kakinya terkilir atas pertarungan yang baru saja terjadi.
Heryy pun langsung menyuruh Malik untuk menemuinya karena Heryy membutuhkan mobil yang digunakan Malik untuk mengantarkan Faridah pulang dan menukar dengan motor yang di bawa oleh Heryy.
untung saja Malik belum sempat kembali ke markas karena Malik masih mengecek semua anggota nya yang masih ada di sana dan mungkin saja masih ada yang terluka.
Akhirnya Heryy membawa Faridah ke mobil dan langsung membawa Faridah untuk pergi ke rumah sakit terlebih dahulu untuk mengecek keadaan kaki Faridah yang baru saja terkilir.
"Akhirnya pestanya berakhir juga, sepertinya pesta kali ini akulah pemenangnya".gumam Heryy dalam hati karena pertempuran kali ini sudah selesai dan pemenangnya adalah Heryy sang calon ketua Mafya Black Dragon di masa depan.
Bersambung........
...************...
...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...
__ADS_1
...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...
...jangan lupa yah bantu aku dengan likenya,coment nya juga,yang paling penting vote nyaa dan bintangnya agar aku terus semangat buat novel dan lanjutin ceritanya 🙏🙏🙏☺...