
"Paman jangan hawatir, apakah paman Rhicard masih ada sniper simpanan yang lain? Rhicard hanya bisa melongo dan terus menatap Tuan mudanya itu ketika Heryy meminta sniper pada diri nya.
" Ehh- maaf Tuan! apa Tuan tidak salah bicara? kenapa Tuan meminta sniper pada saya?
"Hahahahaaaa, paman Rhicard Heryy tidak bercanda! memang Heryy barusan meminta sniper pada paman, lalu apakah paman masih punya?
" Masih Tuan Muda masih, tapi sayang nya sniper yang satu ini jarak jangkauan nya tidak terlalu jauh! apakah Tuan masih ingin saya mengambilkannya? Rhicard kembali menjelaskan pada Heryy tentang kelemahan senjata sniper yang Rhicard bawa.
Tetapi Heryy masih keukeuh ingin mencoba sniper yang menurut Rhicard jelek atau bisa di artikan kurang bagus dalam segi jarak atau jangkauan nya.
"Sudahlah paman ambilkan saja apa yang Heryy minta, apa lagi sekarang kondisinya tidak menguntungkan bagi ayah dan juga ibu, apa lagi malik yang kita tahu sekarang dalam kondisi ini juga tidak bisa berbuat apa-apa.
" Benar juga kata Tuan Muda Heryy. dilihat dalam segi jumlah Tuan besar dan nyonya besar juga dalam kondisi terdesak, begitu juga malik! meskipun dia adalah kambing hitam nya Tuan besar dalam kondisi seperti ini dia juga tidak bisa berbuat banyak.Ucap Rhicard dalam hati sambil memperhatikan ke arah Tuan besar nya.
"Baik Tuan Muda akan segera saya ambilkan untuk Tuan Muda. Sam tolong ambilkan snapan yang ada di dalam bagasi mobil, cepat waktu nya tidak banyak.
" Baik Boss akan saya ambilkan.
Tidak lama kemudian sniper yang di ambilkan telah datang, dan Heryy segera mengutak-ngatik sniper tersebut agar siap di gunakan dan juga nyaman ketika di gunakan.
Rhicard yang dari tadi hanya bisa melihat Tuan Muda nya mengutak-ngatik sniper tersebut hanya bisa terdiam melihat kelincahan tangan Tuan Muda nya itu, apa lagi Heryy saat ini dia masih menginjak kelas dua SMA tetapi keahlian nya dalam senjata api tidak bisa di ragukan lagi.
"Baik paman sudah selesai, sekarang waktu nya kita menyelesaikan semua nya heheeee" seketika Rhicard langsung sadar dari lamunannya yang sedaritadi melihat Heryy mengutak-ngatik senjanya nya.
"Sekarang paman coba lihat ada berapa penembak jitu yang mereka miliki dan pastikan juga mereka berada di posisi mana.agar kita bisa leluasa menghabisi mereka terlebih dahulu.
" Ok kalau begitu, Sam coba kamu lihat ada berapa musuh penembak jitu yang mereka miliki dan juga jangan sampai tertinggal satu pun. Rhicard memerintahkan Sam untuk mengamati penembak jitu mereka dan Sam pun langsung bergegas mengambil teropong jarak jauh lalu melihat keadaannya.
"Boss mereka memiliki penembak jitu sekitar dua belas orang, mereka berada di arah pukul dua belas, pukul satu, dua,tiga, dan juga berada pada pukul sembilan, dan sebelas.
__ADS_1
" Hemm, sangat rumit juga apa lagi jumlah mereka terlalu banyak.paman Rhicard apakah paman bisa menangani dua orang sekaligus?
"Di lihat dari posisi nya sekarang seperti nya paman bisa menanganinya, tapi paman hawatir jika kita bergerak pasti langsung ketahuan dan salah seorang musuh yang berada tepat di depan Tuan besar pasti langsung menarik pelatuk nya menembak Tuan besar.
" Paman tentang saja biar orang itu Heryy tangani sendiri, paman fokus saja pada dua orang tersebut sisanya biar Heryy bereskan"Heryy menjelaskan rencananya dan Rhicard pun akhirnya mengerti dan menyetujui rencana Tuan Muda nya itu.
"Hahahahaaa, paman waktu nya kita bersenang-senang" Akhirnya tatapan membunuh Heryy keluar dan membuat semua anggota yang di bawah perintah Rhicard merinding antara ketakutan dan senang, karena pada akhirnya mereka bisa menikmati dan berpartisipasi dalam pesta kecil-kecilan tersebut.
Dorr..... Dorrr......Dorrr.... Dorrr.......suara tembak menembak pun sangat terdengar jelas. Chriss yang dari tadi tertawa pun akhirnya kebingungan tentang apa yang telah terjadi.
Seketika senjata yang di pegang oleh Chriss akhirnya terjatuh, bukan hanya itu saja Chriss juga menjerit kesakitan karena lengan yang memegang senjata tersebut mengeluarkan darah yang sangat kental dan juga bau amiss.
Malik juga tidak hanya tinggal diam saja ketika mendengar suara baku tembak tersebut dia langsung melindungi Samuel dan juga Irna nyonya besarnya ke belakang mobil untuk bersembunyi.
Karena tidak tahu apa yang telah terjadi mereka bertiga pun hanya bisa saling menatap kebingungan tentang apa yang baru saja di alami mereka bertiga.
" Malik jawab pertanyaan saya! apa ini semua rencana yang telah kamu buat? Samuel hanya bisa bertanya kepada Malik atas apa yang telah terjadi dan juga membentak Malik hingga tersadar dari lamunannya itu.
"Jawab Tuan, saya juga tidak tahu apa yang telah terjadi barsan. sepertinya ada seseorang yang telah membantu kita dari belakang.
Terdengar suara telpon dari handphone Samuel yang tidak lain adalah Heryy yang menelpon Samuel. Samuel langsung saja mengangkat telpon dari sang anak kesayangannya itu.
" Hallo sayang ada apa? apakah ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan sama Ayah? atau sama mamah?
"Hahahahaaaa ternyata ketua klan Black Dragon juga bisa takut! hahahahaaaa apa lagi sampai berlindung di belakang mobil! apakah tidak malu sama anak sendiri? hahahaaaaa.
" Sialan bocah tengik, ternyata yang barusan menembak itu adalah kamu?
"Iya, ayah dan sekarang skor kita satu sama. lalu apakah Ayah akan terus berdiam diri saja di sana dan menunggu kematian ayah datang menjemput ayah?
__ADS_1
" Sialan, awas saja nanti ayah akan balas perbuatan kamu, lagian skor kita juga baru imbang, kamu jangan senang lebih awal apa lagi pesta ini baru saja di mulai, masih ada pertunjukan yang menarik yang belum ayah tunjukan padamu anak kecil hahahahaaa.
"Ouhh yah? hemm sepertinya pesta kali ini akan sangat seru,bagai mana kalau kita bertaruh?
" Hemm kelihatannya menarik, bagaimana klau kita mencoba nya? siapa yang paling banyak mendapatkan mangsa buruan dia yang menang?
"Sepertinya ayah akan kalah telak hari ini, baru saja Heryy sudah mendapatkan tiga buruan sekaligus dan ayah masih kosong hahahaaaa
" Ohh iya Ayah,Heryy sangat senang Ayah bisa baik-baik saja dan Heryy sangat bahagia ayah bisa melindungi mamah dengan baik heheheee.
" Sialan dasar anak kurang ajar. Samuel langsung menutup telponnya tanpa basa-basi lagi dan langsung menyuruh Malik untuk segera memulai pesta yang sudah dari awal Samuel dan Malik rencanakan.
"Tuan ada apa? kelihatannya Tuan sangat marah sekali! apa yang telah terjadi Tuan?
" Malik seharusnya nya kamu jangan banyak tanya bukannya barusan kamu mendengar nya sendiri? Tuan besar mu ini sedang di permainkan oleh anak kesayangannya sendiri lihatlah sampai-sampai keluar asap dari telinga dan hidungnya seperti banteng mau mengamuk.
Bukannya membujuk, Irna malah semakin memanas-manasi suaminya itu yang telah di permainkan oleh putra kesayangannya sendiri bahkan Irna terlihat sangat bahagia walaupun suaminya di permainkan oleh Heryy anak kesayangannya sendiri.
Meskipun demikian Irna tetap bahagia, karena Ayah dan anak sangat bisa di percaya dan bisa saling melindungi satu sama lain walaupun dunia Mafia sangat kejam dan sadis. Hidup dan mati saling berdampingan itu wajar dalam dunia Mafia tetapi bisa saling melindungi itu adalah kunci dari keberhasilan.
Bersambung...........
...************...
...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...
...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...
...jangan lupa yah bantu aku dengan likenya,coment nya juga,yang paling penting vote nyaa dan bintangnya agar aku terus semangat buat novel dan lanjutin ceritanya 🙏🙏🙏☺...
__ADS_1