Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia

Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia
Episode 17.Rencana Ronald Zoon Coen


__ADS_3

Akhirnya Diah pun memiliki sebuah ide untuk meyakinkan mamahnya Heryy agar percaya pada Diah dan juga Heryy.


“Bener kok tante Diah tidak bohong ini buktinya kalo Heryy mau mengantarkan Diah Ke rumah sakit, dan juga pas di jalan mau ke rumah sakit Heryy malah bertemu dengan temannya dan meminta untuk tukeran mobil sama motor nya agar bisa membawa Diah ke rumah sakit dengan selamat ".


Jelas Faridah yang sedang mencoba meyakinkan mamah Irna untuk percaya sama Faridah meski bukan seperti itu kenyataan nya.


"Hmmm,... ya sudah kalau begitu, tante percaya sama kalian berdua.Tapi inget jangan sampai larut malam yah pulgnya mamah hawatir pada kalian berdua".


"Iya tante setelah nganterin Diah ke rumah sakit Heryy pasti langsung pulang,Maafin Diah yah tante karena kecerobohan Diah tante jadi hawatir pada Heryy".


"Iya sayang tante ngerti kok dengan kondisi kamu yang sekarang.bilangin juga pada Heryy agar nganterin kamu ke rumah kamu yah,massa cewe harus pulang sendiri sih kan gak mungkin".


"Hehee iya tente nanti Diah sampaikan pada Heryy.kalau begitu Diah tutup telpon nya yah tante kasihan Heryy nya di anggurin terus gk ada temen buat ngobrol hehee".


"Ya sudah hati-hati yah di jalannya".


" iya tante".Diah pun langsung mengakhiri percakapan telpon tersebut dan langsung memberikan handphone nya pada Heryy.


"Nih handphone kamu aku kembalikan, urusan mamah kamu jangan di fikiran karena udah aku atasi barusan".


Akhirnya Heryy bisa bernafas lega karena dia tidak jadi di marahin oleh mamah nya.dan Heryy pun fokus kembali menyetir.


Sesampainya di rumah sakit Heryy langsung membawa Diah ke dalam untuk di periksa keadaan nya.


Cukup lumayan lama Heryy menunggu dan akhirnya dokter yang memeriksa Diah akhirnya keluar dan memberi tahukan keadaan Diah.


“Bagaimana Dok keadaan nya? Apakah ada luka yang serius?”.tanya Heryy pada Dokter.


“Lukanya tidak ada yang serius hanya saja kakinya terkilir,2 atau 3 hari lagi juga pasti sembuh dan hari ini juga bisa pulang”.jawab dokter menjelaskan tentang kondisi yang di alami oleh Diah.


“syukurlah kalau begitu,boleh saya lihat dia sekarang dok?”.Heryy tidak sabar untuk melihat kondisi Diah yang sekarang tengah duduk sambil melihat kearah Heryy yang sedang mengobrol dengan dokter nya.

__ADS_1


“Tentu saja, silahkan masuk. Kalau begitu saya pamit pergi dulu karena masih ada fasien yang membutuhkan saya, permisi”.ucap dokter pada Heryy yang langsung pergi untuk memeriksa pasien yang lain.


“Heyy,...! Kenapa senyum-senyum sendiri? Kaya orang gila saja! Kenapa sih senyum-senyum sendiri hah?”.tanya yang aneh dengan sikap Diah yang Senyum-senyum sendiri.


“Tidak! Tidak ada kok, hanya saja kamu lucu ketika kamu lagi panik kek tadi.apa segitu besar nya yahkamu mencintai aku? Sampai-sampai kamu sangat hawatir jika aku terluka!”.


“Apakah harus aku jawab pertanyaanmu barusan”.bukannya menjawab pertanyaan dari Diah, Heryy malah balik bertanya.


“Kalau gk mau jawab ya gak usah di Jawab gitu aja kok repot.Udah yuk pulang nanti papah aku nyariin aku kalau aku telat pulang”.jawab Diah yang mengajak Heryy untuk segera pulang.


“Ya sudah ayok pulang,lagian tadi dokter nya juga kamu di bolehin pulang kok hari ini,soal masalah administrasi jangan di pikirkan sudah aku urus kok”.


“Ya iyalah harus kamu yang urus kan kamu sendiri yang meminta aku untuk kerumah sakit,padahal aku tidak apa-apa kamunya aja yang terlalu hawatir”.


“Iya-iya aku minta maaf, kan aku hawatir kalau kamu Kenapa-kenapa! Memangnya gak boleh yah jika aku hawatir sama kamu”.


“iya sayang nya Diah gk papah kok, makasih yah sudah mau hawatirin Diah hhmmm jadi makin sayang deh sama Heryy,sudah yah jangan sedih lagi.sini dong peluk Diahnya.memang nya nggak apah di peluk sama Diah”.Diah pun menawarkan pelukan pada Heryy agar Heryy tidak terlalu memikirkan keadaan Diah.


Heryy pun menghampiri Diah dan memeluknya erat dan juga mencium keningnya Diah yang artinya Heryy menyayangi Diah dengan setulus hatinya.


Dan Samuel tidak lupa menanyakan tentang pesta peresmian projek yang akan di adakan beberapa hari lagi.


Tentu saja Ricard sudah mengurus nya dengan baik dan tidak ada satu pun yang tertinggal bahkan sampai ke hal-hal yang sangat kecil pun Ricard memperhatikan nya


karena ini adalah projek yang sangat besar maka tidak boleh ada satu hal kecil pun yang tertinggal. Hanya saja Ricard sedang gelisah tentang satu hal, maka dari itu Ricard perlu melaporkan nya dulu kepada Samuel selaku pemimpin perusahaan Diamond Bag Store.


"Ricard,apakah persiapan pestanya sudah beres, saya tidak mau ada hal sekecil apapun yang terlewatkan karena ini adalah projek terbesar yang dimiliki perusahaan Diamond Bag store".


" Iya Tuan semuanya sudah beres aman terkendali tapi hanya saja saya masih bingung tentang dua orang itu".


"Apakah Stevan dan Stiven orang yang kamu maksud itu Ricard?".Tanya Samuel seolah-olah Samuel sudah tau siapa orang yang di maksud oleh Ricard.

__ADS_1


" Benar Tuan, karena itu saya sendiri bingung apa maksud dan tujuannya dari mereka berdua.Saya hawatir mereka berdua akan mengacaukan pesta yang Tuan buat untuk peresmian projek Tuan".


"Kamu tenang saja Ricard saya sudah mempersiapkan sesuatu buat mereka berdua, karena dari awal saya sudah curiga pada mereka berdua".


Samuel pun tersenyum setelah membicarakan Stiven dan stevan, seolah-olah Samuel sudah memiliki sebuah rencana untuk menjebak si kembar Stiven dan Stevan.


Samuel pun tertawa sangat keras hingga Ricard sendiri pun sangat terkejut dan ngeri lihat Tuan nya sendiri layaknya seorang Raja kegelapan yang sudah siap mencabik-cabik musuh nya.


Terlihat Stiven dan stevan sedang menemui seseorang, yang tidak lain orang itu adalah Ronald Zoon Coen pemimpin clan The Dark King.


Sepertinya kali ini Ronald akan merencanakan sesuatu yang sangat besar untuk menghancurkan keluarga Samuel Renata.


entah rencana seperti apa yang akan di lakukannya yang pasti rencananya kali ini akan menjadi rencana yang paling besar untuk menghancurkan keluarga Samuel Renata.


"Bagaimana? apakah kalian berdua berhasil kerja sama dengan Samuel tentang projek nya yang baru dan lumayan besar itu".


" Sudah Tuan! bahkan kita berdua bisa meraih keuntungan tiga kali lipat dari projek itu,dan juga kita berdua di undang untuk menghadiri pesta peresmian nya juga Tuan".


"Bagus keja yang sangat bagus,nanti kalian datanglah ke pesta nya sisanya biar saya dan criss yang akan menyelesaikan sisa nya.ingatlah jangan sampai ketahuan bahwa kalian adalah orang suruhanku untuk menghancurkan perusahaannya".


" Baik Tuan,kalau begitu saya akan pergi keruangan saya dan akan mempersiapkan berkas-berkas yang perlu di siapkan untuk bekerja sama dengan perusahaan Diamond Bag Store".Stiven akhirnya pergi keruangan nya untuk melanjutkan pekerjaan nya di perusahaan Ronald Zoon Coen.


"Sepertinya aku sudah tidak sabar lagi ingin melihat kematian dirimu Samuel Renata hahahahaa,........tunggu saja sebentar lagi malaikat pencabut nyawa akan menghampiri dirimu hahahahahahaa,.... Hhhmmmmmm,....sepertinya!aku tidak ingin melihat nya mati melainkan membunuhnya dengan tanganku sendiri Buahahahahahaaa,....!".


Ronald pun tertawa dengan kerasnya seolah-olah Dia akan mengakhiri hidup Samuel di tangannya sendiri dengan rencana yang akan dia buatnya sendiri.


Bersambung........


...************...


...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...

__ADS_1


...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...


...jangan lupa yah bantu aku dengan likenya,coment nya juga,yang paling penting vote nyaa dan bintangnya agar aku terus semangat buat novel dan lanjutin ceritanya 🙏🙏🙏☺...


__ADS_2