Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia

Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia
Episode 31.Dua Aura Membunuh Yang Sangat Kuat


__ADS_3

"Ricard bagaimana apakah tamu yang di undang istri saya sudah datang?


" Sepertinya belum datang tuan,mungkin sebentar lagi.


"Ok saya tunggu di ruangan saya, jika sudah datang suruh dia keruangan kerja saya.


" Baik tuan! Samuel pun akhirnya pergi keruangan kerja nya dan menunggu kedatangan tamu tersebut.


Ketika Samuel dan Ricard sedang menunggu tamu tersebut ada seorang karyawan yang menghampiri Samuel yang menandakan ada sorang perempuan yang mencari Samuel.


"Permisi Tuan ada seseorang yang menunggu tuan besar, katanya dia datang di undang oleh nyonya besar" begitu kata karyawan yang menyampaikan sesuai kata dari tamu perempuan tersebut.


Tanpa menunda waktu lagi Samuel langsung saja menyuruh Ricard untuk menjemput tamu tersebut dan langsung bawa ke ruangan Samuel.


"Ricard coba kamu temui tamu itu! jika memang dia orang nya langsung saja bawa kesini" perintah Samuel kepada Ricard untuk membawa tamu tersebut masuk.


"Baik Tuan" jawab Ricard sambil melangkah keluar untuk menjemput tamu tersebut.


Kini kita beralih ke tempat sekolah nya Heryy, yang dimana Heryy sedang mencoba untuk melarikan diri dari perjanjian waktu berada di rumah Faridah.


"Ett-ett-ett, mau kemana hah? dengan refleks Diah langsung menarik kerah baju dari Heryy dan mencoba untuk menahan Heryy agar tidak langsung pergi gitu aja.

__ADS_1


" Ya, mau ke kelaslah memangnya apa lagi? jawab Heryy dengan santai nya seolah-olah sudah lupa dengan janjinya dengan Diah untuk makan di kantin.


"Heh menurut loh gw bodoh apa yah! kan luh dah janji mau temenin dan suapin gw bubur yang udah luh kasih! kenapa? jangan bilang luh lupa yah? ucap Diah dengan penuh emosi karena ulah dari Heryy yang selalu lupa akan janjinya.


" Hello!!!! sejak kapan gw bilang kalo gw mau nyuapin loh! atau jangan-jangan luh ngarep yah gw suapin luh makan! haahahaaa udah deh kalau suka sama gw bilang aja gitu aja kok susah hahahahaaa"jawab Heryy dengan penuh percaya diri.


"Ouhh jadi luh gak mau nih suapin gw bubur? Ok fine, gw tinggal bilang aja sama si Rosa cewek yang so cantik itu, kalau gw sama luh itu cuma pacaran bo'ong-bo'ongngan! terus jika Rosa tau tentang hal ini gw juga yakin loh pasti sudah tahu apa yang akan terjadi hahahahaaa byee byee"Diah pergi begitu saja tanpa memikirkan Heryy yang sudah panik di buat nya.


"ja-ja-jangan dong, gw gak mau di kejar terus ama si Rosa, Diah tunggu gw napa! cepet banget sih jalannya dah kaya cewek PMS aja luh" jawab Heryy dengan gagap nya.


Ketika Heryy sedang mengejar Faridah, ada Rifki yang tidak sengaja melihat Diah sedang di kejar oleh Heryy.


"Itukan Heryy! ngapain dia lari-lari begitu? bukannya itu Faridah? lebih baik gw samperin aja, sekalian ada sesuatu yang pengen gw omongin". ucap Rifki sendiri sekaligus menghampiri Heryy karena ada sesuatu yang ingin Rifki sampaikan kepada Heryy.


Akan tetapi Heryy secara reflex langsung menahan Faridah agar tidak jatuh. Pada akhirnya mereka berdua saling bertatap-tatapan dengan penuh arti yang tidak bisa di ungkapkan.


Rifki yang baru datang pun sontak langsung kaget dan tidak percaya bahwa sekarang Heryy sangat dekat dengan Faridah sampai-sampai mereka berdua tidak berkedip sekali pun.


"Waaaahhh berita yang menarik nih, gw foto ahh biar viral hehehee" Rifki pun langsung memfoto mereka berdua dengan henpond nya sendiri, meskipun agak sedikit tidak sopan terhadap Heryy dan faridah tapi yang namanya usil semua orang memiliki ke usulannya sendiri.


"Ok sip mantep nih, gw simpen aja dulu kali yah biar jadi kartu AS gw buat usilin si Heryy dan Diah heheheee" Ucap Rifki pada diri sendiri dan mencoba untuk usilin Heryy dan juga Diah dengan foto terbaru pada waktu yang tepat.

__ADS_1


"Ehem-ehem mau sampai kapan luh kek gitu terus Her? emangnya gak malu di liatin sama orang-orang.Kalau gw sih malu yah di liatin sama orang-orang heheheheee" Rifki pun sedikit menyindir Heryy yang tidak berkedip sekali pun menatap Diah dari pelukannya.


Setelah mendengar perkataan dari Rifki mereka berdua akhirnya tersadar dan merasa malu sendiri, meskipun reflex Diah berbeda dan seharusnya bilang terima kasih ehh malah Heryy nya di pukul-pukul meskipun tidak sakit pukulan yang Diah berikan.


"Mmmmmmmm apaan sih loh pgang-pegang gw iiiihhhhh, pasti moduskan luh iiiiihhhhhh udah ngaku aja luh jangan ngeles lagi udah ketauan juga! " Faridah pun tersadar dan sedikit agak melotot dan memukul Heryy ringan.


"Dih-dih-dih geer luh! seharusnya lu tuh bilang makasih sama gw karena gw telah nyelametin luh, kan luh sendiri tadi yang salah dan hampir jatuh, otomatis bukan salah gw dong! jawab Heryy dengan sedikit nada agak tinggi dan mencoba membela diri sendiri dari tuduhan Faridah yang mengatas namakan Heryy yang modus.


"Apa loh bilang? gw yang salah! helloooowww nih yah gw kasih tahu sama luh ya Heryy Renata, yang seharusnya di salahin itu loh karena sudah nabrak gw dan lu juga yang sudah lari-larian yang gak jelas dan akhirnya nabrak gw paham luh? jawab Diah yang mencoba membela diri nya sendiri meskipun yang di ucapkan Diah sedikit benar karena Heryy yang menabrak Diah hingga mau jatuh.


"Ehh lu tuh yah bisa agak sedikit santai gak ngomong nya hahh! akhirnya Heryy pun sedikit kepancing emosi dan secara tidak sengaja Heryy menatap Faridah dengan aura membunuh nya yang kejam.


Diah pun tidak ingin kalah dari Heryy lalu Faridah pun mengeluarkan aura membunuh nya juga yang sadis tanpa belas kasih. Rifki yang melihat mereka berdua dengan aura yang sama agak sedikit takut dan bertanya-tanya kenapa mereka bisa memiliki aura yang sama, yaitu aura membunuh yang sangat menakutkan.


Rifki yang tadinya mau melerai mereka berdua akhirnya mengurungkan niat nya, karena jika Rifki ikut campur dalam urusan mereka berdua pasti Rifki juga yang bakaln kena imbasnya nanti.


"Sebenarnya ada apa ini? kenapa mereka berdua bisa berantem dan mengeluarkan aura membunuh yang sama sangat kuatnya? dan jika gw ikut campur dalam masalah ini pasti gw juga yang bakalan repot nanti nya! lalu sekarang gw harus gimana? Ucap Rifki dalam hati yang sudah mulai merasa bingung dan takut akan aura membunuh yang mereka keluarkan.


Bersambung...........


...************...

__ADS_1


...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...


...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...


__ADS_2