Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia

Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia
Episode 21.Sang Pemburu


__ADS_3

Di sisi lain Ronald sedang merawat putri kesayangannya atas kejadian peperangan sebelum nya yang mengakibatkan Faridah tidak bisa berjalan sementara waktu.


"Sayang putri papah yang cantik! apa kamu baik-baik saja? atau ada sesuatu yang kamu inginkan? hhmmm??


" Tidak pah Diah baik-baik saja kok papah jangan hawatir Diah kan anak yang tangguh dan kuat heheee"


"iya papah percaya kok sayang sama kamu, tpi kalau nanti kamu butuh sesuatu bilang aja sama bibi dia pasti akan menurutti semua permintaan kamu, ok"


"Iya papah, tapi Diah punya satu permintaan pada papah, tapi papah janji jangan marah pada Diah! janji?


" Iya papah janji! memang nya Diah pengen apa sih harus sampai bikin janji kayak gini hhmmm? ucap Ronald sambil mengelus kepala Diah dengan lembut dan kasih sayang.


"Heheheee... Diah pengen punya motor baru pah buat pergi ke sekolah, masa Diah harus naik Taxi teruss sihh kalau mau berangkat sekolah Hmm! Diah pun memohon pada papahnya agar Diah di belikan motor baru sambil cemberut manja-manja sama papahnya yang membuat papahnya gemas sendiri melihat putri satu-satunya.


" Hahahaaaa... kirain papah kamu ini mau apa? ternyata cuma motor baru! yasudah nanti papah belikan kamu motor baru, tapi Diah harus janji juga sama papah, Diah harus sembuh dalam lima enam hari.


"Ok, siap laksanakan komandan heheee"


"Tapi kenapa papah meminta Diah sembuh dalam waktu sesingkat itu? apa rencana papah yang sebenarnya? tanya Diah dalam hati yang membuat Diah bertanya-tanya apa maksud dan tujuan papahnya itu?


" Apakah aku tanyakan langsung saja yah sama papah apa maksud dan tujuan papah berkata seperti itu? hhmmm sangat mencurigakan? gumam Diah dalam hati.


Tiba-tiba ponsel Ronald berbunyi ada telpon masuk dari salah satu anak buahnya yang sedang mengikuti Samuel.


Dan ternyata orang itu adalah Chriss yang akan sedang melaporkan keadaan Samuel yang tidak pergi ke kantor melainkan pergi ke butik langganannya bersama istrinya.


"Sebentar yah sayang papah angkat telpon dulu dari paman Chriss, siapa tau penting" Diah pun mengangguk tanda setuju papahnya mengangkat telpon dari Chriss.


Ronald pun pergi keluar dari kamar Diah dang mengangkat telpon dari Chriss "Hallo ada apa kamu nelpon? apa ada sesuatu yang terjadi pada anggota mu lagi?


" Tidak tuan anggota saya sekarang aman-aman saja, alasan saya menelpon adalah saya mau kasih tuan sebuah informasi bahwa sekarang Samuel tidak pergi ke kantor nya melainkan pergi ke butik beserta istrinya"


"Ohh ternyata dia pergi ke butik, kalau begitu sekarang kamu bunuh orang itu, dan jika kamu tidak bisa membuatnya setidaknya kamu lukai salah satu orang nya, agar di saat hari peresmian project yang dia tangani anak buahnya bisa berkurang.

__ADS_1


" Baik Tuan akan saya laksanakan"


"Bagus, ingat kamu harus hati-hati dia sangat cerdik, mungkin saja dia tidak membawa satu anak buahnya mungkin bisa mencapai enam atau tujuh pengawal kelas elite yang siap menerkam kamu dari belakang"


"Baik tuan saya akan berhati-hati dan selalu waspada terhadap dirinya"


"Bagus kalau begitu saya akan tunggu kabar baiknya dari kamu"


Telpon pun langsung dimatikan oleh Ronald dan ketika Chriss melihat kebelakang ternyata ada dua mobil yang mencurigakan yang terus mengikuti mobil Chriss dari tadi, bahkan dari dia berangkat mengikuti mobil Samuel.


"Cihh... ternyata yang dikata tuan Ronald memang benar kita telah terkena jebakannya dari kita pertama keluar dari kediaman Samuel" gumam dalam hati Chriss


"Heyy kamu ambil jalan memutar saja saya merasakan firasat buruk akan terjadi pada kita jika kita terus menerus mengikuti nya dari jalan utama"


"Siap boss saya akan ambil jalan memutar" sahut sang supir sekaligus anak buah yang di pimpin oleh Chriss.


Ketika Chriss mengambil jalan memutar


Tetapi Malik tidak sebodoh yang Chriss pikir melainkan memang itu yang di harapkan oleh Malik dan Chriss pun terjebak oleh rencana yang di buat Malik.


"Hhmm rupanya tikus ini tidak bidoh juga, tetapi memang ini yang aku harapkan dari tadi" gumam Malik dalam hati.


Malik melihat ke arah Tuan besarnya dan mengisyaratkan bahwa tikus sudah masuk perangkap dan rencana selanjutnya telah siap untuk di laksanakan.


Ketika Malik mengetahui Chriss mengubah arah Malik langsung saja menghubungi anak buahnya untuk siap si posisi dan menyergap Chriss di tempat tersebut.


"Kalian semua siapkan rencana selanjutnya, kita akan membunuh tikus ini kali ini" ucap malik yang menelpon semua anak buahnya untuk bersiap pada posisi masing-masing.


Malik pun berhenti di suatu tempat dan menyerahkan Tuan nya pada salah satu anak buahnya untuk mengantarkan Samuel ke butik.


Karena Malik dan anak buahnya akan memburu tikus liar itu dan pastinya akan bersenang-senang dengan mainan barunya.


Bisa di bilang rencana kali ini malik menjadi sang pemburu buat tikus-tikus nakal tersebut, bahkan malik sudah mempersiapkan anak buahnya untuk tidak boleh salah satu dari mereka bisa meloloskan diri.

__ADS_1


"Tuan, nyonya besar sepertinya saya tidak bisa mengantar tuan dan nyonya ke butik, Tiba-tiba ada panggilan mendesak dan saya harus segera pergi untuk membereskannya.


" Hhemm pergilah selesaikan tugasmu dengan baik dan jangan sampai di sisakan satupun.


"Baik tuan saya mengerti, tapi tuan dan nyonya jangan hawatir ada Ferdian yang akan mengantarkan tuan dan nyonya ke butik dan menjaga tuan dan nyonya sekalian.


Samuel dan Irna hanya menganggukkan kepala tandanya setuju yang dikatakan malik.


Malik pun bergegas pergi dengan anak buahnya yang kelas elite itu dan menyuruh Ferdian untuk mengantarkan tuan dan nyonya besarnya ke butik.


" Baik apa kalian sudah mengerti apa rencana kita sekarang? tanya malik pada anak buahnya. mereka pun menjawab dengan nya dengan penuh semangat.


mungkin kali ini mereka akan benar-benar bisa menghabisi Chriss tanpa sisa. karena kali ini malik penuh dengan persiapan yang sangat matang.


mungkin saja kali ini malik akan bala dendam atas apa yang telah mereka lakukan pada tuan mudanya pada waktu hari kemarin.


"Semuanya dengarkan,kali ini kita tidak boleh menyisakan satu orang pun dari mereka dan kita harus membalas atas apa yang telah mereka lakukan pada tuan muda kita pada tempo hari, kalian mengerti?


" Siap boss kami mengerti! jawab anak buah malik dengan penuh semangat dan secara bersamaan.


"Bagus memang ini yang saya harapkan dari kalian, kalau begitu cepat jalan dan sepertinya kali ini kita akan menghadiri pesta kecil-kecilan yang sangat meriah.


Malik pun tersenyum kecil yang menandakan dia akan bersenang-senang dengan sepenuh hati dan membalaskan dendam tuan mudanya pada tempo hari yang membuat kekasih tuan muda masuk rumah sakit. meskipun hanya luka ringan saja.


Bersambung...........


...************...


...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...


...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...


...jangan lupa yah bantu aku dengan likenya,coment nya juga,yang paling penting vote nyaa dan bintangnya agar aku terus semangat buat novel dan lanjutin ceritanya 🙏🙏🙏☺...

__ADS_1


__ADS_2