Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia

Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia
Episode 19.Tanggung Jawab Sebagai Tangan Kanan


__ADS_3

Di sisi lain Samuel dan Mamah Irna sedang menantikan kepulangan Heryy dari rumah sakit serta mamah Irna telah menceritakan semua kejadian yang mamah Irna tahu kepada Samuel suaminya.


kini Samuel dan Irna pun hanya bisa berharap Heryy dan Diah baik-baik saja." Pah apakah mereka berdua akan baik-baik saja?


"Tentu saja dong mah! Heryy kan anak yang kuat tangguh dan berbakat! dia pasti akan baik-baik saja dan tentunya Diah pun sama pasti tidak akan terjadi sesuatu karena ada Heryy yang akan selalu melindungi nya!


" Semoga saja seperti itu yah pah,soalnya mamah sangat hawatir pada mereka berdua.


Irna pun tidak pernah berhenti menghatirkan mereka berdua yang berada di rumah sakit sehingga Samuel harus beberapa kali menenangkan istrinya itu.


"mamah sayang sudah yah jangan hawatir lagi, sebaiknya kita tunggu di dalam saja angin malam tidak baik buat kesehatan mamah, yah?


Tanpa pikir panjang Irna pun menyetujui saran dari Samuel untuk menunggu Heryy di dalam rumah.


"Bibi apakah Diah sudah tidur? kenapa Diah tidak menyambut kepulangan ayahnya sendiri? tanya Ronald pada salah satu pelayannya.


" Maaf Tuan besar nona muda Diah belum pulang sama sekali dari sore hingga sekarang! jawab pelayan itu dengan jujur.


"Apa? kenapa bisa belum pulang padahal sudah malam begini! jawab Ronald dengan nada bicara nya yang kesal dan marah hingga membuat pelayan tersebut ketakutan.


Tidak berselang begitu lama suara bell depan rumah berbunyi" Hmm sepertinya anak itu sudah pulang akan aku lihat sendiri saja dan akan aku marahi dia karena pulang begitu larut sekali.


Ronald pun langsung membukakan pintu dan betapa terkejutnya Ronald ketika melihat Faridah penuh dengan luka begitu pula dengan seseorang yang mengantarkan nya tidak jauh berbeda.


Seketika Ronald pun tidak dapat langsung memarahinya karena melihat keadaannya banyak luka terutama di antara salah satu kaki nya di balut oleh sebuah perban.


"Diah apa yang telah terjadi padamu ceritakan pada papah siapa yang telah melakukan ini semuanya biar papah yang memberikan pelajaran pada orang itu"


"Papah tenang Diah tidak papah kok Diah baik-baik saja hanya luka ringan seperti ini saja.


" Luka ringan kamu bilang sampai kaki kamu di perban begitu kamu bilang luka ringan? truss itu muka kamu pada lebam semua kamu masih bisa bilang ini luka ringan, haaahh?


"Heheheeee..... sudah yah pah Diah baik-baik saja dan ohh iya knalin ini Heryy dia sudah menyelamatkan Diah dan Heryy juga sudah mengantarkan Diah kerumah sakit.


" ouhh Terima kasih sudah menyelamatkan anak saya, kamu boleh bisa pulang sekarang.


Tidak pikir panjang lagi Ronald langsung menyuruh Heryy untuk pulang karena sudah malam tudak baik anak laki-laki main kerumah perempuan malam-malam.

__ADS_1


Dan seketika Heryy pun langsung pamit untuk pulang dan tidak lupa memberikan obat yang sudah dokter berikan.


"Maaf paman telah mengganggu waktu istirahat anda, kalu begitu saya pamit untuk pulang! ohh iya ini obat yang di berikan dokter untuk Diah"


Ketika Heryy pamit untuk pulang tiba-tiba Heryy di panggil oleh Ronald "tunggu dulu! apa kamu yang bernama Heryy?


Heryy pun menoleh dan menjawab apa yang di tanyakan oleh Ronald "iya paman saya Heryy! apa masih ada yang perlu saya bantu? jawab Heryy sambil mebalikan wajahnya melihat Ricard.


" ohh tidak ada, terima kasih sudah mengantarkan anak saya pulang dan berobat ke rumah sakit.


"Sama-sama paman, kalau begitu saya pamit"


Ronald pun menganggukan kepala tanda setuju, di karenakan sudah malam juga Ricard pun tidak berhak untuk menahan Heryy untuk pulang dan mengorek-ngorek informasi tentang keluarga Samuel.


Setibanya di rumah Heryy sudah di sambut oleh kedua orang tuanya yang sudah lama menunggu lama kepulangan Heryy.


saking sayangnya Samuel dan Irna terhadap Heryy mereka rela menunggu walaupun Irna mamahnya Heryy sambil ketiduran di ruang tamu.


Irna pun terbangun ketika mendengar suara mobil masuk garasi rumahnya " Pah itu kayak nya Heryy deh sudah pulang, ayo kita lihat pah"


"Benar mah ayo cepat kita lihat"


Mamah Irna pun langsung memeluk Heryy dan sedikit berkaca-kaca melihat keadaan Heryy yang di penuhi dengan luka lebam.


Samuel yang dari tadi tidak tahu apa yang terjadi pada anaknya, langsung saja memberi Heryy dengan beberapa oertanyaan.


Sehingga Heryy tergagap-gagap menjawabnya " Heryy? jelaskan pada papah sekarang apa sebenarnya yang telah terjadi?


"mmmm-- aa-anu pah Heryy...? Heryy... aa-anu pah!


Heryy pun nampak tidak bisa menjelaskan apa pun terhadap papahnya karena ada mamahnya disana. karena Heryy tau Heryy sudah berjanji pada mamahnya untuk tidak pernah bertarung lagi.


Apa lagi soal dunia mafia, pasti mamahnya akan sangat kecewa karena putra satu-satunya bertarung untuk merebutkan daerah kekuasaan.


Ketika melihat Heryy bertingkah aneh Irna seperti nya menyadari ada sesuatu yang telah di sembunyikan oleh Heryy dari Irna.


Irna pun tidak tinggal diam saja Irna langsung mempertanyakan hal yang sama " Kamu kenapa? ada apa sebenarnya dan kenapa kamu aa-uu-aa-uu ketika ditanya oleh papah?

__ADS_1


Ketika Irna bertanya seperti itu Heryy pun langsung kaget dan tidak bisa berkata-kata apa lagi.


Heryy pun bingung mau menjawab apa? jika Heryy jujur makan Heryy akan membuat mamahnya sakit hati karena tidak bisa menepati janjinya terhadap mamah Irna.


"itu mah Heryy habis--! tidak di sangka Malik ternyata menyempatkan waktunya untuk datang ke kediaman Samuel.


Kali ini Malik datang untuk membantu Tuan Muda nya Heryy,karena ketika di perjalanan pulang Malik di minta untuk datang kerumahnya.


Mungkin karena alasan ini Heryy menyuruh Malik untuk datang dan menjelaskan semua yang telah terjadi kepada mereka berdua.


" Selamat malam Tuan besar, selamat malam juga nyonya besar, maaf jika kedatangan saya mengganggu istirahat Tuan dan nyonya"


"kedatangan saya hanya ingin mengembalikan motor Tuan Muda saja dan menjelaskan semuanya kepada nyonya besar"


"Coba jelaskan kepada saya Malik apa sebenarnya yang telah terjadi terhadap Heryy dan juga sepertinya kamu terlibat dalam masalah ini?


" Benar nyonya seperti nya nyonya telah tahu apa yang telah terjadi apa lagi setelah melihat keadaan saya dan juga keadaan Tuan Muda.


"Waktu siang tadi Tuan muda menelpon saya bahwa Tuan muda merasa dirinya sedang di ikuti oleh beberapa orang dan meminta bantuan saya untuk mengikuti Tuan muda juga dari belakang".


" setelah itu Tuan muda berhenti di tepi danau kesukaan Tuan muda dan seketika itu juga saya lihat Tuan sepertinya sedang di kepung oleh beberapa orang menggunakan jas berwarna hitam.


"Dan setelah---- seperti itu nyonya kejadiannya. saya berani bersumpah saya tidak bohong sedikit pun kepada nyonya dan Tuan besar.


" Apa benar begitu Heryy kejadiannya? tanya sang mamah.


"iya mah seperti itu, dan karena kejadian itu juga teman Heryy Faridah jadi terkilir pergelangan kakinya. Heryy jadi merasa bersalah padanya mah, pah.


" sudahlah tidak papah yang penting kalian Baik-baik saja, dan Malik terima kasih telah menjaga anak saya, saya bangga padamu.


"Iya Tuan tidak masalah karena itu semua sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai tangan kanan Tuan besar untuk menjaga keluarga Samuel Renata dengan jiwa raga saya.


Bersambung...........


...************...


...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...

__ADS_1


...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...


...jangan lupa yah bantu aku dengan likenya,coment nya juga,yang paling penting vote nyaa dan bintangnya agar aku terus semangat buat novel dan lanjutin ceritanya 🙏🙏🙏☺...


__ADS_2