
Di sini mamah Irna terlihat sangat hawatir akan keadaan putranya itu.meskipun Heryy tidak terluka sedikitpun namun sebagai ibu yang sayang pada anaknya Irna begitu hawatir akan keadaan Heryy yang belum pulang dari rumah sakit.
"bagaimana ini? apa yang harus aku lakukan! apa aku menyusul saja ke rumah sakit melihat keadaannya langsung! tapi, bagaimana jika nanti Heryy pulang aku tidak ada di rumah?".
" Ahhh mengapa aku sangat hawatir seperti ini pada anakku! baiknya aku menunggu saja di rumah nanti jika Heryy pulang aku akan langsung menanyakan nya pada di".
"Awas saja jika kamu berbohong pada mamah,tidak ada uang jajan untuk satu bulan buat kamu".
"Mungkin tadi sore kamu berhasil di selamatkan oleh gadis itu.tapi kali ini mamah akan mbuatmu jujur terhadap mamah dan apa yang telah terjadi".
Irna pun sangat hawatir dan mencemaskan keadaan Heryy,dan juga akan mengancam Heryy jika Heryy berani berbohong pada mamahnya kali ini.
untung saja waktu mamh Irna telpon ada Diah yang berhasil menyelamatkan Heryy dari mamahnya,tapi kali ini tidak ada seorang pun yang akan menyelamatkan Heryy dari mamah Irna,
Apa lagi jika Heryy ketahuan telah membohongi mamahnya yang cantik jelita ini tamatlah riwayat Heryy.
Kita kembali dimana Malik sedang asik bermain di club malam bersama anak buahnya yang sedang merayakan atas kemenangan telak yang telah di dapatkan waktu pertempuran sore tadi.
Atas keberhasilan yang di dapat Malik dan anak buahnya mereka pun pantas mendapatkan ini semua termasuk merayakan keberhasilan yang telah berhasil membunuh Alex.
Meskipun bukan Malik yang membunuhnya, melainkan Ricard tetapi Malik tetap saja harus merayakan keberhasilannya itu,jika tidak ada Ricard di sana mana mungkin Malik dan Heryy bisa menang.
"Baiklah semuanya silahkan bersenang-senang sepuasnya,kalian semua pantas mendapatkan ini semua karena telah berhasil melindungi Tuan Muda dan juga calon nyonya muda".
" Hahahaaa,... apalagi sniper terhebat kita,bersulang untuk Tuan Muda dan tentunya untuk Ricard sang sniper terhebat kita hahahaaa,..."
"Yaaaaaa,..... "
sontak saja mereka langsung bergembira bersama setelah kemenangan yang di raih oleh Tuan Muda Heryy, Ricard dan semua anggota Black Dragon.
"Boss apa selanjutnya yang akan kita lakukan? terlebih lagi setelah perang kemarin, meskipun itu adalah perang kecil tidak sebesar perang 17 tahun yang lalu".
__ADS_1
" Apa mungkin mereka akan diam saja? apa lagi setelah salah satu sanak buah nya terbunuh, mungkin sekarang mereka sedang merencanakan sebuah balas dendam terhadap Clan Black Dragon". ucap salah satu anak buah Malik yang merasa hawatir akan misuh mereka
Apa lagi salah satu misuh nya berhasil terbunuh tentu saja mereka tidak akan tinggal diam begitu saja.
"Hmmmm,....? benar juga apa yang kau katakan. mulai sekarang kalian harus berhati-hati dan selalu waspada apa lagi di perbatasan, kalinya harus memperketat penjagaan nya jika ada salah satu yang mencurigakan langsung tangkap saja.apa kalian mengerti".
" Siap kami mengerti ". jawab para anak buah Malik secara bersamaan.
" Hmmmm,... tujuh belas tahun yang lalu yah,....? mungkinkah ini ada kaitannya dengan peristiwa itu? ahh,.... mungkin ini hanya firasat ku saja, semoga saja dugaanku tidak benar kali ini". gumam Malik dalam hatinya.
Di rumah sakit kita di perlihatkan tentang keadaan Diah yang sudah di periksa oleh dokter terlihat di sebelah kaki Diah ada perban yang menandakan kalau luka di kakinya lumayan parah sehingga dokter menyarankan agar tidak banyak bergerak terlebih dahulu.
"Bagaimana dok keadaan Diah apakah lukanya sangat parah? ataukah harus di amputasi? atau jangan-jangan dia tidak akan bisa berjalan lagi".tanya Heryy pada dokter yang merawat Diah bahkan Heryy masih sempat-sempatnya merayu Diah dan bahkan membuat Diah sangat kesal atas pertanyaan Heryy pada dokter itu.
" iisshhhh Heryyyyyyy,....! apa-apaan sih jangan buat aku takut dong apa lagi harus di amputasi dan juga kamu barusan bilang aku tidak akan bisa berjalan lagi, apa coba maksudnya Hahhh,...?
"Hahahahaaaa tidak sayang aku hanya bercanda. gitu aja kok marah, hahaaaa.Kamu jadi lebih cantik kalau jadi marah".
"Ya ampun kalian berdua ini bisa tidak jangan ribut? ini rumah sakit bukan taman hiburan kalian seenaknya saja bisa melakukan apa pun sesuka kalian".Akhinya dokter pun turun tangan untuk menengahi perdebatan di antara mereka berdua.
" Untuk nona Faridah, dia tidak apa-apa hanya saja jangan terlalu banyak bergerak dulu! jika tidak maka tulangnya akan bergeser lagi. paling cepat nona Faridah bisa berjalan sekitar satu minggu dan paling lama dua minggu".
"Jika nona Faridah secara rutin meminum obat nya pasti dalam jangka waktu lima hari nona bisa berjalan lagi seperti sedia kala".
"Tenang saja dok jangan hawatir ada aku yang siap membantu calon ibu dari anak-anakku heheee. aku akan selalu mengawasinya agar tidak terlambat meminum obat dari dokter".
" Hahhh..... apa kau bilang? apa aku tidak salah mendengarnya, dan juga kapan aku bilang setuju jika aku bersedia menjadi calon ibu dari anak-anakmu Hahhhhh....?
"Hmmm apa kamu sudah lupa jika kita pernah berciuman waktu itu, dan juga kelihatannya kamu menikmatinya!
" Itu... mmmm itu hanya kecelakaan.dan jika itu terjadi bukan berarti aku akan setuju begitu saja bukan?
__ADS_1
"Hmmm sepertinya bukan hanya sekali saja aku menciummu,melainkan beberapa kali dan kamu juga pernah bilang sebaiknya kita lakukan dikamar saja jangan di tempat um---".sontak saja Faridah langsung menutup mulut Heryy dengan tangannya.
Karena Diah tidak mau dokter ini berfikiran yang tidak-tidak tentang dirinya dan apa yang telah dilakukannya dengan Heryy.
Heryy pun nampak senang bisa menggoda Diah apa lagi pipinya sampai memerah karena malu dibuat oleh Heryy, meskipun mereka belum resmi berpacaran tetapi Heryy berhasil membuat Diah jatuh cinta pada Heryy.
Dan Heryy berencana akan mengungkapkan semua isi hati nya kepada Diah di acara peresmian projeck papahnya yang akan di adakan satu minggu lagi dari sekarang.
"Baiklah kalau begitu Tuan Heryy saya pamit keruangan saya lagi karena masih ada pasien yang harus saya periksa terlebih dahulu, saya permisi".Akhirnya dokter itu pun pamit pergi keruangan nyaa.
" Baiklah kalau begitu! tapi apakah sekarang Diah di perbolehkan untuk pulang dok?
"Tentu, nona Diah boleh pulang sekarang, tapi nona harus minum obat nya sesuai dengan anjuran dari dokter kalu tidak nona pasti akan sangat lama untuk sembuh, dan jangan lupa Tuan harus mengambil obat nya sebelum pulang".
" baiklah kalau begitu dok, saya akan mengambil obat nya terlebih dahulu, dan untuk kamu nyonya Diah yang terhormat kamu harus menurut apa kata dokter dan jangan pernah membantahnya?
"Aku juga tahu karena aku bukan anak kecil lagi yang harus di suruh-suruh jika meminum obat.padahal dalam hati Diah dia tidak bisa meminum obat karena obat yang di berikan dokter itu begitu banyak dan besar-besar.
" Hmmm... benarkah? setauku kamu tidak bisa minum obat dengan baik apa lagi jika obat-obat itu besar-besar hahahaaaa".Heryy pun tertawa lepas sambil berbalik untuk mengambil obat yang akan di berikan dokter padanya.
Diah pun nampak kesal karena Heryy selalu saja menggoda dirinya bahkan sampai darah-darahnya ikut mendidih karena Heryy terus menggodanya.
"Heryy kemari kau, aku akan membalas semuanya jangan harap kamu bisa lepas dariku. ucap Diah yang sangat kesal terhadap Heryy.
Bersambung.........
...************...
...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...
...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...
__ADS_1
...jangan lupa yah bantu aku dengan likenya,coment nya juga,yang paling penting vote nyaa dan bintangnya agar aku terus semangat buat novel dan lanjutin ceritanya 🙏🙏🙏☺...