Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia

Kisah Cinta Anak SMA Seorang Mafia
Episode 16.Air Mata Kebahagiaan


__ADS_3

Ketika di perjalanan menuju rumah sakit Heryy terus saja memperhatikan Diah yang sedang ketiduran karena kelelahan atas pertarungan yang baru saja terjadi.


Tanpa Heryy sadari kini Heryy sedang membelai rambut Diah dan mengusap ujung kepala Diah dengan penuh cinta dan kasih sayang dari seorang lelaki yang menyayangi pacar nya.


Tanpa Heryy sadari ternyata Diah dari tadi tidak tertidur, melainkan kini Diah sedang tersenyum karena atas perlakuan yang Heryy berikan.


Diah pun terlihat sangat senang akan perhatian yang Heryy berikan padanya".Terima kasih Tuhan engkau telah mengirimkan seseorang yang telah mencintai aku dengan setulus ini dan begitu banyak pula kasih sayang yang Heryy berikan padaku. Jika boleh aku meminta padamu,maka aku akan meminta agar aku dan dia slalu bersama, tidak peduli apa yang akan terjadi!, yang jelas aku ingin slalu bersama nya".gumam Faridah dalam hati.


Tanpa Diah sadari Diah menjatuhkan air matanya saking terharu nya dan begitu banyak kebahagiaan yang Diah rasakan.


Mungkin baru kali ini Diah merasakan kembali kebahagiaan yang dulu pernah hilang setelah ibunya meninggal 4 tahun yang lalu.


Heryy pun tak sengaja melihat Diah meneteskan air matanya bukan hanya itu saja melainkan air mata Diah mengenai lengan Heryy yang sedari tadi mengusap pipinya yang gemoyy itu.


"Heyy,....... kenapa kamu menangis sayang?


apakah aku membangunkan mu atau apakah aku menyakiti mu? coba dong cerita biar aku bisa mengerti apa yang telah terjadi".Heryy pun langsung mencecar Faridah dengan beberapa pertanyaan karena Heryy sangat hawatir akan kondisi Diah saat ini apa lagi sampai menangis.


"Tidak apa-apa Heryy,hanya saja aku sangat terharu dan sangat bahagia sekali hari ini".


" Hmmm,.....? bahagia karena.....? Tanya Heryy yang bingung, sedangkan Heryy tidak melakukan apapun pada Diah.


"iyah, aku terharu karena kamu begitu perhatian padaku, dan sangat menyayangi diriku sampai-sampai kamu mengelus kepalaku dengan sangat lembut, dan juga aku sangat bahagia karena selain ibu aku ternyata masih ada kamu yang begitu sangat menyayangi aku meskipun pertemuan kita sangat singkat dan tidak disengaja. oleh karena itulah sekarang aku menangis".


"Jangan bilang kalau kamu sekarang sudah mulai saya---**".Sebelum Heryy selesai mengucapkan kata-katanya mulut Heryy pun di tutup oleh ciuman dari Faridah yang membuat Heryy melotot saking terkejutnya oleh perbuatan yang di lakukan Faridah terhadap nya.


Heryy pun memperdalan ciumannya seakan-akan dunia ini milik mereka berdua dan yang lainnya hanyalah ngontrak.


Cukup lumayan lama mereka berciuman seketika itu juga Heryy tersadar karena hanpondnya berbunyi.


Heryy langsung saja melepaskan ciumannya karena ada bunyi telpon yang mungkin telpon itu sangat lah penting,dan benar saja telpon itu dari mamah Irna yang sudah menunggu kepulangan Heryy.

__ADS_1


"Sebentar aku angkat telpon dulu dari mamah".


" Iya,jangan lupa bilangin yah ada salam dari calon menantu nya heheee".


"Apa kamu bilang barusan? apa aku gak salah dengar?".


" Sudah cepetan angkat sana nanti mamah nungguin loh".Jawab Diah yang mengalihkan pembicaraan karena malu atas apa yang Diah katakan.


Heryy hanya tersenyum karena dia merasa bahagia atas apa yang di katakan oleh Diah.


"Iya hallo mah ada apa? tumben mamah telpon gak seperti biasanya?".


" Kamu dimana sih kok jam segini belum pulang juga? mamah hawatir Her sama kamu".tanya mamah Irna yang hawatir pada keadaan Heryy karena sudah sore belum pulang juga.


"Heryy pun gak papah kok mah Heryy baik-baik saja mamah jangan hawatir yah sebentar lagi Heryy pulang,mungkin agak telat karena harus ke rumah sakit dulu".


" Apa...? siapa yang sakit sayang atau jangan-jangan kamu Kenapa-kenapa,berarti bener dong firasat mamah".Irna pun seketika langsung panik mendengar kalau Heryy mau ke rumah sakit.


" Apakah benar begitu? kamu tidak sedang membohongi mamah kan Heryy????


"Beneran mamah sayang Heryy tidak apa-apa, mamah jangan hawatir yah Heryy pasti pulang kok dengan keadaan sehat walafiat".


" Baiklah mamah percaya sama kamu, tapi inget jangan malam-malam pulangnya".mamah Irna pun tidak lupa untuk mengingatkan Heryy agar pulang tidak terlalu larut malam.


"Iya mamah sayang, sudah dulu yah Heryy sedang nyetir mobil takut terjadi sesuatu di jalan".jawab Heryy sambil fokus menyetir mobilnya.


" Tunggu! bukannya tadi kamu berangkat ke sekolah pake motor? tapi kenapa sekarang pake mobil?ada apa sebenarnya Heryy apa yang telah terjadi? jelaskan pada mamah dan jangan bohong sama mamah, jelaskan sekarang ".


Heryy pun tidak bisa berkata apa-apa sekarang setelah mamahnya bertanya apa lagi Heryy tidak pernah berbohong sekali pun pada orang tuanya apa lagi sama mamahnya.


" I-i-itu mah anu sebenarnya Heryy itu eeee eemmm".Heryy pun terlihat sangat panik dan gugup ketika mau menjawab pertanyaan mamahnya.

__ADS_1


Faridah melihat Heryy sangat gugup ketika berbicara dengan mamahnya dan Faridah merasa ini semua karena dirinya yang telah merepotkan Heryy hingga pada situasi seperti ini.


Faridah dengan inisiatif langsung mengambil handphone Heryy dan bicara langsung dengan mamah Irna dan menjelaskan tentang semua yang terjadi,meskipun Faridah agak sedikit berbohong pada mamah nya Heryy.


"Hallo tante ini Faridah temennya Heryy".sapa Faridah pada mamah nya Heryy.


" Diah apa yang kamu lakukan? sini balikin gak handphone nya cepet".Heryy sangat terkejut ketika Faridah mengambil handphone nya dan meminta untuk dikembalikan pada Heryy.


"ssshhhtttt,... kamu diam biar aku yang bicara sama mamah kamu, okeyy".Faridah pun menyuruh Heryy untuk diam dan menyerahkan semua permasalahan ini pada nya.


Ntah kenapa Heryy menurut saja pada Faridah seakan-akan Heryy percaya sepenuhnya pada Diah.


" Iya hallo! ini siapa yah kok suara nya seperti perempuan?".Irna pun sangat keheranan kenapa ada suara perempuan bersama Heryy.


"Ini Faridah tante temen sekelas nya Heryy.gini loh tante! tadikan Diah minta Heryy untuk menemani Diah untuk beli buku di toko buku,tetapi pas Diah mau ngambil buku yang agak tinggi ehh Diah terjatuh tante karena tidak bisa menjangkau nya dan akhirnya kaki Diah terkilir deh.begitu tante cerita nya".jawab Diah yang memperkenalkan dirinya sambil menjelaskan apa yang telah terjadi, meski Faridah berbohong agar Heryy tidak kena marah.


"Ouhh,...begitu rupanya,tapi nak Diah tidak sedang berbohongkan sama tante?".jawab Irna yang sedikit menyelidik.


Disini nampaknya Irna tidak percaya atas apa yang telah Faridah ceritakan kepada Irna.seketika Faridah pun langsung melihat kearah Heryy untuk meminta bantuan kepada Heryy agar mamah Irna bisa percaya pada Faridah.


Mereka berdua terlihat sangat kebingungan harus berbohong seperti apa lagi untuk menutupi kenyataan bahwa mereka berdua telah mengalahkan para mafya yang tidak tahu mafya tersebut dari clan mana.


Bersambung........


...************...


...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...


...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...


...jangan lupa yah bantu aku dengan likenya,coment nya juga,yang paling penting vote nyaa dan bintangnya agar aku terus semangat buat novel dan lanjutin ceritanya 🙏🙏🙏☺...

__ADS_1


__ADS_2