
Sontak saja Heryy langsung kaget dan syok setelah mendengar perkataan dari Faridah.
" Benarkan kamu adalah pacarku...? tanya Faridah kepada Heryy yang bengong memikirkan perkataan dari Faridah bahwa Heryy adalah pacarnya.
",,Hmmm.... ehh,,.. iya, iya,Faridah adalah pacarku sekarang dan kami baru saja jadian barusan di lapangan". jelas Heryy yang mengiyakan perkataan dari Faridah sambil terbata-bata.
" Kalian dengan sendiri kan apa kata Heryy...? eehhh sorry paracku maksudnya,...!
Rosa dan Tania pun terlihat kesal kepada Faridah dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua tanpa menghabiskan makannya terlebih dahulu.
" Sudahlah Tania ayo kita pergi,percuma saja lama-lama disini kita hanya menjadi nyamuk bagi mereka berdua saja".
" Tapikan kita belum menghabiskan makan kita,..? sayang dong mubazir jadinya".jelas Tania pada Rosa yang seakan-akan ingin menghabiskan makannya terlebih dahulu.
" Udah ayo kita pergi buang-buang waktu saja". timpal Rosa pada Tania dengan nada marahnya
Setelah Rosa dan Tania pergi,Faridah tertawa dengan begitu kencangnya, seakan-akan Faridah berhasil membalaskan dendamnya terhadap Rosa dan Tania selama ini kepada dirinya.
" ...Hahahahaaaa.... rasain kalian berdua emngnya enak aku kerjain,, hahahahahahaaaa...".
" Kok malah ketawa? atau jangan-jangan kamu memang sengaja merencanakan ini semua bahkan menggunakan aku sebagai alat balas dendam kamu kepada mereka...?".Tana Heryy pada Faridah dengan sedikit menyelidik.
"..Hmmmmm...maaf aku tidak bermaksud seperti itu kok".dengan mata sedikit berkaca-kaca,Faridah mencoba menenangkan Heryy agar tidak memarahi dirinya atas apa yang telah terjadi barusan.
" Terus apa ini maksudnya kalau tidak memanfaatkan aku dalam hal pribadimu..? Heryy pun terlihat sangat marah atas kejadian barusan kepada Faridah yang seakan-akan memanfaatkan dirinya dalam masalah pribadi.
"Bukan begitu Heryy maksud aku,aku hanya tidak suka saja ada orang lain yang mendekati dirimu selain aku".Fardah pun tiba-tiba bengong sendiri atas apa yang telah dia katakan kepada Heryy, bahwa tidak boleh ada wanita lain yang mendekati Heryy kecuali dirinya.
Disini sangat jelas bahwa Faridah diam-Diam menyukai Heryy karena ketampanannya,bahkan tidak sengaja Faridah keceplosan bahwa dia memang benar sangat menyukai Heryy.
"Jadi, memang benar kamu menyukai aku yang tampan ini hah..?
"Apa,...? apa katamu,,? tamapan? apa aku tidak salah mendengarnya...? "..
"Iya,aku memang tamapan,kalau tidak,kamu mana mungkin suka padaku? benarkan? ".Heryy pun sedikit menggoda Faridah,dengan mencoba agar Faridah keceplosan seperti barusan yang membuat dirinya seakan-akan tidak menyukai Heryy di dekati wanita lain.
__ADS_1
"sii-siapa juga menyukaimu, kepedean banget sih jadi orang".
" Serius kamu tidak menyukai aku? ".Tanya Heryy yang membuat Faridah semakin kebingungan.
Akhirnya bell masuk pun berbunyi dan Faridah pun kali ini terselamatkan oleh bell sekolah, yang menandakan waktu istirahat telah usai,dan Faridah akhirnya bisa bernafas lega yang membuatnya terbebas dari pertanyaan-pertanyaan Heryy yang semakin mengintimidasi dirinya.
"Tuhh-tuhh bell sudah berbunyi ayo cepat kita masuk kelas sebelum guru-guru tahu bahwa kita masih di kantin".jelas Faridah yang mencoba mengalihkan pembicaraan mereka.
" Gak mau sebelum kamu menjelaskan apa maksud dari perkataanmu barusan ".Heryy pun keukeuh ingin tahu apa yang dimaksud perkataan Faridah barusan bahwa Faridah tidak menyukai Heryy di dekati wanita lain.
" Sudahlah Heryy,soal itu nanti saja kita bahas lagi yah?sekarang kita harus masuk dulu agar tidak dimarahi lagi?,,.. yah, yah, yah".Faridah pun mencoba membujuk Heryy agar melupakan soal perkataan nya tadi dengan senyuman yang manisnya itu.
"OK,,... baiklah kalau begitu, tapi kamu harus janji dulu padaku dan ada syaratnya juga".
Akhirnya Heryy mau melupakan apa yang telah terjadi,yang menjelaskan bahwa Faridah menyukai Heryy secara tidak langsung,dan juga tidak semudah itu melupakan apa yang telah terjadi,apa lagi soal hati.
"syarat,...? kenapa harus pake syarat segala siiihh... cuman gara-gara masalah sepele juga".
" Sepela katamu hahhh? ini masalah hati loh bukan maslah sepele,..! paham,....?".dengan kesalnya Heryy sambil melototi ke arah mata Faridah karena telah menyepelekan masalah hati
"Iya, memangnya kenapa? gak suka...??".Timpal Faridah dengan nada menantang Heryy.
"Ouhhh,..ya sudah kalau begitu, aku akan kasih tau Rosa dan Tania bahwa kamu telah berbohong pada mereka".Heryy kembali bicara seolah-olah dia mengancam akan mengatakan yang sebenarnya pada Rosa dan Tania bahwa Faridah telah berbohong pada mereka.
"Atuhh jangan iiiihhhh kamu tuh yah nyebelin banget jadi orang".
"Ouhh OK,kalau begitu aku akan kasih tau mereka sekarang juga"..
"Jangan dong,jangan kasih tau mereka nanti aku jadi bahan bullyan mereka lagi".
"Terus gimana,..? setuju nggak nih..?".tanya Heryy yang mencoba memperjelas keputusan Faridah".
"Baiklah-baiklah,... kamu menang kali ini.Terus apa perjanjian dan syaratnya,...? akhirnya Faridah pun mengalah kali ini dan menerima syarat dari Heryy.
" syaratnya adalah kamu berangkat dan pulang sekolah harus bersama aku dan setiap kali aku ingin jalan-jalan kamu harus ikut denganku kemana pun itu kamu harus ikut,,! ".
__ADS_1
" kenapa harus seperti itu sih syaratnya haahhh,...? Faridah menjawab seolah-olah dia tidak menyetujui syarat yang diberikan oleh Heryy.
"Ouuhhhh,...kamu tidak setuju akan syaratku ini,..? ya sudah gampang sekali aku kasih tau Rosa dan Tania saja sekarang bereskan,..?
Faridah semakin kesal pada Heryy yang seolah-olah tidak memiliki kesempatan untuk membela dirinya sendiri.
" Yasudah iyaaaa,...aku setuju akan syaratmu itu. Tapi awas jangan macam-macam terhadapku atau kami tanggung sendiri akibatnya.
"Hhmmmm,.... sudah mulai berani mengancam yah sekarang,...? ".
" Beranilah siapa juga yang takut pada cowok yang bisanya hanya ngerjain cewek".sindir Faridah terhadap Heryy si cowok yang ganteng.
"Perasaan kamu yang duluan deh berbohong kepada Rosa dan Tania, terus kenapa aku pula yang di salahin,...? ".
"Banyak omong sekali yah kamu ini,..? cepat katakan perjanjian apa ayang ingin kamu buat,..? bukannya masih ada satu lagi,...?cepatlah katakan sebelum aku berubah fikiran dan pergi masuk ke kelas".
" santai aja sayang jangan marah-marah gitu nanti cantiknya hilang lohh,...? Hahahahaaaa,.....".
"apa,..? apa kamu bilang barusan,..? apa aku tidak salah dengar,...?".tanya Faridah seakan-akan tidak percaya apa yang telah Heryy katakan barusan.
" Tidak,kamu tidak salah dengar,karena mulai sekarang kamu harus berjanji untuk panggil aku dengan kata itu sampai seterusnya".Heryy hanya bisa tersenyum manis karena dia sekarang telah menang akan permainan yang Faridah mainkan.
"Salah siapa karena telah bermain-main denganku hahahaaa,... dan sekarang aku akan menunjukannya padamu bidadari manisku cara bermain dengan benar,.. hahahaaaa,... ".
Heryy pun tertawa di dalam hati dengan penuh kemenangan karena telah membuat Faridah syok akan janji yang Heryy buat bahkan,lebih mengejutkan dari pada syarat yang di Terima sebelumnya oleh Faridah.
Setelah semuanya selesai,Heryy langsung meninggalkan Faridah sendirian di kantin dan pergi ke kelas karena bell masuk sudah di bunyikan dari tadi.Tapi tidak dengan Faridah yang masih syok akan kata-kata Heryy barusan yang membuatnya tidak bisa berkata-kata lagi seperti patung.
Bersambung...........
......*************......
...Hayy....... kakak-kakak sekalian 🤗🤗...
...Terima kasih yahh buat yang sudah mampir di novel pertama aku semoga kakak-kakak sekalian di beri kesehatan, panjang umur, dan selalu bahagia itu yang paling penting 😁😁...
__ADS_1
...jangan lupa yah bantu aku dengan likenya,coment nya juga,yang paling penting vote nyaa dan bintangnya agar aku terus semangat buat novel dan lanjutin ceritanya 🙏🙏🙏☺...
see you next part 06 🙏🙏🙏