Kisah Cinta Manusia Spesial

Kisah Cinta Manusia Spesial
02. Murid Baru di Sekolah


__ADS_3

Suatu pagi yang cerah,Vandy terbangun dari tidurnya. Dia melihat ke arah jam, ternyata jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh kemudian ia langsung beranjak dari tempat tidurnya, mandi dan bersiap - siap menuju ke sekolah.


"haish baru hari pertama masuk sekolah sudah telat, ayah kemana lagi nggak bangunin ckck" batin Vandy menggerutu.


Setelah ia selesai memakai seragam,iapun bergegas menuju ke ruang makan. Kamarku di lantai dua jadi aku harus menuruni anak tangga terlebih dahulu. Sambil menuruni anak tangga, aku berkali kali melihat jam tanganku yang limited edition. Di meja makan ada ayah,ibu,dan adik adikku yang membosankan. Seperti biasa aku menyapa mereka.


"morning ma,morning pa, dan..... morning untuk adik adikku yang membosankan" kataku menyapa mereka sambil mencubit pipi adik adikku yang membosankan.


"kak.... cepetan dong dah telat ini lho" kata Nadia menggerutu.


"sabar.... selow boss selow, lagian siapa juga yang nggak mau bangunin gua" kata Vandy santai, menyindir.


"hei..... dari tadi itu ya.. ayah udah bangunin kakak sampai sampai mama juga ikut ikutan bangunin tapi kakak..... hah.... nggak bangun bangun juga, akhirnya ya dibiarin biar bangun sendiri makannya kalau sudah larut malam itu buruan tidur jangan keluyuran" kata Nadia menasehati.


"Iya iya, siap Bu guru yang membosankan" kataku sambil menghormat kepada adikku.


Lalu aku mengambil roti dan meminum susu yang tersedia di meja makanku.


"jangan terburu-buru nanti tersedak" kata mama kepadaku.


"nggak bisa ma udah telat ini"kataku sambil memakai kaos kaki sekolah.


“ayo berangkat adik adikku yang aneh”kata Vandy mengajak.


"iya-iya kakak bawelku,huuuh yang bikin telat siapa yang dimarahin juga siapa"Kata Nadia


"apaan sih gitu aja ngambek telat sedikit gak papa kali"kata Shandy


"sudah-sudah ayo berangkat sana keburu ditutup gerbangnya nanti' kata Mama


Kamipun berangkat menaiki mobil sport milik ayah. Kami diantar oleh sopir pribadiku. Setelah beberapa saat kemudian kami tiba di sekolah. Aku melihat gedung sekolah yang sangat besar. Lalu kami melihat gerbang sekolah yang sudah tertutup menandakan bahwa kami terlambat.


"ini semua salah kak Vandy" kata Shandy si anak bungsu.


"lah eeh kok nyalahin gua sih"


"ya kakak lah yang salah udah dibangunin tetep aja nggak bangun bangun" kata Nadia menambahi.


"awas nanti ya di rumah" kataku dalam hati


"iya iya sorry sorry" kataku ingin menyudahi pertengkaran.

__ADS_1


"paman betul ini sekolah yang ayah miliki?" tanyaku kepada sopir pribadiku.


"benar tuan"


"sudahku bilang jangan panggil aku tuan panggil aku Vandy, just my name"kataku marah kepada sopir pribadiku.


"baik tuan eeh Vandy maksudnya"kata sopir pribadiku.


"ok,kalau begitu kami masuk jangan lupa nanti jemput setelah pulang sekolah"


"baik Vandy,nona Nadia dan tuan Shandy hati hati"


"siap paman" kataku sambil berjalan dan mengacungkan jempol ke paman sopirku.


Sesampainya di depan gerbang kami bingung harus gimana. karna pintu gerbangnya sudah ditutup.


"hadehhh cobaan lagi, gimana nih lewatinnya?" kata Nadia menggerutu


"Sabar, tenang, rileks"kataku manenangkan mereka.


"sabar,tenang, gundulmu itu kak" batin Nadia


"gua tahu caranya" Vandypun memanjat pagar sekolah yang mempunyai tinggi sekitar 3 - 4 meter. Lalu tak lama kemudian satpampun menghadangnya.


"i... iya pak"Jawab Vandy


"haish ya sudah ayo turun paman akan bukakan gerbangnya" kata paman satpam.


"terimakasih pak" kata kami kepada satpam tersebut. Lalu aku pun turun dan bergegas menuju ke ruang kepala sekolah.


"permisi pak...."


"aha kalian murid baru di sini ya? aku sudah tahu kalian pasti anak CEO sekolah kita kan, Pak Wijaya?"kata kepala sekolah itu.


"benar sekali pak" kataku


"ah.. dimana sopan santuku perkenalkan nama saya Ari Wibowo kalian bisa memanggilku Pak Ari saya....."


"cukup sudah saya tidak ingin mendengar basa basi lagi silahkan tunjukkan kelasnya dan biarkan kami masuk aku sudah lelah" kataku marah.


"baik...... baiklah maafkan saya. Kelas Vandy di kelas 6A yang terletak tepat di atas ruangan saya sedangkan kelas Nadia di kelas 4C yang terletak di sebelah toilet diujung lorong lantai 2 dan kelas Shandy di kelas 2D yang terletak di lantai 3 dekat ruang perpustakaan,untuk shandy dan nadia nanti bisa saya antar, sekian terimakasih saya undur diri ingin melanjutkan tugas" begitu kata kepala sekolah kami

__ADS_1


"cih! anak jaman sekarang tidak sopan terhadap orang tua sepertiku" batin Pak Ari


Pada saat diperjalanan.


"kak seharusnya sopan sedikit dengan orang tua tidak baik kalau seperti tadi" kata Nadia menasehati


"habisnya orang tua itu terlalu cerewet dan membuatku bosan menunggu,gua udah lelah dan ingin segera cepat pulang"kataku malas


Lalu sesampainya di kelas, kami memperkenalkan diri di depan kelas masing-masing.


Saat aku memperkenalkan diriku semua cewek teriak dengan kerasnya.


"wah anak yang tampan" kata salah satu teman perempuan


"tidak mungkin dia mau sama lo sementara gue denger dia itu anak CEO sekolah kita"kata teman perempuan yang satunya lagi.


Vandypun duduk dan memperhatikan pelajaran. Tanpa disadarinya banyak anak perempuan melihat dia dengan tatapan yang tidak familiar dengan kata lain tatapan itu mengatakan bahwa mereka kagum pada ketampanan Vandy. Tetapi Vandy tidak mengecohkan hal itu. Dia tetap fokus belajar memperhatikan guru.


Jam istirahat pun tiba Vandy bertemu dengan Jhony temannya.


"hey bro udah lama ya nungguin sorry sorry"kata Vandy


"yo'i tadi lu kemana aja bro gua tungguin nggak dateng-dateng? kok lu bisa telat bro? kena macet? atau gimana? "tanya Jhony secara detail


"biasa bangun kesiangan bro, gua pikir Ayah gua belum bangunin eh ternyata sudah dan juga Mama gua ikut-ikutan bangunin tapi yah gua nggak bangun jadi kesiangan deh"kataku dengan nada malas.


"Ohh gitu ya oke"Kata Jhony


Kemudian mereka makan di Kantin lalu sekitar 5 menit kemudian jam istirahatku berakhir. Sekitar jam 1 siang sekolah pun selesai. seperti biasa Pak Niko sopir pribadi kami yang menjemput.setelah sampai di rumah.


"Vandy buruan ganti baju lalu makan" kata mama Vandy


"baik ma"jawab Vandy


lalu aku dan adik-adikkupun berlari menuju kamar masing-masing dan berganti baju.Kemudian aku dan adik-adikku turun kebawah untuk makan.setelah makan aku pergi kekamar membuka laptop dan bermain game. Aku bermain game sampai pukul jam 3 sore kemudian akupun les. begitulah rutinitasku sehari-hari. lesku selesai pukul pukul 5 sore setelah les aku pun menuju ke kamarku dan mandi di bathup. aku mau merendam diriku di sana. setelah selesai mandi aku pun langsung mengeringkan rambut dan makan malam.


"ibu, ayah ke mana?"kataku


"Ayahmu pergi keluar kota untuk pekerjaan katanya sangat penting" jawab ibu


"sampai kapan? "Nadia menambahi

__ADS_1


"mungkin dua minggu nan "kata ibu


setelah aku makan, akupun pun pergi ke kamar dan menonton televisi. waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam artinya waktu bagiku untuk tidur. aku mengganti pakaianku dengan baju tidur dan tidur.


__ADS_2