
Sinar matahari menyoroti kamar kedua gadis. Rakha sengaja membuka gorden dan jendela dipagi hari. hingga sinarnya menyoroti wajah kedua gadis yang masih tertidur. Rakha menatap keduanya yang hampir tidak bisa ia bedakan. Mana Istri dan adik ipar. Rakha melihat baju yang dikenakan mereka berbeda. Dia hanya bisa melihat perbedaannya dari pakaian yang mereka kenakan. Alyska membuka mata. Ia melirik Rakha.
"AAAAAHHHHHHHHHHH!!!" jerit Alyska spontan terkejut melihat Rakha yang sudah berada di depan mata. sontak saja Rakha terkejut. Delyska pun terbangun karena suara jeritan Alyska.
"Ada apa?" tanya Delyska a spontan menatap wajah Alyska yang ketakutan.
"i..itu..ada cowok dikamar kita!" jawab Alyska gugup ketakutan. Delyska melirik Rakha. Ia pun baru sadar kalau Alyska sudah bersuami. Rakha bingung dan panik melihat gelagat Alyska yang tidak menyadarinya. Kalau dirinya sudah menikah.
"Al, dia itu suami kamu" ucap Delyska menyadari Alyska.
"apa suamiku? ya ampun iya aku baru ingat. Aku kan sudah menikah" jawab dia spontan menepuk kening.
Rakha menarik nafas lega. Delyska segera berdiri dan pergi keluar dari kamar Alyska. dengan melirik malu dihadapan Rakha. Setelah Delyska pergi Rakha mendekati Alyska.
"untung aku ambil cuti..coba kalau masuk kerja.. bisa bisa kesiangan" ucap Rakha menatap Alyska.
"kenapa?" tanya Alyska bangun dari tempat tidurnya. Ia mengikat rambut panjangnya.
"masih nanya kenapa? Kamu kan Istri aku. Kamu tau dong tugas istri itu apa dipagi hari?" tanya Rakha melihat Alyska yang sibuk mengikat rambut.
"aku seorang istri? Tugas istri apa?* tanya Alyska dalam hati. Dia baru sadar kalau dia sekarang bukan lajang lagi.
"mandi sana. setelah itu kita sarapan pagi. Setelah sarapan. Kita langsung pergi" ucap Rakha memerintahkan Alyska.
"kita mau kemana?"tanya Alyska penasaran.
"bulan madu" jawab Rakha meraih handuk dan dilemparkan ke tangan Alyska.
"mandi dulu deh" seru Rakha. Dia langsung keluar kamar. Alyska bengong melihat kepergian Rakha. Namun, ia segera mandi.
Di ruang makan. sudah ad Delyska dan kedua orangtuanya. mereka biasa melakukan sarapan pagi bersama. Rakha tersenyum kepada mereka. Mereka pun menyambut senyuman Rakha.
"selamat pagi mah ,pah" sapa Rakha kepada mertuanya.
"pagi . Mana Alyska? Kenapa kamu bangun duluan?" tanya teguh melirik Rakha
"masih mandi pah" jawab Rakha tersenyum.
"haduh, dia kok bisa bangun siang setelah punya suami. Harusnya kebiasaan dia bisa dihilangkan. Karena dia sekarang dan dulu beda. Sekarang sudah punya suami harusnya lebih rajin lagi" ucap teguh mengetahui kebiasaan anak gadisnya. yang memang sering bangun siang. Delyska menunduk malu.
__ADS_1
"iya pah ga apa apa. nanti juga dia terbiasa" jawab Rakha santai
"kamu jangan kurang kurang memaklumi ya Rakha.
Alyska dan Delyska sebenarnya anak yang manja. Mereka juga ga pernah berjauhan. Baru kali ini mereka akan berpisah karena pernikahan. Tapi, nanti juga terbiasa dengan kehidupannya masing-masing " ibu Mia angkat bicara dengan nada pilu. karena merasakan bagaimana rasanya akan jauh dari anak gadisnya.
"iya Bu saya akan menjaga dan menyayangi dia selalu. Ibu jangan cemas, saya juga bisa memaklumi" jawab Rakha mencoba menyakinkan hati ibu Mia.
Alyska pun muncul. Dia menarik kursi.lalu, duduk dengan mengambil nasi goreng ke piringnya. mereka melihat kelakuan Alyska yang seperti ke kanak kanakan.
"Alyska. Sediakan dulu dong buat suami mu. daritadi suamimu menunggu kamu lho" tegur teguh mengajari anak gadisnya.
Alyska melirik teguh , Rakha , ibu dan Delyska. Dia merasa kikuk dan malu.
"eh iya pah." jawab Alyska menggigit bibirnya tanda malu dan gugup.
Alyska mengambil piring buat Rakha. Lalu, memberikan sarapan pagi dan diletakan di depan meja Rakha. Tanpa sepatah kata pun. Dia benar bener masih polos. Rakha tersenyum lucu melihat kepolosan Alyska. Dia benar benar tidak menyangka sosok selebgram aslinya polos dan belum paham menjadi seorang istri. Rakha pun memakluminya.
"oh iya mah pah. Kita mungkin mau liburan dulu" ucap Rakha ditengah tengah sarapan mereka.
ibu Mia melirik teguh.
"mungkin ke Bali" jawab Rakha melirik Alyska.
"iya silahkan... sekarang Alyska sudah menjadi istri kamu. kemana pun kamu mau bawa sudah halal dan sah. Kalian suami istri. Yang penting jaga Alyska dan sayangi dia" ucap teguh menitipkan Alyska kepada Rakha
"pasti pak. akan selalu dijaga dan dilindungi" jawab Rakha menyakinkan hati teguh.
"aku ikut dong" celetuk Delyska spontan.
"ga boleh! Kakak kamu mau bulan madu. masa kamu mau ikut. udah kamu jangan ganggu Kaka kamu lagi. seperti semalam. Tidur seranjang Ama Kaka kamu. padahal Alyska udah menikah" spontan ibu Mia melarang ke inginan Delyska.
"Delyska tidur seranjang dengan Al?" tanya Tegus spontan.
"Iya pah. ganggu Al aja kan?"
"ya ampun , Del del...kamu harus tau Al itu udah bersuami. Jangan samakan dengan waktu lajang dong" tegur teguh mengingatkan Delyska.
Delyska cemberut. Teguh geleg geleng kepala. .malu memiliki anak gadis yang tidak tau sopan santun terhadap Kaka iparnya.
__ADS_1
setelah makan, Rakha dan Alyska menyiapkan pakaian untuk dibawa pergi bulan madu.
"ga usah banyak banyak bawa bajunya. Tar disana kita beli aja kalau kurang" tegur Rakha melihat Alyska bingung memilih pakaian.
"iya udah kalau mau beli ngapain bawa baju?" tanya Alyska polos.
"bawa secukupnya aja. Sayang. Bukan berarti ga bawa pakaian sama sekali " jawab Rakha sabar menghadapi kepolosan Alyska.
"oh gitu ya. Terus kita disana mau apa?" tanya Alyska polos yang belum paham apa yang harus dia lakukan. Rakha mendekati Alyska dan memeluk pinggang Alyska. Rakha tersenyum, sedangkan Alyska berdebar kencang saat dipeluk Rakha. Ia gugup dan gemetaran. menetap wajah Rakha...
Tiba tiba .. Delyska sudah ada didepan pintu..
"eem...yang mau liburan" seru Delyska membuyarkan suasana.
Lagi lagi Rakha dongkol dibuatnya. Rakha segera melepaskan pelukannya dan melirik ke arah suara. Alyska menunduk malu..
"eh Del, iya kami sedang beres beres nih" jawab Rakha gugup dan kesal.
"oh..perlu bantuan ga?" tanya Delyska mendelik ke arah koper
"ga usah Del, ga banyak kok yang akan kita bawa. iya kan sayang?"tanya Rakha melirik Alyska yang sedang menunduk malu..
"eh iya benar" jawab Alyska gugup. Rakha segera menutup koper.
"Al, anter ke mall yu" rengek Delyska.
Alyska melirik Rakha.
"oh kamu mau ke mall. Kebetulan kita juga ada yang mau dibeli" jawab Rakha.
"wah kebetulan banget. Ya udah yu kita pergi sekarang" seru senang Delyska.
"oke...kamu tunggu diluar ya. nanti kita segera nyusul" jawab Rakha
"oke" Delyska langsung meninggalkan mereka. Rakha menatap wajah Alyska.
"disini terus aku rasa ga aman deh... Ga ada kemesraan dan romantis diantara kita." ucap Rakha kesal. Alyska paham dengan apa maksud ucapan Rakha.
"sepulang bulan madu. Kita langsung pindah kerumah aku aja ya" ucapan Rakha membuat Alyska terkejut. Dia benar benar ga nyangka dengan keputusan yang di ucapkan Rakha. tanpa meminta pertimbangan dulu. Dia sudah memutuskan untuk tinggal dirumah Rakha bersama kedua orang tua nya.
__ADS_1
bersambung....