
setelah semuanya selesai. Rakha dan Alyska segera menemui Delyska yang sejak tadi sudah menunggu diluar. Delyska senang hari ini bisa jalan bareng dengan saudara kembarnya dan suaminya. Rakha menyetir mobil, Alyska duduk disebelah Rakha. Delyska duduk dibelakang. Diam diam memperhatikan Rakha di kaca spion.
"cakep banget ya Rakha. Beruntung banget sih Al. Dapatin semua ganteng, pengusaha sukses lagi. Mobilnya mewah juga. Duh... andaikan Rakha memilih aku. Bahagianya banget hatiku...sayangnya Rakha memilih si Al" gumam Delyska senyum senyum.
Rakha melirik Delyska yang sejak tadi memperhatikannya. Rakha pun melirik Alyska yang sibuk dengan hpnya.
"Delyska kenapa?" tanya Rakha melirik Alyska.
"ada apa?" tanya balik Alyska.
"lihat aja dia senyum senyum sendiri"
Alyska menengok kebelakang. Dia baru sadar kelakuan adiknya.
"Del...kamu ngehayal ya?" tanya Al mengejutkan Delyska.
"eh...ga" jawab Delyska gugup.
"jangan mengelak...buktinya senyum senyum sendirian" tegur Al.
"oh...aku kagum aja Ama kalian" jawab Delyska mencari alasan
"kagum kenapa?"
"kalian mau liburan ke Bali" jawab Delyska cemberut.
"cemberut lagi? Nanti kapan kapan kamu juga diajak kok. iya kan Rakha?" Al Melirik Rakha
"pasti tapi nanti. Bukan sekarang " jawab Rakha mengangguk.
Sesampainya di parkiran mall. Mereka segera turun dari mobil. Delyska menarik tangan Alyska. Rakha melirik kelakuan Delyska. mereka memilih pakaian. Delyska sibuk memilih baju couple an. Namun, Rakha tidak suka dengan pilihan Delyska.
__ADS_1
"jangan yang itu!" tegur Rakha spontan. Mereka serentak menoleh Rakha..
"kenapa?" tanya Al heran.
"kalau kalian pakai baju couple an terus bagaimana aku bisa membedakan kalian. Kalian mirip banget. Aku membedakan kalian dilihat dari pakaian kalian saja" jawab Rakha ya memang sulit membedakan mana istrinya dan adik ipar.
"sayang banget padahal ini bagus lho" Delyska kecewa dengan larangan Rakha.
Alyska tiba tiba memiliki ide. Dia berjalan menuju aksesoris. Rakha dan Delyska mengikuti dari belakang.
"kamu mau beli apa?" tanya Rakha
"gelang tangan." jawab Alyska sibuk mencari gelang tangan yang cocok.
"buat apa?" tanya Rakha merasa aneh.
"buat membedakan antara aku dan Delyska" jawab Al mengambil salah satu gelang yang terbuat dari mutiara.
"kamu maunya gimana sih?" tanya Al merasa aneh dengan Rakha.
"aku mau nya bagaimana aku saja!" jawab tegas Rakha.
mereka pun baru menyarankan sikap karakter Rakha. Ternyata Rakha orangnya egois dan suka ngatur ngatur. Mereka pun pasrah dengan kenyataan. Nasi sudah menjadi bubur. Semua terlanjur. nampak, dikedua wajah si kembar kecewa dengan sikap Rakha. Dan mereka pun tidak mut lagi untuk berbelanja. Delyska memahami sikap Rakha yang tidak ingin diganggu. Dia pun selalu menghindar dari mereka. Walaupun hatinya kecewa memiliki Kaka ipar seperti Rakha. Delyska termenung seorang diri semenjak ditinggalkan oleh Al dan Rakha untuk berbulan madu. Delyska meneteskan air mata saat melihat kebersamaan dia dengan Al melalui media sosialnya. Betapa sedih hati Delyska. Dia benar benar kehilangan saudara kembarnya. Dia membayangkan saat momen momen bersama Alyska. Delyska merasa kesepian. sementara Alyska sedang menikmati liburannya. Dia sedikit melamun hingga Tidak bisa menikmati liburannya. Rakha mendekati Alyska yang sedang duduk diatas kasur dengan menatap kaca jendela.
"suka ga tempatnya?" tanya Rakha mengejutkan Alyska.
Alyska hanya mengangguk. Rakha melihat Alyska tidak semangat.
"kenapa ? Kok ga senang gitu sih wajahnya?" tanya Rakha merasa ada yang aneh.
"ga apa apa" jawab Al mencoba tersenyum.
__ADS_1
"jangan bohong...kamu kangen sama saudara kembar mu?" tanya Rakha menatap mata Al.
"sedikit " jawab Al.
Rakha kecewa dengan jawaban Al. Rupanya dia selalu teringat dengan saudara kembarnya.
"Al..kita kesini mau menikmati bulan madu. Kalau kamu tidak bahagia bagaimana aku bisa mencumbu mu. Kamu harus ingat Al...kamu sudah menikah..sudah Seharusnya kamu ikut bersamaku. Dan melepaskan Delyska. suatu hari nanti Delyska menikah akan merasakan hal yang sama. Dia juga akan dibawa oleh suaminya. Kita tidak bisa bersama dia terus Al" Rakha mencoba memberi pengertian kepada Al.
"hargai aku sebagai suamimu dong. kamu harus bisa menerima ini semua Al. Kebahagiaan mu itu bersama aku. Dan kebahagiaan Delyska yang sesungguhnya juga bersama suaminya nanti" sambung Rakha mencoba menyadari Alyska.
"kamu dan Delyska tidak akan bersama selamanya. kalian akan mempunyai kehidupan masing-masing" Rakha terus menasehati Alyska. Dengan berharap Al memahami situasi yang sudah berubah padanya.
"Al...kamu sayang aku ga sih?" tanya Rakha menatap wajah Alyska.
Alyska bingung harus jawab apa..karena tidak semudah itu dia sayang dengan seseorang yang baru dikenalnya meskipun sudah menjadi suami istri. namun, menurut dirinya ini terlalu cepat.
"jawab?" tanya Rakha penasaran.
Alyska menatap mata Rakha yang penuh kehangatan dan kemesraan.
"iya" jawab Alyska singkat.
"iya apa?" tanya Rakha menyakinkan
"iya, aku sayang kamu" jawab Alyska.
"gitu dong...cuma iya aja...iya kan banyak... heheheh" ucap Rakha menggoda Al.
Alyska pun tersenyum. Rakha memeluk Alyska yang duduk diatas kasur. Dia mengusap rambut panjang Alyska. dia mencium kening dan pipi Alyska. Penuh kehangatan dan kemesraan. ini yang keduanya Rakha melakukan ciuman kepada Alyska. Rakha terus menyerang Alyska. Membangkitkan gejolak asmara hatinya. Rakha sangat agresif menghadapi Alyska yang polos. hingga Alyska kewalahan menghadapi kelincahan cinta Rakha kepada Alyska.
Rakha sangat bahagia banget dan puas mencumbu menciumi seluruh tubuh Alyska. Hingga Alyska merasakan gejolak asmara sesungguhnya. Untuk pertama kali mengenal cinta dan kehangatan dari seorang lelakinya yang tiada lain dari lelaki yang sudah sah dan halal menjadi miliknya. Malam yang penuh bintang sangat terlihat jelas bayangan di tengah tengah ombak kecil lautan yang menyerang batu karang. Perlahan lahan suasana malam pun senyap dan sepi. ******* angin meniup ditelinga para insan yang masih berkeliaran diluar menikmati keindahan pantai dimalam hari. Lampu lampu di hotel pun mulai gelap hanya lampu luar saja terlihat menyala. Tiada mahluk hidup yang tidak bahagia Menikmati sensasi malam yang penuh kehangatan. ditambah suasana angin laut yang menambahkan dinginnya menusuk tulang. Dan dihangatkan oleh pelukan dan kemesraan. Bagi pengantin baru yang menikmati bulan madu sangat cocok untuk bercumbu. Sama hal apa yang dirasakan Rakha. sangat menikmati keindahan dan kehangatan dari diri Alyska. sangat cantik dan mempesona. untung pertama kalinya Alyska kehilangan kesucian dan kehormatannya direnggut oleh Rakha yang telah menjadi suaminya. Rakha pun merasa puas dan bahagia. ternyata kepolosan Alyska membuat dirinya banyak mengajari cara bercinta diatas ranjang. Malam itu juga Rakha benar benar puas. Melampiaskan kedongkolannya saat malam pertama di rumah Al yang diganggu saudara kembarnya. Malam ini menjadi malam kesempatan baginya untuk melampiaskan hasratnya bercinta dengan Alyska. Tersirat senyuman perasaan puas di bibir Rakha. setelah mereka bercumbu dibawah selimut.
__ADS_1
Bersambung....