
Rakha membawa Alyska jalan jalan mengelilingi kota Bali. kebetulan ada pasar malam. Alyska menunggangi Korsel kuda bersama Rakha. dengan senangnya dan bahagia layaknya anak kecil. mereka pun menaiki kincir angin. Alyska duduk disebabkan Rakha. didalam kincir angin pun Rakha selalu memeluk Alyska. Dan menunjukkan pemandangan di atas kincir angin. Rakha mengelus lengan Alyska penuh romantis. setelah itu, mereka pun menaiki perahu berdayung. Rakha menatap wajah Alyska yang tertiup dengan angin hingga rambut Alyska pun berkibar menyibak wajah Alyska. Terlihat alami kecantikan Alyska tanpa make up. mereka benar-benar menikmati momen pacaran setelah menikah. Mereka pun saling menyuapi saat jajan dipinggir jalan. Alyska sangat kagum dengan kepribadian yang dimiliki Rakha dia senang jajan dipinggir jalan dengan maksud membeli dan membantu penjual kecil kecilan. mereka makan bakso. Rakha menyuapi bakso kepada Alyska. terbayar karakter Rakha seorang lelaki romantis, dan perhatian. sangat beruntung Alyska mendapatkan suami seperti Rakha. setelah makan bakso. mereka pun pergi untuk beli oleh oleh. Rakha membeli kaos couple untuk mereka kenakan bersama. Rakha Tidak ingin mensia-siakan momen bulan madu bersama Alyska. Dia ingin memberikan kebahagiaan dan membuat Alyska jatuh cinta kepadanya. karena Rakha tau tidak mudah untuk Alyska jatuh cinta kepadanya meskipun dia sudah bersuami istri juga. Mungkin senang dengan cara seperti itulah. Benih-benih cinta akan timbul di hati Alyska. Apalagi sentuhan kehangatan yang di berikan Rakha membuat Alyska bergetar dan merasakan kenikmatan yang sesungguhnya. selama Rakha memberikan kebahagiaan kepada Alyska. Selama itu pun dia tersenyum dan tertawa. Sejenak melupakan saudara kembarnya.
Sementara Delyska sangat curiga dengan gerak gerik Lusi. Dia memiliki perasaan tidak enak kepada Lusi.
Hingga dia sengaja mendekati Lusi pada jam istirahat.
"makan bareng yu" ajak Delyska mendekati meja kerja Lusi.
Lusi melirik Delyska yang mengajak makan bersama.
"eh..iya boleh" jawab Lusi menganggukkan kepalanya.
Mereka pun menuju kantin. Delyska dan Lusi memesan mie ayam favorit. Lusi merasa aneh dengan tiba tiba Delyska mendekatinya.
"kamu suka makan siang Dimana saja?" tanya Delyska memancing perkataan.
"kadang disini..kadang di restoran " jawab Lusi hati hati dengan mencurigai kedekatan Delyska terhadapnya.
"terus kalau ga ada aku. Kamu makan Ama siapa?" tanya Delyska ingin tau teman Lusi siapa saja.
"aku sendirian kadang teman yang sekantor..tapi hari ini dia ga masuk kerja" jawab Lusi memperhatikan wajah Delyska.
"jangan sampai Delyska mencurigai aku karena berkas tadi" gumam Lusi dalam hati.
mereka pun segera makan mie ayam yang sudah siap saji.
Tidak ada yang mencurigakan dari ucapan Lusi.
Semenjak kepergian saudara kembarnya, Delyska menyibukkan diri dengan pekerjaan. Dia belajar di dunia bisnis. Dan menekuni perusahaan Teguh. Karena Delyska lah harapan satu satunya untuk meneruskan perusahaan keluarganya. Delyska semakin rajin dan semangat. Perlahan lahan dia bisa melupakan kebiasaan dengan Alyska. Dia juga belajar mandiri melepaskan Alyska dari kehidupannya. Delyska yang sekarang jauh lebih dewasa dari yang kemarin saat bersama Alyska. Hingga Alyska pun kaget dengan perubahan pada diri Delyska. Alyska datang dari bulan madunya. Dia menemui keluarganya. Mereka menyambut bahagia dengan kerinduan. Namun, kedatangan Alyska cuma sementara karena dia dan Reza akan pindah ke rumah Reza. Dengan berat hati keluarga Al pun mengijinkan kepergian mereka. kini Al dan Reza sudah berada di rumah Reza. Orangtua Reza menyambut baik kedatangan mereka. Al adalah mantu kesayangan mereka . karena Reza adalah anak tunggal. Mereka berharap Al segera hamil. mereka menginginkan cucu dari mereka.
__ADS_1
Sementara Lusi sibuk memikirkan untuk menyingkirkan Delyska dari kantor teguh. Sudah berapa cara untuk menyingkirkan Delyska. Namun, selalu gagal. ternyata Delyska tidak mudah untuk percaya begitu saja dengan ucapan Lusi. Hingga suatu hari Lusi menemui Anton. Di sebuah cafe shop.
Lusi yang selalu berpakaian seksi dengan menenteng tas. Dia menghampiri Anton yang sejak tadi menunggunya.
"lama menunggu?" sapa Lusi menarik kursi untuk duduk.
"cukup lama.. bagaimana kamu sudah berhasil?" tanya Anton melirik lusi.
"ternyata anak ingusan itu lebih pintar dari yang aku pikirkan. Dia tidak bisa dibohongi. apalagi dibodohi!" jawab Lusi ketus.
" Aku semakin penasaran dengan anak ingusan yang kamu katakan" ucap Anton berpikir keras untuk menjatuhkan perusahaan Teguh.
"kamu bisa menemuinya di kantor saat teguh tidak ada dikantor"
"maksud aku... aku ingin mengenali dia. mendekati dia. berpura pura mencintainya" jawaban Anton membuat Lusi membelalakkan mata.
"kamu jangan cemburu dulu. Aku hanya ingin menjatuhkan perusahaan Teguh melalui dia. Itu cara satunya satunya. kok malah nanya untuk apa? coba pikirkan baik baik " ucap Anton mengatakan ide busuknya.
"kalau kamu beneran suka sama dia bagaimana?" tanya Lusi ketakutan.
"belum juga apa apa kamu sudah ketakutan. Ga mungkin lah aku suka sama dia. Aku kan udah ada kamu" jawab Anton menggoda Lusi
"pokoknya aku ga setuju. Bagaimana pun kamu adalah pacarku!" bantah Lusi bersikeras.
"ya sudah Kalau kamu tidak setuju. Kamu pikirkan lah bagaimana caranya. percuma kamu kerja di perusahaan nya kalau kamu tidak becus menjatuhkan teguh" ucap Anton kesal.
"kita sewa orang aja" jawab Lusi menemui ide
"sewa orang? Tidak semudah itu. apalagi niatnya mau merugikan orang lain. siapa yang akan bekerja sama dengan kita" ucap Anton merasa bingung dengan ide Lusi.
__ADS_1
"ada kok. Soal itu urusan ku" jawab Lusi tegas
"oke kalau begitu terserah kamu..asal semuanya berhasil " jawab Anton pasrah.
Lusi akan mencari lelaki yang akan pura pura menjadi pacar Delyska. Untuk membuat perusahaan Teguh gulung tikar. dengan cara menguras keuangan perusahaan melalui Delyska.
Lusi merenungkan untuk mencari siapa orangnya. Tak lama kemudian adik Lusi yang bernama Mario datang.Dia bekerja sebagai OB di rumah sakit. tiba tiba Lusi menemukan ide itu. Mario heran dengan tatapan Lusi dengan tersenyum lebar kepadanya.
"ada apa melihat ku seperti itu?" tanya Mario merasa ada yang aneh
"Mario...kamu bisa menolong aku?" tanya Lusi
"tolong apa?" tanya balik mario sembari melepaskan sepatunya.
"kamu mau berpura pura menjadi pacar Delyska?" tanya Lusi berharap dengan jawaban Mario
"siapa Delyska?" tanya Mario
"nanti kaka ceritakan..tapi kamu mau ya" mohon Lusi.
Mario diam sejenak. Dia bingung dengan Lusi..yang tiba tiba meminta berpura pura menjadi pacar wanita yang tidak dia kenali. hal mustahil bagi Mario untuk menolong Lusi dengan ide gilanya. Namun, Mario penasaran dengan sosok Delyska. hingga ia pun mau menerima tawaran ide busuk dari sang Kakak.
Sementara Delyska baru turun dari mobil. Dia pergi kesebuah. Mall pada hari akhir pekan. Kebiasaan Delyska hobi shoping. Dia memilih jam tangan. Di kejauhan seseorang sedang memperhatikan dia. Tiada lain orang itu adalah Mario. Dia segera menghampiri Delyska yang sedang mencoba jam tangan.
"cantik cocok untuk orang yang cantik" ucap Mario mendekati Delyska.
Delyska terkejut dan menengok ke sebelah suara. Dia terkejut dengan lelaki yang tidak dikenalnya.
Bersambung...
__ADS_1