Kisah Raja Para Dewa

Kisah Raja Para Dewa
MELAWAN GRIFFIN


__ADS_3

Sesampainya di kota Santo, tidak ada seorangpun. Hanya ada mayat dari orang-orang yang tidak sempat melarikan diri.


"Kiiieekk."


Sebuah teriakan yang keras terdengar. Berasal dari gunung di sebelah selatan kota.


"Itu suara Griffin. Asalnya dari selatan. Kebetulan sekali monster itu langsung memberitahukan lokasinya." pikir Sheen.


Sheen langsung bergegas kearah gunung menuju arah suara itu berasal.


Suara itu semakin keras terdengar dan sesampainya di sana, Sheen melihat Griffin yang sedang mengerami telurnya.


"Manusia, kalian sungguh menjengkelkan. Kenapa kalian terus berdatangan seperti semut. Aku bahkan tidak pernah mengusik kalian." ucap Griffin itu.


"Hei Griffin, ini adalah wilayah manusia. Makhluk setengah dewa sepertimu bukankah seharusnya menjauh dari kehidupan manusia. Lalu kenapa kau malah pergi ke wilayah manusia?." ucap Sheen.


"Aku hanya ingin jalan-jalan. Apa menurutmu hanya kalian para manusia yang memiliki hak untuk keliling dunia!?." jawab Griffin itu.


"Makhluk superior sepertimu bisa membuat tempat kalian sendiri. Sedangkan manusia tidak memiliki kemampuan seperti itu. Bukankah sudah selayaknya kalian mengalah?." ucap Sheen.


"Mengalah?. Bukankah saat ini aku sudah mengalah?. Aku sama sekali tidak mengusik kalian, kalian malah datang terus kepadaku dan membuat harus membunuh kalian. Aku tidak akan perduli jika kalian datang hanya untuk jalan-jalan atau semacamnya. Tapi jika kalian datang untuk mengancam aku, aku pastikan kalian tidak akan bisa pulang dengan selamat." ucap Griffin itu.


"Begitu. Sepertinya tidak ada jalan untuk negosiasi. Sekarang apakah kau akan pergi atau aku yang memaksamu pergi?." ucap Sheen mengancam Griffin itu sambil mengeluarkan pedangnya.


"Kalian benar-benar menjengkelkan. Baiklah, menambah satu korban lagi tidak akan menjadi masalah." jawab Griffin itu sambil berdiri dan keluar dari sarangnya.

__ADS_1


Sheen langsung berlari menyerangnya, dengan cepat menebaskan pedangnya kearah Griffin.


Griffin itu dapat menahannya hanya dengan satu tangannya.


"Hahaha, mudah sekali manusia. Kau terlalu banyak bicara, jadi kupikir kau akan lebih baik daripada para manusia sebelumnya." ucap Griffin itu sambil mengejek Sheen.


"Hoh, kalau begitu aku akan menguji kemampuan baruku, yang baru aku pelajari." jawab Sheen.


Sheen mengumpulkan mana alam kedalam dirinya dan meledakkan semuanya secara bersamaan kearah Griffin itu.


Griffin itu merasakan bahaya dari mana alam yang sangat besar berkumpul. Mau tidak mau ia harus menghindari serangan Sheen.


"Nuclear Burst."


"Sial, untung saja aku berhasil menghindarinya. Jika tidak aku pasti akan jadi debu. Apa ini sungguh sihir yang bisa dipakai manusia?. Dan apa-apaan kau ini. Bukankah kau seorang kesatria?, kenapa kau bisa menggunakan sihir?." ucap Griffin itu dengan kaget.


"Hahaha, jadi kau menghindarinya ya. Baiklah kalau begitu, kali ini pasti tidak akan meleset lagi." ucap Sheen.


"Tunggu dulu manusia!. Ahh sial." ucap Griffin itu.


Sheen mengumpulkan mana alam dalam jumlah banyak lagi untuk menggunakan Nuclear Burst sekali lagi.


Sedangkan Griffin itu terbang secepat mungkin untuk menghindari serangan Sheen.


"Nuclear Burst!."

__ADS_1


"Bang!."


"Sial jaraknya lebih luas dari sebelumnya. Tidak mungkin aku bisa menghindarinya kali ini." ucap Griffin itu.


Kemudian Griffin itu pasrah dan berdoa agar dia dan teman-temannya bisa selamat.


Griffin itu terkena serangan yang kuat dari sihir Yang digunakan oleh Sheen.


Griffin itu terluka parah hingga dia tidak bisa terbang.


"Manusia, aku sungguh terlalu meremehkan mu. Kekuatanmu sungguh berada di atas semua orang yang datang ke sini." ucap Griffin itu.


"Aku tidak terlalu perduli dengan penilaianmu atau orang lain. Sekarang kau pergilah dan kembali ke asalmu, atau aku terpaksa membunuhmu." ucap Sheen.


Sheen lalu berjalan mendekati Griffin itu.


Saat setelah berjalan beberapa langkah, Sheen merasakan sesuatu yang aneh.


"Hahaha, manusia. Rasakan teknikku,. Skill pengurung dimensi." ucap Griffin itu


Griffin itu mengumpulkan mana yang ada dan menyelaraskannya, lalu memadatkannya hingga muncul sebuah dungeon.


"Sial, tidak. Ini adalah sesuatu yang menyebalkan dari melawan Griffin. Sial dia benar-benar menjebak aku kedalam dungeon buatannya." ucap Sheen.


Sheen tiba-tiba muncul di dungeon sendirian.

__ADS_1


__ADS_2