Kisah Raja Para Dewa

Kisah Raja Para Dewa
NOEL VS JENNY


__ADS_3

Lapangan utama kerajaan Eleanor. Dimana tempat setiap kompetisi diadakan.


Banyak orang sedang berkumpul untuk menyaksikan kompetisi yang akan diadakan.


Yang akan menjadi juri dari kompetisi ini adalah Serah, Trista dan juga Morgan si dwarf.


Mereka bertiga adalah penyihir terkuat Eleanor.


Sepuluh sekolah yang akan mengikuti kompetisi.


Para peserta sedang bersiap di lapangan untuk melihat siapa lawan mereka.


"Aku adalah Ferry pembawa acara hari ini. Kompetisi pertama hari ini adalah pengendalian accuracy sihir, dimana peserta akan saling beradu dalam menembak target terbang. Tidak perlu lama-lama, mari kita saksikan pertandingan pertama. Sekolah mana yang akan saling berhadapan." ucap pembawa acara.


Pembawa acara melemparkan semacam petasan untuk menentukan sekolah yang akan berkompetisi.


"Yak, dipertandingan pertama akan menjadi pertandingan antara Sekolah Kesatria Sihir melawan Sekolah Sihir Elysium 3, dan dilanjutkan dengan yang lainnya. Pertandingan pertama akan dimulai dalam 1 jam lagi. Diharapkan untuk para peserta untuk bersiap ditempat sebelum waktunya dimulai." lanjut Ferry dengan meriah.


Semua peserta kembali ke tempat tunggu sekolah mereka masing-masing.


Para penonton bertepuk tangan dengan meriah.

__ADS_1


Mereka menggumamkan "Wah, pertandingan menembak. Itu bukan hanya tentang ketepatan menembak, melainkan juga dengan kecepatan. Apakah kali ini akan menjadi kemenangan para elf lagi?."


"Itu sudah bisa ditebak. Para elf itu sangat ahli dalam kontrol sihir. Mereka bukan lawan yang bisa dikalahkan oleh manusia. Kompetisi terakhir kali juga tiga besar diduduki oleh sekolah elf semua."


Di ruang tunggu Sekolah Elysium 3, empat orang sedang mendistribusikan tindakan mereka selanjutnya.


Suiko sang guru di Sekolah Elysium 3 sedang memberikan masukan kepada 3 muridnya.


"Jenny, Salma, Kuro. Apakah kalian sudah memutuskan, siapa yang akan bertanding duluan?." ucapnya.


"Kali ini kami akan menyerahkannya pada Jenny. Dia sangat cocok dengan tema kompetisi ini. Terlebih lagi dia juga sering berlatih. Jadi yang terbaik adalah memberikannya pada Jenny." ucap Kuro.


"Ya, serahkan saja itu padaku. Aku pasti akan menang!." jawab Jenny dengan bersemangat.


Di tempat lain di ruang tunggu Sekolah Kesatria Sihir.


Sheen, Khensin dan Noel ditemani oleh kepala sekolah Suiryu.


"Huh?. Kenapa malah kepala sekolah yang disini?. Bukankah seharusnya wali kelas?." tanya Noel yang kebingungan.


"Hahaha, hari ini adalah hari yang sangat menegangkan. Jadi saat ini guru kalian sedang sakit. Untuk itu, aku sebagai kepala sekolah akan mengambil alih tugasnya. Kalian tidak perlu khawatir lagi." jawab Suiryu sambil tertawa.

__ADS_1


Noel yang merasa aneh berfikir "Huh?. Mana mungkin wali kelas sakit hanya karena hari yang menegangkan?. Kepala sekolah pasti hanya ingin melihat kompetisi ini, itu sebabnya dia menggantikan wali kelas."


"Tidak perlu berlama-lama di sini. Baiklah untuk pertandingan pertama, siapa yang akan maju duluan?. Aku akan membuatkan reservasi." ucap Suiryu dengan serius.


Noel dengan percaya diri mengatakan "Aku saja yang maju. Kali ini adalah tema yang cocok denganku. Jadi aku yakin ini akan menyenangkan."


"Noel, baiklah kalau begitu. Apa yang lainnya ada yang keberatan?." ucap Suiryu.


Sheen dan Khensin menggelengkan kepala untuk menjawabnya.


Setelah itu mereka kembali ke lapangan untuk mendaftarkan siapa yang akan mengikuti kompetisi pertama.


Di Lapangan wali kelas Elysium 3 dan Suiryu mendaftar murid yang mengikuti kompetisi hari ini.


Setelah itu murid yang ikut pergi ke lapangan tembak untuk bertanding.


Ferry si pembawa acara mengucapkan dengan meriah "Pertandingan pertama menembak target yang bergerak. Kedua peserta harap memasuki tempa masing-masing. Siapa yang mendapat skor terbanyak akan menjadi pemenangnya."


Noel memasuki area 1 dan Jenny memasuki area 2.


"Pertandingan dimulai!." ucap Ferry dengan Semangat.

__ADS_1


__ADS_2