
Cahaya matahari menerpa sesosok pria yang tak sadarkan diri di tengah padang rumput, perlahan lahan ia membuka matanya. Terlihat aura kebangsawanan mengelilingi tubuhnya, setelah lama berbaring ia bangun berdiri, ia melihat sekeliling dengan seksama. Setelah melihat sekeliling yang penuh dengan rerumputan ia berjalan tanpa arah tujuan.
Setelah berjalan beberapa hari ia melihat sebuah kota yang cukup besar, sesampainya dikota ia segera mencari penginapan untuk membersihkan diri.
Setelah tubuhnya segar ia berjalan ke sekeliling kota mencari guild pemburu, beberapa jam berlalu akhirnya ia menemukan bangunan besar yang tidak lain adalah guild pemburu, ia pergi menuju ke meja administrasi.
Seorang gadis tujuh belasan tahun menyambutnya dengan senyum paling ramah yang ia bisa, "Tuan, apa yang bisa saya bantu?"
"Saya ingin mendaftar sebagai pemburu." Pria itu menjawab dengan datar.
"Mohon isi formulir ini." Gadis itu menyerahkan selembar kertas, gadis utu terlihat ketakutan karena walaupun aura yang dikeluarkan pria itu kebangsawanan tetapi matanya terlihat sangat dingin dan tak terlihat sedikitpun kehangatan.
Pria tersebut segera mengisi formulir dan selesai memeriksa ia mengembalikannya."
Gadis tersebut memeriksanya kembali. "Atas nama Black Wolf?" Gadis itu memastikannya kembali agar tidak ada kesalahan. Pria dihadapannya menjawab hanya dengan anggukan kecil. "Kalau begitu saya menuju ruang tes."
__ADS_1
Pria itu tanpa komentar langsung mengikuti gadia tersebut, mereka sampai kesebuah arena yang cukup besar, disana terlihat beberapa penguji sedang menguji para calon pemburu.
Ia dibawa menuju para penguji tersebut, setelah gadis itu memberikan lembaran formulir ke petugas ia undur diri.
"Tuan, seberapa besar kemampuan yang anda miliki?" Petugas itu tersenyum ramah.
"Setidaknya aku bisa melindungi diri dari kematian yang menghampiriku."
"Tuan, anda ingin mengambil ujian tingkat apa?"
Salah seorang penguji menghampiri pria tersebut. "Bocah, kau itu masih baru. Apa kau tidak tahu semakin tinggi tingkat yang kau pilih semakin besar kemungkinan dirimu mati?!" tangan penguji tersebut menunjuk kearah pria tersebut.
Seorang penguji lain yang berbadan gendut memegangi bahu penguji tersebut, "Bos Zhai jangan begitu, kita tidak tahu seberapa kemampuannya."
"Saudara Zheng Yuan, biarkan aku menunjukkan bahwa ia tidak lebih kuat dari pemburu level F." Orang yang disebut Bos Zhai mengirim sebuah pukulan yang sangat keras kepada pria tersebut.
__ADS_1
Bom, ledakan keras tercipta dari pukulan Bos Zhai, kepulan asap mengelilingi mereka.
Perlahan-lahan asap memudar seiring terlihatnya dua sosok yang berdiri ditengah kepulan asap, terlihat kerutan diwajahnya Bos Zhai yang menunjukkan kekecewaan dan membuatnya beberapa tahun lebih tua.
"Maaf, serangga sepertimu tidak layak untuk menggores tubuhku." Simpul senyum terukir diwajah pria bertopeng itu, ia menahan pukulan Bos Zhai hanya dengan ujung jari.
"Tidak mungkin, ia pasti bukan manusia. Ia adalah siluman, percaya padaku ia pasti siluman." Bos Zhai melangkah mundur dengan ekspresi wajah ketakutan.
"Apakah tidak bisa sekali-kali kau bisa tidak menunjukkan ekspresi itu setelah kita lama tidak bertemu?" Pria itu melepas topeng bagian bawa menyisakan topeng yang hanya menutup bagian mata.
"Bo...Bo...Bocah... Bau... Kenapa kau berada disini?!" Terlihat rasa takut Bos Zhai semakin tak terkendali.
"Lupakan itu, petugas aku berada ditingkat berapa?" Xiang Zhou berbalik badan bertanya kepada petugas yang tercengang melihat kejadian tersebut.
"Aku akan mendiskusikannya dengan atasanku dulu, besok anda bisa kembali lagi, Tuan."
__ADS_1
Xiang Zhou pergi meninggalkan tempat tersebut tanpa sepatah kata.