Kisah Taring Serigala Hitam

Kisah Taring Serigala Hitam
Ch. 4 - Akhir Monster Tikus Tanah


__ADS_3

“Kau sangat beruntung bocah bisa selamat.” Kata Lang dalam pikiran Xiang Zhou.


“Hahaha, aku tidak percaya dengan namanya keberuntungan.”


“Bagaimana kau akan mengalahkannya?”


“Hanya ada satu cara. Maju dan basmi semua musuhmu untuk menjadi lebih kuat!!!” Xiang Zhou melompat kebawah. Ia menusukkan pedangnya kedalam tanah, Xiang Zhou mengacak-acak tanah.


“Apa yang sebenarnya kau lakukan?”


“Karena ini adalah area kekuasaan yang membuat kita kesulitan maka tinggal hancurkan saja semua area ini biar ia tidak memiliki area kekuasaan lagi.”


“Hahahaha, kau memang benar-benar cucunya Xiang Zhen. Kalian sangat mirip, cara berpikir kalian memang beda dengan orang biasa.”


“Kalau kau tidak ingin membantu tidur saja sana jangan ganggu aku.”


“Kau mulai berani ternyata bocah.” Lang keluar dari tangan Xiang Zhou.


“Hah, akhirnya kau mau membantuku. Serigala tua."


"Bocah bodoh, aku pasti membantumu sebab kalau kau mati disini maka aku harus menunggu disini untuk menemukan pengggantimu." Lang mencabik-cabik tanah dibawahnya membuat tikus tanah itu kehilangan area kekuasaanya.

__ADS_1


"Bagus Serigala tua, kau melakukannya dengan baik."


"Bocah bodoh, kalau kita hanya begini terus kita akan kehabisan tenaga sebelum mengalahkan tikus tanah itu."


"Apa sebenarnya kau orang terbodoh didunia?" Xiang Zhou tersenyum


"Apa maksudmu bocah?"


"Kita tidak hanya asal menghancurkan wilayah tikus tanah ituu tapi mempersempit posisi tikus tanah itu dan akhinya ketemu...." Xiang Zhou menusuk tanah didepannya, ia tersenyum puas.


"Apa maksudmu ketemu? mana tidak terlihat tikus tanah itu!"


"Ia sudah tertangkap."


Xiang Zhou menarik pedangnya dari tanah, terlihat darah mancur keluar dari tanah.


"Aku tidak membodohi mu ini memang kenyataan. Menurut perkiraanku, aku pasti sudah menusuk jantungnya. Sama halnya dengan manusia, monster juga akan langsung mati ketika ditusuk jantungnya. Lang tolong keluarin tubuhnya dari dalam tanah." Xiang Zhou bersendehan ditembok untuk istirahat.


"Kenapa aku?! Aku sama sepertimu juga kelelahan"


"Jangan membodohiku, aku tahu bahwa monster memiliki stamina jauh lebih besar dari manusia."

__ADS_1


Dengan setengah hati Lang mengeluarkan tikus tanah tersebut.


"Aku ikut bersedih monster sialan. Walau kau suka membunuh manusia tapi seharusnya kematianmu tidak semengenaskan ini." Lang menunduk sambil meneteskan air mata.


"Jangan kebanyakan ngoceh, ayo kita segera kembali." Xiang Zhou membuka portal keluar yang berada di last stage.


Xiang Zhou dan Lang sampai di kota pada malam hari. Dari kejauhan gerbang kota Lang kembali ke tangan kanan Xiang Zhou, ia harus sembunyi ditangan kanan Xiang Zhou karena kalau orang lain tahu pastinya akan heboh dan ia pastinya jadi buruan oleh organisasi gelap. Xiang Zhou memasuki kota dengan mengendong tikus tanah buruannya di bahunya, ia memasuki guild dan menyerahkan hasil buruan sekaligus mengambil kompensasi yang diberikan.


"Dia itu bukannya orang gila yang memasuki dungeon level F seorang diri?"


"Iya benar, tapi apa kau tahu dia adalah orang yang membuat masalah dengan Chen Zhai tadi malam di bar!"


"Benarkah? ia pastinya sudah tidak sayang nyawa."


"Hah, dasar tukang gosip. Tapi apa memang sudah sepopuler itu berita tentangku, kalau begini pasti aku akan cepat menjadi orang yang paling populer di kota ini." Batin Xiang Zhou dalam hati. Xiang Zhou kembali ke penginapannya kemarin.


"Hah lelahnya." Xiang Zhou merebahkan diri ditempat tidurnya.


" Ternyata kau masih bisa tersenyum setelah memasuki dungeon level F seorang diri." Lang keluar dari tangan kanannya.


"Bocah bau keluar!!!"Teriak seseorang yang familiar baginya dari luar penginapan

__ADS_1


"Aduh, baru saja istirahat sudah ada masalah baru."


__ADS_2