Kisah Taring Serigala Hitam

Kisah Taring Serigala Hitam
Ch. 6 - Menuju Kediaman


__ADS_3

Matahari terbit menunjukan cahayanya yang perkasa. Xiang Zhou terduduk dibawah pohon yang berada dihalaman penginapan.


"Tuan Lang apa kau sudah bangun?" Xiang Zhou mengetuk-ngetuk tangan kanannya sendiri. Muncul sosok pria seperti bangsawan yang berdiri didepan Xiang Zhou, ia berasal dari tangan kanan Xiang Zhou.


"Kenapa pagi-pagi sudah mengganggu tidurku?" Pria dihadapannya menguap bertanda masih baru bangun dari tidurnya.


"Ini tentang apa yang kau katakan kepadaku kemarin, Tuan Lang."


"Kemarin?" Pria itu terlihat seperti belum kembali semua nyawanya yang tersebar ke berbagai tempat. Perlahan-lahan ia mengumpulkan seluruh nyawanya. "Oh, maksudmu tentang latihan khusus?"


"Nah itu." Xiang Zhou tersenyum melihat Hei Lang mengingat kata-katanya kemarin.

__ADS_1


"Sebenarnya aku tidak punya cara untuk melatihmu..." Muka Xiang Zhou tertekuk mendengar kata-kata Hei Lang. "Tapi aku punya cara agar kau bisa melakukan laihan khusus." Hei Lang tersenyum pertanda ia memang memiliki sebuah cara.


"Bagaimana caranya?" Xiang Zhou tersenyum bersemangat mendengar kata-kata terakhir Hei Lang.


"Apa kita bisa ke tempat tinggalmu?"


"Bisa tapi..." Xiang Zhou terlihat gugup mau mengatakan sesuatu. "Hmm, baiklah Tuan Lang."


Xiang Zhou dan Hei Lang pergi menuju kediaman keluarga Xiang, hanya dalam waktu 1 jam mereka sudah melihat kediaman keluarga Xiang memang kediaman itu tidak terlalu jauh dari kota.


"Maaf..."

__ADS_1


"Maaf? Apa hanya dengan kata maaf bisa mengembalikan kediaman ini dengan semula apa kau tahu seberapa keras Xiang Zhou membuat keluarga ini?" Hei Lang memberikan pukulan yang sangat keras pada Xiang Zhou hingga membuat ia terlempar sampai menghantam pohon dibelakangnya. "Memang apa yang kau lakukan saat itu, Hah?!" Hei Lang menarik kerah baju Xiang Zhou.


"Pada saat itu aku disini tapi apa yang bisa dilakukan oleh anak berumur 6 tahun untuk menghentikan perampokkan pada 9 tahun yang lalu? Terlebih lagi kau dimana saat itu bukannya kau sangat peduli dengan keluarga kakekku dan kenapa kau dan kakekku menghilang pada 10 tahun yang lalu, Tetua Lang sang Serigala Bulan Sabit?"


Hei Lang terduduk "Nak Zhou, Maafkan aku. Semua ini salahku andai kami tidak menerima misi dari kerajaan kami pasti..." Hei Lang tersujud didepan Xiang Zhou.


"Apa gunanya kau bersujud, walau semua orang di dunia mati itu tidak akan bisa mengembalikan apa yang sudah hilang dari dunia ini. Walau begitu kita memiliki tujuan saat kemari bukan?" Xiang Zhou hanya dalam waktu sekejap ia sudah kembali tenang seperti barusan tidak terjadi apapun.


"Benar, tujuan kita kemari untuk latihan khusus." Hei Lang sudah kembali tenang walau tidak seperti Xiang Zhou.


"Hmm, jadi apa yang sebenarnya kita cari?!" Xiang Zhou memegangi dagunya.

__ADS_1


"Ini hanya diketahui oleh para Tetua." Hei Lang mengeluarkan sebuah belati dengan ukiran tangkai dan ujung belati yang berwarna merah di belati tersebut


"Belati apa itu? Kenapa aku seperti tidak asing." Xiang Zhou mengerutkan dahinya berusaha mengingat dimana ia pernah melihat belati tersebut. "Hah itu salah satu belati Dewa Naga belati itu bernama Belati Tangkai Bunga merah."


__ADS_2