Kisah Taring Serigala Hitam

Kisah Taring Serigala Hitam
Ch. 20 - Pertemuan Penting


__ADS_3

Akhirnya setelah mendengarkan penjelasan dari laki-laki itu ia mendapatkan sebuah kesimpulan, kesimpulan itu adalah...


Daratan Zhou hanyalah sebuah negara kecil yang tertutup dari mata dunia, sekarang ia terdampar disebuah negara, negara yang ia diami sekarang bernama Shuiliu.


Laki-laki yang melihat reaksi Xiang Zhou tercengang setelah mendengar ceritanya memutuskan menegurnya, "Maaf, kamu ini siapa dan dari mana?"


Xiang Zhou terbangun dari lamunannya, "A...Namaku..." Belum sempat ia menyebutkan namanya


Kepalanya pusing, tubuhnya juga berat dan pandangannya menjadi buram hingga akhirnya semuanya menjadi gelap dan ia jatuh tak sadarkan diri.


**


Xiang Zhou bangun disebuah ruangan yang cukup sederhana, ia melihat ke kanan dan kiri tapi tak menemukan seorangpun.


Ia berusaha untuk berdiri walau tubuhnya lemas tapi ketika ia mulai beranjak berdiri ada seseorang yang memasuki ruangan.


"Istirahatlah terlebih dahulu, nanti kita akan membicarakan tentang masalahmu." Seseorang sesepuh ditemani oleh tiga orang yang kemarin ditemui oleh Xiang Zhou.


Ketiga orang tersebut membawa beberapa nampan yang berisikan beberapa makanan dan minuman, mereka menaruhnya dimeja yang tidak jauh dari tempat tidur Xiang Zhou.


"Terimakasih Tuan." Senyum kecil ikut menghiasi wajah Xiang Zhou."

__ADS_1


Setelah mengucapkan beberapa patah kata sesepuh itu pergi meninggalkan ruangan yang juga diikuti oleh ketiga orang tersebut.


Xiang Zhou menghela nafas panjang, "Apakah ini memang sudah bukan di daratan Zhou lagi?" Rasa sedih menghiasi hati Xiang Zhou.


**


Ketika matahari sudah terbenam sepenuhnya Xiang Zhou dipanggil untuk menemui para sesepuh, tanpa penolakan ia tunduk memenuhi panggilan tersebut.


Setibanya di ruangan para sesepuh ia merasa tercekam sebab para sesepuh menatapnya dengan tajam.


"Maaf memanggilmu saat sedang istirahat." Sesepuh yang paling tua dan yang juga menemuinya tadi mulai membuka pembicaraan.


"Tidak apa-apa, Tuan." Xiang Zhou berusaha se-sopan mungkin sebab tidak ingin menyinggung sesepuh lainnya.


"Saya berasal dari Negara Zhou dan saya bisa sampai ke tempat ini karena P****embebasan K****ependudukan."


Semua sesepuh tersentak terkejut mendengar kata-kata Xiang Zhou barusan, "Pembebasan kependudukan?! Apa yang kau lakukan hingga kau diusir dari negaramu anak muda?!"


"Tidak berat, aku hanya menggunakan tehnik terlarang keluargaku untuk melindungi teman-temanku tapi akhirnya beberapa dari mereka melaporkannya."


"Pasti itu berat anak muda, jadi tujuanmu sekarang apa?"

__ADS_1


Xiang Zhou menggelengkan kepala menandakan bahwa ia masih belum punya sebuah tujuan.


Para sesepuh saling memandang membuat Xiang Zhou bertanya-tanya apa yang mereka bicarakan.


Sesepuh paling tua membuka mulut setelah mereka membuat keputusan, "Anak muda, kalau kau mau kau bisa tinggal di sekteku dan menjadi salah seorang pelayan disekte ini.


Xiang Zhou mengangguk pelan menandakan tanda setuju terhadap keputusan para sesepuh dari sekte Sinar Tanpa Waktu.


Setelah terbuatnya kesepakatan Xiang Zhou dipersilahkan untuk meninggalkan ruangan, tanpa berpikir panjang ia memberi salam lalu meninggalkan ruangan tersebut.


Nb: Mohon maaf karena beberapa hari terakhir saya tidak bisa merilis novel ini.


**Chain: Allance, kok beberapa hari ini gak bisa merilis Kisah Taring Serigala?


Allance: Bukanya kamu udah melihat sendiri beberapa masalah hari-hari ini.


Chain: Yeah, cuma gitu aja ngambek.


Allance: Ini lagi Badmood orang udah berusaha ngarang 7 day hanya dapat 1chapter.


Chain: Yodahlah. Bagi pembaca maaf kami sedang mendapat masalah jadi mohon maaf atas ketidak teraturan Kisah Taring Serigala Hitam nya.

__ADS_1


#Stay_At_Home**


__ADS_2