
Xiang Zhou tidak langsung kembali ke penginapan melainkan berkeliling terlebih dahulu, ia istirahat di taman kota. Ia melihat anak-anak yang sedang bermain dengan keluarga mereka, itu terlihat sangat mengharukan.
Perlahan-lahan air matanya mengalir tanpa ia sadari, terlintas dipikirannya masa-masa ia hidup bahagia bersama kedua orang tuanya belasan tahun yang lalu.
"Maaf, bolehkah saya duduk disini?" Seorang gadis cantik berdiri didepan Xiang Zhou.
Ia terkejut karena tanpa ia sadari seorang gadis cantik sedang berdiri dihadapannya. "Bo...Bo...Boleh." Xiang Zhou menjawab terbata bata karena gugup.
Gadis tersebut duduk disampingnya Xiang Zhou, "Kamu hebat sekali, tadi aku melihatmu menerima pukulan Chen Zhai tapi kau hanya menahan pukulan itu hanya dengan satu ujung jari, itu sangat hebat." Gadis itu memuji Xiang Zhou penuh semangat.
"Aku tidak sehebat itu, itu terjadi hanya karena Chen Zhai yang terlalu lemah."
Pembicaraan terus berlanjut sampai hari mulai petang.
"Maaf aku harus segera pulang, pasti adik-adikku sedang menungguku." Pergi terlebih dahulu.
__ADS_1
Gadis itu menjelaskan bahwa namanya Mu Lian, ia adalah pemburu level C. Ia juga sepertiku orang tuanya meninggal saat pembantaian keluarga tapi ia berhasil selamat bersama adik laki-laki dan perempuannya. Sebagai kakak tertua ia harus mencari nafkah untuk adik-adiknya.
Setelah matahari terbenam sepenuhnya baru Xiang Zhou beranjak kembali ke penginapan, ditengah jalan ia tidak lupa untuk berhenti makan sebentar.
Sesampainya dikamar ia duduk dan mengamati tangan kirinya, seharusnya tangan kirinya sudah tidak ada tetapi sekarang utuh seperti semula.
"Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa tangan kiri ku masih utuh dan kenapa ada tato baru dengan corak serigala hitam di telapak tangan kananku?" Semua pertanyaan itu membuat kepala Xiang Zhou hampir meledak, akhirnya ia memutuskan untuk tidur daripada terus-menerus memikirkan hal itu.
Sebelum ayam mulai berkokok terlihat seseorang sedang berlatih bela diri diatas tembok yang melindungi kota, ia terus melakukan gerakan yang rumit tapi membuat orang yang melihatnya terbius oleh gerakkannya.
Air keringat membasahi tubuhnya, ia kembali ke penginapan untuk membersihkan diri sebelum melanjutkan aktifitasnya.
Pria itu pergi ke guild pemburu, sesampainya disana ia kembali menuju ke meja administrasi, ia menerima lencana pemburu tingkat B dari meja administrasi tersebut.
"Black Wolf, kesini!" Seorang gadis berumur tujuh belasan tahun memanggil pria tersebut dari kumpulan beberapa orang pemburu.
__ADS_1
Pria tersebut tanpa menjawab menghampiri gadis itu.
"Seperti tawaranku kemarin kau bisa bergabung dengan kelompokku."
Pria tersebut hanya mengangguk menjawab seperlunya tanpa banyak bicara.
Salah seorang pria dari kelompok itu menghampiri pria itu mengajaknya berbicara secara pribadi, tanpa banyak basa-basi ia mengikutinya.
"Bocah baru, menjauhlah dari Mu Lian atau kau akan menerima akibatnya." Pria dari kelompok tersebut mengancam Xiang Zhou.
"Aku tidak dapat memastikannya, aku tidak akan menjauh tapi kalau ia ingin menjauh maka aku tidak akan memaksanya untuk tetap dekat denganku." Xiang Zhou menjawab singkat. "Tapi kalau kau lain kali mengancam ku akan kupastikan kepalamu tidak akan berada ditempatnya." Xiang Zhou mengeluarkan aura kematian yang sangat besar hanya beberapa detik sebelum menariknya kembali.
Pria itu menelan ludahnya melihat aura kematian sepekat itu, ia segera pergi kembali ke kumpulannya lagi diikuti oleh Xiang Zhou.
Setelah semuanya siap mereka berangkat menuju portal dungeon.
__ADS_1