Ku Izinkan Suamiku Mendua

Ku Izinkan Suamiku Mendua
Curhatan Kailani


__ADS_3

"Tadi mama menanyakan mu." ucap Kailani pada Arjuna, ketika mereka sudah berada di dalam kamar.


"Mama menanyakan apa?" tanya Arjuna, ketika ia baru saja keluar dari kamar mandi. Setelah baru saja selesai memberikan diri.


"Mama bertanya kenapa kamu berapa hari ini tidak pulang bersama ku. Sepertinya mama mulai mencurigai kita." jelas Kailani.


"Lalu kamu jawab apa?"


"Ya aku jawab saja, jika kamu sedang ada meeting dan menyelesaikan pekerjaan di kantor."


"Bagus, alasan yang bagus. Jadi aku tidak perlu lagi untuk membuat alasan sama Mama. Terima kasih sudah memberikan alasan itu pada mama." jawab Arjuna enteng. Dan, sikap Arjuna yang terlihat meremehkan persoalan itu membuat Kailani sedikit tersinggung.


Bagaimana tidak tersinggung, saat Kailani berjuang untuk bersikap palsu kepada kedua orang tuanya. Arjuna malah bersikap santai.


Padahal Kailani tau, Arjuna beberapa hari ini selalu menemui kekasihnya. Dan mungkin saja mereka juga bersenang-senang.

__ADS_1


Siapa yang bersenang-senang, siapa yang harus berbohong.


Tentu saja hal itu membuat Kailani merasa jengah.


"Arjun, aku ingin bicara sesuatu hal yang penting denganmu. Ini tentang hubungan kita." ujar Kailani, kemudian ia meletakkan buku yang tadi ia baca ke atas nakas. Kailani kemudian fokus untuk menatap Arjuna.


Arjuna pun menurut. Ia kemudian duduk di sisi rajang di dekat Kailani.


"Apa yang ingin kau bicarakan. Sepertinya kau serius sekali." tutur Arjuna, sambil menatap wajah Kailani yang memasang wajah serius.


"Ini memang serius." jawab Kailani.


"Maksudmu apa Kay? Aku tidak paham." ucap Arjuna yang nampak bingung dengan arah pembicaraan Kailani.


"Penyesalanku mungkin sudah terlambat. Tapi semua sudah terjadi. Tapi jika aku diperbolehkan untuk mengutarakan isi hati ku. Maka sekarang aku ingin mengutarakan isi hati ku pada mu Arjun."

__ADS_1


"Katakan saja apa yang sebenarnya kau rasakan Kay, jangan sungkan. Kita sudah berteman sejak lama. Meskipun tidak bersahabat, aku cukup tau dirimu."


Kailani nampak menghela nafas panjang.


"Dari awal saat kita dijodohkan, dan akhirnya membuat aku menyetujui pernikahan ini. Meskipun harapanku saat itu sangat kecil. Aku punya niatan untuk menjalani rumah tangga ini sebenar-benarnya. Dalam artian, aku ingin mencoba menjalani rumah tangga ini denganmu, sebagaimana mestinya. Tetapi setelah di hari pertama kita menikah dan kau memberitahuku jika pernikahan ini hanyalah pernikahan pura-pura. Dan tidak akan bertahan lama. Aku menjadi sadar, jika tindakanku saat itu sudah salah. Tapi semua sudah terlambat, karena aku sudah terlanjur menikah denganmu. Dan aku tidak menyalahkan mu untuk hal itu. Hanya saja, maaf Arjun, aku tidak mau lebih lama lagi untuk berpura-pura menjalani ini semua."


"Aku paham Kay, aku pun juga tidak mau kita seperti ini. Tapi bersabarlah sebentar lagi. Ini semua akan segera berakhir. Toh aku juga tidak menyentuhmu. Bahkan aku tidak pernah menjamah mu sedikitpun. Meskipun kita berdua tidur di atas ranjang yang sama. Aku tidak pernah lancang untuk memegang mu atau berbuat hal yang tidak senonoh dengan dirimu." jelas Arjuna.


"Bukan itu yang aku permasalahkan Arjun." terang Kailani. Sambil menatap wajah Arjuna dengan begitu intens dan serius. Karena ternyata laki-laki yang ada di hadapannya itu sangat tidak peka dengan apa yang ia rasakan sebenarnya.


"Lalu apa maksud kamu, aku tidak mengerti."


"Aku merasa tertipu dengan pernikahan ini Arjun. Aku merasa dibohongi dengan pernikahan ini. Maksudku, aku dibohongi dengan keputusan dan harapan ku sendiri. Setelah pernikahan kita berakhir, pada akhirnya kita akan bercerai. Dan itu artinya, aku akan menjadi seorang janda. Dan kau tahu maksud aku, aku akan menjadi janda dari seorang Arjuna. Sebuah images yang sedikit buruk untuk ku, padahal aku masih suci."


"Oke, aku mengerti sekarang. Aku tau, ini mungkin berat untuk mu. Sebelumnya aku minta maaf padamu Kailani. Untuk ketidaknyamanan ini. Bukankah dari awal kita juga sudah sepakat untuk menjalani drama ini untuk sementara." jelas Arjuna lagi, dan berulang-ulang.

__ADS_1


Tapi kamu tidak pernah mau untuk mencoba menjalani pernikahan ini dengan sesungguhnya Arjun, desis Kailani dalam hati.


"Aku berjanji, seusai dari liburan, dan seperti yang sudah kita bicarakan sebelumnya. Aku akan beritahu kepada kedua orang tua kita jika pernikahan kita sudah tidak bisa sejalan lagi. Dan kita akan sama sama jelaskan pada mereka jika kita memutuskan untuk berpisah. Semoga saja kedua orang tua kita bisa menerima ini. Dan kita bisa terbebas dari pernikahan palsu ini."


__ADS_2