
Rencana liburan yang telah disusun oleh Wulandari akhirnya terealisasi pada hari itu. Arjuna, Kailani beserta keluarga, kini bertolak ke lokasi wisata di pulau terpencil yang ada di Bali.
Dengan menaiki sebuah jet pribadi milik keluarga Arjuna. Rencananya, pesawat jet yang mereka tumpangi akan langsung mendarat di sebuah pulau terpencil yang ada di Bali.
Sebuah pulau yang sengaja Mario dan Wulandari pilih sebagai tempat untuk mereka menikmati liburan di sana.
Aura tidak bersemangat begitu jelas diperlihatkan oleh Arjuna dan juga Kailani.
Karena liburan kali ini memang tidak mereka berdua inginkan.
Apalagi mereka berdua telah sama-sama sepakat untuk segera mengakhiri drama pernikahan palsu mereka. Setelah mereka berdua memperbincangkan hubungan mereka beberapa hari yang lalu.
Raut wajah tidak bersemangat dari anak dan menantunya tertangkap oleh Wulandari secara diam diam selama mereka berada di dalam pesawat.
Dan sejujurnya itu membuat Wulandari merasa sedikit khawatir dengan kedua anaknya tersebut.
Karena tentu saja Wulandari tidak menginginkan hubungan yang terjalin antara anak dan menantunya itu ada masalah.
Sedangkan Wulandari sendiri telah memiliki misi khusus dengan membawa mereka berlibur bersama.
Sesampainya di Bali, mereka pun langsung menuju tempat penginapan mereka masing-masing.
Di pulau terpencil tempat mereka saat ini berada ada tiga buah cottage mewah di sana.
__ADS_1
Dan masing-masing cottage akan di tempati Arjuna bersama Kailani, Wulandari dan sang suami, serta mamanya Kailani bersama dengan suaminya juga.
Sehingga, meskipun mereka berlibur dalam satu area. Mereka tetap mendapatkan tempat beristirahat masing-masing. Sebuah cottage mewah yang di disain cukup private.
Karena untuk menuju lokasi titik tempat berkumpul. Mereka harus menggunakan kapal mini boat dulu. Karena lokasi cottage nya ada di pesisir pantai yang jaraknya lumayan jauh.
"Selamat datang di cottage istimewa dan rahasia kami." seru Wulandari pada Arjuna, Kailani beserta kedua orang tua Kailani.
"Ini sebenarnya adalah pulau terpencil dan tempat rahasia bagi kami jika ingin menghilang sejenak hiruk-pikuk ibu kota. Biasanya kami kesini dua kali dalam setahun. Tapi karena sekarang Arjuna sudah menikah, dan kebetulan dia juga belum sempat berbulan madu. Ku rasa tempat ini sangat cocok untuk pasangan suami-istri yang baru menikah." terang Wulandari, sambil melirik ke arah Arjuna dan Kailani yang sejak tadi nampak gelisah.
"Tempat yang indah Wulan. Tapi ngomong-ngomong, kami sudah lelah dan ingin istirahat dulu. Bagaimana kalau sekarang kita istirahat dulu sejenak. Untuk meluruskan kaki." ujar
"Baiklah, kalau begitu kita berpisah sampai di sini ya. Kita akan bertemu lagi saat makan malam di sini. Sekarang kalian bisa beristirahat dulu di kamar kalian masing-masing. Selamat beristirahat dan menikmati liburan." ucap Wulandari sambil menarik tangan suaminya untuk meninggalkan lokasi tempat mereka tadi berdiskusi.
Setelah Wulandari selesai menjelaskannya pada mereka soal tempat untuk rehat. Sore itu mereka pun masing-masing pergi ke cottage private tempat mereka akan beristirahat dan menikmati waktu mereka di sana.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Dengan di antar oleh seorang pelayan dengan menaiki mini boat. Kini Arjuna dan Kailani telah sampai di cottage istimewa mereka.
Sebuah tempat yang akan mereka gunakan untuk bermalam selama tujuh hari ini.
Ketika memasuki cottage yang dikhususkan untuk Arjuna dan Kailani. Arjuna maupun Kailani sama sama sedikit tercengang dengan pilihan tempat mereka akan bermalam.
Baik Arjuna dan Kailani tidak menampik jika suasana cottage yang mereka akan tempati memang luar biasa bagus, mewah, penuh dengan suasana yang romantis serta sangat private.
__ADS_1
"Mama benar benar telah merencanakan ini dengan matang rupanya." guman Arjuna, saat mereka berjalan di belakang seorang pelayan yang membawakan dua koper milik Arjuna dan Kailani untuk di taruh di kamar mereka.
"Kita akan menikmati tidur sepanjang waktu di kamar yang berbeda." sela Kailani, yang mendengar gumaman Arjuna.
"Tentu saja Kay, memangnya apa." jawab Arjuna, yang juga tidak akan tidur dalam satu kamar bersama Kailani.
"Maaf, tapi di sini hanya ada satu tempat tidur tuan, nyonya." sahut sang pelayan.
"Dan ini adalah kamar tuan dan nyonya." imbuh pelayan itu sambil membukakan pintu kamar tidur utama untuk Arjuna dan Kailani.
Dan seketika itu juga, Kailani dan Arjuna saling pandang.
"Saya letakkan koper anda di sini ya. Jika ada apa apa dan butuh bantuan atau makanan kalian bisa hubungi kami segera mengamankan sambungan telepon. Kami ada dan siap 24 jam untuk anda." jelas sang pelayan.
"Terimakasih dan selamat berbulan madu." imbuh lagi sang pelayan itu, kemudian ia membungkukkan badannya dan pamit pergi.
Arjuna dan Kailani sama sama terdiam. Dan mereka sama sama membeku saat melihat sebuah rajang yang sangat membuat jantung dan hati Arjuna serta Kailani berdebar debar.
Pasalnya, rajang yang ada di hadapan mereka saat ini sangat sempurna untuk pasangan suami-istri yang sesungguhnya.
Sedangkan Arjuna dan Kailani, mereka hanyalah pasangan suami-istri palsu. Meskipun mereka menikah sah secara agama dan hukum.
__ADS_1
"Aku benci ini." ucap Kailani, yang kemudian ia melenggang berlalu dari kamarnya.