
Hai para readers๐ค๐ค๐ค, maaf ya author telat up ceritanya hehe...
Dan jangan lupa dukung aku terus ya readers ๐๐๐
Untuk kalian bisa like dan komen serta vote
******
Seketika abrar terdiam tak bisa berkata apa-apa
"Hallo... "Suara Gizka terdengar lembut
tak lama sambungan telfonnya terputus tut....tut... tut...
Jantung Abrar bedetak kencang seakan dirinya terpaku tak bisa apa-apa setelah mendengar suara Gizka yang telah lama tidak bertemu
"Aneh banget, nomor telfonnya terlihat asing"Gerutu Gizka yang tidak mengetahui bahwa yang menelfon itu ialah Abrar yaitu sahabatnya sekaligus cinta pertamanya
"Giz.. Gizka .....kenapa kamu? siapa yang nelfon kamu sampe bengong begitu"Tanya Pras
"Iya Giz, siapa emng yang nelfon kamu?" Sahut Dewi
"Aku juga gk tau, nomor dari luar dan saat aku angkat tidak ada suara yang terdengar dan tiba-tiba sambungan terputus"Jelas Gizka
"Ih hati-hati Gizka, takut nya itu orang yang berniat jahat sama kamu" Ucap Dewi
"Jangan suuzhon gitu dew, nanti dosa loh" Ucap pras
"Iya kita gk boleh berburuk sangka dulu, aku nanti coba cari tau"Ucap Gizka
"Baiklah apa salahnya berhati-hati"Ketus Dewi
Sementara Abrar yang terlihat gemetar saat setelah menelfon Gizka ia langsung tersadar
"OMG...apa ini mimpi"Dengan menepuk-nepuk pipi nya sendiri
"Su.. suara tadi itu kan benar Gizka,aku yakin itu dia. Ya tuhan akhirnya aku bisa mendengar suara nya kembali meskipun tak bertemu langsung" Ucap Abrar sendiri
Saat Abrar sedang merasa bahagia tiba-tiba Yuki menghampirinya
"Hi..... "Ucap yuki
__ADS_1
Abrar terlihat kaget melihat Yuki yang sudah berada di depannya.
"ใชใใใชใใฏใใใซใใใฎใงใใ"(Ngapain kamu kesini). Ucap Abrar dingin
Naze anata wa koko ni iru nodesu ka
"้้ใฃใฆใใ"(Memang salah ya?) Sahut Yuki
Machigatte iru
Abrarpun pergi begitu saja dari hadapan Yuki
"Abrar Hideyoshii....."Teriak Yuki
Semua orang yang ada di kantin itu sontak melihat ke arah Yuki.Yuki terlihat kaku setelah semua orang menatap nya.Sedangkan Abrar tetap menghiraukan teriakan Yuki saat itu. Abrar langsung menuju ruangan kelas nya. sementara Yuki terus membuntuti Abrar
Gizka dan teman-teman nya sudah selesai belajar bersama setalah itu Gizka langsung menuju pulang ke rumah .Gizka terlihat terburu-buru untuk pulang karna kakak Gizka akan datang untuk berkunjung
Gizka naik ojek online karna saat itu ia terburu-buru dan tidak ingin diantar oleh temannya. Kendaraan umum pun saat itu tidak ada yang lewat akhirnya Gizka memesan ojek online
Saat di jalan menuju pulang Gizka masih merasa penasaran dengan nomor yang menelfonnya tadi
"Apakah yang menelfon ku tadi salah sambung, tapi itu nomor luar negeri tidak mungkin bisa salah sambung" Batin Gizka berkata
"Mba sudah sampai"Ucap bapak ojol yang kedua kali nya
Gizka pun kaget dan tersadar dari lamunannya
"Owh iya pak,terimakasih"Ucap Gizka sambil membayar uang nya lalu Gizka pergi begitu saja masih memakai helem pak ojol
"Mba helem nya"
"Owh iya, maaf pak kurang fokus saya " Ucap Gizka sambil tersenyum
"Jangan ngelamun mba nanti cantiknya ilang loh" Goda pak ojol
"Bapak bisa aja,Terimaksih pak"
"Iya mba, sama-sama"
Giska memasuki pintu rumah nya dengan suasana hati tidak baik
__ADS_1
"Assalamualaikum" Ucap Gizka lemas
"Waalaikumsalam ,anak gadis umi udah pulang "Goda Umi
"Kok terlihat lemas gitu, ada apa sayang cerita sama umi"Ucap umi
"Gak apa-apa mi, cuma sedikit lelah saja dimana abi,mi?lalu apa kakak sudah sampai?" Sahut Gizka
"Belum sampai, abi lagi pergi keluar sebentar membeli kue pesannan umi"jawab umi
"Owh... oke umi aku mau bersih-bersih dulu setelah itu shalat baru bantu umi dan menunggu kakak biar lebih Semangat hehe..." Sahut Gizka terlihat senyum palsu
"Istirahat dulu saja setelah mandi dan shalat asar" Ucap umi lembut
"Tidak umi... "Jawab Gizka semangat
"Yasudah kalau seperti itu"
Setelah sampai di kamar nya handphone Gizka berdering kembali masih dengan nomor yang sama
"Hallo.... "Sahut Gizka
"Ha... Hallo" jawab Abrar terbata-bata
Jantung Gizka bedetak kencang seketika mendengar suara itu .Sambungan telpon terputus lagi
"Astagfirallah, bukan kah itu suara Abrar... apa benar itu a... a... Abrar"Ucap Gizka dengan memegang handphone nya erat
Berbeda dengan Abrar saat ia menelfon kembali Abrar terlihat sangat bahagia disamping itu Yuki yang masih mengejar-ngajarnya dan menunggu Abrar keluar selesai dari kelas.
"Gizka..... aku sangat merindukan mu, suatu saat nanti semoga kita bisa bertemu kembali dan bisa bersama baik suka maupun duka"Ucap Abrar pada dirinya sendiri
Sebenarnya Abrar sudah selesai kelas namun Abrar tetap berada didalam untuk bisa menghindar dari gangguan Yuki.
Bersambung
Nah episode kali ini menurut kalian gimana ni readers... ๐ค
Aku author berharap kalian suka dengan novel pertama yang kubuat ini hehe... ๐๐๐
Segitu dulu untuk episode kali ini tungguin terus ya untuk episode berikutnya ๐๐๐
__ADS_1
kalian hebat ๐ค๐ค
Selamat malam๐