Ku Tunggu Kau Di Negeri Sakura

Ku Tunggu Kau Di Negeri Sakura
Menjelaskan


__ADS_3

****


Ayah Abrar masih dalam di selimuti kemarahannya.Ayah Abrar menginginkan Abrar untuk menikahi Yuki karna keluarga Yuki salah satu pengusaha di bidang property ternama dinegri ini. Ayah Abrar berfikir Abrar akan bahagia jika menikah dengan Yuki Abrar juga akan mendapatkan sebagian perusahaan itu jika menjadi bagian dikeluarga Yuki.


"Maaf katamu setelah, kamu tadi pagi berulah. tidak mendengarkan ayah bicara pergi begitu saja hah"


"Tenanglah dirimu, biar mama yang akan menjelaskan pada Abrar "Ucap mama Abrar menenangkan emosi ayah Abrar sebelum meledak-ledak


"Urus lah anak ini, aku sungguh kesal padanya"ucap ayah Abrar meninggalkan ruang tamu


"Biar aku antar ke kamar, abrar tunggu disini mama ingin bicara dengan mu"


Mama Abrar mengantarkan ayah Abrar menuju kamar, setelah itu mama nya akan bicara dengan Abrar


"Nak liat mata mama dan dengarkan ucapan mama baik-baik"


"Mama mengerti apa yang kamu rasakan saat ini, mama tak ingin kau merasa tertekan dan ingat ayahmu menjodohkan mu dengan Yuki semata-mata buat kebahagiaan kamu"


"Mama tau mungkin saat ini kamu tidak ada perasaan apapun terhadap yuki ditambah lagi dengan perilaku Yuki "


"Ma bicaralah pada ayah bujuk ayah agar tidak menjodohkan ku dengan yuki seperti ini"ucap Abrar


"Aku tau ayah memikirkan kebahagiaan ku tapi bukan ini caranya biarlah aku buktikan terhadap ayah,aku bisa berdiri di kaki ku sendiri aku akan berusaha kerja keras untuk mencapai kesuksesan ku sendiri. aku bukan anak kecil lagi ma"


"Mama mengerti tapi kau tau sendiri ayah mu seperti apa, kalau membatalkan perjodohan ini mama tidak bisa biarlah takdir yang menjawab. Tapi untuk menunda keinginan ayah mama akan mencoba meyakinkan ayah dahulu"

__ADS_1


"Terimakasih ma, hanya mama yang mengerti aku"ucao abrar sendu


Lama mereka berbincang tak lama kemudian adik abrar sudah pulang


"Aku pulang "dengan wajah lelahnya


"Anak mama sudah pulang,mandi terlebih dulu mama akan menyiapkan makanan"


"Berenti memperlakukan aku seperti anak kecil ma"ucap adik abrar ketus


"Bicaralah yang sopan dek, ada apa dengan mu"Teriak Abrar


"Sudah biarlah, adikmu hanya lelah jangan ganggu"


"Iya ma, aku ke kamarku dulu"


"Hari ini sangat lah melelahkan, ya sudahlah aku akan terus semangat.Semangatlah diriku jangan lemah !"Ucap Abrar


Diasrama tempat tinggal Gizka saat ini


"Alya tumben sore banget pulangnya "


"iya ka, lagi padet jadwal hari ini. kamu udah makan belum ka?


"Belum si tapi aku uda beli ramen instan, aku buat dulu sebentar al"

__ADS_1


"Baiknya bestie ku satu ini"ucap alya memeluk Gizka


Tak terasa hari sudah berganti pagi ini di kediaman Abrar masih dalam keheningan belum terdengar suara, Abrar pagi ini jadwal untuk pergi ke kantor kline untuk membicarakan proyek yang dijalani


"Mama aku pagi ini sarapan diluar saja ya,aku pamit"Ucap Abrar mengeraskan suaranya


Tidak ada jawaban Abrar merasa khawatir Abrar menuju kamar mama dan ayahnya


"Mama, Ayah kalian ada didalam "


Masih tidak ada jawaban


"Kemana ayah dan mama sepagi ini, tumben sekali "Batin abrar bertanya-tanya


Abrar menuju kamar sang adik


"Dek, kamu didalam? "


"Iya kenapa kak "jawab adik abrar


Pintu kamar adiknya abrar terbuka


"Mama dimana dek ayah juga dimana? "


Adik Abrar hanya menggelengkan kepala menandakan ia tidak mengetahui keberadaan kedua orangtuanya

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2