Ku Tunggu Kau Di Negeri Sakura

Ku Tunggu Kau Di Negeri Sakura
Menelfon Umi


__ADS_3

****


Abrar tersadar dari lamunannya


"Ngapain aku memikirkan itu terus sih... biarlah ayah tetap ayah ku aku tidak boleh menyakiti perasaannya"


"Biarlah ayah yang selalu memuntut untuk mengikuti semua kehendaknya,nanti aku akan bicara baik-baik kepadanya agar ayah mengerti "


Gizka kini sudah sampai di mini market dan mulai memilih barang-barang ia membeli kebutuhannya mulai dari peralatan mandi, mencuci ,makanan ringan dan remen instan.Gizka mengambil barang maupun makanan yang ia beli sebelum itu ia lihat dulu lebel halal baru ia akan mengambilnya.


"Apa lagi ya ??sepertinya sudah cukup"Gumam Gizka


Setelah membeli Gizka langsung pulang ke asrama sesampai nya ia di asrama Gizka tak melihat keberadaan Alya


"Mungkin ia masih ada kelas "Gumam nya


Gizka membereskan setiap belanjaannya lalu ia mandi setelah itu ia menjalankan kewajibannya lima waktunya.


Berbeda dengan Abrar saat ini ia begitu tegang akibat kejadian tadi pagi ia belum memasuki rumah, Abrar baru turun dari bis ia berjalan lambat menuju rumah


Sengaja ia lakukan agar ia merilekskan pikirannya terlebih dulu karna ia tak mau emosi saat berbicara pada ayah nya nanti


Abrar memasuki rumah,suasana nampak sepi seperti tidak ada penghuninya, Abrar memutuskan untuk mandi terlebih dulu untuk menyegarkan pikirannya


Mama dan Ayah Abrar saat ini sedang dirumah sakit untuk mengontrol kesehatan ayah Abrar kondisi ayahnya saat ini membuat ayah Abrar harus rutin mengecek keadaannya kedokter setiap minggunyaa, sedangkan adik abrar masih berada di tempat bimbel


Gizka Hanan Syaukia setelah mandi dan menyelesaikan kewajibannya ia berniat untuk menelfon umi, sudah lama Gizka tidak menelfon keluarganya semenjak terkahkir dua bulan yang lalu. Kesibukan Gizka dengan kuliah nya membuat ia tidak bisa menelfon umi tiap hari ataupun minggu


"Aku telfon umi dulu deh,kangen banget aku umi ,abi ,abangz sama semua keluargaku...."Gumam Gizka


Panggilan tersambung


tut... tut.. tut

__ADS_1


"Assalamualaikum umi... sayang Gizka"


"Wa'alaikumsalam anak umi yang cantik satu ini, gimana kabar kamu nak? umi selalu mendo'akan mu agar selalu sehat dan dilindungi dari orang yg berniat jahat padamu "Suara umi terisak


"Alhamdulilah umi sehat, umi abi disana sehat? Makasih umi Gizka juga disini selalu mendo'akan umi, abi, kakak semua keluarga yang ada disana"Jawab Gizka terisak


"Iya nak alhamdulilah kami disini sehat semua nak, bagaimana nak kuliah mu? betah gk disana ?"Umi bertanya antusias


"Iya mi, lancar mi berkat doa umi dan abi juga Alhamdulilah,awal-awal belum mi saat Gizka menelfon umi terakhir kemarin tapi sekarang sudah betah mi hehe... "


"Iya nak ingat pesan umi dimanapun kamu berada jangan lupa lima waktunya"


"Iya umi siap, eh abi dimana ni? "


"ada nih disebelah umi"


"Assalamualaikum anak abi "


"Tumben kangen sama abi bilang ,biasanya cuek bebek "ledek abi


"ih abi mah gitu hehe... "


"Iya deh iya... abi juga kangen sama anak abi yang sudah dewasa"goda abi


"Hmm... Dimana kakak abi sama kaka ipar ku yang paling cantik "


"Mereka lagi tidak disini nak"


"Owh kirain ada bi,umi abi sampaikan salam Gizka sama kaka dan kaka ipar ku ya "


"Baik putri cantik abi"


"Umi mana bi, Gizka ingin bicara sebentar "

__ADS_1


"Ada apa Izka anak umi hmmm"ucap umi dengan penuh kelembutan


"Umi... Gizka disini bertemu dengan Abrar mi. menurut umi Gizka tetap berteman baik atau menjauh saja"


"Wah ternyata kalian bertemu kembali... saran umi tetap lah berteman baik jangan sampai kamu saling mendiami tidak baik nak"


"Iya umi... Gizka akan tetap berteman baik dengannya kalau begitu"


Ditengah obrolan Gizka di telfon Alyapun pulang


"Aku pulang "Ujar Alya


"Gizka kamu nelfon siapa? asik bener gebetan ya "selidik Alya menggoda Gizka


"shiit...apaan si bukan ini umi ibu aku "Bisik Gizka


"Owh.. kirain hehe... "


"Umi udah dulu ya... Gizka mau beres-beres kamar Assalamualaikum umi... abi..."


"iya nak... Wa'alaikumsalam"jawab dari abi dan umi


Abrar saat ini sudah menyelesaikan mandi nya ia salin pakaian dan langsung menuju ruang tamu menunggu kedatangan ayah dan mamanya


Bel rumah berbunyi...


Ayah dan mama Abrar memasuki rumah


"Berani kamu kembali kesini"


"Maafkanlah aku ayah maaf "


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2