Ku Tunggu Kau Di Negeri Sakura

Ku Tunggu Kau Di Negeri Sakura
Lucu


__ADS_3

****


Lucu ya aku meminta mu pada rabb ku padahal aku tau kamu bukan umatnya.


Anehnya aku percaya bahwa sujudku dan gengaman tangan mu akan bertemu di aamiin yang sama.


Setelah beberapa tahun kemudian Abrar dan aku berpisah menjalani kehidupan masing-masing .Abrar kembali ke negara kelahirannya yaitu jepang dan aku masih ditempat yang sama saat ini usia ku menginjak 20 tahun dimana saat ini aku baru menyadari bahwa aku menyukai Abrar namun takdir berkehendak lain dilihat dari keimanan sudah berbeda, aku menyadari itu. Meskipun berat harus ku akui Abrar adalah orang pertama yang aku sukai tapi aku tak pernah mengungkapkan nya karna aku tau dalam agama ku tidak ada kata pacaran dan aku pun berprinsip tak mau berpacaran sejak umur ku sudah baligh.


Hari-hari di lewati tak terasa waktu sudah banyak berlalu diumurku yg ke-20 tahun akhirnya aku sudah hampir menyelesaikan gelar sarjana ku.


Setelah kami berpisah, aku maupun dia tak pernah saling berkomunikasi kembali. Rindu sebenarnya namun mau bagaimana lagi jalan hidup sudah ditentukan oleh yang maha kuasa. Jika ia tak di takdirkan untukku tak apa aku ikhlas.


"Gizka..... " Teriak umi


"Iya umi... " Jawabnya


" Nak ayo cepat sarapan, kamu hari ini ada bimbingan skripsi kan" jelas umi


"Siap Umi " jawab gizka


Gizka saat ini kuliah di salah satu kampus terkenal , ia mengambil jurusan pisikologi.Saat ini ia menginjak semester 6 namun sudah sibuk dengan skripsi nya.Gizka di kenal sebagai mahasiswi berprestasi dikampusnya. Meskipun dulu ia anak ipa namun ia lebih tertarik mengambil jurusan pisikologi.


" Umi, aku berangkat ya ...Assalammualaikum umi, abi"


"Wa'alaikumsallam" jawab umi dan abi Gizka


Berbeda dengan kakak Gizka yang saat ini sudah berkeluarga jadi Gizka di rumah kesepian karna tidak ada teman. Hari-hari nya di isikan dengan belajar dan belajar.

__ADS_1


"Sayang ,ayo bangun udah siang" teriak mama abrar


Meskipun mereka tinggal di jepang keluarga Abrar lebih sering menggunakan bahasa indonesia.


" Emm, Apa si ma, aku hari ini free " jawab Abrar dengan suara menggerutu


"Cepetan bangun, kamu jangan males-males liat adik mu sudah bangun " saut mama Abrar


"Iya-iya ma"


"mama tunggu di meja makan,brar"


"brisik banget sihh, ngeselin seh mama ini"


Saat beranjak dari tempat tidur tiba-tiba Abrar teringat dengan Gizka saat melihat foto mereka berdua.Namun berbeda dengan Gizka, ia pikir Abrar sudah lupa dengannya. padahal Abrar selalu ingat namun ia takut menghubungi Gizka karna orang tua Abrar melarangnya.


"Gizka" sebut Abrar


"Hufft, aku udah berusaha 3 tahun lebih ini lupain kamu ,tapi gk bisa"Ucap Abrar


" Abrar....... cepat turun kita sarapan bersama" Teriak ayah Abrar.


"Iya sebentar "jawabnya


Saat ini usia Abrar dengan Gizka sama yaitu 20 tahun Abrar kuliah di salah satu universitas terkenal di jepang ia mengambil jurusan arsitektur karna ia senang membuat sketsa.


Setelah Abrar turun dan ikut sarapan ia mencoba bicara dengan orang tuanya untuk liburan ke Indonesia sebelum di musim dingin.

__ADS_1


Waktunya memang berbeda dengan Indonesia saat di jepang pagi, di Indonesia sudah hampir sore hari.


"Ma...Yah... aku mau bilang sesuatu "


"Bilang aja" jawab adik Abrar


"Apaan sih kamu dek"


"Udah-udah lagi makan kok malah ribut" Ucap ayah


"Dia duluan abisnya nyebelin"jawab Abrar


"Mau bilang apa kamu brar? " tanya mama abrar


"Aku boleh gk libur musim dingin ke Indonesia? "tanya Abrar


"Gk usah macem-macem kamu brar "saut ayah


"Apa kamu mau ketemu sama Gizka?" tanya mama abrar


"Emm, enggk ko ma...aku mau ketemu temen-temen yang ada disana aja" jawab nya


"ayah bilang jangan ya jangan, kamu gk ngerti juga ?" Sentak ayah


"Tapi.... yah"


Ayah abrar langsung meninggalkan meja makan dengan suasana hati kesal.

__ADS_1


Bersambung


Sampai jumpa di episode selanjutnya 🤗🤗🤗


__ADS_2