Lady Reaper

Lady Reaper
Episode 6


__ADS_3

      Mereka pun pergi ke suatu cafe itu. Tak lama kemudian merekapun sampai di cafe itu, sebuah cafe


yang bernama “Carnation”. Sebuah cafe bergaya klasik yang terhias oleh bunga bunga.


“oke kita sampai, inilah tempatnya.” ucap Rap


“wah indah sekali tempat ini, ayo cepat kita masuk.” ucap Deya


Deya pun terkagum saat berada didalam cafe itu, melihat


dekorasinya yang bagus dan suasana yang tenang.


“ayo, sebaiknya kita segera duduk dan memesan.” ucap Rap


Lalu merekapun duduk dan memesan. Dan seorang pelayan wanita


yang menuliskan pesanan mereka.


“aku pesan Strawberry cake dan Cappuccino.” ucap Deya


“kalau aku pesan Affogato saja.” ucap Rap


    *Affogato adalah sajian es krim dalam cangkir yang disiram dengan espresso


“baiklah tunggu sebentar ya.” ucap Pelayan


“oke terima kasih.” ucap Rap


Pelayan itu pun pergi untuk menyiapkan pesanannya. Rap dan Deya pun mengobrol sambil menunggu pesanannya.


“oh iya, apa yang mau kau bicarakan denganku?” ucap Rap


“tentu saja menjawab pertanyaanmu yang di sekolah tadi” ucap Deya

__ADS_1


“oh iya aku sampai lupa, lalu bagaimana kau bisa menjadi seperti ini, maksudku menjadi murid sekolah dan bukannya menjadi Malaikat maut?” ucap Rap


“itu semua terjadi setelah aku menyelamatkanmu waktu itu” ucap Deya


“apa maksudmu, aku tidak begitu mengerti?” ucap Rap


“aku melakukan kesalahan dengan membunuh lima orang yang bukan targetku, dan juga aku telah melepaskan satu targetku.” ucap Deya


“siapa yang kau maksud dengan satu targetmu yang lolos” ucap Rap


“kau, aku yang melepaskan targetku dan malah membunuh kelima orang yang menjadikan kau sebagai


targetku.” ucap Deya


“jadi maksudmu aku seharusnya mati ditangan mereka berlima waktu itu?” ucap Rap


“ya seharusnya seperti itu, kau tidak perlu khawatir, karena aku tidak mengambil nyawamu waktu itu jadi sekarang kau masih punya waktu hidup yang cukup lama” ucap Deya


    Rap pun terdiam setelah mendengar hal itu, karena dia merasa sangat bersalah dengan apa yang terjadi dengan Deya.


melelahkan.” ucap Deya


“maafkan aku” ucap Rap


“tidak perlu” ucap Deya


      Pelayan itu datang menghampiri mereka dan memberikan pesanannya.


“ini dia pesanannya, mohon maaf sudah membuat kalian menunggu. Silahkan dinikmati” ucap Pelayan


“terima kasih” ucap Deya


Pelayan itu pun meninggalkan mereka berdua.

__ADS_1


“hey Rap sudahlah tidak usah dipikirkan, sebaiknya nikmati pesananmu dan bersantailah, karena kita disini untuk bersantai kau ingat.” ucap Deya


Deya mencicipi kue yang dia pesan.


“hmmm enak sekali” ucap Deya


Rap yang melihat Deya tersenyum bahagia saat memakan kue itu


seperti sedang melihat anak kecil, karena sifat nya yang lucu dan imut.


      Setelah mereka


selesai, merekapun keluar dari cafe itu untuk melanjutkan perjalanan pulang.


“sepertinya kau senang sekali?” ucap Rap


“tentu saja. Oh iya tunggu disini sebentar ya aku ada perlu lagi di dalam sebentar.” ucap Deya


“oke tapi jangan lama lama ya ini sudah jam 7 malam” ucap Rap


Deya pun masuk kedalam Cafe lagi, dan tak lama dia pun keluar


dengan wajah gembira.


“ada apa, keliatannya kau gembira sekali?” ucap Rap


“hmm.. tenang saja nanti juga kau akan tau.” ucap Deya


Lalu mereka berdua melanjutkan perjalanannya.


Itu adalah malam yang terasa indah bagi mereka berdua. Malam yang berhiaskan lampu


jalanan dan lampu dari pertokoan yang ada di sekitar. Bercanda tawa dibawah

__ADS_1


bintang bintang yang ada dilangit malam selama perjalanan. Dan mereka pun menjadi teman yang akrab.


__ADS_2