Lady Reaper

Lady Reaper
Episode 9


__ADS_3

      Beberapa menit


kemudian terlihat Deya yang pergi meninggalkan Kenji dan Shiro yang sudah


pingsan setelah dihajar oleh nya. Deya pun langsung kembali ke kelas karena jam


istirahat sudah hampir habis.


Begitu Deya berjalan menuruni tangga, ada banyak murid yang melihat


heran kearahnya seakan akan tidak percaya kalau Deya bisa mengalahkan dua


Preman sekolah itu. namun Deya menghiraukan mereka dan tetap dengan santai


berjalan ke kelas.


Sesampainya dia di kelas saat Deya membuka pintu tiba tiba


semua teman sekelasnya langsung menengok ke arah Deya dengan heran dan


terkejut.


“kalian pada kenapa sih?” ucap Deya yang merasa heran dengan


teman temannya.


“Deya kembali dengan selamat! Dia berhasil mengalahkan


mereka!” sorak teman temannya dengan gembira.


Lalu mereka berkumpul di sekitar Deya dan bertanya tanya


padanya tentang bagaimana bisa dia mengalahkan dua preman sekolah itu.


Lalu bel tanda jam istirahat habis pun berbunyi. Lalu mereka

__ADS_1


pun kembali ke tempat duduk masing masing. Tak lama kemudian Guru pun masuk dan


pelajaran dimulai. Kelas pun berjalan seperti biasa sampai jam pulang sekolah.


      Murid murid yang


lainnya pun segera membubarkan diri setelah bel pulang sekolah berbunyi.


Terlihat Deya yang sedang membereskan buku nya tiba tiba dia


melihat ada sepotong roti di dalam tas nya. Lalu Deya pun mengambilnya, namun


ketika Deya mengambil roti itu dan melihat sekeliling untuk mencari tau siapa


yang menaruhnya tiba tiba Rika yang melihatnya tiba tiba pergi dan tidak bicara


apa apa.


Deya yang hanya melihat Rap yang masih tersisa di kelas yang


sedang tertidur merasa bahwa dia pasti tau siapa yang memberikan roti ini. Deya


sejak Guru sejarah sedang menceritakan sejarah peradaban di Yunani kuno.


      Deya merasa tidak


enak untuk membangunkannya tapi juga merasa tidak enak kalau membiarkan nya


seperti itu. lalu dia memutuskan untuk membangunkan nya.


“hei Rap bangun, kelas sudah bubar.” Ucap Deya sambil


menggoyangkan pundak Rap.


Namun Rap tak kunjung bangun dari tidurnya. Deya yang melihat

__ADS_1


tempat duduknya yang tidak diduduki Rap dengan benar tiba tiba terpikirkan ide


jahil untuk menarik kursinya agar Rap yang sedang tertidur itu terjatuh dan terbangun


dari tidurnya.


Lalu Deya pun menarik kursi itu. Rap yang terkejut karena


tiba tiba dibangunkan dengan cara yang kasar itu pun langsung marah pada Deya.


“apaan sih Deya, ganggu orang tidur aja.” Ucap Rap yang


sedang terduduk di lantai.


“iya iya maaf, habisnya kamu masih tidur di jam pulang sih.” Ucap


Deya sambil membantu Rap untuk berdiri.


“lah udah sepi.” Ucap Rap yang heran ketika melihat


sekeliling kelas yang sudah kosong.


“yaudah kumpulin tenaga dulu sana, aku pergi duluan ya ada


urusan.” Ucap Deya sambil berjalan pergi.


“lah sejak kapan dia punya kesibukan, ah sudahlah aku ke cafe


sendirian saja kalau begitu.” Ucap Rap yang sedang berbicara sendiri.


Rap pun membereskan buku nya dan segera pergi. Saat di


perjalanan, Rap memutuskan untuk mampir dulu ke toko komik yang sering dia


kunjungi untuk membeli komik kesukaan nya yang baru saja rilis. Ketika Rap

__ADS_1


sedang mencari komik lain tiba tiba dia di sapa oleh Rika yang kebetulan sedang


membeli komik juga.


__ADS_2