Lady Reaper

Lady Reaper
Episode 7


__ADS_3

      Keesokan paginya


Rap mengetuk pintu kamar Deya untuk mengajaknya berangkat sekolah bersama.


*tok tok tok (suara ketukan pintu)


“Deya, ini aku Rap.” Ucap nya sambil mengetuk pintu kamar


Deya.


Sementara itu Deya yang terkejut mendengar suara ketukan dan


suara Rap, dengan seketika dia terburu buru bangun dari tempat tidurnya dan


membuka pintu.


“eh maaf maaf aku baru bangun, ayo duduk dulu saja di dalam,


aku mau siap siap dulu.” Ucap Deya


Rap hanya duduk saja sambil terdiam karena Deya tidak


menyiapkan hidangan apa apa karena Deya langsung pergi mandi begitu saja


setelah mempersilahkan Rap masuk ke kamarnya.


      Tak lama kemudian


Deya keluar dari kamar mandi dan sudah terlihat rapih dengan seragam sekolahnya


dan langsung mengajak Rap untuk langsung berangkat.


“ayo berangkat.” ucap Deya


Di perjalanan merekapun saling mengobrol.


“oh iya Deya, apa kau selalu bangun terlambat, kemarin saja


kau datang terlambat kan?”


“entahlah aku hanya merasa nyaman saja saat tertidur jadi


lupa waktu, dan juga aku kan tadinya seorang Malaikat maut dan kau tau kan


Malaikat itu tidak pernah tidur.”

__ADS_1


“oh iya benar juga sih. Tapi aku ada pertanyaan lagi nih.”


”tentang apa?”


“apa kau benar benar seorang malaikat maut? Aku tidak


menyangka saja, bukankah aneh kalau seorang pencabut nyawa itu adalah seorang


wanita?”


“eh memangnya kau tidak tau? Jadi sebenarnya seorang Malaikat


maut itu tidak hanya ada satu jadi bukankah wajar kalau tidak cuma laki laki


saja kan, lagipula bukankan banyak buku yang menceritakan tentang wanita


pencabut nyawa.”


“ya aku hanya berusaha meyakinkan diri saja sih, lagian


kupikir aneh juga soalnya belum pernah melihat sendiri.”


“nah berkat pengalaman hampir mati mu itu yang membuatmu


melihatnya kan, ya walaupun aku bukan lagi seorang malaikat maut sih.”


Ketika mereka berdua sedang mengobrol, tiba tiba mereka


dikejutkan oleh Rika, teman sekelasnya.


“Woi!!!” teriak Rika sambil merangkul pundak mereka berdua


“astaga Rika, kau ini mengejutkan kita saja.” Ucap Rap


“kalian sendiri masih pagi sudah kencan saja” ucap Rika


“eh tidak tidak, kami hanya berangkat bersama saja kebetulan


tempat tinggal kami sama hanya berbeda kamar saja.” Ucap Deya


“ah tidak asik ah, yasudahlah kita bersama saja sekalian


kalau begitu.” Ucap Rika


“oke, lagipula kita satu tujuan ini kenapa tidak.” Ucap Deya

__ADS_1


“yaelah.” ucap Rap


“eh kenapa Rap?” ucap Rika


“eh engga.” Ucap Rap


      Tak lama mereka


pun sampai di sekolah dan mereka langsung menuju ke kelas. Kelas pun


berlangsung seperti biasa. Kemudian bel istirahat pun berbunyi.


“oke pelajaran nya sampai disini saja ya, sampai jumpa anak


anak.” Ucap guru


Lalu guru itu langsung keluar dari kelas. Diikuti dengan


beberapa murid yang ingin menuju kantin sekolah.


Deya yang sedang membereskan buku nya tiba tiba di sapa oleh


Rika.


“Eh Deya yu kita makan siang bersama.” Ucap Rika


“eh aku tidak membawa bekal sama sekali, oh iya aku juga lupa


sarapan.” Ucap Deya


“eh bagaimana hal seperti bisa terlupakan, yasudah ambil saja


di kantin, sekolah kita kan menyediakan makan gratis.” Ucap Rika


“hehehe maaf aku benar benar lupa bahkan sampai lupa membawa


uang, yasudahlah ayo ke kantin.” Ucap Deya


      Mereka berdua pun


pergi ke kantin bersama.


Setelah mengambil makanan yang disediakan Deya dan


Rika pun berjalan mencari meja yang kosong yang berada di kantin itu. terlihat

__ADS_1


suasana kantin yang ramai karena selain untuk makan tempat ini juga dipakai


untuk berkumpul para murid murid saat jam istirahat.


__ADS_2