LEE TAEYONG X YOU

LEE TAEYONG X YOU
Instagram Story Milik Jeno


__ADS_3

Kamu mulai memasak dengan santai terkadang Jeno membantu mu sesekali ia juga memasukan kegiatan memasak mu keinstagram story nya tenang saja ia tidak berteman dengan siapapun kecuali Renjun itupun  sudah ia privasikan entah kenapa dengan Jeno aneh sekali.


Sesekali kamu membasuh bulir air yang berjatuhan dari pelipis hingga ke rahang pipi mu bersamaan dengan tangan kanan mu yang sibuk memotong beberapa sayuran untuk dicampurkan kedalam masakanmu.


"Jeno? Tolong masukan bumbu racik nya kedalam nasi gorengnya dong tolong yaa" pinta mu pada Jeno yang tengah sibuk memainkan ponselnya.


"Baik nuna" Jeno beranjak dari sofa tempat ia lalu duduk berjalan kearah mu mengambil sebungkus bumbu racik yg kau katakan tadi dibukanya bungkus bumbu tersebut mulailah ia tuang sedikit demi sedikit "Nuna ini seberapa banyak ku masukan?" Tanya Jeno sambil mengira-ngira penambahan bumbu racik suruhan mu.


"Setengahnya saja Jen jika kebanyakan akan aneh rasanya" Ujar kamu yang masih sibuk dengan pisau pemotong mu.


"Sudah" jelasnya. Setelah itu Jeno kembali lagi ke sofa yang tadi ia duduki.


Jeno kembali mengecheck instagram storynya itu sudah banyak yang melihat rupanya yang mengirim balasan juga sudah hampir seribu lebih memang Jeno adalah anak hits disekolahnya setelah Renjun dan Hyunjin mereka bertiga yang paling banyak digemari wanita wanita terutama Jeno dan Hyunjin namun bedanya Jeno selalu menutup akses untuk wanita mendekati nya beda dngan Hyunjin yang selalu tebar pesona dimanapun kapanpun. Dilihatnya penonton yang menyaksikan instagram story miliknya tiba-tiba ada notifikasi masuk ternyata itu dari Direct massage instagram milik Jeno.


Jeno membuka Pesan tersebut yang diduga ternyata dari sang ayah.


Johnnyjsuh


Replay your story


|Loh ini siapa jen?


Oh itu? Pacarnya Uncle Jung|


Wae Appa?|


|Oh jadi itu pacarnya😏


| Curang ya giliran kamu dikasih


Tau lah coba sama Appa? Disembunyiin sampai ****.


Haha tidak boleh seperti itu Apa|


Nanti jga Uncle bakal ngasih tau ke Appa soal Pacarnya|


| Cantik gak jen?


| sama mamah cantikan siapa?


Cantikan pacar uncle jung😄|


|Really?


| Appa jadi ingin lihat


| Awas saja si Jung kadal Jaehyun itu


|berani berani nya dia menyembunyikan


| bangkai dalam rumah, cih!!!


Haha Appa marahi saja Uncle|


Dia terlihat menjijikan didepan pacarnya aku pun jijik😒|


Jeno tertawa melihat balasan dari Ayahnya Seo Johnny tentang ia yang dibohongi oleh adik iparnya sendiri alhasil tawa Jeno terdengar oleh Jaehyun yang sedang berbaring diatas sofa sambil memijit handphone nya.


"Ada apa Jen? Apa yang lucu?" Selidik Jaehyun sambil mengamati wajah Jeno agar mudah ia tebak.


"Haha aniyo, hanya melihat balasan pesan dari Ayah saja" jawab Jeno menyisahkan bekas tawanya tadi.


Setelahnya Jaehyun ber'oh' ria lagi pula tidak hanya hari ini Johnny membuat lawakan garing bersama anak pertamanya itu bahkan tiap hari mereka membahasa hal tidak lucu saat makan bersama, membosankan.


"Kenapa aku merasa  pernah melihat pacarnya Jaehyun sebelumnya ya?" Ujar Johnny dalam hati.


Pria yang diketahui CEO dari perusahaan yang Johnny naungi saat ini menepuk pundak Johnny karena dari tadi Johnny melamun semenjak melihat Story instagram anak tertuanya itu "Hyung? Are u ok?" Ujarnya seraya menepuk pundak yang tertua.


"Ah Taeyong sejak kapan kau dsini?" Johnny sedikit terkejut melihat kehadiran Taeyong disana yang termuda hanya terkekeh lalu menarik kursi diruangan Johnny lalu meletakkannya didepan meja kerja Johnny.


"Mikirin apa sih sampe lupa kalo ada gue disini,hm? Mikir jorok lu ya?" Ucap Taeyong sedikit meledek yang lebih tua.


"Sembarangan lo ya enggak lah, gue cuma mikirin kenapa Jaehyun belum mau ngenalin pacarnya ke gue ya sedangkan Istri sama anak gue udah kenal?" Johnny terlihat berpikir mungkin saja dia memiliki masalah sehingga Jaehyun tidak ingin mengenalkan pacarnya pada Jaehyun.

__ADS_1


Taeyong terkekeh geli "Mungkin takut ditikung sama lo kali"


"Sembarangan lo, gini-gini gue setia ya gak kaya elo sama si atuy" Johnny memutar bola matanya malas.


Tiba-tiba saja pintu ruangan Johnny yang terbuat dari kayu jati dengan pahatan indah disetiap detailnya diketuk oleh seseorang diluarsana.


Tok tok tok


"Masuk..." suruh Taeyong pada seseorang diluarsana.


Sesuai intrupsi dari yang dialam seseorang yang tadi diluar membuka pintu ruangan Johnny untuk menemui Johnny.


"Panjang umur lo tuy,hahaha" Kekeh Taeyong.


"Ngomongin gue lu ya berdua? Gak berkah lu" Ucap Yuta sambil menarik kursi ruangan Johnny lalu diletakkan disebelah Taeyong.


"Iya tuh kata Johnny lu tukang selingkuh" kekeh Taeyong lagi membuat Johnny berhasil melayangkan pensil kearahnya hingga mengenail bagian kening Taeyong.


"Awwwh,,, gila lu" Ringis Taeyong sambil mengusap keningnya yg menjadi korban lemparan Johnny.


•••


Kamu menyiapkan makanannya di meja setelah berjam jam bergelut dengan dapur "Je,,, ayoo makan sudah siap nih makanannya"


Jeno yang sedang bermain game online merasa terpanggil namanya "Nuna manggil siapa? Jeno atau Jaehyun?"


Kamu masih sibuk mempersiapkan piring,gelas hingga sendok untuk makan kedua pria berinisial 'J' ini "Dua-duanya ayoo makan!! Nanti sakit kalau gak makan!"


Jeno hanya ber'oh' ria lalu setelahnya berjalan kearah meja makan sedikit menggerutu tentang harum masakanmu yang sepertinya sudah berasa diperut Jeno.


"Uncle mu kemana Jen?" Tanya kamu melihat Jeno berjalan sendiri menghampiri meja makan tanpa Jaehyun disana.


"Oh uncle Jung tadi ke toilet nuna, nanti juga balik lagi" Jeno pun langsung mengambil piring dan menyendokkan beberapa sendok nasi goreng seafood buatan mu.


Tidak lama kemudian pria bernama Jaehyun muncul dariarah yg sama seperti pertama Jeno datang, tanpa berbicara apapun ia langsung menarik kursi meja makan disebelah Jeno.


"Darimana Jung?" Tanya kamu penuh introgasi.


"Dari toilet sayang, emang Jeno gak ngasih tau?" Balas Jaehyun disertai senyuman yang menunjukkan dimple di pipinya sambil melirik kearah Jeno.


"Kau saja sini yang uncle masukkan kedalam closet" Jaehyun memutar bola matanya malas setelah mendengar  perkataan Jeno.


"Udah heh jangan ribut terus, ayo habiskan" titah mu memisahkan pertengkaran Om dan ponakan yg sedang berlangsung.


Jeno membuat ekspresi meledek kearah Jaehyun hingga Jaehyun ingin sekali melempar sendok kearahnya kalau saja tidak ada kamu disana sudah habis Jeno dengan Jaehyun.


Ditengah kalian sedang menikmati makanan buatan kamu dibantu sedikit oleh Jeno tiba-tiba saja Jeno bertanya soal hubungan antara kamu dan Jaehyun selanjutnya yang membuat kalian berdua merasa terskakmat.


"Jadi, kapan uncle mau melamar Y/n nuna? Secepatnya loh uncle jangan lama-lama takut jadi bahan pembicaraan ibu-ibu komplek, apa lagi nuna sering kesini" tutur Jeno sambil menyuapkan sesendok nasi goreng ke mulutnya.


Di pikir-pikir ada benarnya juga perkataan Jeno tapi itu tidak mungkin dilakukan karena Jaehyun tau hubungan Kamu dngan Taeyong sahabatnya dan soal martabat keluarga Jung masa iya putra tunggalnya menikahi gadis yang masih berstatus istri orang kalaupun Taeyong dengan senang hati melepaskan Kamu yang ada Jaehyun yang malu atas perbuatannya yang sudah menjadi perusah rumah tangga orang terlebih lagi Taeyong sahabat dekatnya dan sahabat dekat Johnny kakak iparnya jadi tidak mungkin juga dia nekat menikahi kamu.


Jaehyun menatap lekat Jeno "Anak kecil gak usah ikut campur mending urusin sekolah kamu aja" Setelah itu Jaehyun kembali makan seperti tadi.


"Yak.... Bukannya nono mau ikut campur masalah uncle sama nuna tapi nono gak mau uncle bernasib sama kaya Sehun hyung yang sering jadi bahan pembicaraan mereka ketika sedang berbelanja" Jeno kesal padahal ia ingin melindungi pamannya dari jahatnya lisan ibu-ibu ditukang sayur tapi malah di bantah oleh pamannya sendiri.


"Ya kan itu sehun bukan uncle paham??"


"Terserah uncle aja" Jeno menunjukkan wajah malasnya padahal niatnya baik diawal malah ditentang oleh Jaehyun. Lagi pula ia juga memikirkan hal yang sama dengan Jeno tapi Taeyong lah penghalang hubungan kalian, Jaehyun tidak sejahat itu menyuruh Taeyong untuk meninggalkan y/n untuknya ia juga masih punya harga diri jadi hubungan ini biar waktu saja yang menjawab dia juga belum siap ketahuan tapi bukankah lambat laun akan kebongkar dngan sendirinya? Biarkanlah semua berjalan sesuai keinginan Jaehyun.


Sehabis makan Jeno langsung menaruh piringnya ditempat pencucian piring rumahnya lalu kembali kesofa ruang keluarga kembali membuka video game yang tadi sempat terjeda.


Kini tinggal kamu dan Jaehyun disana, Jaehyun menatapmu pekat setelah kejadian 5 menit yang lalu sepertinya kamu memikirkan kata-kata Jeno barusan jadi kamu agak sedikit melamun hingga mengundang usapan lembut ditangan mu yang berada diatas meja.


Jaehyun meraih tangan mu lalu mengusapnya lembut "Sayang... kamu kepikiran kata-katanya Jeno ya?" Ucapnya dengan penuh kehati-hatian.


Kamu tersadar darilamunan mu lalu menanggapi usapan tangan Jaehyun.


Kamu menghela nafas pelan "Ada benarnya juga Jung kata-kata Jeno, lalu apa yang harus kita lakukan?"


"Yaudah kalau gitu kamu nikah aja sama aku" Jawab Jaehyun asal.


Kamu melepas genggaman Jaehyun lalu berjalan kearahnya setelahnya kamu melingkarkan tangan mu pada leher Jaehyun daribelakang.

__ADS_1


"Jung... pernikahan itu sakral, sedangkan pacar mu ini masih terikat didalamnya lalu kau menyuruh ku untuk menikah LAGI pada mu, itu artinya aku berkhianat dengan sang pencipta setelah ucapan janji-janji ku yang akan selamanya hidup bersama sahabatmu sayang,, jangan gila" Kekeh mu.


setelah itu kamu memeluk Jaehyun dari belakang ingin rasanya Jaehyun mengutuk dirinya sendiri kenapa ia harus kembali saat pujaan hatinya sudah bersama oranglain??? Dulu dia kemana sibuk sekali menata harta untuk kebahagian pujaan hati yang tidak diduga malah pujaan hatinya telah bahagia dengan orang lain lalu dengan mudahnya ia menginginkan sang pujaan hati untuk kembali padanya, cih tidak semudah itu Jaehyun.


Jaehyun sedikit mengerang frustasi untung saja kamu tidak dengar.


"Tapi aku mencintaimu sayang..." lirih Jaehyun pelan.


Kamu tersenyum menampilkan barisan gigi putih nan rapih mu "Aku juga mencintaimu tapi aku Mencintai Taeyong juga, bukankah aku labil?? Aku juga bingung dengan semua apa yang ku lakukan Jung... maafkan aku" ujar mu dalam hati.


Sebenarnya Jeno melihat pemandangan ini seraya ia berkata "Jeno doakan yang terbaik untuk hubungan kalian berdua Uncle" disertakan senyum tulus yang memperlihatkan mata bulannya itu.


Tidak bertahan lama adegan hangat kalian berusan tiba-tiba Jaehyun diTelpon Taeyong untuk segera menuju kantor.


"W-woy santai dong, ada apa ni???" Jaehyun sedikit gugup karena tiba-tiba Taeyong berbicara dengan nada emosi entah ada apa sebenarnya pada Taeyong apa jangan-jangan yang ia takutkan selama ini sudah diketahui Taeyong.


Tidak ada sepatah kata lagi, Jaehyun langsung mematikan panggilan dari Taeyong lalu segera mengambil kunci mobil untuk segera berangkat menuju kantor.


"J-jung ada apa?" Tanya kamu ikut panik setelah menerima telpon Taeyong.


Jaehyun mencium bibirmu sekilas "Sudah jangan banyak tanya, sekarang kamu ambil tas kamu terus aku akan mengantarmu pulang sebelum aku pergi kekantor untuk menemui suami mu yg banyak mau itu, Ayo"


Jantung mu berdebar kencang saat mendengar tuturan dari Jaehyun, apa benar Taeyong sudah mengetahui hal ini?


"Mau kemana uncle?" Tanya Jeno masih fokus dngan game nya.


Jaehyun mengusak rambut hitam tebal milik Jeno "Uncle mau kekantor, Jeno tunggu dirumah ya inget pesan uncle jangan bukakan pintu untuk siapapun kecuali aku,ayahmu,ibu dan dirimu mengenalnya oke?"


Jeno mengangguk paham lalu bertanya lagi "Dengan nuna?"


"Iya... jaga dirimu nak uncle akan kembali setelah ini, kunci pintunya setelah uncle pergi" Jaehyun berjalan keluar dengan menggandeng tangan kananmu.


Didalam mobil suasana menjadi mencekam, dipikiran kalian berdua sekarang adalah memberi sebuah penjelasan kenapa kalian bisa berselingkuh dibelakang Taeyong sungguh ini lebih sulit dibandingkan Matematika menggunakan seribu bahasa.


Kamu mengigit bibir bawahmu sesekali kamu melihat wajah Jaehyun yang tampan namun diselimuti rasa gugup dan takut ia takut nanti ia akan perang dingin dngan suamimu.


"Jung?? Apa semuanya baik-baik saja?"


Kamu membuka suara guna untuk memecahkan keheningan ini, bahkan radio pun tidak dinyalakan tidak seperti biasanya jelas sekali menampakan kegelisahan seorang Jung Jaehyun.


Jaehyun menoleh kearah mu lalu tersenyum manis "Tenang saja semua akan baik-baik saja" tangannya seraya membelai lembut pipimu.


Akhirnya kalian telah sampai dirumah keluarga Lee tanpa basa basi kamu langsung turun dari mobil Jaehyun denhan sedikit ciuman di kening mu dari Jaehyun masih sempatnya ia mencium mu padahal ia akan dilabrak oleh suamimu dasar anak itu. Setelah salam perpisahan kamu berjalan menuju pintu masuk rumahmu dengan ditunggu oleh Jaehyun hingga kamu benar-benar sudah masuk kedalam sana. Setelah kamu masuk tiba-tiba Mark muncul dari arah pintu yang sebelumnya kamu masuk belum sempat Jaehyun mutarbalik mobilnya Mark sudha memanggil Jaehyun.


"Jeffrey hyung!!!"


Mobil Jaehyun berhenti seketika ditambah detak jantung yang berdegup makin kencang.


Mark menghampiri mobil Jaehyun.


"Ada apa kau kemari?" Tanya Mark.


"Ah itu tadi niatnya aku ingin mengambil beberapa berkas dirumah Taeyong tapi dia menelpon ku disuruh segera kesana saja jadi aku tidak jadi mampir" Jawab Jaehyun santai tanpa terlihat gugup.


"Oh kau juga disuruh ke kantor? Kalau gitu boleh aku ikut denganmu?"


Lega Jaehyun kira Mark akan mengintrogasinya ternyata tidak, tapi ada apa hingga Taeyong mengumpulkan semua kariyawan kantor??? Apa dia mau seluruh kariyawan menyaksikan acara labrak labrakan ini? Apa Taeyong ingin mempermalukannya didepan kariyawannya? Kini pikiran Jaehyun dipenuhi seribu pertanyaan yang membuatnya pusing.


"Apa tadi Taeyong menelpon mu dengan nada marah marah juga, Mark?" Tanya Jaehyun memecahkan keheningan antara keduanya, seperti suasana tadi kamu dengannya kini Jaehyun dan Mark juga saling larut dalam pikiran masing-masing yang memikirkan ada apa sebenarnya dikantor.


"Iya benar, tadi dia menelponku dengan nada begitu emosi bahkan aku sampai memastikan ini pada kariyawan yang libur seperti kita Xiaojun dan Hendery misalnya dia juga mengatakan kalau Taeyong hyung juga menelpon mereka dngan nada marah-marah"


•••


Taeyong melempar semua berkas-berkas yang berada didalam Map berwarna ditangannya "JUNG JAEHYUN BERENGSEK!!!"


.


.


.


See u the next chapter....

__ADS_1


Hayoo Jaehyun bakal diapain tuh sama Taeyong🤣🤣🤣🤣


Btw heloo im backkk dengan chapter yg tidak begitu jelas namun sngatlah bacot hahaha... happy reading guysee❤❤


__ADS_2