
"Istri lo cantik juga hyung, boleh gue tikung?"
Taeyong melirik ke arah seseorang yang mengeluarkan kata-kata konyol tersebut.
"Belum cukup umur gak boleh goda godain istri orang! Jangan kaya manusia manusia ini ya cas suka banget godain istri orang!!!" Taeyong menunjuk Doyoung,Ten, Johnny, dan Yuta untuk menunjukkannya pada Lucas,iya pria yang tadi berbicara diawal itu Lucas dia baru pulang dari apoteker bersama sang nenek bukan sang fajar ya.
"Eh tayo lagian juga yang kita godain istri lo doang kali istri orang lain mah enggak-_-" Cetus Ten pada Taeyong.
"Makanya nuna jangan cantik cantik direbutin makhluk astral kan tuh,hahahha ihh serem" Timpal Mark sambil menertawakan hyung hyung nya yang lagi ngerebutin istrinya Tayo.eh taeyong mksudnya.
Doyoung sudah siap dengan beberapa map di tangannya tinggal melayang saja ke kepala Mark, memang benar apa kata Taeil dan Ten adik dan Abang tidak ada yang benar sama sama suka menghina bedanya Mark tidak suka menggunakan elpiji 3kg kalau abangnya stock elpiji 3kg pas lg marah.
Satu jam telah berlalu tidak terasa kamu bertukar cerita lalu bercanda canda dengan anak anak kantornya Taeyong sudah satu jam lamanya kin kamu harus pulang mengingat pekerjaan rumahmu masih ada yang harus diselesaikan padahal kamu masih ingin ngobrol bareng mereka kapan lagi kan ngobrol terbuka bareng Masalalu dan masadepan?
Kini kamu harus berpamitan pada mereka yang tengah asik menertawakan kisah hidup seorang Seo Johnny "Hmm maaf ya semua saya gak bisa berlama lama disini soalnya kerjaan rumah belum beres" kamu sudah siap memakai masker dengan ditangan kanan mu menggenggam kunci mobil.
"Loh kenapa buru buru sekali nuna?" Jaehyun bertanya padamu, padahal mereka berbicang bincang dan tertawa sudah lumayan lama mengapa dja bisa bisanya mengatakan kalau kamu terburu buru?aneh.memang si jika sudah berdua seperti ini waktu terasa begitu cepat.
"Ah itu pak jun...eh mksud saya pak jeffrey hmm ada beberapa pekerjaan rumah belum terselesaikan jadi aku harus pulang, sampai nanti" akhirnya kamu meninggalkan mereka semua lalu diantar dengan Taeyong menuju parkiran.
Kamu sudah berada didalam mobilmu tadi sempat memeluk tubuh jenjang Taeyong sebentar lalu memberinya kiss dibagian pipi nya.
Taeyong melambaikan tangan padamu "Sayang hati-hati kalau rindu telpon aku hehe, i love u sayang" beberapa kali Taeyong terlihat mengirimkan kiss bye pada mu yang membuat mu tersenyum gemas, ingin rasanya menyerang Taeyong.
Setelah kamu pulang Taeyong kembali beraktifitas seperti biasa.
•••
"Tante Hyeee cake buatan Chenji sudah siap tinggal dihidangkan,yheeaayyyyy" Chenle teriak kegirangan hingga suaranya menggema diseluruh ruangan sampai membuat jisung dan haechan menutup telinganya.
"Iya le sabar yaa tante lagi bikinin kalian makan siang dulu kasihan perut kalian sakit gara gara disuruh bikin cake dirumah tante nanti jadinya malah lele gak boleh main sama icung gimana?" Hyena masih sibuk dengan spatula nya yang sedang mengongseng daging sapi kesukaan Jisung dan Taeil suaminya.
"Tannn haechan juga mau makan dong laper" Haechan tu kurang ajar ya bantuin enggak tapi minta makan-_-
"Iya semua kebagian tenang ya anak anak bunda"
Karena sesi membuat kue sudah selesai Chenle dan Jisung kembali bermain dengan ponselnya ya kalau bukan menonton artis idola mereka paling juga mereka bermain PUBG yang jaman sekarang sedang tranding trandingnya. Beda dengan haechan dia sedari tadi sedang melihat acara memasak yang di Juri kan oleh Chef juna, chef arnold, chef marinka dan chef renatta bahkan Haechan berkeinginan untuk mengikuti acara memasak tersebut namun ia tersadar bahwa dirinya tidak bisa memasak kecuali kakaknya yasudahlah Haechan hanya bisa menonton acaranya saja melalui layar handphone nya.
•••
Pagi ini hujan sangat deras membuat kamu dan suamimu malas untuk bergerak dari kasur, Taeyong yang masih memejamkan matanya sedang memeluk erat tubuh mungil mu sesekali ia menenggelamkan wajahnya pada tubuh mu lalu mengusak usak surai coklat indah mu.
Kamu sadar setelah melihat jam menunjukkan pukul 8.00 KST kamu langsung bangkit dari tempat tidur mu lalu ikut serta membangungkan suami mu yang notabennya susah sekali dibangun kan, kamu terus menguncang guncangkan tubuh Taeyong keras keras agar Taeyong terbangun dari tidurnya.
"Yongieee bangunn!!!kamu gak ngantor emang hari ini??" Kamu masih berusaha membangunkan Taeyong yang masih bergulat di kasur.
Tidak ada jawaban sama sekali dari Taeyong hanya saja cuma beberapa pergerakan dari Taeyong saking kesalnya otak mu mulai memikirkan hal konyol setelah itu kamu buru-buru berjalan kearah kamar mandi.
Sampai di kamar mandi kamu mengisi setengah ember air disana guna untuk...
.
.
.
.
.
Iya benar menyiram Taeyong.
"TAEYONG BANGUN UDAH JAM BERAPA INI HM?!! EMANG KAMU GAK KERJA YONG?? TAEYONG-AAH BANGUNNNN!!!!"
Yang disiram tersentak kaget pastinya ia langsung terbangun dengan keadaan mata sudah segar akibat disiram pagi pagi buta
Taeyong bangun dengan wajah musam pasal nya ia tidak suka jika dibangunkan dengan cara kekerasan seperti ini.lebay. padahal hanya di siram air tapi Taeyong menganggap ini adalah sebuah kekerasan alasannya adalah jika ia dibangunkan dengan cara disiram memangnya tidak dingin?kalau dia mati konyol gara gara disiram istri bagaimana kan gak lucu katanya.
"APAAN SI YANG?! BISA KAN BANGUNIN AKUNYA DENGAN CARA BAIK BAIK GAK PAKAI DISIRAM KAYA GINI? NANTI KALO AKU MATI KEDINGINAN GIMANA?" Taeyong membalas marah mu lebih daripada kamu marah padanya lalu setelah nya Taeyong pergi kekamar mandi.
Kamu yang merasa bersalah pada suamimu dari tadi hanya berdiam diri sampai Taeyong keluar dari kamar mandi. Hanya suasana hening yang ada disana kamu dan Taeyong saling diam diaman satu sama lain yang terdengar hanya suara aktifitas dari Taeyong yang sedang prepare untuk pergi kekantor.
Setelah Taeyong selesai bersiap, kamu membawakan sedikit sarapan pagi untuknya ke kamar kalian.
"Y-yong? Minum susu nya dulu ini aku sudah buat kan yang full cream sesuai kemauan kamu kemarin" kamu berusaha memecahkan kecanggungan ini tapi nyatanya Taeyong tidak menyentuh sedikitpun hidangan yang kamu bawakan untuknya.
Tanpa pamit seperti biasanya Taeyong tiba tiba pergi meninggalkan kamu dikamar yang masih melamunkan kesalahan mu padanya lalu tiba tiba saja airmata mu mengalir sedikit demi sedikit. Taeyong tuh sekalinya tidak suka ya tidak suka jadi jadi jangan pernah sekalipun kamu melakukan hal yang Taeyong gak suka maka ia akan marah seperti ini.
Kamu pun tersadar dari lamunan mu setelah itu kamu merogoh kantung celana mu untuk mengambil handphone disana lalu kamu mengetik sebuah nama disana yaitu
'Jung'
Jung
You
Jung?|
Apa kau sibuk hari ini?|
Jung
|Tidak babe
|Ada apa,hmm?
*Sial, cepat sekali dia merespon kamu dasar keparat perusak rumah tangga orang lain dia tidak sadar bahwa kelakuannya lebih dari seorang iblis?!*
You
Aku ingin bertemu dengan mu|
Baru saja Taeyong memarahi ku :(|
Kau bisakan bertemu?|
Jung
|KEPARAT!
|Berani-beraninya dia memarahi
|Kesayangan ku ini,cih!
|Yasudah, dimana kita akan bertemu hm?
You
__ADS_1
Siang ini di caffe didaerah busan,ok?|
Jung
|Baiklah sayang
| Aku akan bersiap setelah ini
|Tidak sabar ingin bertemu dengan mu,hahaha sudah lama juga ya kita tidak Quality time seperti dulu😆
You
JUNG YOON-OH!!!|
Jung
|Haha gemas sekali sih istri orang ini,hmmmm😆
|Yasudah sekarang kau mandi lalu setelahnya kita bertemu
|Aku juga ingin mengantar Jeno sekolah dulu siang ini karena kak Dae Kyung dan Kakak ipar ku Seo Johnny sedang sibuk jadi harus aku yang mengantar anak nakal itu kesekolah.
You
Iya baiklah|
Nanti jika kau sampai dluan disana|
Tunggu aku beberapa menit ya Jung!|
Jung
|Iya tuan putri
Hey ada apa dengan dirimu setiap melihat balasan dari pria bernama Jung Yoon-Oh alias Jung Jaehyun kamu malah senyum senyum sendiri seperti ini apa kau gila? Kalau Taeyong tahu bisa kelar hidupmu.
•••
"Uncle Jung!!!! Apa kau melihat buku fisika dan kamus trigonometri ku???" Teriak pria berseragam sekolah menengah atas sambil mengacak acak seisi rumah Jaehyun.
Jaehyun yang sedang sibuk mengetik namun sesekali ia menyeruput teh paginya hanya bisa bergeleng atas kelakuan ponakannya itu, fyi Jaehyun ini tinggal bersama kakaknya dan Johnny selaku kakak iparnya lebih tepatnya Dae Kyung dan Johnny seo numpang tinggal dirumahnya selama rumah mereka direnofasi.
"MANA UNCLE TAU SEO JENO!!!" Tak kalah dari Jeno Jaehyun pun ikut mengeluarkan suara emas nya.
"OH SUDAH KETEMU UNCLE,HAHAHA OH YA UNCLE HARI INI KAU YANG MENGANTAR KU KAN?" Ini berdua suka banget teriak teriak kayak Kakak kamu Taeil dan istrinya kenapa si-_-
"IYA MEMANG KENAPA?"
"HAHAHA UNCLE KAU TAHU?PARA ORANG TUA TEMAN TEMAN KU SEJAK LAMA MENCARI MU UNCLE BAHKAN MAMAH DARI HYUNJIN YANG JANDA ITU IA JUGA MENCARI MU UNCLE HAHAHA MEMANG HEBAT UNCLE KU INI NISA SEPOPULAR YANG KU DUGA AKU BANGGA PADA MU UNCLE TERUS KAN LAH AHHAHAH SIAPA TAHU KAU BISA DEKAT DENGAN MAMAH HYUNJIN,, LUMAYAN UNCLE DIA CANTIK SANGAT POPULAR DIKALANGAN BAPAK BAPAK ORANG TUA MURID HAHAHAHA" Jeno menertawakan apa yg barusan ia katakan, tapi memang benar semenjak hari itu Jaehyun mengantar Jeno banyak sekali orang tua murid yang terpesona dengan ketampanan Jung Jaehyun hingga setelah tragedi ia mengantar Jeno ada saja beberapa paket nyasar atas nama Jung Jaehyun disana yang diduga Jeno itu dari ibu ibu murid sekolahnya.poor Jaehyun.
Mendengar perkataan Jeno Jaehyun berhenti sejenak dari aktifitas mengetiknya lalu memandangi sebuah bingkai di atas nakasnya "Tidak Jeno-yya lebih menarik istri orang dibanding Janda tapi istri orang yang ku maksud adalah bos ku bukan yang lainnya kalau istri orang lain mana ada menarik menariknya" ini maksud jaehyun gimana gak ngerti author tuh-_-
•••
Semua kariyawan kantor menatap Taeyong dengan tatapan heran bagaimana tidak bisanya pria bersurai hitam sedikit hijau dibeberapa surai nya terlihat begitu semangat dan berwibawa tapi pagi ini itu semua tidak ada disana Taeyong yang saat ini terlihat seperti Taeyong yang pendiam dan lesuh hingga melewati ruangan teman temannya ia msh berwajah seperti itu yang berhasil mengundang seribu pertanyaan dari teman temannya.
"Tayo kenapa lo?" Benar saja kan, tapi Doyoung adalah perwakilan pertanyaan dari mereka semua.
Taeyong hanya diam tidak menjawab pertanyaan dari Doyoung.
Kini giliran Taeil angkat bicara "Berantem lagi sama Y/N ,hmm?"
"Cerita aja kali yong sama kita kaya sama siapa aja lu biasanya juga kalo ada masalah langsung cerita ke kita" Cetus Ten yang tidak tega melihat Taeyong merendung gitu suka miris.
"Cerita aja yong gue sama yang lain siap dengerin lo kok" Ujar Jihansol.
tetap saja tidak ada jawaban dari Taeyong
"Yasudah kalau gak mau cerita ke kita setidak berceritalah pada dua orang terdekat mu ini" Hansol menunjuk Taeil dan Mark disana.
"Iya hyung, mark siap kok dengerin keluh kesah hyung" sahut Mark setelah mendengar perkataan Hansol
"Udah ngomongnya?" Akhirnyaaaa Taeyong tayo membuka suaranya tapi mereka semua malah diam ketika Taeyong membuka suaranya.
Lalu setelah itu Taeyong pergi meninggalkan mereka teman temannya.
"Yong yong baru masalah kaya gini aja lu ngambeknya setengah ****** apa lagi di sekingkuhin?" Kali ini baru Taeil angkat bicara yang membuat Taeyong menoleh kearah belakang.
"Udah lah hyung gak usah dibahas lagi gak mood" Ucap Taeyong sebentar lalu ia pergi lagi keruangannya.
•••
Karena peraturan di sekolah Jeno setiap wali murid harus memasukkan kartu kehadiran agar tidak dicurigai maka keluarga Jeno memiliki semua kartu mulai dari ibu nya ayah nya dan pamannya alias Jaehyun karena mereka semua pernah mengantar Jeno Jadi dngan amat terpaksa Jaehyun harus turun ke sekolah itu otomatis bertemu dengan beberapa wali murid dan murid murid lainnya.
Jaehyun menampakkan wajah malas disana kalau bukan karena Jeno ia tidak mau turun cuma untuk memasukkan kartu pengenal wali murid.
"Jen?ini rame banget uncle males ah kamu aja yg masukin id card uncle kesana" Jaehyun sudah malas sekali ketika melihat sekumpulan murid murid perempuan disana dengan ibu mereka.
Fyi, sebenarnya bukan hanya Jaehyun yang direbuti ibu ibu dan anak anak murid diluar sana tapi begitupun dengan Jeno. Di luar snaa Jeno berubah menjadi sosok yang begitu dingin entah kenapa sama seperti Jaehyun tertutup sekali dengan wanita sifat Jeno memang seperti itu sejak ia SMP.
Jeno melihat ekspresi malas Jaehyun tertawa bahagia sekali "Aigooo~ Uncle kalau bisa Jeno wakilkan akan Jeno wakilkan deh hahaha sudah sudah uncle cepat turun absen dirimu kalau tidak mau dibilang penculikan anak"
"Jen tapi...."
"Hanya sebentar Uncle,hahaha" Jeno masih menyisahkan tawa diwajahnya sambil menunjukkan eye smile nya yg memperjelas ketampanannya.
Dengan amat sangat terpaksa Jaehyun turun dari mobilnya mengikuti langkah Jeno, tiba saat nya melewati jajaran ibu ibu wali murid bersama anaknya dan disana juga ada Hyunjin dan ibunya sedang duduk sambil memakan sesuatu Jaehyun tetap berjalan walaupun banyak sekali yang meneriaki histeris dirinya, Jeno hanya bisa tertawa melihat wajah Jaehyun yang di pegang pegang ibu ibu dari tadi begitupun Jeno ia jg mendapat perlakuan yang sama dengan pamannya Jaehyun.
Ditengah kerumunan ibu ibu sosialita tiba tiba Jeno dipanggil oleh seseorang yng membuat langkah mereka berdua terhenti.
"Jeno-yya??"
Mendengar nama Jeno di seru kan otomatis langkah Ponakan dan Paman itu berhenti seketika.
Jeno dan Jaehyun saling mengumpat dalam hatinya ingin sekali memaki orang yang memanggil Jeno.
Akhirnya Jeno menoleh kearah sumber suara tadi dan ternyata itu Renjun teman sebangkunya dan juga teman nongkrong Jeno.
Renjun melambaikan tangan pada Jeno "Jen lewat sini!"
Mendengar saran Renjun Jeno dan Jaehyun langsung memutar balik arah mereka ke arah yg di saran kan Renjun setelah itu mereka mengikuti langkah Renjun dan akhirnya Jaehyun berhasil menghantarkan absensi pengantaran siswa.
"Aku tidak tahu kalau paman mu ini sangat populer disini Jen,hahaha" Renjun tak berhenti menertawakan Jaehyun yang sudah terpenggal penggal nafasnya akibat dikerumuni wanita wanita dari muda maupun tua itu.
"Hahaha sudah ku bilang pada mu Renjun-aah paman ku itu sama seperti ku hanya saja level tampannya lebih tinggi aku,ya kan uncle Jung?" Jeno menyikut tubuh Jaehyun sambil menaik naikkan alisnya.
"Terserah kau saja Jeno-ssi, lalu bagaimana caranya aku bisa pulang?" Jaehyun membasuh keringatnya setelahnya ia mengacak acak surai pink indah miliknya.
__ADS_1
"Hahaha tenang saja paman Jung saya tahu bagaimana caranya menuju mobil mu, mari ikuti saya" titah Renjun pada jaehyun.
•••
Kamu sesekali melihat ke arah jam tangan mu lalu melihat handphone mu begitu saja terus kamu ulang berkali kali, kamu pikir Jaehyun yang akan menunggu mu tapi malah sebaliknya sejujurnya kamu benci sekali menunggu tapi mau bagaimana kamu yang membutuhkan Jaehyun nadi mau tidak mau harus menunggu.
Jam menunjukkan pukul 10.15 KST kamu semakin gelisah takut saja Jaehyun tidak datang dan rencana kamu menceritakan semuanya pada Jaehyun gagal saat ini kamu benar benae butuh seseorang untuk diajak bercerita kalau bukan Jaehyun lalu siapa lagi?
Kamu tidak sabar menunggu terlalu lama seperti ini jadi kamu memutuskan untuk melepon Jaehyun namun tidak ada jawaban dari sang empu.
Yasudahlah dengan amat sangat terpaksa kamu harus meninggalkan caffe tersebut artinya Jaehyun tidak datang mungkin ia ada acara dadakan
Tangan mu melambai kearah pekerja caffe disana lambaian tanganmu direspon oleh perempuan diujung sana yang menggunakan seragam caffe
"Mbak nanti kalau ada pria bernama Jung Jaehyun mencari saya atas nama Ahn Y/N tolong beritahu padanya kalau saya sudah pulang karena lelah menunggu lama oke?" Jelas kamu pada pegawai caffe tersebut.
"Baiklah nyonya nanti saya sampai kan, kalau boleh tau pria bernama Jung Jaehyun itu seperti apa ya?"
Kamu menunjukkan foto Jaehyun pada pegawai tersebut.
"Wah nyonya pacar mu tampan sekali" apa katanya,pacar? Dia barusan mengatakan Jaehyun pacar mu?astaga cobaan apa lagi ini. Kamu mendengar kalimat itu hanya tersenyum seadanya disana.
"Yasudah saya pergi dulu ya, jangan lupa sampaikan"
Pegawai itu hanya tersenyum padamu mengartikan 'ia'
Tak lama setelah kamu pergi pria menggunakan kaos hitam dengan celana levis berjalan kearah meja yang kalian pesan dicaffe tersebut.
Pegawai yang kamu pesan untuk menyampaikan hal itu menghampiri pria ber kaos hitam itu
"Permisi tuan apakah anda bernama Jung Jaehyun?" Tanya pegawai itu pada Pria berkaos hitam.
"Iya?"
"Ah benar benar tampan, ah maksud saya tadi nyonya Ahn Y/N berpesan pada ku katanya dia sudah lama menunggu anda jadi dia pergi saja"
"Kemana perginya?"
"Hm kalau itu saya tidak diberitahu oleh nyonya Ahn y/n , coba saja di hubungi" ide bagus, Jaehyun langsung mengeluarkan handphonenya guna untuk menelpon kamu.
Nada dering pun terdengar dari sana "Ayo baby angkat telpon ku jangan membuat aku merasa bersalah baby" Jaehyun terus mengulangi perkatanyaan barusan sampai akhirnya kamu mengangkat teleponnya
"Ah akhirnya diangkat, sayang? Kamu dimana?maafin aku ya aku telat tadikan aku bilang sama kamu kalau aku mengantar Jeno dulu" Jaehyun berusaha menjelaskan kejadian sebenarnya yang membuat ia terlambat datang ke cafe.
"Tapi itu terlalu lama Jung Yoon-Oh!!!!"
"Maaf sayang maaf iya aku salah maafin aku ya, sekarang kamu dimana nanti setelah bertemu akan ku jelaskan padamu semuanya"
"Aku belum pergi begitu jauh, sekarang aku berada di timezone dekat caffe itu hanya terhalang 3 restoran saja cepatlah kesini aku ingin menghajar mu tuan Jung Yoon-Oh!!" Sepertinya kamu begitu marah dngan Jaehyun mengapa bisa?
"Iyaiya aku akan kesana tunggu disitu jangan kemana mana bayi kecil"
Jaehyun berlari kearah selatan tempat timezone itu berada dan disana nampak seorang wanita bersurai coklat menggunakan celana joger dan jaket army hijau disana sedang duduk sambil meminum kopi kesukaannya.
Jaehyun duduk di belakang mu kamu belum sadar kehadiran Jaehyun disana dengan sengaja Jaehyun menyentuh pundak mu tapi sebelumnya Jaehyun mendekatkan wajahnya beberapa centi dari kamu.
Jaehyun menyentuh pundak mu dengan cepat kamu menoleh dan
.
.
.
.
.
Cup!!!
Kamu tidak sengaja mencium bibir Jaehyun kamu pun tersentak kaget jantung mu berdebar begitu cepat bagimana dengan Jaehyun? Memang itu maunya jadi dia biasa saja.
Jaehyun mengambil kedua tangan mu "Im so sorry babe aku telat, yang bikin aku lama tuh tadi aku ditahan dulu sama ibu ibu teman teman nya Jeno, lihat ini" Jaehyun menunjukkan baju nya yg terkena goresan lipstick ibu ibu lalu ia menyodorkan dirinya untuk kamu cium aroma parfum nya sudah bukan wangi ciri khasnya melainkan wangi ibu ibu.
Mendengar penjelasan Jaehyun kamu yang tadinya ingin memarahinya karena telah membuat kesalahan fatal jadi tertawa.
"Hahaha ternyata kamu idola ibu ibu juga ya Jung" Kamu sibuk menertawakan Jaehyun yang sedang memasang wajah gemas dihadapan mu.
"Jangan gitu sayang aku maluu!!!! Ini semua juga ulah Jeno untung ponakan ku kalau bukan sudah ku cincang dia"
Muka Jaehyun kini memerah akibat dijahili smaa kamu.
Entah mengapa tangan kanan mu reflek mengusap lembut surai pink Jaehyun dan Jaehyun menikmati setiap usapan dikepalanya.
"Yasudah tidak apa bayik besar kuuu,haha. Bersihin tuh lipstick di baju mu terus ini pakai parfum ku lebih baik kamu wangi seperti ku dari pada kamu wangi ibu ibu hahaha" kamu masih meledek Jaehyun yang sibuk membersihkan cap bibir ibu ibu tadi.
Setelah Jaehyun sudah melakukan semua saran mu kalian langsung pergi meninggalkan tempat itu.
Kalian mencoba berbagai permainan yg ada disana sesekali ketika salah satu dari kalian berhasil memenangkan permainan tersebut kalian saling memeluk satu sama lain begitu seterusnya.
Tak terasa waktu sudah menjelang sore ini memang benar benar Quality time terindah yg pernah ada bagi Jaehyun pasalnya dulu Jaehyun tidak pernah seperti ini pasca sebelum putus dan pergi meninggalkan seorang Ahn Y/N sanita yg sangat ia sayangi karena faktor keuangan juga sih namun sekarang berbeda Jaehyun bisa melakukan apapun dengan uangnya demi kebahagiaan mu.
Kamu sibuk meminum ice strawberry cream yg dibelikan Jaehyun pada mu sambil bersandar di pundak Jaehyun.
"Cih Taeyong itu lebay sekali sih baru disiram aja sudah semarah itu bagaimana dia tahu kalau istrinya disni sedang bermesraan dengan ku? Sudah bunuh diri mungkin" Jaehyun kesal denhan cerita mu soal kamu dan suamk mu bertengkar tadi pagi, tetapi jawaban Jaehyun membuat mu ingin memukulnya dan pastinya kamu juga merasa tersinggung seharusnya kamu tidak seperti ini dengan Jaehyun apa lgi jaehyun teman sekantor Taeyong.
"JUNG!!!" Kamu mencubit pinggang Jaehyun yang berhasil mendapatkan kecupan di pipi mu dari Jaehyun
Jaehyun mengusap pinggangnya yang tadi kamu cubit
"Galak banget si sayang sakit tau" Ringis Jaehyun kesakitan.
"Ya lagian kamu sembarangan"
"Dih fakta kali kita kan lagi berduaan disini salah ku dimana?" Jaehyun membela dirinya tak mau kalah.
"Ya tapi kan gak usah ngomong gitu juga kalau Taeyong mati beneran gimana??? Aku kan masih sayang padanya bagaimana sihh!!!" Kini wajah mu kesal akibat perkataan Jaehyun tadi.
"Jadi kau hanya sayang pada Taeyong tidak pada ku,hmm?"
.
.
.
To be a continue
__ADS_1
Yuhuuu aku backk hahaha gatau ini gada ide banget😆😆 btw makasih banyakk buat kalian yg nunggu2 banget ff gajelas ini huaaa senang sampai ada yang chat aku gitu kan hehe seneng pokonya❤❤❤ jd mau digamain ni selanjutnya kamu sama Jaehyun ???😆😆😆😆