
Notifikasi handphone mu berbunyi buru buru kamu membukanya.
Jung
Jung
|share location📍
Mendapat pesan dari Jaehyun kamu buru buru memutar stir mobil mu kearah yang diberikan Jaehyun lewat GPS.
Sampai dirumah Jaehyun.
Tok tok tok!!
Jaehyun mendengar suara ketukan pintu langsung berlari kearah pintu lalu membukanya melihat Jaehyun sudah diambang pintu kamu langsung menerjang tubuh Jaehyun kamu menangis sekuat tenaga kamu mengeluarkan segala keluh kesah mu atas sikap Taeyong hari ini pada mu.
Jaehyun melihat mu menangis hingga membuat dadanya sesak hanya bisa mengelus surai coklat mu lembut lalu mencium nya berulang ulang agar kamu lebih tenang sedikit.
"Jung aku harus bagaimana???" Kata kamu sambil menahan isak tangis.
Jaehyun menangkup pipi gembil mu "Ini bukan salah kamu sayang ini salah si keparat Taeyong itu" kamu melepas tangan Jaehyun dari pipi mu lalu kamu kembali tenggelam pada dada bidang milik Jaehyun.
Jaehyun mengusap surai coklat lembut mu "Udah babe jangan nangis oke? Want to buy something?"
Kamu mengangguk "I wanna ice cream"
"Yaudah kamu tunggu didalam aku belikan dulu ice cream nya"
Kamu sudah didalam rumah Jaehyun tepatnya diruang kerja miliknya, Jaehyun mengambil kunci mobil lalu menghampiri mu "Aku jalan dulu ya babe, jangan lupa kunci pintu" Kata Jaehyun sambil mengusap kepalamu lembut.
Kamu hanya mengangguki perkataan Jaehyun tanda setuju.
Selama Jaehyun pergi kamu melihat lihat sekeliling rumah Jaehyun tapi bagian yang sering Jaehyun tempati adalah ruang kerjanya maka dari itu kamu lebih menyukai memeriksa ruang kerjanya dari pada ruangan ruangan lainnya. disana kamu menemuka bingkai foto berwarna putih dengan foto wanita cantik mirip dengan kamu, kamu mengasi siapa sebenarnya wanita dibingkai itu lalu beberapa saat setelah itu kamu tersadar bahwa itu dirimu 5 tahun lalu saat masih bersama Jung laki-laki soft mu.
Tiba tiba dibibir mu merekah sebuah senyuman "Ternyata kamu masih simpan foto ku jung haha"
Lalu kamu menemukan beberapa diary dan beberapa barang pemberian kamu untuk Jaehyun kesayangan mu itu, itung itung sambil bernostalgia ya.
Disaat kamu sedang melihat lihat barang pemberian mu untuk Jaehyun tiba tiba kamu mendengar seorang batita laki-laki menangis dari arah kamar Jaehyun.
"Hwaaaaa!!!! Mamahhhhh!!!!Pap-iiiihhh, uhukkk hwaaaaaaaa!!!"
Kamu yang mendengar itu langsung memfokuskan indra pendengaran mu takut takut ini hanya halusinasi dirimu saja ternyata tidak, suara tangisan itu terdengar hingga menusuk telinga mu karena kamu tidak tahan dengan tangisan anak batita laki-laki tersebut kamu langsung berjalan kearah sumber suara.
Didalam kamar Jaehyun kamu terkejut mendapati adanya seorang anak laki-laki disana sendirian bahkan fikiran mu sudah jauh kamu kira itu adalah anak Jaehyun, kalau Jaehyun sudah memiliki anak dan istri mengapa dia mengaku kalau ia masih mencintai dirimu?
Tanpa basa basi kamu langsung menggendong anak batita laki-laki itu.
"Cup cup sayang, ih ganteng anak siapa sihhh hehe" kata mu sambil menciumi anak batita yang digendongan mu
anak itu terdiam ketika kamu gendong dan agak sedikit ditimang "ppih jon" kata anak itu yang membuat kamu tersenyum lega ternyata dia adalah anaknya Johnny kakak ipar Jaehyun.
Tak lama kemudian Jaehyun pulang kerumah dengan membawa 2 keresek putih alfa mart yang berisi beberapa makanan dan ice cream untuknya,kamu dan Jaemin iya anak yang kamu gendong barusan adalah Jaemin anak keduanya Johnny kakak ipar Jaehyun.
Jaehyun melihat kamu sedang menonton film anak anak tersenyum gemas "Nah gini dong bisa Quality time kan papah seneng,hahaha" mendengar kata kata Jaehyun kamu mencubit pinggang Jaehyun "Apa sihh jung!!"
Ditengah kamu dan Jaehyun sedang meributkan posisi nana sebagai anak Jaemin malah sedang sibuk memikirkan bagaimana caranya agar plastik itu bisa terbuka agar ia bisa menikmati semua makanan yang ada didalamnya.
Jaehyun langsung mengambil bungkus chiki yang ada di tangan Jaemin "Nana gak boleh makan chiki ini ya batuk nanti" Ucap jaehyun sambil menggerakan kiri kanan jari telunjuknya.
"Uncle unggg!!! Miniee au tutu otat" rengek batita laki-laki bernama Na Jaemin Seo itu.
Jaehyun menoleh kearah mu "dia ngomong apa sih babe?"
Kamu hanya bisa mengangkat kedua bahu mu pertanda tidak tahu alias sama sama tidak mengerti "Coba jaemin ulangi kamu tadi ngomong apa?" Kamu mencoba mengerti omongan Jaemin dengan cara menyuruhnya mengulang kata-kata nya tadi.
"MINIEEE AU TUTU OTAT UNCLE UNGGGGGG!!!"
Setelah mengerti kata-kata Jaemin kamu dan Jaehyun mengangguk "Ohhh mau susu coklat" kata kamu dan Jaehyun kompak.
"HWAAAAAAAAA TUTU OTAT UNGGG TUTU OTAT!!!!!"
"Ung itu apa na?" Tanya Jaehyun pada bocah 3 tahun itu.
Jaemin tidak menjawab perkataan Jaehyun pasalnya Jaemin belum terlalu mengerti semua kosakata orang dewasa.
"Mungkin Jung kali kan dia gak bisa ngomong 'J' dan beberapa kata lainnya" jawab kamu untuk pertanyaan Jaehyun.
"Ohh,,, LAH SONGONG AMAT NI ANAK MANGGIL GUE JUNG JUNG AJA!!" eh lah ngegas.
"Ya sama nya kaya lu suka ngasal ngomong"
"Astagfirullah gue mulu"
Bahagia itu sederhana berdua dengan Jaehyun dan ponakannya aja sudah membuat mood mu kembali.
•••
Hari ini Renjun tidak sekolah karena mengalami insomnia berkepanjangan, demam tinggi, mimisan dan flu yg jelas bukan corona ya hehe jadi hari ini Renjun meliburkan diri dari sekolah atau istilahnya istirahat untuk beberapa hari saja. Hal ini membuat Hye Naa kebingungan pasalnya jika Renjun sakit ia akan lebih merepotkan iya Renjun kalau sakit suka manja gitu bahkan ketika ingin mengambil air minum saja harus Hye Naa atau Taeil yang mengambilkan jika mereka ada tapi sekarang hanya Hye Naa yang dirumah mengurus Renjun jadi ia agak sedikit kebingungan untuk mengerjakan pekerjaan rumah jika ada Renjun.
"BUNDA!!!" Teriak Renjun dari kamarnya.
Hye Naa menghampiri Renjun dikamarnya.
"Apa sayang anak bunda, kenapa nak hm??" Kata Hye Naa sambil mengusap kepala Renjun.
"Bun, injun laper ada dimsum gak?" Renjun mempoutkan bibirnya, duh gemooiii.
"Ada sayang special buat kamu, tapi makan sendiri ya bunda bawain"
Mata Renjun kini berkaca kaca sambil mempoutkan bibirnya "Kenapa bunda?Injun kan lagi sakit harus di suapin tangan injun getar ini gak bisa pegang sesuatu apa lagi sendok yang berat" tuhkan baru juga dibilang Renjun tuh kalau sakit merepotkan hampir membuat Jisung kalaf ingin membuangnya ke sungai Han.
Dalam hati hye na "aduh anak gue alay banget si sendok ringan gitu dibilang berat-_-"
"Yaudah yaudah bunda ambilkan setelah itu bunda suapin bayi besar bunda ini ya" Hye naa tuh sabar banget kalo ngadepin Renjun begitu juga dnegan Taeil suaminya beruntung banget Renjun punya ayah seperti Taeil dan Ibu Seperti Hye Naa coba aja Renjun jadi anak kamu dan Taeyong udah dilempar ke samudra Atlantis kali.
Setelah itu Hye naa mengambil semangkuk dimsum pesanan Renjun dan diletakkan diatas nakas Renjun, dengan wajah senang Renjun siap menerima suapan demi suapan dari Hye Naa.
"Jangan sakit sakit ya Injun nanti bunda gak bisa buat kue pesanan teman teman bunda, terus Injun gak bisa jajan gimana?" Kata Hye Naa sambil menyuapi dimsum kemulut renjun.
"Yah jangan dong bunda injun harus jajan setiap hari kalau gak nanti injun cacingan"
Hye Naa tertawa mendengar pernyataan Renjun tadi "Nah makanya Injun jangan sakit lagi oke? Jaga kesehatan, biaya dokter kan mahal"
"Loh gak usah pusing pusing bun kan ada ibunya Jeno nanti injun berobat ke ibunya Jeno aja biar gratis" Kata Renjun sambil meneguk air putih digelas miliknya yang bergambar moomin.
"Ya kan ibu nya Jeno juga butuh uang buat kasih makan Jeno sama adiknya yang batita itu siapa namanya???"
"Jaemin?"
__ADS_1
"Iya, nanti kalo ibu nya Jeno gak dapat uang Jeno sama Jaemin jadi cacingan emang Injun mau punya teman cacingan?"
Renjun menggeleng gemas "Enggak"
"Nah yaudah jadi kalau periksa ke ibunya Jeno juga harus bayar, artinya sakit itu mahal kan?"
"Iya sih bun" renjun mengangguk mengiya kan perkataan ibunya.
"Berati Renjun gak boleh sakit harus rajin olahraga atur pola makan seperti Jisung Hyung ya?"
"Nee bundaa!!!"
Hye Naa melanjutkan aktifitas menyuapi Renjun.
•••
Kariyawan kantor LCompany sekarang sedang beristirahat selepas mereka menghadapi client di acara meeting dadakan tadi kini situasi kantor sedang sepi yang tersisah hanya Taeyong dan kawan kawannya minus Xiaojun,Hendery, Lucas, Yuta,Jaehyun dan Winwin yang lebih menginginkan menghabiskan waktu mereka dirumah bersama keluarga ketimbang dikantor.
Kini dikantor hanya ada Taeyong, Ten,Taeil, Hansol,Doyoung, Johnny, Mark, Jungwoo dan Kun mereka tengah membicarakan sesuatu disana entah apa yang bicarakan itu sangat random.
"Yong? Tapi lo yakin client bakal acc perusahaan kita terus langsung kerjasama?" Tanya Johnny.
"Gue yakin banget hyung, dari ekspresi client tadi aja kayanya seneng banget gitu ya kan?" Jawab Taeyong.
"Inget yong kita gak boleh gegabah, gue gak mau kejadian waktu itu keulang lagi akibat kelalay an lo" Sahut Jihansol.
Iya dulu LCompany sempat bangkrut karena Taeyong lalay dalam mengurus beberapa kepentingan perusahaan bahkan uang yang diperoleh perusahaan tahu kemana dan ternyata mereka tertipu milyaran hampir hampir LCompany ingin disegel polisi saat itu.
"Iya hyung gak akan"
"Awas aja lo salah lagi dalam ambil tindakan gue beneran risign dari sini" cetus Ten.
"Gue ikut" sahut Doyoung.
"Yah jangan pada risign dong kan gue baru masuk dsini" kata Jungwoo.
"Gpp wo lo temenin nih si tayo gue mah mau nemenin istrinya aja" jawab Ten sambil tertawa.
"Ye gue pukul duluan lo" sahut Taeyong.
"Yaudah intinya hati hati aja kalau perlu di check lagi kita bakal kerja sama dnegan siapa biar jelas gitu" Kata Taeil.
"Yaudah nanti gue suruh Hendery ngecheck ulang biodata perusahaan client deh biar gak kaya dulu abis 25milyar" ujar Taeyong.
"Nah yaudah coba lo bilang ke Hendery sekarang dari pada ni perusahaan bangkrut lagi nanti gue gak dapet asupan tiap pagi" timpal Kun.
"Yaelah lu china otak lo otak duit banget ye" Cetus Ten.
"Iyalah harus gitu kalo gak kaya gitu kekuarga gak sejahtera,hahaha" jawab Kun.
•••
Kamu telah berhasil menidurkan batita laki-laki bernama Jaemin itu, kini batita tersebut terdidur pulas diatas ranjang mcqueen merahnya setelah memakan beberapa chiki,icecream, roti isi dan susu coklat yg ia minta tadi kini giliran kamu bermesraan dengan selingkuhan tampan mu itu.
"Sayang sini" Panggil Jaehyun pada mu sambil menepuk sisi kanan agar kamu duduk disebelahnya.
Kamu yang habis menimang Jaemin langsung menghampiri Jaehyun dan memeluk tubuh kekarnya lalu bersandar disana.
Tiba-tiba kamu teringat hari special esok hari "Eh Jung besok tanggal 14 ya?"
"Yups valentine, kamu mau apa dari aku?"
"Haha iyaiya maaf, ayo lanjutkan bicaranya"
"Besok ulangtahun kamu ya jung?"
Jaehyun mengangguk "Lalu?"
"Pokonya besok kamu harus teraktir aku makan dan beli apapun yang aku mau oke?"
"Baiklah besok aku akan izin cuti pada suamimu untuk mengajak istrinya yang gemas ini jalan jalan, setuju?"
Kamu tersenyum semangat "Setuju"
Disaat kalian sedang bersandar satu sama lain sambil menonton sebuah film drama horor tiba-tiba saja seseorang masuk tanpa mengetuk pintu dan langsung menangkap sosok Jaehyun sedang bersama istri dari boss nya itu.
"..... Sekarang nuna ngerti kan gimana perasaan aku?" Ucap Jaehyun pada Dae Kyung, iya yang tadi masuk adalah Dae Kyung kakaknya Jaehyun yang kebetulan mengenal kamu juga suamimu makanya ia begitu terkejut ketika melihat istri orang lain sedang bersama adiknya, apa gak gila?
"Iya Jung nuna tau, ta-...tapii ini gila Jung! Kau tau?bersekingkuh adalah hal menjijikan yang pernah ada dan kau? Pria hina yang pernah ada di muka bumi ini karena telah memacari istri orang lain apa lagi itu sahabat mu Jung sadarlah!!! Cinta memang buta tapi tidak seperti ini juga JUNG YOON-OH" Pikiran Dae Kyung sekarang kacau ia tidak menyangka bahwa adiknya akan seperti ini, wajahnya sudah mulai cemas akibat ulah Jaehyun Dae Kyung tidak tahu harus bagaimana lagi.
"Kami masih sama sama cinta kak kami tahu apa yg kami lakukan itu salah tapi apasalahnya kami reuni sejenak untuk melepas rindu yang lama kan?" Sahut kamu dengan nasa sedikit gemetar.
"Yasudah terserah kalian saja, aku akan tutup mulut soal permainan gila kalian ini aku tidak akan bilang pada siapapun termasuk Johnny. Pesan ku untuk kalian berdua hati-hati jangan sampai ada yang mencurigai kalian" tutur Dae Kyung.
"Mengapa kau mendukung kami akhirnya padahal tadi kamu memarahi kami nuna?" Tanya Jaehyun pada Dae kyung pada dasarnya tadi Dae Kyung marah besar pada Jaehyun atas kelakuan bedat nya tapi mengapa sekarang ia terlihat sangat mendukung?
"Mau bagaimana Jung kau sudah dewasa pasti bisa mengatasi masalah ini, aku tidak akan ikut campur masalah mu urus lah dirimu sendiri jika butuh bantuan ku panggil saja aku ya" kata Dae Kyung sambil mengusap kepala Jaehyun lembut.
Jaehyun tersenyum lebar "Terimakasih nuna, aku sangat menyayangi mu"
"Lebay, yasudah aku mau kembali lagi ke rumah sakit aku pulang hanya untuk mengontrol bayi kecil ku Jaemin dan mengambil hasil ronsen pasien yg tertinggal" ucap Dae Kyung sambil memakan chiki yang tadi kamu dan jaehyun cemili.
"Oh yasudah, hati hati nuna"
"Iya, jaga Jaemin dengan baik atau peeselingkuhan ini akan ku bongkar!" Ledek Dae kyung.
"JANGAN!!!" Teriak kalian bersamaan.
"Cie kompak, yaudah ah aku pergi dulu bye"
Dae Kyung pergi dengan cepat kearah rumah sakit yang ia tuju.
•••
Kamu terlihat sangat lelah padahal dirumah Jaehyun kamu hanya tertidur di bahu Jaehyun bersih bersih juga bukan kamu yang melakukan tapi Jaehyun yang mengurus Jaemin juga bukan kamu tapi mengapa nampak begitu lelah? Entah lah. Kini kamu sedang bertelentang diatas ranjang mu sambil memikirkan hal yang tadi dirumah Jaehyun hal seperti itu jarang sekali kamu nikmati bersama Taeyong yg notabennya suamimu ditambah kakak Jaehyun Jung Dae Kyung telah merestui hubungan gelap dirimu dna adiknya tambah bergejolak hatimu.
Tidak sadar kamu sedari tadi diperhatikan oleh suami mu Taeyong ia melihatmu sedang tersenyum sendiri entah apa yang kamu pikirkan dikepala taeyong bahkan ia menganggapmu gila.
Dan akhirnya Taeyong ikutan tidur disebelah mu "Kamu kenapa sih sayang seneng gitu hari ini, ada apa emang?" Tanya Taeyong sambil memeluk mu.
"Ini loh yong aku habis menang lotre, dapat skincare paket A yang harganya 25jutaan itu loh kan lumayan hehehe" Pembohong padahal ada bahagia lainnya yg kamu rasakan selain menang lotre.
"Ya kan bisa beli sayang tinggal bilang ke aku aja, 25 juta tu belum seberapa aku bisa kok beliin" Ucap Taeyong yang sedang mencubiti pipi gembil mu.
"Ih apa sih uang kamu simpan aja ya buat yang lain lain jangan dibuang buang gitu mubadzir" lirih kamu.
"Oh ya sayang, aku minta maaf ya soal kemarin aku sering marah marah ke kamu"
"Iya gak apa apa Yong aku ngerti kok gimana kamu" jawab kamu sambil mengusap pipi taeyong.
__ADS_1
"Tau gak sih sampai sampai jeffrey memarahi ku m, dasar anak itu nikah aja belum sudah bisa menasihati ku!" Jawaban Taeyong membuat mu emmekik gemas
"Hahaha sukurin masa kalah si sama laki laki bujang haha" ledek kamu.
Taeyong mengeraskan cubitannya di pipimu "Iiiih gak gitu sayang dia aja sok tau" setelahnya ia memutar bola matanya.
"Halah alasan,haha"
"Sayang i love u"
"Apa yong apa??gak denger"
"I LOVE YOU, gak denger lagi?"
Kamu tertawa puas atas kata kata Taeyong "Haha becanda kali yong" entah kenapa hari ini dua pria kesyangan mu membuat mood mu bagus kembali bahagia ternyata sesederhana itu ya.
•••
Pagi hari dikediaman Mark Lee
"Bumil??yuhuuu sarapan sudah siap nihh tinggal disantap hehehe, ayo dong bangun" Mark agak sedikit berteriak memanggil sang istri untuk sarapan pagi ini iya mark tadi sudah izin cutti setelah pekerjaan selesai karena hari ini ia ingin menghabiskan waktu bersama istri dan bayi didalam kandungan Ae rii dari pada harus seharian bersama bapak bapak kuranh jelas itu.
Ae rii perlahan lahan menuruni anak tangga rumahnya sambil memegang perutnya yang kian membesar.
"Besok kita tidurnya di bawah aja ya kasihan kamu harus naik turun tangga takut kenapa kenapa" Mark membantu Ae Rii menuruni anak tangga.
Ae Rii hanya mengangguk pertanda iya.
Lalu setelahnya mereka sarapan bersama
•••
Beda dengan Mark yang izin cutti valentine Taeyong dan kariyawan lainnya masih bekerja terus menerus minus Jaehyun dan Mark, iya pagi ini Jaehyun izin cutti Valentine juga mau menghabiskan waktu bareng keluarganya yang baru datang dari Los Angeles California padahal datangnya baru 2 minggu lagi dasar tukang bohong. fyi jaehyun sekampung sama Hansol ceritanya.
"Aduh harusnya gue ambi cutti Valentine juga nihhh" desah Ten ditengah ia sedang mengetik.
"Sama harusnya gue juga ngambil cutti lagi sehari biar bisa nemenin istri gue pulangkampung ke Sidoarjo" sahut Yuta.
"Ya gue mah apa atuh gak punya kampung" ucap jungwoo.
"Setidaknha temuin emak bapak lo woo kali aja mereka nunggu lo balik kerumah" Sahut Johnny.
"Iya nih harusnya gue izin cutti ya gue kan udah terlalu kerja lemnur bagai quda gini masa gak cutti cutti" Ucal lucas.
"Ya lo gak minta cutti sama si tayo bagong! Kalo lo minta cutti lo udh gak disini tapi lagi bikin pulao dirumah tuh" Sahut Doyoung.
"Eh lagian ya Ten,Doyoung,Lucas lo bertiga ngapain cutti?kalian kan jomblo jadi siapa yang diajak jalan jalan?keluarga?keluarga lo di Thailand ten lah doyoung emak bapaknga kan udah kepantai duluan kemarin, terus lucas orng tua lo kata kun kan di Hongkong dan kesana jg butuh uang jd udahlah cutti hanya membuat kalian nangis di pojokan,haha" ledek hansol.
"Sial lo hyung" jawab Ten,Lucas Doyoung bersamaan yang membuat seisi ruangan tersebut tertawa
"Fakta si ya hyung" ledek hendery.
"Btw lo kenapa gak ambil cutti yong?kan ada gue,hansol hyung, sama taeil hyung yang handel?" Tanya johnny pada taeyong.
"Lo lupa kalo hari ini ada pertemuan sama menteri luar negeri?" Balas Taeyong.
"Oh iya lupa gue haha, terus si jepri kenapa gak hadir?" Ucap johnny .
"Gak apa apa dia gak terlalu dipentingkan juga, bahkan mereka meminta yang hanya bertemu mereka cuma kepala dkv, ceo dan kepala program" tutur taeyong
"Ohhh iyaya"
"Jadi aku mengizinkan dia untuk cutti kasihan juga sekertaris ku libur hanya sekali dalam 3 tahun😂🤭"
•••
Klakson mobil berbunyi didepan pintu rumahmu ia itu Jaehyun pria kesayangan mu setelah Taeyong namun tidak ada jawaban dari kamu disana.
Jaehyun buru buru mengambil handphone nya di nakas mobil miliknya lalu mengetik sebuah kontak
Jung💙
Jung
|babe aku diluar
|buka pintu dong
You
|
oke
Melihat pesan dari Jaehyun kamu buru buru membukakan pintu untuknya, disana menampakkan Jaehyun yang sangat Tampan hari itu dengan denim jacket kesukaannya yang sangat cocok di tubuhnya menambah kesan tampan disana kamu pun tak henti memandangi wajah pria tersebut.
Jaehyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "Lihatin akunya jangan kaya gitu juga dong babe aku malu"
Kamu tersedar akan kata kata Jaehyun "Haha iya maaf ya abisnya kamu ganteng banget Jung serius"
Jaehyun tersenyum lalu mencium kening mu "Termakasih, kalau gitu mari berkangkat kau siap kan?"
"Tunggu sebentar aku ingin mengambil beberapa roti isi ku agar tidak lapar dijalan" kamu pun masuk kedalam lalu setelahnya mengunci rapat pintu pintu dirumah lalu pergi dan kembali sebelum suami mu pulang.
Diperjalanan kamu menyanyi bersama Jaehyun memainkan sambung lagu tebak lagu dan memalukan hal menyenangkan lainnya, entah mengapa rasa itu muncul kembali setelah sekian lama tetapi diwaktu yang tidak tepat ini, kamu memandang wajah porselen Jaehyun kamu melihat sangat detail tiap sisi wajahnya hingga kamu memuji Jaehyun setiap melihat keindahannya dalam hatimu.
Jaehyun menyadari itu lalu ia menoleh kearah kamu dan mendaratkan tangannya di pipi mu "Hey ada apa? Apa yang mau kau katakan,hm?"
"Aku mencintai mu Jung, sungguh mencintai mu. Aku tahu ini salah tapi aku benar benar mencintai mu" tatapan mu sedikit sayup pada saat kamu menatap Jaehyun seakan kamu terhionotis oleh wajahnya.
"Haha hey apa kau ingat waktu pertama kali aku menghubungi mu?" Kata Jaehyun
Kamu ngangguk cepat.
"Saat itu kau bilang, kau tak akan lagi mencitai ku karena kau sudah memiliki
Suami tapi nyata nya?" Ucap jaehyun sedikit meledek kamu.
Kamu mencubit pinggang Jaehyun yang dicubit hanya meringis "Bisa gak sih babe gak nyubit perut atau pinggang ku pada saat lagi marah?sakit tau"
"Iyaa maaf" kamu tertunduk bersalah pada jaehyun
"Haha tidak tidak aku tidak akan memarahi mu seperti tayo memarahi mu cubitlah aku sesuka hatimu jika itu membuat mu senang" jaehyun itu memang pengertian ini lah yang menbuat kamu susah moveon dia memperlakukan orang yang ia sayangi layaknya tuan putri dan dia adalah ajudannya yang setiap waktu menuruti perintah sang putri.
"Bicara soal kamu mencintai ku aku juga mencintai mu lebih dari aku mencintai diriku sendiri, Aku sangat mencintai mu my our angel" tangan jaehyun mengusak surai coklat mu "tapi untuk hubungan selanjutnya bagaimana itu terserah tuhan, kita tuhasnya hanya menjalankan apa yang sudah tuhan takdirkan untuk kita ya? Jadi sabar aja minta yg terbaik sama tuhan untuk kita kedepannya"
Kalian pun melanjutkan perjalanan kalian dengan senang hati.
__ADS_1
tobe a continue...