LEE TAEYONG X YOU

LEE TAEYONG X YOU
Taeyong Bejat


__ADS_3

Hii semuanyaaa aku rindu kalian iya aku tau kalian ga rindu aku hehe😅💞


langsung aja deh HAPPY READING❤


.


.


.


Johnny dan Jaehyun pulang bersamaan namun dengan mobil yang berbeda keduanya mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi untung saja jalanan di seoul cukup sepi sehingga tidak akan terjadi tabrak lari akibat mereka. Hingga akhirnya kedua mobil tersebut berhenti disebuah rumah yang hampir seperti sebuah mansion bukan hampir lenih tepatnya memang itu mansion, keluarga Jung menyediakan mansion untuk kedua anaknya yang tinggal berpisah dari Tuan Jung dan Nyonya Jung agar mereka nyaman ketika tidak bersama tuan dan nyonya 'Jung'.


Terbukanya pagar besi berwarna hitam dengan perpaduan kayu jati terkesan sederhana itu secara otomatis terbuka.



Dua mobil Mercendes Benz berwarna Hitam dan Putih tengah berlomba-lomba untuk memasuki halaman rumah setelah pagar besar tadi terbuka lebar untuk mereka berdua.



Ini tampak depan rumah kedua anak dari tuan dan nyonya 'Jung' yg sekarang dihuni oleh 5 kepala yaitu, Jaehyun sendiri, Johnny, Dae Kyung, Jeno dan Jaemin terlihat sepi memang tapi siapa sangka setiap hari rumah itu sering sekali ramai apalagi si batita Jaemin sedang giat-giatnya berlatih berbicara dan Jeno yang hobi sekali bermain alat musik seolah menghiasi rumah mereka yg besar agar sedikit ada aktifitas dirumah itu. selain itu mereka juga memiliki beberapa Maid dirumahnya dan juga baby sister dari Jaemin jadi tidak terlalu sepi bukan.


Setelah parkir mobilnya digarasi Jaehyun dan Johnny mengetuk pintu kaca dibalut dengan besi hitam disekelilingnya yg menambah kesan mewah rumah tersebut dengan kencang ia ketuk..



Namun tidak ada jawaban dari dalam kemana perginya mereka semua bahkan para maid rumah Jaehyun dan Johnny pun tidak ada yang menggubris ketukan pintu mereka ya ampun Jaehyun lelah kalau harus menunggu dulu sampai mereka pulang.


"Tekan bell nya coba Jeff"


Benar juga kenapa Jaehyun tidak berpikiran seperti itu?


'Apakah ada orang didalam?'


Jangan heran bahkan dimansion keluarga Jung bell nya saja bisa berbicara, keluarga Jung mempersiapkan dengan baik mengenai mansion ini mereka tidak mau anak-anak mereka tinggal ditempat tidak nyaman nanti malah berdampak buruk untuk kedua anaknya baik dalam pekerjaan maupun pelajaran jadi mereka menyiapkan ini semua jelas sudah terpikirkan bukan hanya sekedar memberi tanpa tahu efek sampingnya keluarga ini tidak seperti itu.


Tak lama setelah Jaehyun menekan bell rumah keluarlah perempuan cantik bersama anak batita digendongannya.


"Loh sayang tumben udah pulang?" Tanya perempuan tersebut pada Johnny, iya dia istri Johnny Jung Dae Kyung.


Johnny tersenyum lemah didepan sang istri berusaha menutupi semua yang terjadi barusan namun semuanya gagal karena Jaehyun.


Jaehyun melewati tubuh sang kakak yang masih berdiri diambang pintu menunggu jawaban dari suaminya "Kita di pecat sama si biadab Taeyong"


"Hah kok bisa??? Jung jangan bilang ini semua karena..." Dae Kyung menatap tajam Jaehyun dimatanya terlihat jelas kemarahan yg membara disana begitu pun Jaehyun sekaligus ia memberi isyarat pada sang kakak untuk tidak dibicarakan sekarang soal itu.


Johnny yang melihat adegan tatap menatap ini pun penasaran ada apa sebenarnya dan pasti ada yang mereka sembunyikan darinya.


"Karena apa, hm?? Kalian berdua punya rahasia dibelakang ku?" Pertanyaan Johnny mulai mengintimidasi adik dan kakak itu sehingga mereka kebingungan sendiri untuk menjawab pertanyaan Johnny.


"Jangan gila kak tidak mungkin Taeyong memecat ku karena aku meminjam uang sebesar 17 juta yang baru saja aku bayar setengahnya, lagian itu tidak seberapa jadi lu pikir ini tidak masuk akal"


Pintar, Jaehyun memang pintar dalam berbohong kali ini ia lebih tenang dan otaknya sedang bisa diajak bekerjasama kalau tidak maka akan berbeda nasipnya.


"Kamu pinjam uang ke Taeyong tanpa bilang saya Jeff??" Johnny itu bukan tipikal orang yang mudah percaya ketika ia melihat ada beberapa keganjilan dalam sebuah kasus termasuk sekarang karena insting inilah Johnny dulu sempat ingin menjadi seorang forensik kepolisian seoul namun tidak diperbolehkan oleh sang ayah entah apa alasannya.


"Ya memangnya gue harus bilang setiap aktivitas gue sama lu hyung, lagian gue bukan istri lu jadi untuk apa setiap hari melaporkan semua kegiatan gue" Jaehyun melakukan roll eye tak lupa ia memasang wajah malasnya atas pernyataan Johnny tadi.


Dae kyung hanya terdiam melihat perdebatan antara suaminya dan adiknya itu ia memilih untuk tidak ikut campur dari pada ia akan salah berucap, Dae kyung juga percaya sepenuhnya pada Jaehyun bahwa ia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa ulur tangannya ataupun Johnny.


"Maaf Renjun, ayah, paman dan ibu ku memang suka seperti itu tetapi setelahnya mereka akan bersama seperti biasanya kok" Anak remaja bernama Jeno itu mengantar temannya bernama Renjun keluar rumah untuk mengelilingi seisi rumahnya.


"Iya tidak apa, Jen" Renjun tersenyum pada Jeno memang yang Renjun ketahui keluarga Jeno adalah keluarga yang sering sekali menuai keributan dan itu berawal dari bercanda jadi ia menganggap bahwa kejadian yg ia lihat hanyalah sebuah pertengkaran dari sebuah lelucon kecil jadi tidak perlu dipikirkan.


"Eh nak injun mau kemana?" Peralihan Johnny menanyakan Renjun agar semua terlihat seperti apa yg ia bayangkan tentang keluarga 'Jung'


"Ini om saya dan Jeno ingin ke taman belakang rumah Jeno,hehehe tidak apa kan om?"


Johnny mengusak lembut rambut Renjun diseryakan senyum manis diwajahnya "Oh iya tidak apa, kalau Renjun mau Renjun bisa ke kebun binatang yang disebelah tamannya"


Perkataan Johnny berhasil mendapat pukulan ringan dari sang istri "Mana ada kebun binatang disini"


"Ada, kata siapa tidak ada?" Jaehyun mensahuti.


"Maaf ya nak Renjun, Ayah dan paman Jeno memang seperti ini suka halu dan hampir gila" Dae kyung tersenyum kecut Renjun akibat kelakuan adik dan suaminya itu namun Renjun tertawa melihat kelakuan ayah dan paman temannya itu bahkan ia berandai-andai ia adalah bagian dari keluarga 'Jung' pasti seru.


"Hahaha iya tidak apa, tante" Renjun masih tertawa dengan kelakuan Johnny dan Jaehyun.


"Ya lagian benar kok disini ada kebun binatang lah buktinya saja hewannya disini" Jaehyun melirik kearah Johnny yang juga sedang melirik kearahnya.


Kali ini bukan hanya Renjun yang tertawa Jeno dan Jaemin pun ikut menertawakan kelakuan paman dan sang ayah, beda dengan Dae kyung ia hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat keduanya seperti itu srtiap harinya.


"Sudah-sudah Jeno bawa Renjun ketaman belakang ajak Jaemin juga ya, Bunda mau mengurus dua badak jantan ini" Dae kyung menarik kerah kemeja keduanya lalu menyeretnya kedalam lalu Renjun, Jeno dan si batita Jaemin pergi ketaman untuk melihat tanaman bunga dan beberapa kupu-kupu yang terbang dipekarangan taman Jung Mansion.


•●•


Taeyong dan Ten telah sampai di club yang dikatakan Taeyong dikantor pada Ten, mereka berdua turun dari mobil Taeyong membukakan pintu mobil untuk Ten lalu ngalungkan tangan kanannya dileher Ten setelahnya mereka masuk kedalam club tersebut dengan Ten yang agak risih dengan kelakuan Taeyong ia sempat shock akan hal ini tapi yasudahlah lagi pula ini memiliki sensasi tersendiri jadi tidak apa jika hari ini Ten berubah status menjadi uke dalam semalam.


Taeyong rupanya sudah memesan tempat terbaik disana untuk mereka berdua ditambah dengan satu perempuan dengan pakaian seadanya disana tengah terduduk menunggu Taeyong rupanya ia akan menemani Taeyong dan Ten malam ini untuk bersenang-senang, persetanan dengan sang istri Taeyong telah melupakan bahwa kamu tengah menunggu dirinya dirumah pikirnya sudah ada Mark dirumah maka ia tidak perlu memikirkan kamu yang tengah kebingungan kemana perginya suamimu.


"Tuan Taeyong ya?" Wanita berpakaian seadanya tadi menghampiri Taeyong membelai pipinya dan meraba tubuh Taeyong dari dahi hingga bagian perutnya yang sixpack, tak lupa ia juga menggoda Taeyong dengan menggigit bibir bawahnya agar Taeyong tertarik.


Taeyong melingkarkan tangannya pada tubuh perempuan tersebut dibawanya kepelukan Taeyong lalu akhirnya wajah mereka saling berdekatan hingga Taeyong merasakan hembusan nafas sang perempuan diwajahnya. Kemudian sang wanita nampak sedang memancing Taeyong untuk melakukan hal lebih namun persetanan dengan dirimu Taeyong tak sengaja memikirkan mu cukup lama dengan perasaan gelisah ia berdecih lalu menerima godaan sang wanita berpakaian seadanya tadi.


Adegan tersebut berlangsung lama dengan Taeyong ******* bibir ranum sang wanita disertai tangannya yang kekar berjelajah kebagian tubuh wanita tersebut, sang wanita hanya mendesah ketika Taeyong sedikit bermain-main disana. Ten yang melihat ini hanya memasang wajah jijik disana ia tidak tahu kalau Taeyong aslinya seperti ini ia pun memikirkan kamu yang dirumah bagaimana jika kamu tahu soal ini itulah yang Ten pikirkan persetanan dengan pikirannya yang akan menjadi uke semalam hanya sementara ketika ia sudah mengingat dirimu yang rapuh.


Taeyong pun semakin liar dengan wanita sewaannya Ten tak tahan melihat hal ini diam-diam ia memotret kejadian yang berlangsung lalu ia share di grup yang jelas tanpa adanya Taeyong disana.


TAEYONG BEJAT!!


Johnny


|haha bejat memang sifat


Dia bukan?


Jungwoo

__ADS_1


|Loh?


|ini grup tanpa TY hyung pasti


Doyoung


|kenapa ni?


|Chitt lu dimana?


| pulang bodoh sudah malam


Jaehyun


|What happen ni?


HansolJi


|Ten lu dimana?


|Ten please jangan bkin khawatir


Yuta


|Tau heh chitta!


|lu dimana chitt!!


Kun


|Ten jangan bikin khawatir dong


Doyoung


|Tau heh lu dimana?


Lucas


| Ten hyung lagi sama Taeyong


hyung ya?


Johnny


|bener tuh ten?


| lu lagi sama tayo?


Winwin


|Ten Ge ngaku aja tadi winwin lihat


Gege sama Taeyong hyung lagi mau


Perhi berdua gitu, yakan?


Taeil


| kita gak akan marah, janji


Doyoung


|Yah ditelan bumi tu bocah


| TEN!!!!


HansolJi


|Ten, ayo jujur saja sama kami


Yuta


|diajak kemana memangnya lu?


|Kalau diajak yang aneh-aneh jangan mau!


Jaehyun


|muka lu aneh tuy


Yuta


|punya masalah hidup apa si lu jeff


Gue terus yang disalahin😭


Johnny


|cengeng lu malu sama Jaemin


Mark


|Haha katawa banget smaa nama grupnya


| manusia itu memang bejat dari lahir


Taeil


|Alah si Ten yang bikin grup malah dia yang ilang ckckck


Jungwoo


|Ten Hyung lelah mungkin


Doyoung


|Ten lu kemana sihh?!!

__ADS_1


|Tujuan lu buat grup ini apaa astaga gue bingung ini


Ten


Diam dulu apa si lu semua|


Send photo|


Send photo|


Send Photo|


Send photo|


Johnny


| WHAT THE FUC*K


Jaehyun


| LEE BRENGSEK TAEYONG!!


| Ten gue mohon sama lu foto-foto itu jangan dikirim ke istrinya dulu oke?


Doyoung


|FU*CK LEE TAEYONG BEJAT!!!


| iya Ten pokonya jangan di kirim ke istrinya dulu oke??


Taeil


| OALAH TAEYONG BIADAB ADIK SAYA DIRUMAH LAGI NANGIS NUNGGU DIA DIRUMAH TAPI DIA MALAH SENANG-SENANG SAMA ****** SIALAN!!!!


Jaehyun


|TAEYONG SIALAN!


Ten


Tenang aja foto gue sebar ke kalian| doang kok


Jaehyun


|Bagus


Melihat foto-foto yang dikirimkan Ten Jaehyun langsung menelepon mu kata Taeil pun kamu tengah menangis dikamar karena Taeyong tidak mengabari kamu setidaknya kirim pesan singkat atau telpon tapi ia tidak melakukan salah satunya, Jaehyun dengan cepat menekan nama 'Baby boo❤' dikontaknya lalu terdengar suara parau seorang perempuan diseberang sana sepertinya habis menangis.


"Sayang? Are u oke?" Bohong, padahal Jaehyun tahu keadaanya seperti apa tetapi ia harus menyembunyikan ini darimu agar kamu tidak bertambah sedih.


"Taeyong belum mengabari ku Jung, apa dia bersamamu?" Kamu menangis sampai terseguk-seguk.


"Tidak sayang, dia tidak bersama ku memangnya dia belum kembali?" Tanya Jaehyun dengan sangat hati-hati.


"Belum Jung, Bahkan hari sudah larut seperti ini ia belum kembali"


"Mungkin kakak mu kak Taeil tau dia dimana" sekali lagi Jaehyun melakukan seperti ia tidak tahu menahu, pandai memang pria ini.


"Tidak Jung, Kak Taeil sedari tadi bersama Renjun, Jisung dan kak Hye Na mana mungkin dia bersama Taeyong"


"Hmm aku benar-benar tidak tahu sayang, atau begini saja malam ini aku akan mengajak mu pergi jalan-jalan bagaimana?"


"Tapi Jung? Ini sudah pukul 21.12 malam akan pergi kemana kita?"


"Kita akan ke tempat persinggahan ku yang ke dua, bagaimana? Mungkin kita akan bermalam disana sambil menunggu si PRIA SIALAN itu" kata sialan disana sedikit ditekankan oleh Jaehyun mengingat foto yang dikirimkan oleh Ten.


"Baiklah aku akan meminta izin pada kak Taeil"


"Hehe oke, sampai nanti sayang. Aku mencintaimu, sungguh" kali ini ia berkata menggunakan hati yang paling dalam jujur, hati Jaehyun sanagt sakit kita tahu kamu menangis karena si bodoh Taeyong tidak tahu diuntung itu ingin rasa Jaehyun menguliti si berengsek segera.


Dan bagimu kata sayang dari mulut Jung Jaehyun sangat menenangkan hatimu seolah kata-kata itu adalah senjata paling ampuh ketika kamu sedang menangis.


Kamu menyibak air matamu lalu tersenyum bahagia mendengar kata-kata itu dari Jaehyun "Aku juga mencintaimu Jung"


"Sudah jangan menangis lagi aku disini bersamamu, ingat sayang kamu tidak sendiri kamu masih punya aku, Johnny hyung, Taeil hyung, Doyoung, Ten, Yuta, Kun, Hansol hyung, Jungwoo, Winwin, Mark dan Lucas yang siap mencintaimu dengan tulus jadi tolongg sekali jangan pernah menganggap kamu sendiri, oke?"


"Iya Jung bawel Yon-ooh, hahaha yasudah aku bersiap dulu bye sayang"


Telepon kalian berakhir, kamu bersiap untuk menemui kekasih keduamu begitupun Jaehyun ia juga tengah bersiap untuk menemuimu.


•●•


Ten sudah bosan menemani Taeyong yang dari tadi sibuk menjelajah tubuh wanita bayarannya untuk masalah keamanan tenang saja Taeyong sudah membawa itu sejak awal, aktivitas Taeyong membuat Ten sesekali mual ingin memuntahkan isi perutnya dan sesekali juga Ten ingin memukul Taeyong ditempat tak peduli mengundang keributan yang terpenting kamu istrinya Taeyong wanita pujaan Ten juga bisa membalaskan dendam melalui Ten.


"Yong? Mau sampai kapan begini terus, sudah malam ini?" Tanya Ten pada Taeyong yang masih mencapai klimaksnya karena Ten sudah amat jijik dengan itu Ten memutuskan untuk tidak melihatnya lagi.


"Shh-berisik sekali sih shhh kkalau kkau ingin p-pulang silahkan pu-ulang dulu-an shhah" sahut Taeyong, dia ini tidak tahu terimakasih sudah diantar malah ngusir sialan.


"Cih, yasudah kalau gitu beri aku ongkos pulang aku akan pulang sendiri" Ten menengadah pada Taeyong berharap ia memberikan sepersen uang padanya benar saja harapannya terkabuli, Taeyong memberinya uang sebesar 1juta rupiah hal itu membuat Ten kebingungan.


"Anggap saja selebihnya uang dari itu bayaran ku atas ciuman mu tadi"


Sialan Lee Taeyong kalau bukan tempat umum Ten sudah akan mengajakmu bakuhantam, ia juga jijik terhadap dirinya setelah apa yang ia lakukan pada Taeyong tadi.


Akhirnya bebas dari pemandangan menjijikan itu Ten memutuskan untuk kembali kerumah.


•●•


Jaehyun sudah sampai tepat didepan rumahmu ralat rumah Taeyong yang kini ditinggali oleh kamu, Mark dan Taeyong juga ada beberapa maid disana seperti rumah Jaehyun. Menghindari kejadian dipergoki Mark saat mengantar kamu, Jaehyun mengambil jalan belakang ia harus memutar balik terlebih dahulu agar sampai dipintu rumahmu bagian belakang memang agak sedikit jauh namun jika hal ini tidak membuat hubungan kalian ketahuan maka akan Jaehyun lakukan.


Sampai disana Jaehyun menelpon mu agar cepat keluar sebelum seseorang mendapati kalian berdua disana.


"Jung?"


"Sayang cepat sebelum seseorang menangkap basah kita berdua"


Jaehyun tidak tahu saja bahwa ada seseorang yang sedari tadi tengah mengamati mereka berdua diujung jalan raya sana.

__ADS_1


Tobe a continue....


__ADS_2