LEE TAEYONG X YOU

LEE TAEYONG X YOU
Apakah dia kembali?


__ADS_3

Kamu juga ingin mencari buku yang sudah lama ingin kamu beli ia kamu ingin membeli buku harry potter edisi lengkap dari jaman kamu belum nikah dengan taeyong sampai kini kamu sudah menginjak 5 bulan menikah dengannya masih saja belum sempat membeli buku itu. Kamu mengikuti cara jisung biasanya mencari buku dengan detail di perhatikan setiap sudut rak ambil jika sesuai taruh jika tidak sesuai begitulah metodenya. Ketika di rak ketiga kamu telah menemukan buku yg kamu cari selama ini yap buku harry potter edisi lengkapnya namun sepasang matamu menangkap seorang lelaki bersurai pink di seberang sana yang membuat mu tebelalak tak percaya.


Tiba tiba seseorang menyentuh pundakmu...


Plak!


Kamu pun tersentak kaget ketika pundak mu disentuh oleh orang tersebut.


"Nuna?are you oke?ngapain si nun ngeliatin ke arah sana terus ada?ada siapa memangnya?" Ternyata yang menepuk pundak mu tadi adalah jisung adikmu, berani sekali dia menepukmu tanpa meminta izin pada mu hampir saja jantung mu ingin lepas, tadi saja sudah berdebar tak karuan ketika melihat pria bersurai pink diujung sana lalu ditambah lagi jisung yang menepuk pundak mu tinggal serangan jantung saja setelah ini.


"Ah tidak sung hehe itu tadi cuma anu hmm" kamu menjawab pertanyaan jisung terbata-bata tidak mungkin kan kamu memberitahu jisung soal ini?yang ada dia malah menyeramahi mu sama seperti taeil.


"Ini itu anu apa sih nun???yg jelas kenapa si kalau ngomong tuh!!!"


"Tidak sung tidak, yasudah kau sudah selesaikan mencari bukunya? Kalau sudah kita pulang saja" ajakmu pada jisung yang sedang mengartikan gerak gerikmu.


"Baiklah, aku juga tadi sudah membayar ini semua termasuk milikmu nuna"


Mendengar pernyataan jisung kamu langsung mencubit pipi jisung yang empuk itu "Aigoo~ Jisung-aah gomawoyoo" lalu setelah itu kalian pergi dari tokobuku tersebut menuju kearah parkiran mobil.


Suasana di mobil kembali hening seperti pertama berangkat hanya radio yang bernyanyi diantara kamu dan jisung tidak ada yang membuka pembicaraan sama sekali namun bedanya kamu sedang hanyut dalam pikiran mu soal pria yang kamu jumpai di tokobuku tadi, iya pria bersurai pink pastel itu ternyata dia sudah lebih banyak berubah namun kamu belum begitu yakin kalau pria bersurai pink itu pria yang kamu dambakan dulu.


Kini jisung memutuskan untuk membuka percakapan "Nuna are u oke?dari tadi di tokobuku lo diem aja loh nun jangan bilang lo gak kenapa-kenapa jelas jelas lo jadi diem gini dari tadi gak kaya biasanya???" Iya jisung sedari tadi memperhatikan gerak gerik mu setelah kejadian kamu melihat si pria bersurai pink pastel tadi.


"Haha ya ampun jisung adik kuuu yang imut kenapa kamu berubah menjadi begitu brisik,hmm??hahaha" kamu hanya membalas perkataan jisung dengan sedikit gurauan.


Jisung memutarkan bola matanya harusnya ia sejak awal tidak usah perhatian dengan mu jika ujung ujungnya seperti ini rasanya ia menyesal telah memperhatikan mu.


Setelah percakapan singkat tadi kamu dan jisung kembali kepada keadaan awal saling diam tidak ada suara kecuali suara dari radio.


•••


Taeyong sedang sibuk membereskan beberapa berkas yang akan dibawa untuk meeting siang ini pada client, taeyong yang notabennya tidak ingin ada kesalahan pada saat presentasi soal perusahaannya sedang menyiapkan semuanya agar client mau diajak kerjasama dengan perusahaannya.


"Hmm MOU nya yg buat client mana yaa???" Taeyong mengacak acak semua nakas yg ada di ruangan miliknya begitu dengan lemari lemari yang berisi berkas ia mencari sebuah map berwarna merah yg berisi surat perjanjian perusahaannya untuk client "Ck kok gak ada sihh tu map merah???" Taeyong berdecak kesal pasalnya ia sudah memberantaki ruangannya namun apa yg ia cari tidak ditemukan, tiba tiba ia terfikirkan satu nama yg mungkin tau keberadaan si map merah tersebut "Jung Jaehyun, barang kali map nya ada di jaehyun" Tangan taeyong langsung merogoh saku celananya untuk mengambil handphone disana lalu ia mengetikkan sebuah nama yg bertuliskan 'Jung jeffrey' Itulah panggilan dekat taeyong pada jaehyun.


Di tekannya tombol berwarna hijau di layar ponsel lalu menunjukkan tulisan 'memanggil' disana, wajah taeyong menampakkan wajah berharapnya jaehyun mengangkat telphone milik taeyong agar meeting siang ini berjalan dnegan lancar. Benar saja tidak lama setelahnya taeyong sudah terhubung pada jaehyun.



"Hallo?" -Jaehyun


"Nee, jaehyun-aah apa kau tau dimana map merah yang berisi MOU perusahaan kita?" -Taeyong


"Ooh itu, map itu masih di rumah ku memangnya kenapa?" -Jaehyun


"Aigoo.... Mengapa bisa???? Siang ini kita akan ada rapat dengan client dan sangat membutuhkan MOU itu jung jaehyuuun!!!" Taeyong udah mau marah aja rasanya pas denger kalau surat MOU nya masih di rumah jaehyun.


"Hahaha mianhae Taeyong-ssi, kalau gitu nanti siang aku akan ku titipkan surat MOU itu pada doyoung hyung" Jaehyun tau atasannya itu sudah marah sekali padanya tapi dia masih bersikap santai karena ia tau taeyong tidak akan bisa marah begitu serius.


"Ah yasudah titipkan map itu pada doyoung dan jangan lupa hari ini kau dan johnny akan menggantikan posisi ku selama tidak ada di kantor tolong perhatikan setiap kerja kariyawan dan minta juga data hadir setiap kariyawan pada recepcionist seulgi, mengerti?" -Taeyong.


"Haha iya iya Taeyong-ssi setelah aku mengantar ponakan ku jeno pergi sekolah aku akan datang ke kantor tepat waktu"


Telepon pun terputus, Taeyong kembali membereskan nakas yang sudah ia acak acak tadi lalu setelahnya mengganti baju untuk persiapan meeting nanti siang.


•••


"Tapi pria itu mirip sekali dengan pria yang pernah ada dalam hidup ku, atau ini hanya halusinasi ku semata?" Kamu masih berada di fase memikirkan pria bersurai pink pastel tadi, rasanya memang seperti mimpi bertemu lagi dengannya tapi itu nyata atau hanya perasaan mu saja entahlah yang jelas kamu penasaran dengan pria bersurai pink pastel tadi.


Dari bawah terdengar suara teriakan ibu mu yang tidak ada respon dari mu beberapa menit kemudian terdengar suara 8 oktav milik adik mu dan kakak ipar mu "Y/N / NOONA ADA TEMAN KAMU NI DI BAWAH!!!!!"


Teriakan tersebut membuat kamu menutup dua telinga mu dengan kuat bahwasannya suara ini lebih kuat dari pada suara toak masjid "iiiihhh apaa siii kakak ipar sama adik kompak banget sama sama bacottt!!!" Dengan rasa kesal kamu mulai menuruni anak tangga rumah mu menyusuli sumber suara yang telah membuat telinga mu sakit.

__ADS_1


Yang tadinya kamu ingin memaki kakak ipar dan adik mu tetapi setelah melihat teman mu yang sudah menunggu diambang pintu akhirnya kamu lupa dengan hal itu lalu langsung menemui teman lama mu.


"Hwa Ae Rii????? It's that u???????!!" Teriakmu dari ujung sana.


"Yes it's me Ahn Y/N  long time no see yaa" Ae Rii langsung menghampirimu dan memelukmu tanpa ragu, ketahuilah bahwa kamu dan Ae Rii sudah 5 tahun lamanya tidak bertemu dan ini adalah waktunya kangen kangenan pada teman sekolah mu itu.


"Ehh marga ku sudah bukan Ahn lagi tapi jadi Lee soalnya kan aku udha ada suami" katamu disertakan senyum.


"Eh kalo gitu sama donggg aku juga udah punya suami, dan marga kita sama sama lee dong" jawab Ae Rii antusias karena marga kalian sama sama 'Lee' ya jelas sama soalnya suami mu dan suami Hwa Ae Rii memiliki ikatan persaudaraan alias Mark adalah adik sepupu Taeyong. Oh ya Ae Rii suaminya bernama Mark Lee / Lee Minhyung


•••


Taeyong kini berada di sebuah caffe yang tak jauh dari kantornya, bukan kalinini taeyong sedang tidak berada di caffe milik kakak mu melainkan caffe milik suho sepupunya jaehyun. Tangan taeyong sedang sibuk mengetik sesuatu pada grup Lcompany miliknya yang berisikan laki-laki yg bekerja padanya mulai dari sekertaris hingga bawahannya yg






Taeyong membaca pesan terakhir dari taeil kakak ipar nya membuat ia tertawa kecil rasanya tidak enak berbicara seperti itu pada teman temannya terlebih lagi dengan taeil yg notabennya kakak ipar tapi jika ia tidak mengancam seperti itu maka mereka akan datang sesuka hati mereka.


•••


"Iya Rii cowo itu mirip sekali dengan dia masalalu ku" kata mu meyakinkan Ae Rii yang tidak percaya dengan semua cerita mu di tokobuku, beberapa persen dari dirimu juga tiak percaya akan hal ini tapi kamu mulai mencari keyakinan dan mencari kebenaran bahwasannya itu benar dia dari masalalumu.


"Gak mungkin lah Y/N soalnya kan dia si masalalu lo udah meninggal kata lo?masa iya dia raikarnasi kan gak lucu"


"Ya iya sih, yaudah semoga aja deh itu cuma halusinasi gue"


"Lagian ya y/n , lo kan udah ada suami perfect kayak taeyong kenapa harus inget-inget masalalu lagi sih?"


Disaat kamu sedang asik berbincang hangat dengan teman lamamu Hwa Ae Rii tiba tiba saja lelaki dari arah belakang menyiram baju serta rok mu dengan kopi mochalatte yang membuat baju putih dan rok merah mu ternodai.


"Ah maaf maaf saya tidak sengaja menumpahkan" lelaki itu langsung mengeluarkan saputangan miliknya dari saku guna untuk membersihkan baju mu yang kotor terkena kopi nya tadi. Tapi jika di lihat lebih teliti sepertinya kamu mengenal lelaki yang mengguyurmu dengan kopi itu.



"Loh kak doyoung?" Iya dia adalah doyoung teman sekantor taeyong team IT nya taeyong lebih tepatnya kamu sangat mengenal baik doyoung dan teman teman rekan kerjanya suami mu bahkan hampir semuanya kamu mengenal mereka begitupun juga mereka.


"Eh y/n"


"Kayanya lagi buru buru banget kak kenapa emang?" Tanya kamu pada doyoung.


"Iya nih, kalau terlambat bisa di potong gaji ku sama suami kamu!! udah yaa aku pergi dulu kalau baju kamu mau diganti bilang taeyong aja biar dia sampaikan ke aku, permisi" Doyoung pamit pergi seperti yang ia bilang ia berlari dengan cepat hingga sampai parkiran dan kamu hanya tertawa mendengar pernyataan doyoung tadi, ternyata suami mu menggunakan cara jitu dalam mengatur semua kariyawan di kantornya, boleh juga.


•••


Kariyawan telah berkumpul sejak pukul 2 siang tadi kecuali para LCompany boys ini belum muncul juga batang hidungnya apa mereka siap untuk di potong gajinya sama taeyong.


"Ck mana si ni manusia manusia pemalas belum juga keliatan batang hidungnya-_-" Ujar taeyong yang mulai kesal karena belum ada satupun dari LCompany boys yang datang.


"Maaf Sajangnim apa ada yang bisa kami bantu?" Tanya salah satu kariyawan taeyong yang mungkin dari tadi tengah memperhatikan taeyong.


"Ah tidak apa wendy saya hanya khawatir dengan kakak kakak saya sampai sekarang belum ada yang datang juga" Jawab taeyong sedikit menutupi kekesalannya.


"Hm baiklah"


Lima menit setelahnya barulah mereka muncul dihadapan taeyong dan meeting berjalan dengan khitmat.


Selesai meeting...

__ADS_1


"Yong kau tidak benar benar memotong gaji kami kan?" Taeil membuka obrolan diantara mereka yang takut untuk membuka obrolan.


"Hahaha aniyo, aku hanya bercanda mengapa kalian menganggapnya serius hm?" Taeyong terkekeh mendengar perkataan taeil itu harusnya taeil tau jika taeyong adalah tipial orang yang sulit untuk marah begitu besar.


"Tuh kan aku bilang juga apa taeyong-ssi ini tidak akan begitu marah pada kita, soalnya kan kita kesayangan LCompany masa iya kita di pecat" Jaehyun angkat suara mengenai perkataannya sebelum datang ke kantor, jaehyun tipe orang yang melakukan sesuatu dnegan santai dan taeyong tau itu jadi jika ia menyuruh jaehyun sesuatu maka ia tidak akan memberikan deadline tertentu karena jaehyun tidak suka diburu buru.


"Hey jeffrey apa kau lupa soal gaji kita yang melayang 2juta itu?sebelumnya kau mengatakan hal yang sama tapi tetap saja gaji kami di potong juga,cih"  Ten angkat bicara soal ini, benar katanya jauh sebelum ini pernah juga mereka berada di posisi sekarang terlambat dan ancaman taeyong adalah memotong gaji dan benar saja gaji mereka di potong sebesar 2 juta rupiah.


"Haha sudahlah lagian juga soal 2 juta itu sudah taeyong taruh sebagai infestasi keluarga kalian kalau pensiun nanti" sahut johnny.


"Aishh kenapa kau tidak bilang hyung???" Timpal doyoung.


"Ya kata taeyong rahasia yasudah aku hnya bisa diam" lanjut johnny


"Astaga 2 juta ku aman" desah mark pelan


"Yasudah lain kali tidak boleh telat lagi oke kali ini aku akan benar-benar memotong gaji kalian bukan untuk infestasi melainkan sebagai timbal kesalahan kalian, mengerti?" Ujar taeyong pada teman-temannya itu.


"Nee" jawab mereka serempak.


•••


Hari berganti malam kamu masih setia menunggu suami mu yang tampan itu pulang kerumah kamu duduk di depan halaman rumah mu dengan secangkir teh malam yang hangat juga dengan secarik koran ditangan mu lalu tiba tiba terdengar suara seseorang membuka pagar rumah mu samar-samar terlihat laki-laki bertubuh kurus tinggi menghampiri mu dan semakin lama semakin nampak wajah sang lelaki dan ternyata itu adik mu Ahn Jisung.



"Assalamualaikum jisung pulang" Jisung mengambil tangan kanan mu lalu mencium nya.


"Wa'alaikumussalam, langsung ganti baju sung"


"Hm"


Dua menit selang jisung pulang datang lagi seorang lelaki mengenakan baju dalam putih serta dilapisi jaket berwarna putih juga menampakkan kesan tampan plus plus disana



Iya itu suami mu lee taeyong yang sedari tadi kamu tunggu tunggu akhirnya pulang juga. Lelaki itu menghampiri mu dengan tatapan lesuh nya.


"Kok di luar sih sayang?udah malam loh ini" kata taeyong sambil mengelus kepala mu


"Aku nunggu kamu yong" jawab kamu sambil memeluk suami mu.


"Ya kan nunggu bisa di dalam sayang ku kalau diluar takut masuk angin kamunya" taeyong masih di posisi mengelus ngelus kepalamu lembut sesekali memainkan pipi chubby mu itu.


"Yaudah yu masuk, langsung ke kamar ya" Rayu kamu ke taeyong, kamu juga tahu kalau taeyong cape banget seharian ngurusin kantor dan lainnya kasihan dia.


Kamu dan taeyong sudah berada di dalam kamar kalian berdua, taeyong yang sedang mengganti pakaian nya dengan yang lebih santai di kamar mandi lalu kamu menunggu taeyong diranjang sambil memainkan game favorite mu yaitu pokemon, biasanya kalau bermain pokemon partner bermain mu adalah chenlee, ten, yangyang, winwin dan adik mu jisung selebihnya teman kantor taeyong dan chenlee, yangyang adalah saudaranya winwin yang kebetulan waktu itu memiliki pokecard untuk membantu kamu saat itu agar tidak stuck di arena itu saja.


Ditengah kamu sedang asik bermain game notification room chat milik mu berbunyi lalu kamu segera mengecheknya.


Unknown number


Unknown


|Hii y/n


|Masih ingat aku?


...


Tobe a continue...


Hii semoga suka guys❤voment juseyooooo❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2