Legend Of Xiaowei [STOP]

Legend Of Xiaowei [STOP]
kesedihannya


__ADS_3

tubuh fengying terbaring lemas di atas kasur, xiaowei dan fanyu hanya bisa menatapnya dari kejauhan. sedangkan lenglu mencoba untuk mengobatinya.


"bagaimana?" tanya xiaowei.


"sekarang dia hanya butuh istirahat." jawab lenglu.


seakan mengerti dari perkataan lenglu, xiaowei pun pergi dari sana. fanyu mengikutinya kemudian menarik tangan xiaowei agar ia mendengarkan perkataannya.


"xiaowei tidak ada gunanya menyalahkan diri sendiri, fengying akan segera sembuh." ujar fanyu.


xiaowei hanya diam tidak menggubris perkataan fanyu, ia melanjutkan langkahnya untuk kembali ke paviliun xuan ji. cukup lama xiaowei berdiam diri di kamarnya, bahkan fanyu mencoba menyuruh pelayannya untuk mengantarkan makanan tetapi makanan itu sama sekali tidak di sentuh oleh xiaowei.


matanya memerah, sesekali dia menghembuskan nafasnya panjang. xiaowei pikir, apakah jalan yang ia ambil sekarang sudah benar? tapi kenapa setiap langkahnya berjalan xiaowei akan merasa ada banyak orang yang terluka.


Tok! tok!


terdengar suara ketukan pintu, fanyu memasuki kamar xiaowei lalu melirik makanan yang tergeletak di atas meja. ia menarik kursi lalu duduk di hadapan xiaowei yang tengah terbaring di atas kasur, fanyu mengeluarkan keranjang kecil berisi kue bulan kesukaan xiaowei. awalnya dia pikir xiaowei akan senang, akan tetapi xiaowei sama sekali tidak memperdulikan kue bulan itu.


"Sampai kapan kamu akan terus begini?" tanya fanyu.


xiaowei hanya diam, tiba-tiba pelayan datang mengabarkan bahwa dewa angin fengying sudah siuman. sontak xiaowei terkejut dan menanyakan kebenaran itu, fanyu tersenyum. akhirnya gadis itu kembali bersemangat.

__ADS_1


mereka pergi untuk mengunjungi fengying, tiba di sana xiaowei melihat permaisuri lebih dahulu melihat keadaan fengying. saat bertemu permaisuri langit fanyu dan xiaowei segera memberikan hormat.


permaisuri menyuruh mereka berdiri, lalu melewati mereka untuk pergi. tetapi sebelum itu langkahnya terhenti saat melihat xiaowei. permaisuri mendekati mulutnya di telinga xiaowei, berbisik dengan jelas di pendengaran xiaowei.


"peri xiaowei, jika ada waktu temuilah aku." bisik permaisuri langit.


xiaowei mengangguk, permaisuri pun pergi. akhirnya xiaowei bisa melihat fengying. meski keadaannya tidak baik, fengying sempat tersenyum hangat menyambut kedatangan xiaowei. mata xiaowei berkaca-kaca, dia berlari menghampiri fengying lalu memeluknya.


fanyu terdiam, dia mengerutkan dahinya. tak lama lenglu datang membawakan obat untuk di makan fengying. akhirnya xiaowei dan fengying bercerita selama mereka disana.


sudah waktunya xiaowei pergi dan membiarkan fengying beristirahat, dia ingat kata-kata dari permaisuri langit untuk menemuinya jika ada waktu.


"fanyu." panggil xiaowei.


"sebentar saja." mohon xiaowei.


"kemana kamu akan pergi?" tanya fanyu.


"permaisuri ingin bertemu dengan ku." jawab xiaowei.


karena xiaowei akan pergi menemui permaisuri, fanyu tidak perlu khawatir akan hal itu. mereka berpisah disana, fanyu kembali ke paviliun xuan ji sedangkan xiaowei pergi untuk menemui permaisuri.

__ADS_1


"Xiaowei memberi hormat pada permaisuri." xiaowei menempelkan kedua tangannya, lalu menekuk lutut dan menundukkan kepalanya kebawah.


permaisuri melebarkan tangannya, dia menunjuk xiaowei untuk segera bangun dan mendekatinya. perlahan xiaowei berjalan lalu duduk di samping permaisuri.


wajah permaisuri terlihat sangat ramah, dia juga sangat cantik saat tersenyum membuat xiaowei kadang berpikir bahwa permaisuri bukan dalang dari semua masalah ini.


permaisuri menggenggam tangan xiaowei lalu tersenyum, dia menyuruh semua pelayan untuk meninggalkan mereka berdua saja.


"xiaowei, aku sudah dengar cerita mu dari lenglu...sedih sekali." ucap permaisuri dengan raut wajah sendu.


"c-cerita apa.. permaisuri?" tanya xiaowei gugup.


xiaowei terkejut mendengarnya, dia sempat salah paham. xiaowei kira permaisuri sudah tahu identitas aslinya.


"aku dengar kamu berasal dari keluarga peri air lalu kedua orang tua mu meninggal, pasti sulit hidup sendirian selama ini. untungnya ada lenglu di samping mu." ujar permaisuri.


xiaowei tersenyum, untung permaisuri tidak tahu bahwa dia putri dari dewi obat-obatan. xiaowei menggenggam kembali tangan permaisuri. kemudian menatapnya.


"permaisuri tidak perlu khawatir, saya sudah biasa hidup seperti ini." senyum xiaowei.


"syukurlah, tapi...dengan ada fanyu di sisi mu tidak perlu khawatir...dia pasti akan melindungi mu." balas permaisuri.

__ADS_1


xiaowei tersenyum lagi, dia tertawa di dalam hati. melindungi? selama ini fanyu terus bersikap aneh padanya, kerap sekali memarahi hal yang tidak di mengerti xiaowei.


"Xiaowei...aku ada tugas untuk mu." kata permaisuri langit.


__ADS_2