![Legend Of Xiaowei [STOP]](https://asset.asean.biz.id/legend-of-xiaowei--stop-.webp)
semua dewa dan dewi berkumpul, fanyu menjadi pemimpin perkumpulan itu dia memanggil semua dewa dan dewi yang ikut serta dalam penyerangan. lenglu, fengying, tang dan xiaowei, terakhir anran yang ingin ikut serta dalam penyerangan tersebut.
mereka terus berbincang dengan rencananya, terakhir mereka berlatih untuk persiapan.
"Dewi xiaowei kamu sangat hebat." puji fanyu.
"kekuatan ku tidak sebanding dengan dewa fanyu." ujar xiaowei.
aneh rasanya bagi xiaowei, awalnya mereka sangat dekat tetapi sekarang bagaikan orang yang baru saling mengenal, ada jarak kecil di antara mereka meski sudah lama mengenal.
"xiaowei." panggil fengying.
xiaowei sadar dari lamunannya, dia menyahuti panggilan dari fengying. laki-laki itu menariknya pergi dari area latihan, fanyu pun menatap kepergian mereka tetapi ia tidak mempermasalahkannya.
"fengying kita mau kemana?" tanya xiaowei.
"ke bumi, aku dengar ada festival di sana." benar, sudah lama sekali xiaowei tidak mengunjungi bumi. dulunya dia tinggal di bumi dan sekarang di langit, pasti ada banyak hal yang sudah terlewatkan disana.
festival yuanxiao, saat itu xiaowei bertemu dengan fanyu. tentu dia masih mengingat apa saja yang telah terjadi, satu tahun telah berlalu waktu di bumi dan langit berbeda. fengying mengajaknya ke sebuah toko untuk membeli kue bulan kesukaan xiaowei sambil menunggu malam datang.
xiaowei tersenyum, dia menggigit kue bulan dengan penuh perasaan. rasanya enak sekali, pikir xiaowei.
"tenang saja malam ini, aku yang akan mentraktir mu." ujar fengying.
__ADS_1
xiaowei tertawa, dia sangat senang. saat di langit dia jarang sekali memakan kue bulan, kecuali fanyu memberikannya. xiaowei memegangi kepalanya yang terasa pusing, kenapa? setiap memikirkan fanyu, xiaowei merasa sakit.
"ada apa xiaowei?" tanya fengying.
"tidak apa-apa, fengying lebih baik kita keluar saja mencari udara segar." ajak xiaowei.
mereka pun pergi, berjalan melihat-lihat keramaian kota. orang-orang sudah menyiapkan perlengkapan untuk festival yuanxiao, toko-toko juga sudah mulai di buka, para pedagang sudah menyiapkan makanan yang akan di jual.
fengying pun melihat tanghulu dia berniat untuk membelikan satu tusuk tanghulu untuk xiaowei, tapi gadis itu sepertinya sedang menikmati pandangannya hingga fengying mengurungkan niatnya.
"ada suatu tempat yang ingin ku tunjukan pada mu." ujar fengying.
"apa?" tanya xiaowei.
"tempat apa ini?" tanya xiaowei.
"sungai kebahagiaan." jawab fengying.
"woahh..."
xiaowei berjalan mengelilingi sungai itu, dia sangat takjub. fengying menjelaskan sungai ini bisa mengetahui kebahagiaan apa yang kita inginkan, satu teguk air bisa mengetahui kebahagiaan apa yang akan datang, jika kau terjatuh dalam sungai itu makan akan memasuki ilusi kebahagiaan.
baru saja fengying menjelaskan itu, xiaowei tak sengaja memijak batu licin hingga dirinya terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai.
__ADS_1
"Xiaowei!" teriak fengying.
melihat itu fengying berniat menolong xiaowei dengan ikut menceburkan dirinya kedalam sungai kebahagiaan. mereka pun masuk ke dalam ilusi masing-masing.
"xiaowei, xiaowei bangun." terdengar suara perempuan.
xiaowei membuka matanya, dia terkejut saat melihat perempuan yang memiliki wajah sama dengannya. xiaowei pun kebingungan dan heran, dia melirik sekitar, ilusi ini terasa tak asing baginya, benar. tempat itu sama seperti mimpi xiaowei sebelumnya, dimana dia melihat kematian fanyu. mata xiaowei pun berkaca-kaca, dia menanyakan dimana fanyu.
meski xiaowei tahu itu hanyalah ilusi, dia sangat khawatir pada fanyu. perempuan itu memasang raut wajah sedihnya, dia membalikkan tubuhnya lalu berkata.
"fanyu telah pergi." ujarnya.
air mata xiaowei kembali mengalir, dia merasa hancur. tapi dirinya sendiri tak ingin merasakan perasaan ini, seperti perasaan ini memang sudah seharusnya datang.
"aku sangat mencintai fanyu, aku tidak ingin dia pergi meninggalkan aku." lanjut perempuan itu.
"xiaowei kamu harus menyelamatkan fanyu." kata perempuan itu.
sontak xiaowei menghapus air matanya kemudian berdiri menatap perempuan itu, xiaowei bertanya-tanya bagaimana bisa dirinya menyelamatkan fanyu.
"bagaimana caranya aku menyelamatkan fanyu?" tanya xiaowei.
"saat waktunya tiba, kamu pasti tahu..." jawab perempuan itu kemudian dia berubah menjadi debu berkilau dan terbang tertiup angin.
__ADS_1
xiaowei pun kembali sadar dari ilusinya, saat dia membuka matanya ada fengying yang masih tertidur pulas. mungkin dia masih berjuang untuk melawan ilusi itu, jika gagal maka selamanya akan tenggelam dalam ilusi kebahagiaan.