![Legend Of Xiaowei [STOP]](https://asset.asean.biz.id/legend-of-xiaowei--stop-.webp)
pagi itu fanyu pergi ke kediaman lenglu, mencari tahu tentang kebenaran dari xiaowei. dia melihat lenglu memainkan guzheng dengan suara yang indah, perlahan fanyu berjalan mendekati lenglu kemudian kelinci kecil berwarna putih menghampiri fanyu, dia menggantungi pakaian fanyu seolah meminta sesuatu darinya.
fanyu memunculkan wortel dari sihirnya kemudian memberikannya pada kelinci peliharaan lenglu, mengetahui keberadaan fanyu. lenglu segera berhenti memainkan guzheng.
lenglu menyambut kedatangan fanyu, kemudian menyiapkan teh untuk di nikmati bersama. lenglu menanyakan apa yang membuat fanyu datang ke tempatnya, sepertinya fanyu memiliki beberapa pertanyaan untuk lenglu.
fanyu tertawa, memang benar. ada banyak pertanyaan yang ingin di lontarkannya, tetapi dia bingung ingin memulai dari mana.
"lenglu, apa benar kamu sudah mengobati tangan xiaowei?" tanya fanyu.
lenglu mengerutkan dahinya, mengobati? apa maksudnya. bahkan lenglu sendiri tidak tahu kalau xiaowei terluka.
"apa? xiaowei terluka?!" khawatir lenglu.
"kamu sendiri tidak mengetahuinya ternyata." ujar fanyu dengan ekspresi yang tidak bisa di tebak.
nada bicaranya terlihat kesal tetapi raut wajahnya sangat datar, entah apa yang sedang di rasakan nya, jujur saja kecewa.
fanyu berdiri dia membelakangi lenglu, tangan kanannya memegang cangkir kecil berisi teh. mulutnya berkomat-kamit menjelaskan apa yang terjadi, lenglu memejamkan matanya. dia tahu xiaowei sudah salah dengan membohongi fanyu tentang luka itu tapi dirinya sangat terkejut ketika fanyu membalikkan tubuh dan melempar cangkir di hadapan wajah lenglu.
__ADS_1
"kau tidak perlu berbohong pada ku! katakan sejujurnya! apa yang kalian sembunyikan?!" tanya fanyu dengan nada tinggi.
sedari awal fanyu memang sudah curiga, lenglu melarangnya untuk dekat dengan xiaowei yang bernotaben manusia biasa di bumi, kemudian munculnya xiaowei di langit dengan identitas sebagai peri air sangatlah janggal tanpa pamrih dia merelakan xiaowei di jadikan pendamping fanyu oleh permaisuri. di tambah lagi saat fengying terluka, xiaowei terus memaksa mereka agar dia bisa mengobatinya. dan kejadian terakhir tangan xiaowei pulih begitu cepat, padahal duri dari sihir tang mengandung racun. dia beralasan bahwa lenglu yang membantunya.
bahkan seorang peri tidak memiliki kekuatan sebesar itu, hanya seseorang dengan keturunan dewa atau dewi yang bisa mempunyai kekuatan seperti itu. di tambah xiaowei pulih cepat, membuat fanyu curiga dia memiliki darah campuran dewi obat. dia mengira bahwa xiaowei adalah putri dewi obat yang hilang ratusan tahun lalu.
"Kau benar." kata lenglu.
lenglu tidak bisa menyembunyikan rahasia itu lebih lama dari fanyu, dia memiliki otak cerdas dan sulit untuk di pahami. takutnya, fanyu akan lebih kecewa jika di sembunyikan lebih lama.
"lantas kenapa kau biarkan xiaowei melakukan itu semua? lenglu kau sendiri tahu hukum langit begitu kejam untuk orang yang berbohong! apa kau ingin xiaowei berhadapan dengan kaisar?!" fanyu menarik kerah pakaian lenglu.
"aku tidak punya pilihan lain, itu permintaan xiaowei sendiri." ujar lenglu.
"tanyakan pada xiaowei, aku hanya menurutinya. janji ku pada dewa air harus di tepati." jawab lenglu.
"dewa air?" fanyu terlihat kebingungan.
"ya, xiaowei adalah putri dari dewa air dan dewi obat-obatan. cinta mereka tandas karena ulah ayah mu, dan Dewi obat-obatan mati karena ibu mu." jelas lenglu.
fanyu terkejut, benarkah orang tuanya seperti itu? dia tidak percaya jika tidak menanyakan nya langsung. pikiran fanyu kacau, awalnya dia hanya ingin tahu penyebab xiaowei berbohong tetapi ternyata dia mengetahui banyak kebenaran.
__ADS_1
"fanyu." panggil lenglu sebelum fanyu pergi.
"semakin banyak kau tahu kebenaran, semakin kau akan tersakiti." ucapan itu tertuju peringatan untuk fanyu.
fanyu tak meresponnya, dia terus berjalan meninggalkan lenglu. di tengah perjalanannya dia bertemu fengying dan xiaowei menuju kediaman lenglu.
"eh fanyu!" sapa xiaowei.
dia memegang lengan baju fanyu, tetapi fanyu melepaskan pegangan itu kemudian menatap fengying. mendapatkan perlakuan seperti itu, xiaowei merasa terkejut dan menanyakan ada apa dengannya.
"fanyu ada apa?" tanya xiaowei.
"tidak apa-apa, aku pergi dulu." jawabnya kemudian pergi.
xiaowei dan fengying saling bertatapan kemudian menggelengkan kepalanya bingung. sangat aneh pikir xiaowei, memang laki-laki aneh, hatinya susah di prediksi. saat xiaowei menanyakan apakah dirinya marah dia hanya diam saja, tidak bisakah fanyu jujur saja. xiaowei bukan gadis yang bisa mengerti begitu cepat tentang permasalahan.
"fengying, apa fanyu marah pada ku?" tanya xiaowei.
"mana mungkin, memangnya apa yang di perbuat gadis centil ini?" jawab fengying sambil memainkan hidung xiaowei dengan tangannya.
__ADS_1
"tapi sepertinya fanyu terlihat marah pada ku." kata xiaowei sambil memasang ekspresi sedih dan bibir manyunnya.