Legend Of Xiaowei [STOP]

Legend Of Xiaowei [STOP]
tawaran dari permaisuri


__ADS_3

xiaowei berjalan dengan pelan, dia melewati tanaman bunga-bunga cantik. bajunya menyapu rerumputan. berulang kali xiaowei memikirkan ucapan dari permaisuri.


"kaum iblis memberontak, para dewa akan turun tangan untuk menyelesaikan masalah itu. aku ingin kamu membantu fanyu untuk mengalahkan mereka." jelas permaisuri.


"tapi permaisuri, dengan kekuatan fanyu sepertinya dia tidak membutuhkan bantuan ku." ragu xiaowei.


"benar, tapi aku ingin fanyu yang mendapatkan penghargaan dari kaisar. shalu akan ikut turut bekerja sama dalam penyelesaian itu, aku ingin kamu melukainya secara diam-diam. lalu biarkan fanyu menolongnya." jelas permaisuri.


"tapi permaisuri."


"aku akan memberikan posisi untuk mu jika berhasil." senyum permaisuri.


"posisi? maksud permaisuri?" bingung xiaowei.


"bukankah para peri ingin sekali menjadi dewi? termasuk diri mu bukan? aku akan merekomendasikan diri mu pada kaisar." penawaran yang bagus, permaisuri sangat cerdik, membuat xiaowei bimbang dengan keputusannya.


xiaowei memukul kepalanya pelan, tawaran permaisuri sangat menggiurkan tetapi konsekuensi sangat besar jika rencana itu gagal. fanyu menjadi batu loncatan yang bagus, jika xiaowei menjadi dewi dan mendapatkan posisi di langit, rencana pembalasan dendam semakin mudah untuk di lakukan.


"Xiaowei, tenangkan dirimu... pikirkan lah dengan baik-baik." gumam xiaowei.


saat memasuki gerbang paviliun xuan ji, xiaowei melihat gadis berpakaian merah keluar dari sana. raut wajahnya sangat kacau, dia melewati xiaowei tanpa menatapnya.


saat xiaowei menemui fanyu, dirinya sedang membaca buku dengan santai. xiaowei segera menghampirinya lalu melihat buku apa yang sedang di baca fanyu.


"sudah pulang?" tanya fanyu.


"iya, eh. siapa gadis berpakaian merah?" tanya balik xiaowei.


"kamu tidak tahu?" tanya fanyu.


xiaowei menggelengkan kepalanya tanda ia tidak mengenali gadis itu. dia mengambil buku yang ada di tangan fanyu lalu membacanya.


"dia adalah gadisnya fengying." jelas fanyu.

__ADS_1


sontak xiaowei melotot kan matanya, gadis? sejak kapan fengying mempunyai perempuan disisinya? bahkan fengying tidak menceritakan pada xiaowei kalau dia memiliki kekasih.


"apa?? bagaimana bisa?" tanya xiaowei terkejut.


"gadis itu dewi api, sebaiknya kamu mundur. tang bukan tandingan mu." senyum fanyu.


"mundur? untuk apa aku mundur?" bingung xiaowei.


"bukankah kamu menyukai fengying?" tanya fanyu.


xiaowei tertawa terbahak-bahak, menyukai fengying? benar menyukai dia sebagai teman atau saudara. xiaowei menggelengkan kepalanya heran.


"iya aku menyukainya, menyukai lenglu juga, dan kamu!" seru xiaowei.


Deg!


"xiaowei kamu tidak boleh serakah." ujar fanyu.


"kenapa tidak? kalian orang yang baik, tidak bolehkah aku menyukai kalian?" tanya xiaowei.


xiaowei mengangguk dengan polosnya, fanyu mengerutkan dahinya sedikit. lalu berdiri dan meninggalkan xiaowei sendiri.


"eeh? fanyu!!" teriak xiaowei berusaha mengejarnya.


"tinggal dan hapalkan semua kata-kata mantra yang ada di buku itu! sore nanti aku akan kembali untuk mengetes mu!" fanyu menatapnya tajam.


xiaowei berhenti mengejarnya, dia mundur beberapa langkah untuk menjauhi fanyu. sangat seram, pikir xiaowei.


xiaowei menggerutu dalam hatinya, kemarin ia disuruh untuk menulis sekarang di suruh untuk menghapalkan, fanyu sangat kejam! pikir xiaowei.


"Dasar laki-laki aneh! sebentar marah sebentar membaik! huh!" kesal xiaowei.


__ADS_1


xiaowei membaca buku-buku yang di berikan fanyu, dia sangat lelah membaca buku itu berjam-jam. hari sudah mendekat sore tapi fanyu tidak kunjung datang.


BRAK!!


"kak fanyu!!!" teriak seseorang yang datang.


sontak xiaowei terkejut dan bersembunyi di balik meja. orang itu mendengar suara ketukan yang keras, ternyata suara itu berasal dari lutut xiaowei yang menghantam lantai.


"aiii! siapa ini? kenapa kamu di kamar kakak ku?" tanya dia.


xiaowei terlihat kebingungan, dia sendiri juga tidak mengenali orang itu. karena wajah songong orang itu, xiaowei jadi tidak tahan menunjuk-nunjuk wajahnya.


"kamu yang siapa! ini sekarang menjadi tempat ku juga!" kesal xiaowei.


"Eh sejak kapan?! kenapa kak fanyu tidak bilang menyembunyikan gadis di kamarnya." kekeh dia sambil memainkan kipasnya.


fanyu datang, melihat adiknya dan xiaowei bertengkar ia pun segera memisahkan kedua gadis itu.


"meiqi, jangan membuat ulah di kediaman ku." ujar fanyu.


meiqi langsung memeluk saudara laki-lakinya yang baru saja datang, dia sangat rindu. setelah memeluk fanyu dia menatap tajam xiaowei.


"kak! sejak kapan kamu menikah?" tanya meiqi.


"Ehhh?" xiaowei terkejut, wajahnya terlihat lucu saat kebingungan.


fanyu tertawa lalu memegang puncak kepala adiknya, meiqi adalah anak kaisar langit dan selirnya. ia membawa meiqi keluar dari tempat itu.


"kakak! kamu belum jawab pertanyaan ku!" kesal meiqi.


"Dia pendamping yang di berikan ibu untuk ku." ucap fanyu.


"Apa??? kenapa tidak meiqi saja yang jadi pendamping kakak?" dengus meiqi.

__ADS_1


"kamu masih terlalu muda untuk bertarung meiqi." ucap fanyu.


"tapi..." ucapan meiqi terhenti saat dia melihat xiaowei mengintip di depan pintu.


__ADS_2