Legend Of Xiaowei [STOP]

Legend Of Xiaowei [STOP]
ilusi kebahagiaan


__ADS_3

fengying tersadar, nafasnya terengah-engah. dia melirik sekitar kemudian ada secangkir air dan teko kuno. fengying menutup wajahnya, kenapa dia tidak mendapatkan ilusi kebahagiaan melainkan ilusi kejadian yang akan datang. matanya berkaca-kaca apakah ilusi itu benar akan terjadi? dia tidak sanggup jika kehilangan orang terdekatnya.


"fengying, kau sudah sadar?" tanya xiaowei yang baru saja datang.


"ah iya, tidak di sengaja malam sudah tiba. apa kita melewatkan festival yuanxiao?" tanya balik fengying.


"tidak, festival yuanxiao baru saja di mulai." jawab xiaowei.


"kalau begitu ayo kita pergi." ajak fengying.


"tidak, kamu beristirahat saja di penginapan. pasti sangat lelah melawan ilusi." ujar xiaowei.


"aku tidak apa, sudah lama sekali tidak melihat festival ini." kata fengying dengan nada bersemangat.


mereka pun pergi, ternyata belum tiba waktunya menerbangkan lentera. xiaowei dan fengying mampir ke sebuah kedai kecil yang menjual arak, mereka pun memesan arak dan makanan untuk di nikmati.


saat menikmati makanan itu, xiaowei tidak sengaja mendengar percakapan orang di sebelah. ada empat gadis yang duduk mengobrol dengan asik, satu gadis terlihat mabuk berat dia berbicara tanpa sadar.


"yiu bagaimana rasanya patah hati? hahaha." canda salah satu gadis di sana.


"sakit sekali! aku pikir dia mencintai ku, padahal aku sudah jatuh cinta padanya."


"kalau begitu perasaan jatuh cinta itu seperti apa?" tanya salah satu gadis yang terlihat polos.

__ADS_1


"kamu akan merasa jantung mu berdebar setiap kali melihatnya." jawab teman gadis itu.


"bukan hanya itu, kamu akan merasakan sakit setiap kali melihatnya, seperti aku yang tidak di takdirkan bersamanya. setiap kali melihat perempuan lain berada di dekatnya, melihatnya terluka pun aku tidak bisa apa-apa." gumam gadis yang tengah mabuk.


xiaowei mendengar perkataan itu dengan jelas, tanpa sadar dia tidak mendengarkan cerita fengying. terdengar suara petasan langit, tanda festival yuanxiao menerbangkan lentera akan segera di mulai.


"apa yang kamu tulis?" tanya fengying.


"rahasia." jawab xiaowei sambil tersenyum.


xiaowei dan fengying menerbangkan lentera itu, meski mereka seorang dewa dan dewi akan tetapi mereka tidak pernah tahu nasib sendiri. saat ini xiaowei berharap bahwa fanyu bisa mengingatnya.


sementara itu di sisi lain, fanyu meminum arak sangat banyak. di sampingnya terdapat anran yang mencoba menghentikannya. tapi fanyu tidak perduli dia mengabaikan anran dan meminta perempuan itu pergi.


anran pun pergi meninggalkan fanyu sendirian. fanyu membuka jendela, melihat langit malam yang di penuhi bintang. fanyu menutup matanya, dia tentu ingat saat pertama kali bertemu dengan xiaowei, juga sikap xiaowei yang sangat menarik perhatiannya di festival yuanxiao.


"maaf xiaowei." gumam fanyu dengan suara yang kecil.


matanya berkaca-kaca dia meneguk banyak arak, melihat xiaowei bersama fengying hatinya sangat sakit. tapi fanyu tidak bisa melarang xiaowei untuk dekat dengan laki-laki lain.


"sampai jumpa." sebut fengying.


"ya, sampai ketemu besok." lanjut xiaowei.

__ADS_1


"oh, tunggu! xiaowei besok kita akan pergi berperang."


"apa?!" xiaowei terkejut.


"kaisar berkata bahwa harinya di majukan, untuk menghindari rencana dari suku iblis." jelas fengying.


terlalu mendadak, pikir xiaowei. tapi tak masalah jika mereka bersama-sama melawan suku iblis. fengying dan xiaowei berpisah disana.


saat memasuki kediaman lenglu yang sunyi, xiaowei melewati pohon-pohon bambu sesekali terdengar suara jangkrik di malam hari. saat membuka pintu lenglu muncul di sampingnya membuat xiaowei terkejut.


"astaga! siluman!" pekik xiaowei.


pada akhirnya xiaowei tertawa karena pekikan dirinya sendiri, ternyata itu lenglu.


lenglu menjentikkan jarinya di dahi xiaowei, dia mengintimidasi xiaowei menyuruhnya duduk untuk mendengarkan kemarahannya.


"kau seorang Dewi! kenapa pulang selarut ini!" marah lenglu.


"aku pergi bersama fengying." bantah xiaowei.


"kemana saja kalian! pergi begitu saja tanpa berkata pada ku, bagaimana jika terjadi sesuatu, apa yang harus ku perjelas pada kaisar!"


"lenglu kamu berlebihan! pantas saja fengying takut pada mu! lain kali ikutlah bersama kami turun ke bumi, menikmati pemandangan yang menenangkan otak agar tempramen mu tidak memburuk!" canda xiaowei.

__ADS_1


"XIAOWEI!" marah lenglu.


xiaowei tertawa kemudian menutup pintu kamarnya, lenglu pun menghela nafasnya. dasar gadis nakal, pikirnya. semua orang mengatakan lenglu mempunyai tempramen yang buruk dan suka marah. padahal ia lakukan itu karena perduli.


__ADS_2