Legend Of Xiaowei [STOP]

Legend Of Xiaowei [STOP]
hari pertama menjadi pendamping fanyu


__ADS_3

"xiaowei?" panggil fanyu.


dia mendekati xiaowei kemudian menatapnya dari atas sampai kebawah. xiaowei menutup mulutnya menyesal bahwa sudah berkata kasar, jantungnya juga berdebar saat tahu itu adalah fanyu.


"sedang apa kamu disini? dan bagaimana bisa?" tanya fanyu.


"hehe, sepertinya salah tempat." jawab xiaowei dia berniat kabur dari sana.


untungnya fanyu dengan cepat menangkap gadis itu dan memojokkan nya ke ujung dinding. para pelayan menunduk mereka tidak berani menatap itu, xiaowei menggigit bibirnya dia tidak tahu harus berbuat apa lagi.


sedangkan fanyu tertawa lalu menganggukan kepalanya pelan seperti sedang meledeknya. tidak membutuhkan waktu lama xiaowei langsung bersujud meminta maaf pada fanyu.


"maafkan saya! saya tidak bermaksud berkata seperti itu." ucap xiaowei.


fanyu menarik lengan xiaowei untuk berdiri, kemudian dia menatap xiaowei lagi. tangannya menarik kain yang menutupi rambut xiaowei, kemudian kain itu pun terbang hingga membawa sihir cahaya milik lenglu tadi.


"kamu seorang peri?" tanya fanyu.


"iya..." jawab xiaowei.


"kenapa kamu membohongi ku saat berada di bumi?" tanya fanyu lagi.


xiaowei terkejut, dia langsung menutup mulut fanyu dengan kedua tangannya karena takut ucapan fanyu terdengar oleh pelayan.


"shut...aku bisa jelaskan." bisik xiaowei.


fanyu menyuruh semua pelayannya pergi, dia menutup pintu kemudian menatap mata xiaowei tajam. sekarang, dia membutuhkan banyak penjelasan dari xiaowei.


xiaowei duduk dia menatap mata fanyu dengan tatapan yang lemah, melirik kesana kemari kemudian memainkan jari-jarinya. fanyu sudah tidak sabar untuk mendengarkan penjelasan dari xiaowei.


"itu...waktu itu aku dan lenglu sedang bertugas di bumi, aku menyamar sebagai seorang manusia untuk membantu lenglu." jelas xiaowei.


"hanya itu?" tanya fanyu.

__ADS_1


"iya." bingung xiaowei sambil menggaruk-garuk kepalanya pelan.


"kamu tahu apa konsekuensi berbohong di langit?" tanya fanyu.


"di hancurkan rohnya?" tanya xiaowei dengan perasaan takut dan paniknya.


fanyu tertawa terbahak-bahak, bagaimana bisa xiaowei menganggap semua hukuman di langit itu sama. dia membawa setumpuk dokumen dan kuas pena lalu menyerahkan itu pada xiaowei.


"kerjakan itu sampai selesai, saat malam aku akan kembali mengecek." suruh fanyu.


"apa?? sebanyak ini??" xiaowei terkejut.


"atau kamu ingin roh di hancurkan?" tanya fanyu.


"tidak!!!" jawab xiaowei dengan perasaan takutnya.


fanyu membalikkan tubuhnya lalu tertawa kecil, dia segera menuju ruangannya untuk melakukan kultivasi.


xiaowei sangat lelah, sedari tadi dia menulis terus di atas kertas. dia menghembuskan nafasnya kasar, kemudian mengintip fanyu yang sedang berkultivasi.


tidak ada jawaban apapun dari fanyu, ia pun berdiri dan beranjak pergi dari sana. melangkah pelan-pelan tanpa di ketahui oleh fanyu. setelah pergi dari paviliun xuan ji xiaowei sangat senang, ia pun menuju ke kolam langit untuk membersihkan tubuhnya.


"huhu... untungnya si aneh tidak tahu aku pergi." senang xiaowei.


dia terus bersenandung sembari membasuh tubuhnya dengan air, tiba-tiba sosok laki-laki datang menghampiri xiaowei dan memanggilnya.


"Xiaowei!!" marah fanyu.


"Aaaaaah!" pekik xiaowei.


fanyu terkejut saat melihat xiaowei yang sedang merendam kan tubuh di kolam tanpa menggunakan apapun, dia membalikkan tubuhnya dan menutupi telinga saat xiaowei berteriak.


"Cukup! kenapa kamu mandi disana?" tanya fanyu.

__ADS_1


"lalu dimana lagi aku akan mandi?" tanya balik xiaowei.


"kamu pikir paviliun xuan ji tidak ada tempat pemandian? cepat pakai baju mu dan pergi dari sini sebelum di lihat banyak orang!" marah fanyu.


xiaowei mendengus, dia berteriak menyuruh fanyu untuk tidak membalikan tubuhnya. xiaowei menaiki batu untuk mengambil pakaiannya, sialnya xiaowei terpeleset hingga menarik lengan baju fanyu.


Byurrr!


fanyu terkejut saat xiaowei memeluknya erat, di dadanya terasa aneh seperti ada dua bola yang menempel. fanyu melirik kebawah tepatnya melihat benda apa itu, xiaowei perlahan membuka matanya, dia pikir ia akan tenggelam di dalam kolam tersebut.


"Aaa! dasar mesum!!!" jerit xiaowei.


fanyu menutup mulut xiaowei, teriakannya bisa mengundang banyak orang datang kesini dan menambah masalah untuk mereka. xiaowei menyilang kan kedua tangannya di depan dada kemudian menatap fanyu tajam.


pipi fanyu sedikit memerah, bahkan meneguk slavia terlihat sangat sulit. xiaowei berteriak lagi agar fanyu menjauh darinya.


"pergi dasar mesum!" teriaknya.


"diam! memangnya siapa yang menarik ku duluan?!" kesal fanyu kemudian dia naik ke atas.


xiaowei memasang raut wajah jengkelnya, dia menarik pakaiannya kemudian naik untuk menggunakannya. setelah itu fanyu pergi untuk mengganti pakaiannya, sedangkan xiaowei kembali menulis.



fanyu tersenyum saat melihat xiaowei menulis dengan serius, dia menatap gadis itu dari kejauhan. saat xiaowei selesai menulis lalu menghela nafasnya legah barulah fanyu datang menghampiri.


"sudah selesai?" tanya fanyu.


xiaowei mengangguk, dia menyerahkan semua dokumen pada fanyu untuk di cek. hampir semua dokumen penulisannya benar tapi satu dokumen ada beberapa tulisan yang salah hingga fanyu menyuruh xiaowei untuk menulisnya ulang. fanyu merasa bahwa xiaowei tidak menulis dengan benar, dia mendekati xiaowei lalu membantunya menulis dengan cara yang benar. xiaowei memperhatikannya dengan baik, sedangkan fanyu terus berbicara menjelaskan bagaimana cara penulisan yang benar untuk dokumen itu.


hingga xiaowei dan fanyu tidak sengaja saling bertatapan dengan jarak yang sangat dekat, fanyu masih menggenggam tangan xiaowei. xiaowei tersenyum saat menatap mata fanyu, jantung fanyu tiba-tiba berdebar kencang sama saat waktu merayakan acara yuanxiao bersama xiaowei.


"wah mata si aneh ada bayangan ku." kekeh xiaowei tanpa ada rasa apapun.

__ADS_1


sontak fanyu merasa bahwa ia telah melanggar jarak, dia melepaskan tangan xiaowei kemudian berdiri untuk memperbaiki posisi dan suasana kembali canggung.


"xiaowei, apa kamu tidak memiliki kewaspadaan pada laki-laki?" tanya fanyu.


__ADS_2