![Legend Of Xiaowei [STOP]](https://asset.asean.biz.id/legend-of-xiaowei--stop-.webp)
tang muncul dia menarik tangan xiaowei kemudian kabur dari tempat itu, neraka di gemparkan karena shalu yang terluka. ratusan pasukan di perintahkan untuk mencari xiaowei, saat di mereka hendak keluar beberapa iblis kuat menahan mereka. tang dan xiaowei bekerja sama untuk menghancurkan gerbang dan para iblis itu, mereka sangat kompak menggunakan sihir dan seni bela dirinya. xiaowei ingat bahwa dia di berikan pedang oleh mantian, ia pun menggunakan pedang itu untuk melawan para iblis.
akhirnya mereka berhasil keluar, xiaowei melihat pegangan pedang itu semakin memerah ketika darah-darah iblis menempel di pinggirannya. tang dan xiaowei pun sampai ke langit, tak lupa dia segera melaporkannya pada permaisuri dan kaisar langit.
"apa?! shalu berkhianat?!" ucap kaisar terkejut.
"benar kaisar, xiaowei sendiri yang mengalami kejadian itu." kata xiaowei.
"sudah kuduga! shalu memang tak pantas berada di langit! darah iblis mengalir di tubuhnya!" seru permaisuri.
"Diam!" marah kaisar.
kaisar terlihat gusar, dia sangat kecewa. putranya sendiri mengkhianati langit bahkan merebut pedang miliknya, kini satu-satunya yang bisa kaisar percaya adalah fanyu.
"panggil fanyu!" perintah kaisar.
dua pasukan langit segera pergi ke paviliun xuan ji, tiba disana fanyu sedang memainkan guzheng dengan damai. di sampingnya terdapat perempuan yang menikmati suara itu.
"dewa malam, kaisar mengirim perintah untuk segera menemuinya." ujar salah satu pasukan.
"ayah?" bingung fanyu, dia melirik gadis di sebelahnya lalu tersenyum.
__ADS_1
"anran, aku pergi menemui kaisar dulu." ujar fanyu.
anran mengangguk, selama xiaowei pergi. anran lah yang mengurus fanyu, siang dan malam menjaganya.
"fanyu memberi hormat." ucap fanyu.
mendengar suara laki-laki itu, xiaowei merasa gembira. dia membalikkan tubuhnya dan menatap fanyu tersenyum, anehnya fanyu memasang raut wajah datar walaupun sudah melihat kehadiran xiaowei.
permaisuri tersenyum, xiaowei pun mengerutkan dahinya. kaisar berkata bahwa fanyu harus bersiap-siap untuk memimpin pasukan dan merebut kembali pedang kaisar, tiga hari lagi mereka akan berperang. fanyu dan dewa dewi lainnya di ajak untuk bekerja sama menghancurkan suku iblis, selama tiga hari kaisar ingin mereka mempersiapkan dengan matang agar tidak ada kekalahan.
fanyu pun menerima perintah kaisar, dia pun segera keluar dari istana. xiaowei heran, kenapa fanyu tidak mengajaknya mengobrol padahal mereka baru berjumpa lagi, saat di luar xiaowei menarik tangan fanyu lalu memeluknya, bukan senang fanyu malah mendorong xiaowei dan menatapnya sinis.
"fanyu? ada apa?! kamu tidak rindu pada ku?" seru xiaowei.
"apa maksudmu? aku tahu kamu berhasil mengungkapkan rencana busuk shalu, aku kagum dengan prestasi mu, tapi maaf. prilaku mu sangat tidak sopan terhadap laki-laki." ujar fanyu.
xiaowei terkejut, apa laki-laki ini fanyu yang dia kenal? tapi kenapa xiaowei merasa bahwa orang yang di hadapannya ini bukan fanyu.
"fanyu!!!" terdengar panggilan seorang perempuan.
__ADS_1
fanyu tersenyum pada perempuan itu, dia membelai rambutnya. bagaikan di sambar petir, xiaowei merasakan sakit yang luar biasa di dada, melihat fanyu bersikap manis terhadap perempuan itu. dia memegangi dadanya yang terasa sakit, sedikit tubuhnya mulai terasa goyah dan hendak jatuh.
"dewi xiaowei!" panik anran.
fengying memeluk xiaowei yang hendak terjatuh, sementara xiaowei menatap fanyu sendu. fengying membawa xiaowei pergi dari tempat itu.
"bukankah itu dewi xiaowei?" tanya anran.
"benar." jawab fanyu.
"dia cantik sekali, pantas saja sangat terkenal di langit. selain cantik, juga pandai dan kuat." puji anran.
"kamu tidak kalah darinya anran." kata fanyu.
anran tersenyum malu saat fanyu memuji dirinya. sementara itu di sisi lain, xiaowei merasa amat terpuruk, dia sangat bingung apa yang telah terjadi.
"saat kamu pergi, fanyu kehilangan setengah jiwanya. membuat dia kehilangan beberapa ingatan." jelas fengying.
"melupakan beberapa ingatan? lalu siapa perempuan di samping fanyu?" tanya xiaowei.
"dia hanya peri api biasa. saat masih kecil mereka berteman, tidak tahu ternyata bertemu lagi." jawab fengying.
xiaowei memegangi dadanya lalu meneteskan air mata, sakit sekali. kenapa seperti ini? xiaowei tidak tahu kenapa dia merasakan perasaan seperti ini, harusnya dia senang saat kekuatan fanyu kembali pulih.
__ADS_1