Legend Of Xiaowei [STOP]

Legend Of Xiaowei [STOP]
kesalah pahaman


__ADS_3

xiaowei dan anran mengobrol mereka berbicara di atas jembatan sungai yang di penuhi teratai. saat itu xiaowei menanyakan keadaan fanyu saat ini, tapi tampaknya anran tidak terlalu senang berbicara dengan xiaowei.


"Dewi xiaowei aku sangat sibuk, jika ingin bertanya hal itu tanyakan langsung pada orangnya." ujar anran dia pun hendak pergi.


xiaowei menahan kepergian anran dia memegang lengannya, tetapi anran malah menangkis tangan xiaowei berakibat buruk bagi dirinya karena tidak bisa menjaga keseimbangan.


anran menggunakan sedikit tenaga saat menangkis tangan xiaowei, karena berbicara di pinggir jembatan anran tidak bisa menahan keseimbangannya dan jatuh ke dalam sungai. tapi sebelum terjatuh dia menarik xiaowei hingga tenggelam bersamanya.


meski bisa mengendalikan air tapi xiaowei tidak tahu menggunakannya saat ini, dia tidak bisa bernafas. bayangan anran menjauh darinya.


ternyata anran sudah sampai ke tepian, tapi dia meninggalkan xiaowei yang masih berjuang di dalam sungai itu. anran tersenyum.


"itu akibat jika kamu berebut dengan ku." senyum anran kemudian pergi begitu saja.


akar rumput hidup di sungai melilit tubuh xiaowei, dia pun di bawa ke dasar sungai. xiaowei pun menutup matanya, dalam hati berkata.


"aku tidak siap jika harus mati dengan keadaan seperti ini." matanya mengeluarkan serpihan es.


sementara itu di sisi lain, lenglu tengah mencari xiaowei untuk menghidangkan masakannya. tetapi xiaowei tak kunjung pulang juga. lenglu mengecek kamar xiaowei ternyata perempuan itu tidak ada di kamarnya, lenglu juga datang kekediaman fengying. sama halnya dengan lenglu, ia tidak tahu dimana keberadaan xiaowei.


kabar hilangnya dewi xiaowei terdengar sampai telinga fanyu, dia sangat khawatir hingga memutuskan untuk mencari xiaowei.

__ADS_1


fanyu mendatangi taman yang sering di kunjungi oleh xiaowei, tapi dirinya tidak menemukan gadis itu. saat fanyu melewati jembatan yang di bawahnya terdapat sungai dan beberapa buah rumput teratai ia mendapati puing puing es di permukaan air.


tanpa menunggu lama fanyu menebak itu adalah xiaowei, dia pun terjun ke dalam sungai itu. fanyu melihat seluruh tubuh gadis itu terlilit akar rumput sungai. fanyu mencoba melepaskannya tangannya terluka hingga sedikit air berubah menjadi merah. akhirnya fanyu berhasil membawa xiaowei ke tepian.



"kamu tidak apa-apa?" tanya fanyu.


bagaikan mimpi di selamatkan fanyu, xiaowei menyentuh wajah fanyu kemudian air matanya mengalir.


"terima kasih." ujarnya.


sontak fanyu merasa bahwa dirinya sudah melewati batas, dia membantu xiaowei berdiri. perempuan ini selalu saja membuatnya khawatir.


kemarahannya ini mengingatkan sosok fanyu yang dulu, xiaowei pikir fanyu sudah mendapatkan ingatannya. dia pun segera menanyakan hal itu.


"fanyu apa kamu sudah ingat semuanya?" tanya xiaowei.


"ingat apa? sebaiknya kamu segera pulang. semua orang mengkhawatirkan mu." jawab fanyu.


"fanyu, sekali aku ingin bertanya, apakah kamu pernah merasakan sakit dan sedih saat memikirkan ku?" tanya xiaowei.

__ADS_1


fanyu terlihat terkejut, tiba-tiba saja xiaowei menanyakan hal itu padanya. apakah perempuan ini sudah sadar dengan perasaannya sendiri?


"pulang dan ganti baju mu dewi xiaowei." ujar fanyu.


mau bagaimana pun mereka tidak bisa bersama, permaisuri menentang hubungan mereka. xiaowei dan fanyu berpisah disana, mereka melewati arah yang berbeda, satu pergi dengan raut wajah datarnya dan yang satunya menangis karena menahan sakit.


saat di kamar setelah mengganti pakaiannya xiaowei duduk bersandar di bawah kasur, selama di air entah kenapa dia merenungi nasibnya sendiri.



"sakit saat melihat dia bersama wanita lain, sedih dan khawatir saat dia terluka, ternyata aku mencintai fanyu..hiks.." tangis xiaowei.


langit membendung, rintik hujan membasahi istana langit dan kediamannya. perasaan sedih dewi air mengundang hujan turun sangat deras, melihat hal itu lenglu merasa khawatir dengan keadaan xiaowei. dia dan fengying memutuskan untuk mencari xiaowei di kamarnya lagi.


saat mereka membuka pintu, xiaowei menangis di pojok kasurnya. lenglu menghela nafasnya. perasaan sesedih apa yang di rasakan xiaowei hingga mengundang hujan turun.


"xiaowei?" panggil fengying.


xiaowei mendongak ke atas, dia melihat fengying dan lenglu yang datang. sesegera mungkin dia menghapus air matanya.


"ya?" tanya xiaowei.

__ADS_1


"apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya lenglu.


"xiaowei jika ada masalah bukankah sudah ku bilang untuk bercerita?" tanya fengying.


__ADS_2