Legenda Bocah Bencana

Legenda Bocah Bencana
Menjual Hasil Rampasan


__ADS_3

Setelah menghajar para pengepung sampai babak belur.Rasya mendekati mereka yg telah berbaring di tanah,dan meletakkan kaki kanannya di atas kepala salah seorang dari mereka yg bertubuh paling besar


"Pilih hidup atau mati.Serahkan semua harta yg ada ditubuh kalian jika ingin hidup,dan abaikan kata²ku ini jika ingin otak kalian berhamburan di tanah.Aku bisa memecahkan semua kepala kalian dalam waktu yg kurang dari sedetik"ucap Rasya menatap mereka dengan wajahnya yg sangat mengerikan


"Jangan...Jangan bunuh kami.Maafkan kesalahan kami yg sebelumnya.Semua harta yg kami bawa ada di cincin ruang ini.Terimalah permintaan maaf kami ini"ucap semuanya secara serentak sambil berusaha melepaskan cincin ruang dijari mereka yg sebenarnya sudah tak bertenaga


"Begini kan bagus.Lain kali ajaklah teman kalian atau bahkan leluhur kalian sebanyak mungkin untuk mengepungku dan jangan lupa bawa harta yg banyak.Kujamin aku akan memuaskan kalian yg datang dengan sebaik mungkin.Kutunggu penampilan kalian yg selanjutnya"ucap Rasya yg sedang gembira meninggalkan mereka


"Kami tak akan berani..."ucap orang² ini dengan kompak sambil gemetaran dengan hebatnya


...****************...


"Apa yg baru saja terjadi"ucap Rohan kebingungan


"Aku hanya melihat Rasya yg menghilang dan meninggalkan bayangannya.Tiba² semua orang ini juga ikut menghilang dan dalam sekejap,tanah meledak dan orang² ini sudah terbaring disana.Mungkinkah tadi itu Rasya yg menghajar mereka.Aku tau dia kuat,tapi aku tak tau kalau dia sehebat ini"ucap Leslie kaget


"Tidak mungkin itu Rasya.Tadi aku mengecek ranah nya dan aku hanya melihat dia diranah fusion zing tingkat 1.Mana mungkin ranah serendah itu bisa menghajar orang² ini secepat tadi.Itu mustahil"ucap Rohan tak percaya kata² Leslie


"Apa hanya fusion zing tingkat 1.Itu mustahil.Aku sebelumnya pernah dikalahkan olehnya hanya dengan 1 jurus,tak mungkin kalau aku kalah dari orang beranah fusion zing tingkat 1 kan"ucap Leslie meragukan kata² Rohan


"Tidak.Aku tadi benar² hanya melihatnya diranah fusion zing tingkat 1..."ucap Rohan membantah Leslie


Rohan dan Leslie terus berdebat tentang Rasya dan saling tak percaya satu sama lain


...****************...


Rasya yg telah selesai menjarah para pengepung,kembali kearah mereka berdua.Tiba² sesuatu melesat kearah kepala Rasya dengan kecepatan yg sangat tinggi.Sangking cepatnya benda ini memberikan efek berangin di jarak 20 meter disekelilingnya.Tiba² Rasya reflek untuk menahan benda ini


...Gaya sutra selaras......


...Gaya jari beku......


Rasya menahan serangan ini mengunakan jari telunjuk dan jari tengahnya.Sebuah tombak berhenti diantara celah jari Rasya ini.Dalam jarak 50 meter,sebuah angin muncul akibat dari Rasya yg menahan tombak ini dan menghempaskan semua yg ada dalam areanya.Bagian ujung tombak yg terbuat dari baja,membeku dengan sangat cepat setelah menyentuh jari Rasya dan tak lama kemudian,ujung tombak ini hancur berkeping² dan hanya menyisakan gagangnya yg terbuat dari kayu dan jatuh kebawah


Sebelum jatuh mengenai tanah,Rasya menendang ujung tombak yg sudah tak punya mata ini.Secepat kilat gagang tombak ini kembali kearah yg semula dia lewati,ketempat orang yg melempar tombak ini


Orang yg melemparkan tombak ini,langsung berencana berbalik arah dan lari saat melihat tombaknya dihentikan semudah itu.Namun sebelum sempat dia membalikkan badan,tiba² tombak yg dia lempar tadi telah kembali kearahnya.Dia ingin mengaktifkan pelindung,tapi gagang tombak ini telah mengenai perutnya bahkan sebelum dia sempat menggerakkan satu jarinya.Si Pelempar Tombak ini terlempar beberapa ratus meter kebelakang akibat dari dampak serangan ini dan berhenti disebuah pohon besar.Dia langsung muntah darah saat berhenti di sana


"Aku benar² akan mati tampa aku sadari jika ujung tombaknya masih utuh.Serangannya ini,bahkan hampir menembus tubuhku yg sudah berada diranah stuff zing tingkat tinggi.Aku benar² bukan lawannya.Aku harus kabur sekarang juga.Dengan jarak yg hampir 3 mil ini,aku masih punya kesempatan untuk kabur darinya"ucap si Pelempar Tombak dalam hati berusaha bangun dari tempatnya


"Ingin kemana buru² sekali"ucap Rasya yg melihat si Pelempar Tombak bangun dari tempatnya


Seketika si Pelempar Tombak langsung merinding ketakutan dan terpental beberapa meter kebelakang setelah mendengar suara ini


"Am...Ampuni aku.Aku masih belum ingin mati.Tolong lepaskan aku"ucap si Pelempar Tombak sambil menangis memohon pada Rasya


Si Pelempar Tombak sangat terkejut melihat Rasya yg sampai ke tempatnya yg sejauh ini hanya dalam sesaat.Tiba² dia teringat,tadi Rasya melepaskan orang²nya setelah mereka memberikan cincin ruangnya pada Rasya.Diapun melakukan hal yg sama dan menyerahkannya pada Rasya


"Ini semua hartaku,kuberikan semuanya padamu.Sekarang di tubuhku hanya tersisa pakaian yg kupakai saja,tak lebih dari itu.Tolong lepaskan aku"ucap si Pelempar Tombak sambil menangis mengantuk²kan kepalanya ketanah


"Karena kamu sudah memberikan aku hadiah.Maka aku tak akan membunuhmu hari ini.Kembalilah padaku dimasa depan jika kamu bingung harus membuang hartamu kemana"ucap Rasya beranjak pergi setelah mengambil cincin ruangnya


Si Pelempar Tombak tak berani bangun dari tanah sampai beberapa saat,walau tau Rasya sudah pergi dari sana


"Untung dia sudah pergi.Akhirnya aku aman juga"ucap si Pelempar Tombak yg bangun dari tempatnya sambil menyapu air matanya yg masih tak berhenti mengalir sangking takutnya


"Tadinya kupikir bisa membunuhnya dengan serangan tiba².Tak ku sangka malah aku yg hampir mati.Tau begini aku akan langsung kabur saat anak buah ku terkapar tadi.Awas saja kamu monster br3ns3k,aku bersumpah tak akan pernah menemui mu lagi dalam hidupku"ucap si Pelempar Tombak dalam hati sambil mengunakan tongkat untuk pergi menjauhi Rasya


...****************...


"Dia menahan artefak tingkat prajurit peringkat tinggi hanya dengan 2 jarinya dan bahkan menghancurkannya.Itu artefak tingkat prajurit loh,mana bisa dihancurkan seperti roti begitu.Jangan bilang yg tadi membantai para pengepung itu benar² ulah Rasya"ucap Rohan dan Leslie dalam hati secara bersamaan dengan mulut yg terbuka lebar


Rasya menendang gagang tombak dan tiba² menghilang lagi


"Leslie.Coba lubangi perutku dengan pedangmu.Ini pasti hanya mimpikan"ucap Rohan yg tak percaya dengan apa yg dilihat matanya


"Rohan.Apa menurutmu pedang di tanganku ini adalah baja atau hanya potongan roti.Aku sekarang benar² meragukan kualitasnya"ucap Leslie sambil memperhatikan pedang yg sebelumnya diberikan Rasya


Keduanya sekarang sangat bingung harus bersikap seperti apa,setelah melihat Rasya yg hanya membutuhkan 2 jari,untuk menahan dan menghancurkan artefak tingkat prajurit


...****************...


Setelah beberapa saat,Rasya kembali ketempat Leslie dan Rohan berada sambil tersenyum bahagia,mengingat hasil jarahannya hari ini


"Sungguh pemanasan yg bagus di pagi hari yg cerah ini.Ayo kita pulang sekarang,sudah tak ada yg bisa kita lakukan disini"ucap Rasya merangkul Leslie dan Rohan menaiki rug zing nya dan pergi dari sini

__ADS_1


"Oh ya.Yg tadi itu,tolong jangan disebarkan pada orang lain ya,aku tak suka terlalu mencolok.Mohon kerja samanya"ucap Rasya sambil tertawa


Rohan dan Leslie langsung mengangguk dengan cepat dan tak berani bicara apa² pada Rasya


"Kenapa kalian terlihat kaku begitu.Katakanlah sesuatu jangan terlalu canggung begini.Aku tak akan menggigit kalian kalau kalian bicara kok"ucap Rasya yg menghibur Leslie dan Rohan yg sudah kena mental


"Aku merasa kalau diriku yg sekarang masihlah sangat lemah,jika terus begini aku hanya akan menjadi beban mu dimasa depan.Sekarang aku akan berlatih dengan giat untuk mengejar semua ketinggalan ku dan menjadikanmu sebagai tujuanku"ucap Rohan memberanikan diri untuk bicara dan menatap Rasya


"Kata² yg bagus.Kamu boleh saja mengejar ku dari belakang.Tapi jangan pernah berharap untuk bisa melewati ku,karena kau hanya akan berputus asa jika itu tujuanmu.Bukannya aku ingin sombong dan merendahkan bakat mu,tapi seperti yg sebelumnya kau lihat.Kekuatanku benar² jauh dari kata normal,butuh sebuah keberuntungan besar jika kau ingin melewati ku"ucap Rasya memberi nasehat untuk Rohan


"Aku sudah melihatnya dengan mata kepalaku sendiri,mana mungkin aku akan menganggap mu berbohong.Bisa mengikuti mu dari belakang saja aku sudah merasa cukup.Aku akan turun disini saja,aku akan pulang ke rumah dan berlatih dengan keras setelah ini"ucap Rohan mengeluarkan rug zing nya dan meninggalkan Rasya


"Berhati-hatilah di jalan"ucap Rasya melambaikan tangan


"Kekuatan Rasya benar² membuka mataku hari ini.Aku akan berusaha sekuat mungkin untuk tak terlalu jauh tertinggal darinya dimasa depan"ucap Rohan dalam hati yg semakin menjauh meninggalkan Rasya


...----------------...


Sekarang hanya tinggal Rasya dan Leslie yg masih dalam perjalanan menuju ke rumah.Rasya mulai geram melihat Leslie yg masih tak berani bicara dengannya


"Leslie.Apa kau benar² takut bicara padaku.Kalau kau masih tak bicara padaku,aku akan benar² menggigit mu"ucap Rasya mencoba bercanda dengan Leslie


Leslie hanya diam tak bicara setelah Rasya mengatakan ini


"Kalau begitu jangan salahkan aku kalau menggigit mu sekarang"ucap Rasya bercanda sambil mendekatkan mulutnya ke leher Leslie


Tiba² setetes air mata jatuh di pipi Rasya.Rasya terkejut dan buru² melihat kearah Leslie.Dilihatnya air mata yg bercucuran menetes di pipi Leslie


"Leslie,kenapa kau sampai menangis.Aku tadi hanya bercanda,jangan menganggapnya serius"ucap Rasya panik


"Aku takut kau yg sekarang bukanlah orang yg sama dengan Rasya yg kukenal sebelumnya.Aku sangat takut jika itu benar² terjadi"ucap Leslie yg akhirnya bicara sambil menangis


"Maafkan aku,jika sebelumnya membuatmu takut.Seperti yg kamu lihat,aku tak pernah membulimu dengan kekuatanku sebelumnya.Hal itu juga tak akan pernah terjadi dimasa depan.Bersikaplah seperti biasa di hadapanku.Jangan berpikir yg aneh² seperti ini lagi kedepannya"ucap Rasya sambil memeluk Leslie dan mengelus² kepalanya mencoba membuatnya tenang


Leslie terlihat mulai tenang dalam pelukan Rasya.Tak lama kemudian Leslie tertidur lelap di pelukan Rasya.Rasya yg sadar kalau Leslie sudah tidur,dia meletakkan Leslie di pangkuannya sambil terus mengelus kepalanya


"Sepertinya aku sudah membuatnya terlalu takut tadi.Syukurlah sekarang dia sudah tenang.Lain kali aku akan berhati² dan tak bertindak ceroboh didepannya.Aku merasa sangat bersalah setelah membuatnya menangis seperti tadi.Aku tak akan pernah mengulang hal ini dimasa depan"ucap Rasya dalam hati


Rasya akhirnya sampai di rumah setelah beberapa saat kemudian.Dia memasukkan rug zing nya ke cincin ruang dan mengendong Leslie yg masih tidur kekamarnya.Sesampainya di sana Rasya meletakkan Leslie ditempat tidurnya dan mengecup kening Leslie


"Sebaiknya aku memeriksa cincin ruang yg aku dapatkan tadi dulu sebelum menjualnya ketempat lelang.Siapa tau aku akan mendapatkan benda berharga lain di sana"ucap Rasya pergi dari kamar Leslie menuju ke kamarnya


...****************...


Dalam kamar Leslie


Tiba² Leslie membuka mata setelah mendengar suara kaki Rasya yg menjauh dari kamarnya


"Dasar tongkat hidup.Bisa²nya dia tak mengambil keuntungan sedikitpun dariku,bahkan setelah masuk ke kamarku dan hanya berdua dengannya.Padahal jantungku sudah berdebar kencang tadi menunggu Rasya melakukan sesuatu.Tapi dia hanya mengecup keningku,dasar tak peka"ucap Leslie didalam hati sambil terus berbaring di kasur dengan wajah kesal


Sebenarnya Leslie sudah bagun dari saat Rasya mengangkatnya kedalam.Tapi karena keenakan tidur dipangkuan Rasya,Leslie membiarkan Rasya menggendongnya kedalam dan tak ingin bagun hingga Rasya pergi dari sana


...****************...


Rasya masuk ke kamarnya dan mengecek isi cincin ruang rampasannya tadi.Setelah membuka semuanya,Rasya hanya mendapatkan 2 milyar koin zing dan beberapa artefak yg terlihat sangat buruk bagi Rasya.Ada juga sebuah benda aneh yg ditemukan Rasya dalam cincin ruang si Pelempar Tombak.Rasya menyimpan benda ini dalam cincin ruang tempat Rasya mengumpulkan benda² aneh sebelumnya


"Sungguh sangat miskin,harta yg mereka miliki hanya 2 milyar koin zing dan beberapa artefak rongsokan.Hampir tidak ada benda berharga dalam cincin ruang mereka,tapi ya sudahlah,ini lebih baik dari pada tak ada samasekali.Sekarang coba kita pergi ke pelelangan dan jual beberapa barang untuk melihat² harganya dulu"ucap Rasya bersiap² untuk pergi tempat lelang


Rasya keluar dari kamarnya dan pergi ketempat lelang mengunakan rug zing.Rasya pergi ke Paviliun 1001 Harta,tempat lelang yg direkomendasikan oleh Leslie sebelumnya.Setelah melakukan perjalanan beberapa lama,Rasya akhirnya tiba di sana


"Selamat datang ditempat lelang kami.Tuan ingin berpartisipasi dalam pelelangan atau ingin melelang sesuatu?"ucap seorang Pelayan cantik menyambut Rasya dengan sopan


"Aku ingin melelang beberapa benda,kemana aku harus pergi?"tanya Rasya


"Silakan lewat sini,jika tuan ingin melelang sesuatu"ucap si Pelayan sambil mengarah Rasya kesebuah pintu masuk


Rasya mengikuti Pelayan ini dari samping.Setelah berjalan beberapa saat,akhirnya Rasya dibawa kesebuah tempat,beberapa orang berkumpul di sana untuk menjual barang


"Saya hanya bisa mengantar tuan sampai disini.Saya mohon undur diri dulu"ucap si pelayan yg langsung pergi setelah mengantar Rasya kesini


Rasya hanya mengangguk dan masuk keantrian.Persyaratan artefak yg akan dilelang disini, setidaknya harus artefak tingkat hitam peringkat tinggi.Artefak dibawahnya tak akan diterima karena dianggap barang biasa dan pasaran.Karena persyaratannya lumayan tinggi,orang yg melelang disini sangatlah sedikit.Saat ini saja,hanya ada 6 orang disini jika ditambahkan Rasya.Setelah menunggu selama hampir setengah jam,akhirnya tiba saatnya untuk Rasya memperlihatkan item lelangnya.Rasya memasuki sebuah ruang tertutup


"Anak muda,apa yg akan kamu lelang?"ucap seseorang Pemeriksa


"Dari pakaiannya,dia terlihat seperti anak orang kaya.Tapi anak muda tetaplah anak muda,orang tua mana memangnya yg akan memberikan artefak tingkat tinggi pada anak yg semuda ini.Palingan juga artefak tingkat hitam"ucap Pemeriksa dalam hati dengan wajah sedikit kecewa

__ADS_1


"Aku ingin melelang beberapa artefak ini.Apakah artefak ini memenuhi syarat pelelangan?"ucap Rasya sambil mengeluarkan beberapa artefak dari cincin ruangnya


Diantara artefak yg dikeluarkan Rasya,ada 1 artefak tingkat prajurit peringkat tinggi,3 artefak tingkat prajurit peringkat sempurna dan 2 artefak tingkat jendral peringkat rendah


Mata si Pemeriksa hampir jatuh keluar melihat artefak yg dibawa Rasya ini.Dia sampai terbatuk² karena menahan teriakannya yg sebenarnya sudah sangat terkejut


"Apa kau tidak apa²..."tanya Rasya yg terheran² melihat si Pemeriksa yg sudah seperti orang sakit


"Ehmmm...Transaksi ini terlalu besar aku tak berani menerimanya.Aku akan membawamu ke Kepala Paviliun,hanya dia disini yg layak melakukan transaksi ini.Ikutlah denganku"ucap si Pemeriksa yg masih gemetaran setelah melihat artefak Rasya


"Siapa sebenarnya anak ini.Memiliki artefak sekelas ini dengan jumlah yg sangat banyak,setidaknya hanya jendral tertinggi yg bisa melakukannya.Statusnya ini pasti tak main²"ucap si Pemeriksa dalam hati sambil terus mengantar Rasya


Rasya dibawa kelantai 62 ke ruangan pribadi Kepala Paviliun.Sesampainya di sana,si Pemeriksa melaporkan apa yg telah Rasya perlihatkan padanya tadi kepada Kepala Paviliun lewat sebuah alat didepan ruangannya.Tiba² ruangan ini langsung terbuka,dan seorang pria tampan keluar dari sana


"Silahkan masuk tuan.Kita akan melakukan transaksi didalam sini"ucap Kepala Paviliun mempersilahkan Rasya masuk ke ruangannya


"Kata Asao(nama si Pemeriksa),orang ini berencana melelang beberapa artefak dengan kualitas yg bukan main.Masih sangat muda,tapi punya artefak setingkat itu.Pasti bukan orang sembarangan"ucap Kepala Paviliun dalam hati sambil menatap Rasya


Rasya memasuki ruangan ini dengan santai dan langsung duduk di atas sofa dengan kaki ditindih tanpa harus dipersilahkan.Si Pemeriksa kembali ketempatnya setelah melihat Rasya masuk.Kepala Paviliun menutup pintunya dan langsung duduk di sofa didepan Rasya


"Perkenalkan,nama saya Duan Alabis.Pemilik Paviliun 1001 Harta ini.Tuan boleh memanggil saya sesuka tuan.Bolehkah saya mengetahui nama tuan siapa?"ucap Kepala Paviliun memperkenalkan dirinya pada Rasya


"Panggil saja aku Rasya.Langsung ke intinya saja.Aku ingin melelang beberapa artefak ini.Jika harga disini memuaskan,aku tak keberatan membawakan beberapa barang ku yg lain untuk dilelang disini"ucap Rasya sambil mengeluarkan artefak yg sebelumnya


Mata Kepala Paviliun langsung berbinar² melihat artefak ini


"Ini adalah artefak kelas tinggi semua.Kau memilikinya sebanyak ini,ini benar² sudah sangat hebat.Tapi kau bilang masih ada yg lain lagi bersamamu.Jangankan mengatakan artefak kelas jendral.Artefak kelas prajurit saja sudah sangat mustahil untuk memilikinya dalam jumlah banyak.Bukannya aku tak mempercayaimu,tapi aku butuh sedikit bukti untuk memperkuat perkataan mu ini"ucap Kepala Paviliun meragukan Rasya


"Kau tak bisa memilikinya,bukan berarti orang lain juga tak bisa.Buka matamu baik²,dan lihatlah apa ini"ucap Rasya mengeluarkan sesuatu dari cincin ruangnya


Belasan artefak tingkat prajurit bahkan tingkat jendral keluar dari cincin ruang Rasya.mata Kepala Paviliun terbelalak melihat ini semua,dia sampai² menggigit jarinya karena terlalu kaget dan senang


"Ini hanya sebagian kecilnya saja,jika pekerjaanmu bagus aku masih punya ratusan artefak seperti ini dirumahku.Aku akan melelang semuanya disini kalau aku merasa puas"ucap Rasya memasukkan lagi semua artefaknya kedalam cincin ruangnya


"Aku akan melakukan yg terbaik tuan,tak usah cemas soal harga,aku akan hanya akan mengambil 1% saja untuk biaya pelelangannya.Apa tuan puas?.Jika masih tak setuju kita masih bisa bernegosiasi"ucap Kepala Paviliun yg langsung lari kearah Rasya dan memegang tangannya Rasya dengan mata yg penuh harapan


"Ini sudah seperti berbisnis dengan para Jendral/Kuhoni(Jendral disebut juga dengan nama Kuhoni disini,karena mereka diberi wilayah kekuasaan atas jasa mereka oleh raja di planet ini dengan luas yg setidaknya sekitar 100ribu kilometer).Aku tak boleh melewati kesempatan ini apapun bayarannya"ucap Kepala Paviliun dalam hati


"Baiklah aku setuju dengan tawaranmu.Kapan lelang akan diselenggarakan"ucap Rasya


"Jika tuan ingin,aku akan mengaturnya sekarang dan dalam 3 jam ke depan,lelang sudah bisa diselenggarakan.Tapi bisakah tuan menambah jumlah barang lelangnya menjadi 10,agar menarik lebih banyak peminat"ucap Kepala Paviliun membujuk Rasya


"Itu bukanlah masalah.Aku ingin melihat suasana lelang disini,lakukan secepat mungkin"ucap Rasya dengan santai


"Baik tuan,aku akan segera membuat pengumuman.Tunggulah disini dan nikmati saja apapun yg ada disini sesuka tuan.Jika ada yg kurang tekan saja tombol dimeja,akan ada pelayan yg datang nantinya yg akan melayani semua permintaan tuan"ucap Kepala Paviliun sambil berencana pergi


"Tunggu dulu.Apakah disini ada buku yg menjelaskan tentang artefak,tanaman obat dan benda² berharga lainnya?"ucap Rasya


"Ada tuan.Disini ada banyak buku yg seperti itu.Apa tuan ingin aku mengambilnya"ucap Kepala Paviliun


"Ambilkan semuanya,lebih banyak lebih baik"ucap Rasya


"Baik tuan.Tunggu sebentar,saya akan segera mengambilnya"ucap si Kepala Paviliun


Kepala Paviliun berjalan kearah meja di ruangannya dan membuka sebuah laci.Dari sana dia mengeluarkan belasan buku yg sangat tebal yg menjelaskan tentang berbagai tingkat artefak dan tandanya.ada juga buku tentang tanaman dan benda berharga lainnya.si Kepala Paviliun meletakkan semuanya didepan Rasya


"Ini adalah semua buku yg tuan minta yg ada paviliun ini.Jika tuan ingin lebih banyak.Aku akan mencarinya nanti diluar"ucap si Kepala Paviliun


"Tak usah.Ini saja sudah cukup untuk saat ini"ucap Rasya mulai membuka satu buku


"Kalau begitu,aku izin keluar dulu untuk menyelesaikan masalah pengumuman benda lelang sebelumnya"ucap Kepala Paviliun minta izin keluar


"Lakukan saja semau mu.Laporkan padaku jika pelelangannya akan dimulai nantinya"ucap Rasya


"Baik tuan"ucap Kepala Paviliun sambil meninggalkan Rasya sendirian di ruangan miliknya


"Inner,pindai semua isi buku ini dan simpan datanya dalam otakku"ucap Rasya


"Baik tuan.Sistem pindai diaktifkan...Ding...Selesai...Silahkan pilih objek yg akan dipindah"pemberitahuan dari Inner


Rasya mulai membuka dan membolak-balik halaman demi halaman dari buku didepannya ini untuk dipindai oleh Inner...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2