Legenda Bocah Bencana

Legenda Bocah Bencana
Kenaikan Ranah


__ADS_3

Dalam mimpi Rasya


"Dimana ini?.Aku sepertinya mengenal tempat ini...Bukankah ini tempat dimana aku melihat orang itu mengeluarkan jurus yg sebelumnya.Apakah ini kelanjutan dari mimpiku beberapa hari yg lalu?"ucap Rasya sambil melihat² sekitar


Pandangan yg dilihat oleh Rasya saat ini,sama persis seperti pemandangan yg Rasya lihat sesaat setelah orang bernama Sabame Hijun melepaskan jurusnya.Tak ada apapun sejauh mata memandang.Tak ada debu,tak ada ruang dan bahkan waktu pun benar² hilang dari tempat ini


Rasya melihat pemandangan mengerikan ini dengan jantungnya yg berdebar² sangat kencang.Tiba² Rasya seperti ditarik jauh kebelakang dengan kecepatan yg sangat tinggi.Rasya yg tak bisa melawan,dia hanya bisa pasrah melewati semua ini tampa melakukan apa²


Rasya sekarang terus dibawa pergi menjauh dari area serangan Sabeme Hijun.Hingga akhirnya ia berada diluar area serangannya yg jaraknya sudah triliunan tahun cahaya


Dari sini Rasya mulai melihat waktu dan ruang yg ada di sekitar area serangan ini mulai memaksa masuk kedalam area serangan sebelumnya dan menempel lobang yg sangat besar diruang angkasa ini


Rasya seakan² melihat waktu yg berjalan sangat cepat sekarang.Hari berganti hari,bulan berganti bulan,tahun berganti tahun,hingga akhirnya ratusan tahun pun akhirnya berlalu dengan cepat didepan mata Rasya


Lubang besar diluar angkasa yg sebelumnya di buat oleh Sabame Hijun mulai mengecil karena sudah di isi oleh ratusan super gugusan yg ada di sekitarnya


Sebuah energi mulai terbentuk ditengah² lobang ini,ia semakin memadat seiring waktu berlalu.Saat energi ini sudah mulai bersatu dan bentuknya sudah benar² kelihatan,energi ini berpisah menjadi 2 bagian.Yg satunya berbentuk kilat putih dan yg satunya adalah api hitam


"Energi itu sama persis seperti energi yg menyerang ku sebelumnya.Mungkinkah mimpi ini disebabkan oleh energi yg masuk ke kepalaku sebelumnya"ucap Rasya setelah melihat energi didepannya ini


Energi yg berbentuk kilat putih terus memadat diluar angkasa dan membentuk sebuah buku yg diatasnya terukir nama gaya sutra selaras


Sedangkan energi yg berbentuk api hitam,ia terus memadat dan membentuk sebuah buku yg diatasnya terukir nama seni pedang mengalir


Rasya menyaksikan semua ini dengan ekspresi yg tak menentu antara kaget,kagum,bingung,dan terkejut


"Jika apa yg aku lihat ini adalah cerita asli dari 2 teknik yg aku pelajari.Maka berarti kedua buku dari tehnik ini sama sekali bukan buatan manusia.Keduanya sebenarnya adalah sebuah keberadaan dari sebuah energi yg mempertahankan keberadaannya setelah tuannya mati.Benar² jurus yg sangat mengerikan.Bahkan sangking kuatnya,jurus ini sampai sudah memiliki kesadarannya sendiri saat pertama kali dilepaskan"ucap Rasya sambil terus melihat proses pembentukan 2 buku ini tampa berkedip samasekali


Setelah sepenuhnya terbentuk,kedua buku ini saling menempel satu sama lain dan melayang² diluar angkasa tampa arah dan tujuan yg jelas


Keduanya masuk ke planet yg dipenuhi oleh lautan api dan terbakar didalamnya.Setelah beberapa puluh tahun,buku ini terlempar keluar dari planet ini dan terus melayang² diluar angkasa dan terdampar di beberapa planet di sana,hingga akhirnya ia terdampar di planet yg suhunya sangat dingin hingga membuat kedua buku ini membeku didalamnya


Setelah beberapa puluh tahun sebuah meteor menabrak planet ini hingga terjadilah ledakan besar yg membuat buku ini kembali terlempar keluar angkasa


Bermacam² kejadian dialami oleh buku ini.Tapi anehnya,tak ada satu goresan pun yg dapat merusak buku ini setelah berbagai kejadian yg dialaminya


Buku ini terus mengintari luasnya luar angkasa hingga akhirnya keduanya jatuh ditangan manusia.Tapi sayangnya,tetap saja tak ada orang yg menaruh perhatiannya pada kedua tehnik ini sehingga semua orang menganggapnya sebagai buku sampah


Ada juga beberapa orang yg mencoba mempelajarinya,akan tetapi kebanyakan dari mereka putus asa karena materinya yg terlalu panjang dan efek dari jurusnya tak bisa dikeluarkan sepenuhnya.Sehingga mereka membuang buku ini dan tak ingin mempelajarinya lagi


Ratusan tahun berlalu dengan cepat.Buku ini terus turun temurun dari tangan ke tangan,namum tetap saja tak ada yg menganggap keberadaan jurus ini samasekali


Hingga akhirnya jurus ini ditemukan oleh Paman Nias disebuah reruntuhan kuno dan dia meletakkannya di rak buku latihannya.Begitulah akhir perjalanan panjang dari jurus yg sebenarnya sangat mengerikan ini


"Meski hanya sebuah buku,aku merasa sedih melihat perjalanan pahitnya ini.Ia benar² tak dianggap meski sebenarnya ia adalah keberadaan yg sangat mengerikan.Tapi karena sekarang dia sudah menjadi jurus andalanku,akan ku pastikan kedua jurus ini merasakan puncak kejayaannya mulai sekarang"ucap Rasya yg penuh semangat sambil mengusap air matanya


Setelah Rasya mengatakan ini,tiba² Rasya langsung berpindah dari alam mimpinya ini dan berada di dunia yg sebelumnya diciptakan Inner di alam bawah sadarnya.Rasya tersentak melihat perpindahan ini


Energi yg sebelumnya memasuki kepala Rasya,terlihat didepan jiwa Rasya sekarang dan terbang dengan cepat menuju dunia di alam bawah sadarnya


Energi ini memasuki dunia yg dibentuk oleh Inner ini dan berubah menjadi sebuah energi yg memenuhi seluruh dunia ini


Seluruh dunia di alam bawah sadar Rasya ini bergabung dengan energi ini.Hingga akhirnya seluruh dunia ini berubah menjadi gumpalan awan berwarna hitam dan bercorak putih yg terus menyebar luas di alam bawah sadar Rasya


Semua energi negatif di alam bawah Rasya dimurnikan dengan energi ini dan memberikan perasaan yg sangat nyaman pada jiwa Rasya


"Syukurlah tuan sudah kembali kesini sekarang.Sebelumnya jiwa tuan menghilang dari tempat ini tampa jejak samasekali.Apa yg terjadi pada tuan sebelumnya "pemberitahuan dari Inner


"Tak usah khawatir.Aku baik² saja sekarang.Tapi kenapa tau terlihat sangat panik sekarang,aku tak pernah melihat sikapmu ini sebelumnya"ucap Rasya sambil tersenyum saat mendengar Inner panik


"Aku dan tuan adalah orang yg satu.Apabila sesuatu terjadi pada tuan,aku juga akan terkena imbasnya.Bagaimana mungkin aku tak peduli pada diriku sendiri"pemberitahuan dari Inner


"Yg kamu katakan ada benarnya juga yah.Aku sempat mengira kalau kita adalah orang yg berbeda semenjak kita saling terhubung..."ucap Rasya yg sedikit kebingungan


"Kita tetaplah orang yg sama.Bedanya,tuan adalah jiwa yg ada dalam tubuh ini,sedangkan aku adalah tubuh ini sendiri yg hidup dengan adanya tuan.Jadi semua yg menyakiti tuan akan menyakitiku dan semua yang membahagiakan tuan akan membahagiakanku.Tak ada perbedaan mencolok diantara kita"pemberitahuan dari Inner


"Aku bingung dengan perkataan mu ini,sebaiknya kita lupakan sajalah...Inner.Bisakah kamu menjelaskan situasi yg ada di depanku ini.Dengan energi yg berbentuk awan ini,apakah sekarang aku sudah berada diranah stuff zing tingkat menengah?"ucap Rasya penasaran


"Selamat tuan.Sekarang anda memang sudah diranah stuff zing tingkat menengah.Setelah energi tadi menyebar di dunia yg sebelumnya ku ciptakan,ranah tuan sekarang meningkat dengan sangat drastis.Dengan adanya energi ini sebagai pondasi kekuatan tuan dimasa depan,pondasi tuan yg sekarang benar² sangat kuat.Ini bahkan 1000 kali lebih kuat dari pondasi yg akan tuan buat dengan energi zing yg dipadatkan sebelumnya"pemberitahuan dari Inner


"Ini benar² kabar yg sangat bagus.Aku bahkan belum pernah menemukan lawan yg bisa menghadapi ku diranah yg sebelumnya.Kira² siapa ya sekarang yg benar² bisa menjadi lawan ku"ucap Rasya penasaran


"Masih sangat banyak orang hebat di dunia ini yg masih belum tuan temui.Sebelum tuan tiba di dunia ini,tuan bahkan tak tau kalau ada orang sehebat mereka di dunia ini"pemberitahuan dari Inner


"Benar juga.Aku mungkin hanya belum bertemu mereka saja sekarang.Tapi siapa tau aku akan menemuinya suatu hari nanti.Aku hanya harus terus bertambah kuat mulai sekarang"ucap Rasya sambil mengingat orang² yg ia lihat dalam mimpinya saat pertama kali ia melihat Sabame Hijun.Orang² yg dilihat oleh Rasya saat itu benar² memberinya perasaan tertindas hanya dengan melihatnya dari jarak yg sangat jauh


"Jika aku benar² bertemu orang² seperti mereka.Aku mungkin hanya akan jadi sampah yg tak bernilai sama sekali di hadapannya.Aku harus benar² kuat untuk bisa mengalahkan monster² seperti mereka"ucap Rasya dalam hati sambil melihat gumpalan awan energi raksasa di depannya

__ADS_1


Setelah ini,jiwa Rasya kembali ke tubuh aslinya.Rasya sekarang terbangun dalam ruangan latihan Paman Nias,ditempat dia sebelumnya jatuh pingsan


Rasya bangkit dari tempatnya dan langsung mengecek rak buku Paman Nias.Benar saja,buku seni pedang mengalir dan buku gaya sutra selaras sekarang benar² sudah tak ada lagi di sana


"Jadi energi yg sebelumnya masuk ke kepalaku benar² berasal dari kedua buku itu.Ini benar² sebuah kebetulan yg sangat langka.Aku sekarang merasa sangat beruntung bisa mempelajari tehnik ini...Karena kalian telah mempercayaiku sebagai pewaris selanjutnya dari kedua tehnik ini.Maka aku benar² tak akan mengecewakan pilihan kalian ini.Lihat saja,aku pasti akan membuat orang² yg mendengar nama kalian setelah ini berdiri dengan lututnya yg bergetar kencang"ucap Rasya dalam hati sambil tersenyum dan mengepalkan tangan kanannya


"Inner.Berapa jam lagi waktu pagi tiba?"ucap Rasya sambil melangkah keluar dari ruang latihan


"Dalam waktu kurang dari 2 jam lagi,waktu pagi akan tiba"pemberitahuan dari Inner


"Waktu malam yg tersisa masih sangatlah banyak,aku sepertinya akan menghabiskan semua waktu itu untuk mengecek isi cincin ruang yg aku ambil dari orang² yg menyerang kakek sebelumnya.Mereka pasti adalah orang² hebat disini.Aku penasaran artefak apa saja yg mereka miliki dalam cincin² ini"ucap Rasya sambil tersenyum dan berjalan pulang ke kamarnya


Setelah sampai didalam kamarnya,Rasya langsung membongkar 1 persatu cincin² ini dan memisahkan isinya ke setiap cincin ruang ditangannya


Ratusan artefak tingkat jendral dan artefak tingkat raja di amankan oleh Rasya kali ini


Dari cincin milik orang beranah soul onion,Rasya mendapatkan artefak tingkat raja yg sangat banyak


"Padahal Tadinya aku sempat khawatir karena terlalu banyak menghancurkan artefak tingkat raja mereka.Kupikir artefak mereka sudah habis saat itu,tak ku sangka ternyata masih ada sebanyak ini"ucap Rasya sambil memisahkan artefak² disekitarnya


Rasya akhirnya menyelesaikan semua ini setelah memisahkannya selama 2 jam lebih


Ratusan artefak dan buku seni beladiri Rasya dapatkan dari rampasan kali ini.Ribuan tanaman obat,pil dan barang² langka lainnya didapatkan Rasya dalam cincin ruang mereka


"Sungguh panen yg sangat besar"ucap Rasya sambil menyilangkan jarinya ke depan


"Setelah ini,aku sepertinya harus melelang semua item² ini kembali.Tak ada gunanya aku menyimpannya sebanyak ini"ucap Rasya yg sudah selesai beres²


Setelah bersantai² sebentar,Rasya akhirnya pergi untuk mandi pagi untuk mengawali hari indahnya


...----------------------...


Diruang makan


Semuanya sekarang sudah selesai berkumpul diruang makan.Kini hanya Rasya saja yg sekarang belum tiba disini


"Ini yg terakhir..."ucap Bibi Arshia sambil meletakkan piring berisi lauk pauk ditangannya ke meja


"Apa ada yg melihat Rasya.Biasanya dia sudah keluar dari kamarnya setiap pagi bahkan sebelum orang lain bagun tidur.Apa dia ketiduran hari ini?"ucap Paman Nias yg ingin bangun dari tempat duduknya


"........"


Semua orang hanya tersenyum melihat Leslie yg menuju ke kamar Rasya


"Dasar..."ucap Paman Nias sambil tersenyum


"Hehehe.Sudah lama aku tak datang ke kamarnya.Aku akan mengejutkannya hari ini"ucap Leslie dalam hati sambil tersenyum


Leslie keluar dari ruang makan dan masuk ke gedung tempat Rasya tidur di lantai 2


Setelah sampai di sana,Leslie berjalan menuju kamar Rasya dengan pelan².Leslie membuka pintu kamar Rasya tampa mengetok pintunya terlebih dahulu


Perlahan² Leslie memasuki kamar Rasya dan mengintip kedalam kearah kasur Rasya.Setelah memperhatikannya baik²,Leslie kecewa saat melihat Rasya yg sudah tak ada di kasurnya


"Dia sudah bangun.Aku sepertinya sedikit terlambat...Tapi dia sekarang dimana ya?...kenapa aku tak melihatnya dimana pun?"ucap Leslie dalam hati sambil terus memasuki kamar Rasya


...----------------------...


"Syalalala..."nyanyian Rasya sambil mandi


Setelah mandi beberapa lama,Rasya akhirnya selesai juga.Dia mengambil handuknya dan mengelap sisa² air ditubuhnya


Rasya berjalan keluar dari kamar mandinya setelah ini dengan wajahnya yg penuh senyum


"Di loker penyimpanan ku,hampir 1 juta koin jiwa ada didalam sana saat ku periksa tadi malam.Tuan Duan telah melakukan tugasnya dengan baik kali ini.Aku akan menambahkan beberapa item lelang padanya setelah ini.Aku harus cepat ke sana sekarang"ucap Rasya dalam hati sambil keluar dari kamar mandinya


Leslie yg tadinya baru masuk,berpapasan dengan Rasya yg baru keluar dari kamar mandi saat dia sedang mendekati kasur Rasya


Leslie menatap Rasya yg baru selesai mandi dengan wajahnya yg memerah


"Ohhh.Kamu baru selesai mandi ya?"ucap Leslie sambil terus melihat kearah Rasya


Rasya yg baru saja menyadari kehadiran Leslie,dia tersentak kaget dan wajahnya yg tadi sedang tersenyum langsung berganti ekspresi dengan cepat


"Ahhh...Apa yg kau lakukan dikamarku.Jangan merencanakan hal² aneh padaku"teriak Rasya yg terkejut sambil menutup badannya dengan tangan


Leslie tidak menjawab apa²,dia hanya tersenyum melihat tubuh six pack Rasya

__ADS_1


"Jangan menatapku begitu.Aku akan memakai pakaianku.Kamu keluar dulu sana"ucap Rasya sambil mendekati Leslie dan membawanya keluar


"Jangan lama.Aku disuruh menjemputmu dan membawamu keruang makan sekarang"ucap Leslie yg sudah berada diluar sambil tersenyum dan menempelkan kedua telunjuknya


"Iya²..."ucap Rasya sambil menutup pintu kamarnya


"Dasar...Bagaimana dia bisa keluar masuk ke kamar lawan jenisnya tampa merasa malu sedikitpun.Aku curiga dia tak memiliki rasa malu sedikitpun ditubuhnya" ucap Rasya sambil bersandar dibelakang pintu setelah menutupnya


Rasya langsung bergegas memakai pakaiannya setelah ini


"Kyaaa.Aku tadi melihat tubuh Rasya.Dia tampan banget jika dilihat tampa busana.Tubuhnya itu benar² sangat...Ahhh"ucap Leslie dalam hati sambil tersenyum² sendiri


Leslie menunggu Rasya selesai berpakaian diluar kamarnya


Tak lama kemudian,Rasya yg sudah berpakaian dengan rapi membuka pintu dan keluar dari kamarnya


Dilihatnya leslie yg masih menunggunya didepan kamar


"Akhirnya kamu keluar juga.Ayo ikut aku ke ruang makan"ucap Leslie yg langsung menarik tangan Rasya setelah melihatnya keluar


"Hei,tunggu...Tunggu dulu...Tak bisakah kita berjalan santai saja ke sana"ucap Rasya yg terus ditarik keruang makan


"Kamu terlalu lambat..."ucap Leslie sambil tersenyum dan terus lari menarik Rasya keruang makan


Rasya akhirnya hanya pasrah dengan kelakuan Leslie dan membiarkan dirinya dibawa keruang makan


Diruang makan,semua orang sedang asyik mengobrol sambil menunggu Leslie dan Rasya datang.Tiba² mereka mendengar suara langkah yg lari mendekat.Semuanya melihat kearah pintu setelah ini


"Ohhh.Kalian sudah datang.Ayo duduk disini dan makan bersama"ucap Paman Nias sambil tersenyum


"Kamu duduk disini..."ucap Leslie sambil membuat Rasya duduk di kursi disebelahnya


"Karena sekarang semuanya sudah disini,ayo kita langsung makan pagi sekarang.Jangan sungkan²,makan saja yg banyak.Selamat makan"ucap Bibi Arshia yg langsung memulai makan


Semuanya langsung mulai makan pagi setelah mendengar kata² Bibi Arshia ini.Sekarang mereka semua makan pagi sambil membicarakan beberapa hal


"Aku sudah hampir menyelesaikan pekerjaanku disini dan berencana akan pulang ke pusat nanti sore.Apakah kalian ingin mengikuti ku kesana.Aku merasa tak nyaman jika kalian terus berada disini.Apalagi setelah penyerangan sebelumnya.Itu membuatku jadi lebih khawatir"ucap Nixias dengan wajah serius


"Karena beberapa alasan,aku sebenarnya tak ingin kembali ke sana disisa hidupku.Tapi ini sudah menyangkut keselamatan keluargaku.Asal istriku tak keberatan maka aku akan pulang bersama ayah ke sana"ucap Paman Nias


"Aku akan ikut bersamamu kemanapun kamu pergi.Jadi aku sama sekali tak masalah jika kamu ingin pulang ke sana"ucap Bibi Arshia sambil tersenyum


"Dengan kita kembali ke sana,maka jarak antara perguruan dan tempat tinggal ku juga jadi semakin dekat.Aku sangat setuju dengan ini ayah"ucap Leslie sambil unjuk tangan


"Baiklah.Karena istriku dan leslie sudah berkata begini,maka aku akan dengan senang hati mengikuti ayah pulang ke sana"ucap Paman Nias sambil tersenyum


"Bagus.Aku merasa lebih tenang sekarang.Bersiap²lah,nanti sore kita akan langsung pergi ke pusat...Rasya.Bagaimana denganmu,apa kau ingin tinggal bersama mereka.Aku akan lebih merasa tenang jika kamu bersedia menemani mereka di sana"ucap Nixias sambil melihat kearah Rasya yg sedang makan dengan terburu²


"Kakek pasti bercanda.Kemana lagi aku akan pergi jika tak mengikuti kalian.Aku tak masalah dimana pun itu,kalian bisa menerimaku saja,aku sudah sangat bersyukur.Tapi aku harus menyelesaikan masalah ku yg disini dulu sebelum kesana.Aku pasti akan pergi ke sana setelah menyelesaikannya"ucap Rasya sambil melanjutkan makan


"Tenang saja.Kakek akan menunggumu disini.Kamu bisa mengurus masalahmu itu sampai selesai baru kita akan pergi"ucap Nixias sambil tersenyum


"Kakek tenang saja.Itu tak akan lama kok.Aku berjanji akan kembali kesini sebelum sore hari.Aku pergi dulu yah"ucap Rasya sambil bergegas pergi


"Tak usah terburu²,lakukan saja dengan santai..."ucap Nixias sambil tersenyum melihat Rasya yg keluar dari ruang makan


Rasya tak menoleh kebelakang dan langsung bergegas pergi meninggalkan ruang makan


Semua orang melihat kepergian Rasya ini dengan wajah kebingungan


"Apa yg ingin dia lakukan.Tak biasanya dia buru² seperti ini"ucap Paman Nias yg masih lanjut makan


"Sudahlah.Dia pasti punya urusannya sendiri sebagai anak muda.Biarkan saja dia melakukan apapun yg ia mau"ucap Nixias yg kembali melanjutkan makan


"Lagi² dia meninggalkan ku tampa berkata apa².Lihat saja,aku tak akan membiarkan ini lagi masa depan"ucap Leslie dalam hati sedikit kesal


"Ayo lanjut makan.Ini makanannya masih banyak loh.Dilarang berhenti sebelum kenyang ya..."ucap Bibi Arshia yg masih lanjut makan


...----------------...


Setelah keluar dari ruang makan,Rasya langsung mengeluarkan rug zing nya dan terbang menuju Paviliun 1001 Harta


"Kerena hari ini Paman Nias akan pindah,aku harus menyelesaikan transaksi ini dengan cepat.Lagipula aku juga penasaran,seperti apakah tempat yg dinamakan pusat itu.Aku tak sabar ingin melihatnya"ucap Rasya dalam hati sambil tersenyum dan terus terbang menuju paviliun


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2