
Setelah mengelilingi istana setengah harian,Paman Nias dan Rasya memutuskan untuk mencarikan kamar untuk tempat persinggahan Rasya selama dia disini disalah satu gedung pencakar langit yg berlantai ribuan lebih
Mereka mengunakan sebuah lift untuk naik kelantai puncak disalah satu gedung pencakar langit yg ada disini.Hanya dalam sekejap,keduanya telah di teleportasi kelantai puncak gedung ini
Dilantai puncak ini,Rasya melihat ruangan seluas 500 meter dengan bentuknya ruangannya yg sangat unik
Disini sudah ada ruangan santai,kamar mandi tempat latihan,dan berbagai ruang lain
Disisi depan ruangan dilantai ini,ada sebuah kolam renang yg sangat indah.Ada juga area seluas 3 meter yg dibuat mengelilingi lantai ini,sehingga penghuninya bisa menikmati pemandangan dari segala arah
Rasya sangat puas dengan ruangan ini dan memutuskan akan menempati lantai ini saja selama ia disini.Dengan ketinggian ini,Rasya juga dapat melihat pemandangan hampir seluruh kota ini dengan matanya
"Bagaimana?.Apa kau puas dengan lantai ini?"ucap Paman Nias menanyai Rasya
"Aku akan tinggal disini saja paman.Lantai ini benar² sangat cocok dengan seleraku"ucap Rasya yg tersenyum sambil melihat² pemandangan sekitar
"Karena kau suka,maka mulai sekarang lantai ini jadi milikmu saja.Kalau suatu saat nanti kamu bosan,katakan saja.Masih banyak ruang tamu vip yg kosong disini"ucap Paman Nias
"Baik paman.Aku akan memikirkan itu kalau memang aku bosan nantinya"ucap Rasya sambil tersenyum
"Baiklah kalau begitu.Karena ini sudah hampir malam,paman akan kembali ke kamar paman dulu.Sekalian paman juga ingin mandi dulu untuk bersih².Jangan lupa untuk menghadiri makan malam sebentar lagi!"ucap Paman Nias sambil meninggalkan Rasya
"Baik paman.Terimakasih untuk waktu jalan²nya hari ini"ucap Rasya sambil tersenyum
"Paman senang jika kamu menyukainya"ucap Paman Nias yg terus menjauh,memasuki lift dan akhirnya pergi dari tempat ini
Melihat Paman Nias yg sudah pergi,Rasya langsung membuka bajunya dan hanya menyisakan cel@na d@lam.Dia langsung meloncat kedalam kolam renang dengan bahagianya
"Huhhh.Sudah lama aku tak berenang seperti ini.Ini benar² sesuatu yg aku tunggu selama perjalanan ini.Tak ku sangka kolamnya malah ada dikamar ku sendiri.Aku benar menyukainya"ucap Rasya yg berenang dengan gembira dalam kolam ini
Setelah beberapa saat,Rasya berenang dengan gaya tiduran di atas air sambil memandangi matahari terbenam
"Aku kehabisan camilan untuk santai²ku.Padahal kalau ada camilan,menghabiskan waktu seperti ini pasti akan jadi sangat menyenangkan.Aku harus membeli beberapa setelah ini"ucap Rasya sambil tidur santai di atas air
Setelah puas berenang,Rasya keluar dari air dan mengeluarkan sebuah handuk berbentuk baju untuk dipakainya
Rasya masuk kedalam rumahnya setelah ini.Setelah selesai memakai pakaiannya,Rasya mengecek setiap ruangan dilantai ini,mulai dari kamar mandi,kamar tidur,tempat santai,ruangan latihan dan tempat² lainnya
Rasya sangat puas dengan semua ruangan yg ia lihat saat ini.Saat sampai diruang latihan,Rasya melihat berbagai alat latihan di sana,Rasya sangat menyukai ruangan ini
Untuk membuat ruangan ini jadi semakin indah,Rasya meletakkan setengah artefak tingkat raja yg ada dalam cincin ruangnya di dinding dalam ruangan latihan ini
Setelah selesai,bisa dibayangkan betapa indahnya ruangan latihan Rasya ini.Ratusan artefak tingkat raja seperti pedang,golok,belati,panah,tombak,calibur dan berbagai artefak tingkat raja lainnya terhias sangat rapi disini
"Ini terlihat sangat bagus.Ini baru yg namanya tempat latihan.Lagi pula aku belum pernah mengunakan artefak selain pedang.Jadi karena tak aku gunakan,lebih baik dipajang disini saja.Yg tersisa sekarang hanya 30 pedang tingkat raja.Ini sepertinya sudah cukup untuk untuk kugunakan sebagai senjata disaat terdesak"ucap Rasya sambil menyimpan sisa pedang ini kembali kedalam cincin ruangnya
Karena sekarang sudah malam,Rasya berjalan menuju lift dan turun kebawah.Dia langsung menuju keruang makan setelah ini
Sesampainya di sana,Rasya melihat Paman Nias dan Bibi Arshia yg sudah ada di sana dan saling berbicara dengan bahagia.Setelah beberapa menit Nixias dan Xenia juga datang keruang makan ini
Karena semua telah berkumpul,mereka memulai makan malamnya.Dan seperti biasa,ada saja pembahasan hangat diantara mereka
Usai makan malam,semuanya kembali ke tempatnya masing²,dengan wajah mereka yg saling tersenyum satu sama lain.Rasya hanya tersenyum melihat orang disekitarnya ini
"Mereka sangat buru².Padahal ini baru sekitar satu jam malam berlalu.Sepertinya mereka benar² ingin berpuas² malam ini.Yah...Terserah mereka sajalah"ucap Rasya dalam hati sambil melihat mereka meninggalkannya
"Kami pergi dulu ya.Habiskan saja malam ini sesuka mu disini..."ucap Xenia yg tersenyum sambil pergi bersama Nixias
"Kami juga akan pergi ya.Semoga malam ini kamu mimpi yg indah..."ucap Paman Nias dan Bibi Arshia sambil meninggalkan Rasya
"Iya².Lakukan saja sesuka kalian..."ucap Rasya yg masih duduk santai disofanya
Sekarang hanya tinggal Rasya sendirian diruang makan ini.Ia duduk di sana dengan menyilakan kedua tangannya dibelakang kepala
"Sepertinya aku akan menghabiskan malam ini,dengan berjalan² mengelilingi kota.Kebetulan ada beberapa hal yg ingin aku beli sekarang.Kalau begitu ayo kita keluar sekarang saja"ucap Rasya sambil bangun dari sofanya
Rasya mengeluarkan sebuah baju jaket dari cincin ruangnya dan pergi keluar setelah ini
Dibawah sinar² lampu yg menyinari halaman istana ini,Rasya berjalan dibawahnya dengan santai.Setelah sampai didepan pintu gerbang,beberapa orang pengawal yg menjaga disekitar istana melihat kearah Rasya
"Hei.Itu kalau tak salah bocah yg dibawa pulang oleh tuan sebelumnya.Kenapa dia berjalan kesini?"ucap salah satu pengawal sambil menyentuh kawannya
"Jangan menyinggungnya.Status kita sama sekali tak layak untuk mempertanyakannya"ucap salah satu pengawal
Pengawal ini hanya diam setelah kawannya berkata seperti ini.Rasya terus mendekat kearah mereka.Saat jarak Rasya dan mereka tinggal 3 meter,mereka memberi hormat pada Rasya
"Apakah ada yg bisa kami bantu tuan"ucap semua pengawal disini secara serentak
"Tidak ada.Aku hanya ingin jalan² saja.Kalian lanjutkan saja tugas kalian disini"ucap Rasya sambil tersenyum dan pergi melewati mereka
"Apakah tuan tak ingin membawa beberapa pengawal untuk menemani perjalananmu?.Disini ada banyak penjahat.Tuan harus berhati²"ucap salah satu dari mereka
"Tak usah.Aku bisa menjaga diriku sendiri.Kalian tak usah mengkhawatirkan ku"ucap Rasya yg terus berjalan
"Baiklah.Kami tak akan berani memaksa kalau tuan tak mau.Jaga dirimu baik² tuan"ucap para pengawal ini dan kembali ke tempatnya masing²
"Iya²..."ucap Rasya tanpa melihat kebelakang
"Dia terlihat baik.Tapi sayangnya dia meremehkan tingkat kejahatan di kota ini.Memangnya apa yg bisa dia lakukan jika kebetulan dia berpapasan dengan penjahat di perjalanannya"ucap salah satu pengawal yg melihat Rasya sudah menjauh
__ADS_1
"Tenang saja.Dia itu keluarganya tuan.Dia pasti membawa beberapa artefak untuk melindungi dirinya"ucap salah seorang pengawal
"Mudah²han saja tak terjadi sesuatu padanya.Kita pasti akan kena imbas kalau sampai itu terjadi"ucap salah satu pengawal
...----------------------...
Rasya terus berjalan melewati jembatan untuk memasuki area kota.Setelah melalui jembatan ini,Rasya langsung memasuki area kota yg sangat ramai
Orang² yg ada disini melihat kearah Rasya yg baru saja keluar dari arah istana.Rasya tak memperdulikan pandangan orang² ini dan terus berjalan sambil melihat hal² bagus disekelilingnya
"Siapa bocah ini.Aku belum pernah melihat dia sebelumnya"ucap orang yg tadinya sempat melihat Rasya keluar istana lewat jembatan
"Ini pertama kalinya aku melihatnya.Tapi melihat dia keluar dari istana,dia pasti punya sebuah status di istana ini"ucap salah seorang yg ada disini
"Apa dia bodoh atau gimana.Dia sangat berani keluar dari istana tampa seorang pengawal pun.Aku takutnya dia akan mendapatkan hal yg buruk setelah ini"ucap salah tau orang disini
"........."beberapa orang² disini,pada sibuk membicarakan Rasya setelah melihat dia keluar dari istana sebelumnya
Rasya tetap tak peduli dengan ocehan² orang disini dan terus berjalan semakin jauh kedalam kota
Saat Rasya sedang asyiknya menikmati perjalanannya,tiba² seseorang datang entah dari mana dan langsung berdiri tepat didepan Rasya
"Kenapa kau menghalangi jalanku?..."ucap Rasya sambil melihat orang didepannya
"Maaf tuan.Bukannya aku ingin menyinggungmu.Tapi kalau aku tak salah tebak,anda pasti baru saja tiba disini dan masih belum mengerti tentang kota ini kan?"ucap orang ini sambil tersenyum kearah Rasya
"Kurang lebihnya memang seperti itu.Apa ada yg salah dengan itu"ucap Rasya kebingungan
"Kalau begitu anda bertemu orang yg tempat.Kenalkan nama saya Tarto.Saya adalah pemandu yg sangat berpengalaman disini.Saya tau semua seluk beluk kota ini dengan sangatlah lengkap.Asalkan...Ehemmm...Tuan bisa membayar saya sebanyak 100ribu koin zing.Saya akan memandu anda semalaman"ucap Tarto sambil melihat Rasya dengan mata yg berbinar²
"Ohhh.Itu hal bagus.Aku memang sedang butuh pemandu sekarang.Ini untukmu.Bisakah kita langsung mulai sekarang"ucap Rasya sambil mengeluarkan 100ribu koin zing dan menyerahkannya pada Tarto
Tarto langsung mengambil uang yg diberi oleh Rasya ini dengan sangat cepat.dia terlihat sangat senang setelah mendapatkan uang ini
"Aku memang tak salah menebak.Dia memang orang kaya disini.Ini untung besar.Hhh"ucap Tarto dalam hati setelah menerima uang Rasya
"Baik tuan.Saya akan mulai sekarang.Silakan tuan.Saya akan menjelaskannya sambil berjalan"ucap Tarto sambil mempersilakan Rasya jalan ke depan
"Kalau begitu bawa aku ke supermarket.Jelaskan padaku sambil menunjukkan jalan ke sana"ucap Rasya sambil maju ke depan
"Supermarket terlengkap disini ada di 500 meter dari sini.Saya akan membawa anda ke sana...Jadi saya akan mulai mengenalkan hal mendasar pada tuan.Kota ini bernama Oxiland.Ini adalah kota pusat yg dipimpin oleh seorang kuhoni yg bernama Nixias.Dia adalah salah satu jendral terhebat di planet ini.Meski ranah nya tak setinggi para jendral lain.Tapi kekuatannya benar² tak perlu dipertanyakan lagi.Dibawah kepimpinannya,terdapat 32 kota dan 78 desa.Khususnya di kota ini,terdapat 12 orang yg paling berpengaruh disini.Dikota ini juga terdapat 8 perguruan yg saling bersaing satu sama lain.Terdapat juga hingga 23 sekte kecil di kota ini.Diantara semua informasi ini,apakah ada yg ingin tuan tau rinciannya"ucap Tarto sambil melihat kearah Rasya
"Itu tak terlalu penting.katakan saja padaku tentang tempat² seperti paviliun,rumah makan,dan tempat² wisata lainnya disini"ucap Rasya yg terlihat acuh tak acuh mendengar penjelasan sebelumnya
"Sepertinya dia tipe orang yg lebih suka menghabiskan uang dari pada belajar.Mau jadi apa dia dimasa depan kalau belajar hal penting seperti ini ini saja tak mau"ucap Tarto dalam hati merasa sia² mengatakan yg tadi itu pada Rasya
"Ohhh.Kita sudah sampai ya?.Yasudah.Aku akan belanja dulu.Ayo kita masuk kedalam!"ucap Rasya yg langsung berjalan menuju supermaket
Tarto langsung nurut dan mengikuti Rasya kedalam dan menemaninya berbelanja
Setelah sampai didalam Rasya langsung mencari semua makanan yg dia mau disini.Dan melakukan pemborongan besar²ran
Semua camilan yg menurut Rasya enak dan tahan lama,langsung dimasukkan kedalam cincin ruangnya
Melihat kelakuan Rasya ini,tarto seketika panik dan takut kalau Rasya akan membuat ulah disini
"Tuan.Tunggu dulu.Jangan buat onar disini.Kita bisa dikeroyok masal kalau begini"ucap Tarto panik
"Tenang saja aku tau kok apa yg aku lakukan"ucap Rasya dengan santai sambil menghisap seluruh camilan di atas rak didepannya hingga kosong melompong
Benar saja dugaan Tarto,4 orang penjaga supermarket ini langsung maju kearah Rasya sambil membawa senjatanya
"Perampok²...Tangkap dia.Dia ingin merampok disini"ucap keempat penjaga ini serentak sambil lari kearah Rasya
"Perampok apanya?.Apa kalian pikir aku tak sanggup membayar?.Buka mata rabun kalian itu baik²"ucap Rasya yg melihat orang² yg sedang menuju kearahnya sambil melempar satu koin jiwa
Salah satu dari mereka tak sengaja menangkap koin jiwa yg dilempar oleh Rasya dan langsung terdiam ditempat.Melihat temannya yg terdiam,tiga orang lain juga ikut berhenti dan melihat kearah temannya ini
Mereka langsung terkejut saat melihat benda yg dilempar oleh Rasya tadi ternyata adalah koin jiwa.Wajah mereka yg tadi sedang mengamuk langsung berubah jadi seperti orang bodoh dan melihat kearah Rasya
"Hhh.Maafkan kami tuan.Kami hanya terlalu panik tadi.Kalau tuan mau,sedot saja seluruh supermarket ini juga tak apa²"ucap salah satu orang yg mau menyerang Rasya tadi
"Apa Dia mengeluarkan satu koin jiwa semudah itu.Dan itu cuma untuk membeli camilan.Seberapa kaya dia sebenarnya.Nilai setiap satu koin jiwa setara dengan satu milyar koin zing.Dengan harga camilan disini yg hanya sekitar 10 koin emas atau sekitar 1/10 koin zing,dia bisa membeli camilan satu toko ini sekaligus.Candaan macam apa ini"ucap Tarto dalam hati kaget
"Tidak².Aku sudah cukup membeli camilan.Aku sudah mengosongkan 8 rak camilan.Berapa harga semuanya"ucap Rasya yg sudah menyelesaikan misi tadi sorenya
"Hhh.Itu cuma 10 juta saja tuan"ucap orang yg memegang koin jiwa Rasya yg sudah salah tingkah dan keringatnya yg bercucuran dengan deras
"Cuma 10 juta.Ini terlalu murah.Apa tak ada hal lain yg dijual disini?"ucap Rasya mengerutkan keningnya
"Tempat ini sebenarnya masih menjual hal lain di tingkat² selanjutnya,seperti pakaian,aksesoris dan masih banyak hal lainnya lagi.Camilan hanya dijual dilantai satu saja.Apa tuan tertarik untuk melihatnya?"ucap orang yg tadi yg sudah mengubah sikapnya menjadi sangat sopan dengan Rasya
"Ohhh.Mari kita lihat² dulu.Kebetulan aku juga sudah bosan dengan baju² lamaku.Tunjukan jalan"ucap Rasya
"Silakan tuan saya akan memandu anda"ucap orang ini sambil memandu Rasya
"Ayo Tarto.Kau juga ikut aku saja"ucap Rasya yg melihat Tarto hanya melamun dari tadi
"Baik tuan"ucap Tarto yg tersadar dari lamunannya dan langsung mengikuti Rasya
__ADS_1
Penjaga toko tadi,membawa Rasya kelantai² selanjutnya.Setelah sampai di sana,Rasya tertarik dengan beberapa pakaian model kota disini
Akhirnya disini Rasya memborong beberapa baju,celana,sepatu dan beberapa barang lain yg menurutnya bagus
Setelah mengunjungi beberapa lantai,Rasya akhirnya puas berbelanja puluhan pakaian untuk dipakainya.Rasya menyuruh penjaga toko ini untuk menghitung semuanya
Setelah menghitung semuanya.Rasya hanya menghabiskan 124 juta koin zing untuk semuanya ini.Karena Rasya sudah tak tertarik dengan apapun yg ada disini,Rasya akhirnya memadai belanjanya sampai sini saja
Si penjaga toko ini mengembalikan 876 juta koin zing Rasya yg tersisa dan mengantarkan Rasya sampai keluar tokonya setelah ini
"Kapan² kalau ada waktu luang datanglah kesini lagi tuan"ucap penjaga toko ini sambil menghembuskan nafasnya dengan lega
"Hampir saja malam ini aku menyinggung orang besar.Tapi syukurlah semuanya berakhir baik² saja"ucap penjaga toko sambil mengelap keringatnya yg tak berhenti mengalir dari tadi
...------------------------...
"Karena aku sudah membeli pakaian lain,pakaian yg aku beli dari desa ini buat kamu saja.Kurasa badan kita tak berbeda jauh.Ini pasti muat untuk mu.Ambillah"ucap Rasya yg baru keluar dari supermarket sambil menyerahkan cincin tempat dia menyimpan pakaian sebelumnya pada Tarto
"Aku merasa tak pantas menerima ini tuan"ucap Tarto malu²
"Sudah ambil saja.Anggap saja ini sebagai hadiah karena kau menemaniku malam ini"ucap Rasya yg langsung memasukkan cincin ruangnya dalam kantong tarto
"Hhh.Ya sudah kalau tuan memang memaksa.Aku akan dengan senang hati menerima hadiah dari tuan ini.Terimakasih tuan"ucap Tarto tersenyum
"Ayo kita lanjutkan yg sebelumnya.Tunjukan padaku restoran paling enak disini,paviliun dan tempat² wisata lain disini"ucap Rasya
"Baik tuan.Ayo ikut aku"ucap Tarto sambil berjalan di samping Rasya
"Kita jalan pakai rug zing saja.Apa kau bisa mengunakannya?"ucap Rasya sambil mengeluarkan rug zing nya
"Bisa tuan"ucap Tarto sambil mengangguk
"Kalau begitu kita akan berkeliling mengunakan rug zing saja.Kau ambillah kemudinya,dan bawa aku ketempat yg aku sebut sebelumnya"ucap Rasya
"Baik tuan"ucap Tarto yg langsung mendengar perintah Rasya
Keduanya terbang di atas kota,malam ini.Tarto membawa Rasya kesemua tempat yg ditanya Rasya
Perjalanan ini awalnya berjalan dengan aman.Namun tiba²
..............................
*Dalam otak Rasya*
Terdeteksi.12 orang diranah arc zing tingkat 4,5 dan 6 sedang mengikuti anda dari belakang.harap tuan berhati²
..............................
"Ohhh.Ada yg ingin menyergapku.Akan ku layani keinginan kalian ini"ucap Rasya dalam hati sambil tersenyum
"Tarto.Bisakah kau bawa rug zing ini ketempat yg sepi"ucap Rasya
"Baik tuan"ucap Tarto yg dari tadi langsung mematuhi perintah Rasya
Tarto membawa rug zing ini kesebuah bukit di kota ini.Suasana disekitarnya lumayan sunyi,hanya ada sebuah rumah kosong dalam jarak 1km disini
"Pelan kan rug zing nya dan perlahan² turun kebawah"ucap Rasya
"Ba...Baik tuan"ucap Tarto yg sudah merasa ada yg janggal
Sebelum Rasya selesai mendarat di tanah,tiba² saja 12 orang telah mengepung Rasya dari segala arah
Tarto langsung panik melihat hal ini dan langsung bersembunyi dibelakang Rasya
"Gawat tuan.Kita sekarang sudah terkepung.Apa yg harus kita lakukan sekarang"ucap Tarto panik
"Tenanglah.Percayakan saja semuanya padaku"ucap Rasya dengan tenang
"Dari tadi aku terus berfikir.Bagaimana cara merampok mu yg terus berada didalam kota?.Tak ku sangka kau malah ketempat sepi begini.Ini akan mempermudah kerjaku"ucap seseorang yg terbang di udara sambil melihat kearah Rasya
"Apa kau yakin aku yg sekarang terjebak,atau mungkin saja malah kalian sendiri yg masuk dalam jebakan ku saat ini"ucap Rasya sambil tersenyum dan melihat kearah orang ini
"Menjebak ku?.Hhh.Memangnya apa yg bisa dilakukan oleh bocah seusia mu untuk menjebak ku?.Serang dia jangan dengarkan ocehan murahannya"ucap orang ini memberi perintah
Semua orang yg mengepung Rasya langsung terbang untuk menyerang Rasya dari segala arah setelah mendengar perintah ini
"Mereka ingin menyerang kita apa yg harus kita lakukan tuan"ucap Tarto panik
"Karena mereka sudah berani maju,maka tinggal kita beri paham saja,kalau dihadapan kita ini mereka tak boleh bertindak sembarangan"ucap Rasya dengan santai
"Tidak...Dia ini beneran gila...Memangnya apa yg bisa dia lakukan untuk menghentikan mereka.Dilihat dari mereka yg bisa terbang bebas di udara,sepertinya mereka semua adalah orang² ranah arc zing.Tamatlah riwayatku sekarang"ucap Tarto dalam hati menggigil ketakutan
Hanya dalam sesaat saja,orang² yg tadinya ingin menyerang sudah tiba di sekitar mereka dan siap melancarkan serangan nya.Tarto langsung panik bukan main
"Mamak..."teriak Tarto ketakutan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung...
__ADS_1