Legenda Bocah Bencana

Legenda Bocah Bencana
Saudara Yg Nakal


__ADS_3

Diluar ruangan


"Awalnya dia meminta buku² tentang artefak padaku,sekarang dia menanyakan padaku tentang loker penyimpanan uang.Padahal sebenarnya, keduanya adalah hal yg sangat umum tersebar dikalangan masyarakat.Sehingga anak kecil berumur 6 tahun saja sudah tau tentang ini.Apa dia benar² orang dari planet ini?.Jika bukan,maka masuk akal kenapa dia bisa memiliki item langka sebanyak ini bersamanya.Tapi karena dia sudah bersedia berkonstribusi di tempatku,tak peduli asalnya dari mana,dia akan tetap jadi tamu terhormat disini.Aku harus melindunginya apapun yg terjadi,karena ini adalah aturan ditempat lelang ku"ucap Kepala Paviliun sambil terus berjalan mengambil loker penyimpanan untuk Rasya


...****************...


Didalam ruangan


"Saat membelikan rug zing untukku waktu itu,sepertinya Paman Nias juga mengunakan alat yg sama.Tapi aku tak sempat bertanya pada Paman Nias tentang alat ini,sehingga aku tak paham sama sekali tentangnya.Ya sudahlah,tak perlu terlalu memikirkannya.Lagi pula Tuan Duan sedang mengambilnya untukku,aku akan tau tentangnya setelah melihatnya secara langsung sebentar lagi"ucap Rasya dalam hati penasaran


Rasya menunggu Kepala Paviliun kembali kesini sambil menikmati camilan disini.Setelah beberapa saat Kepala Paviliun akhirnya kembali dengan sebuah kotak hitam tampa sudut ditangannya.Ukuran kotak ini kira² sekitar 40cm³ kurang lebih


"Maaf sudah membuat Tuan menunggu lama,ini loker penyimpanan yg kukatakan sebelumnya.Ini disebut juga "Kotak Keeping"(kotak penyimpanan).Kotak ini diciptakan secara langsung oleh ahli ruang dari kerajaan siak,sehingga harganya mencapai milyaran.Tapi karena Tuan telah berkontribusi besar disini,aku akan memberikannya pada Tuan secara gratis,sebagai rasa terimakasihku.Terimalah ini Tuan"ucap Kepala Paviliun sambil menyerahkan kotak ini pada Rasya


"Benar² alat yg bagus.Tapi bagaimana cara menggunakannya"ucap Rasya ingin cepat² mencoba alat ini


"Kotak ini terbuat dari campuran diamond lithe dan baja akuni,sehingga dia sama² bisa menghilang seperti kartu VIP yg tadi setelah dimurnikan dengan darah.Coba teteskan darah Tuan di bagian gambar sidik jari yg ada di atas kotak ini.Setelah itu,Tuan dapat menghilangkan kotak ini dan mengendalikannya sesuka hati mengunakan pikiran Tuan"ucap Kepala Paviliun mengajari Rasya


Rasya mengikuti arahan Kepala Paviliun.Setelah Rasya meneteskan darahnya di atas kotak ini,Rasya langsung mencoba menghilangkan kotak ini seperti kartu VIP sebelumnya,dan dia berhasil melakukannya dengan mudah


"Aku telah memasukkan uang hasil pelelangan tadi kedalam kotak itu sebanyak 181.350 koin jiwa.Tuan bisa mengunakan pikiran Tuan untuk mengeceknya langsung dalam kotak ini untuk memastikannya.Kami juga sudah mengambil komisi untuk pelelangannya sebanyak 1.500 koin jiwa.Anggap saja selebihnya adalah sebagai rasa terimakasih kami karena Tuan telah melalang item² ini disini"ucap Kepala Paviliun sambil tersenyum


Rasya mengunakan pikirannya untuk mengecek isi kotak ini.Dan dia menemukan koin jiwa sebanyak 181.350 dalam kotak ini.Rasya sangat senang melihat koin jiwa sebanyak ini.Rasya menatap kearah Kepala Paviliun dengan wajah tersenyum


"Kau telah memberiku terlalu banyak hadiah hari ini,maka tak sopan jika aku tak membalasnya.Aku akan menambah item lelang lain padamu..."ucap Rasya sambil mengeluarkan semua buku latihan yg didapatkannya dari para begal sebelumnya


Kepala Paviliun kembali dikejutkan oleh buku² yg dikeluarkan oleh Rasya.Dia terjatuh kelantai dan hampir pingsan karena terlalu lelah kaget hari ini


"Ini buku jurus tingkat tinggi yg jumlahnya hampir 100 buah.Bahkan satu desa inipun kalau dikumpulkan mungkin hanya ada kurang dari 40 buah.Dan buku jurus rahasia ini...Ini di seluruh desa pun mungkin hanya ada 3 buah saja.Mimpi apa aku tadi malam sehingga dapat untung sebanyak ini hari ini"ucap Kepala Paviliun dalam hati sambil tersenyum dan memeluk buku² ini


"Bagaimana.Apa Tuan Duan puas dengan ini"ucap Rasya yg tersenyum melihat Kepala Paviliun memeluk buku²nya


"Puas...Puas...Puas.Tuan tenang saja,dimasa depan,setiap kali aku selesai melelang semua item² dari Tuan ini.Aku akan langsung mentransfer uangnya ke loker penyimpanan Tuan"ucap Kepala Paviliun dengan cepat sambil berlari memegang tangan Rasya


"Iya².Aku percaya kok dengan perkataanmu.Sekarang aku akan pergi dulu.Jaga dirimu baik²,dan berhati²lah jangan sampai dirampok dimasa depan"ucap Rasya yg teringat kalau harta ini dia ambil dari para perampok


"Tenang saja Tuan,aku akan menjaga semua ini dengan baik.Mari!.Saya akan mengantarkan Tuan pergi dari sini"ucap Kepala Paviliun sambil memberi jalan


"Apakah ada tempat yg aman disini yg bisa membuatku menghindar dari perhatian publik.Keluar dari tempat ini dari pintu depan,pasti akan menarik beberapa perhatian yg tidak diperlukan"ucap Rasya yg teringat kejadian dia keluar dari rumah makan


"Yg Tuan katakan ada benarnya juga.Saya akan membawa Tuan keatas paviliun.Keluar dari atas adalah yg paling aman disini.Mari Tuan,saya akan mengantarkan anda ke sana"ucap Kepala Paviliun


Rasya setuju dengan saran Kepala Paviliun dan mengikutinya keatas.Sesampainya di sana,Rasya langsung menaiki rug zing nya dan berpamitan pada Kepala Paviliun


"Terimakasih telah mengantarkan kepergian ku sampai disini.Aku akan pergi dulu"ucap Rasya berpamitan pada Kepala Paviliun dan terbang menjauh


"Sering²lah berkunjung ke tempatku dimasa depan.Kedatangan Tuan akan selalu menjadi kehormatan bagiku"ucap Kepala Paviliun memberi hormat kepada Rasya


"Aku akan mengingatnya"ucap Rasya sambil terus pergi


"Sekarang sudah tidak ada lagi yg bisa membendung kejayaan paviliun ku.Dengan semua item yg diberikan Rasya padaku,ini benar² bisa membuat aku bersinar hanya dengan bergerak satu langkah.Ini benar² berkah besar bagiku"ucap Kepala Paviliun dalan hati sambil melihat Rasya yg telah terbang menjauh


"Awoeba..."ucap Kepala Paviliun memangil seseorang


Tiba² seorang yg memakai pakaian serba hitam dan menutup muka,muncul dari belakang Kepala Paviliun dan berdiri dibelakangnya sambil memberikan hormat


"Saya disini Tuan.Apa ada yg bisa saya lakukan..."ucap Awoeba


"Aku akan menugaskan mu,untuk menjaga orang tadi dengan taruhan nyawamu.Dia orang yg sangat penting bagiku"ucap Kepala Paviliun yg masih melihat kearah Rasya pergi


"Laksanakan!.Aku aku akan pergi sekarang..."ucap Awoeba yg langsung terbang mengikuti Rasya dan langsung menghilang dari pandangan


"Dia adalah satu²nya assassin kepercayaan ku yg sudah beranah arc zing tingkat 6.Tak ada orang disini yg mengenalnya,karena tehnik kamuflasenya yg sudah sampai ditingkat yg bisa membunuh musuh tampa diketahui sedikitpun.Kurasa dia sudah cukup untuk menjaga Rasya selama aku tak ada disampingnya"ucap Kepala Paviliun sambil membalik badan dan kembali ke ruangannya


...----------------...


Rasya sekarang sedang dalam perjalanan kembali kerumah.Rasya tak merasa khawatir sama sekali dalam perjalanan ini,karena dia keluar dari atas,jadi tak mungkin ada yg mencegatnya kali ini.Tiba²

__ADS_1


...----------------...


*Dalam otak Rasya*


"Terdeteksi...Seseorang dengan ranah yg tinggi sedang mengikuti Tuan dari belakang.Tak ada hawa membunuh yg terpancar darinya.Sepertinya dia berniat melindungi Tuan dari belakang"


{Sedikit pemberitahuan:Inner sebelumnya tak bisa menyadari kehadiran orang yg mengunakan tehnik persembunyian.Tapi semenjak Rasya dikepung oleh 20 begal sebelumnya,Inner menemukan celah dari sistem pendeteksiannya,dan memperbaiki celah tersebut,sehingga tehnik persembunyian yg sama atau dibawah tehnik yg sebelumnya,tak akan bisa mengelabuhi Inner}


...----------------...


"Melindungi?...Ini pasti ulah Tuan Duan.Dia l pasti takut terjadi sesuatu padaku,sehingga dia mengutus seseorang untuk menjagaku dalam perjalanan pulang.Tak mungkin juga dia sendiri yg datang menjagaku.Dengan statusnya sebagai Kepala Paviliun pasti banyak urusan yg harus dilakukannya disana.Tapi aku benar² tak suka diikuti seperti ini.Ini hanya akan membatasi kebebasanku sebagai lelaki"ucap Rasya dalam hati sambil menghentikan rug zing nya di udara


Melihat Rasya yg berhenti,Awoeba yg sebelumnya sedang mengikuti Rasya juga berhenti dan terheran² melihat Rasya yg tiba² berhenti


"Aku tau,kamu sudah mengikuti ku dari tadi.Tapi sebenarnya aku benar² tak butuh perlindunganmu.Sekarang berhentilah bersembunyi dan keluarlah"ucap Rasya yg masih duduk di atas rug zing tanpa menatap kebelakang


Awoeba kaget melihat Rasya yg menyadari kehadirannya.Padahal tehnik persembunyian Awoeba ini,sangat sulit dirasakan bahkan oleh master yg ranah nya di atas Awoeba sekalipun.Awoeba seketika panik karena persembunyiannya telah ditemukan,ia langsung terbang ke depan Rasya dan menampakkan dirinya


"Maaf...Maafkan aku Tuan karena telah lancang mengikutimu.Aku hanya melaksanakan perintah melindungi mu dari belakang.Maafkan aku jika membuat Tuan tersinggung"ucap Awoeba yg sudah keringat dingin dan tak berani melihat wajah Rasya


"Sebenarnya,master seperti apa yg ada di hadapanku ini.Apa yg Tuan pikirkan sehingga dia menyuruhku untuk menjaga master sehebat ini.Dia bahkan bisa mengetahui keberadaan ku yg sudah sepenuhnya menyembunyikan diri.Orang seperti apa memangnya yg bisa mengepung master setingkat ini.Tehnik persembunyian yg aku banggakan selama ini,benar² dibuat jadi lelucon dihadapannya"ucap Awoeba dalam hati yg sudah sangat gemetaran sangking takutnya


"Wow.Dia benar bisa terbang di udara tanpa mengunakan rug zing.Ini pertama kalinya aku melihat manusia yg bisa terbang.Kalau Paman Nias tak mengatakan hal ini padaku sebelumnya,saat ini aku pasti akan benar² kaget,karena menganggapnya hantu"ucap Rasya dalam hati yg sedikit degdegan karena senang pertama kali melihat manusia terbang


"Aku tau kamu tak memiliki niat buruk padaku,jadi tak usah terlalu canggung begini.Aku hanya ingin mengatakan ini.Katakan pada Kepala Paviliun kalau aku bisa menjaga diriku sendiri,jadi tak usah repot² mengutus orang untuk menjagaku.Aku tak suka bila ada orang yg terus mengikuti ku...Apa ada yg ingin kamu tanyakan?"ucap Rasya dengan santai dan lembut


Awoeba yg sedang ketakutan,dia mendengar kata² Rasya ini seolah² Rasya sedang memarahinya


"Saya tidak berani mempertanyakan Tuan.Saya berjanji akan menyampaikan semua perintah Tuan tadi pada Kepala Paviliun"ucap Awoeba ketakutan


"Apa²an reaksinya ini.Sikapnya ini benar² membuat aku terlihat seperti monster yg sedang menindas mangsanya.Lebih baik aku pergi saja,berlama² dihadapan orang ini membuat aku merasa semakin bersalah"ucap Rasya dalam hati yg kebingungan


"Kalau begitu aku pergi dulu.Jangan lupa sampaikan salam ku pada Kepala Paviliun"ucap Rasya sambil terbang meninggalkan Awoeba


"Baik...Baik Tuan,silahkan"ucap Awoeba membuka jalan dan masih tak berani melihat kearah Rasya


Kepala Paviliun yg melihat keadaan Awoeba langsung kaget dan lari kearah Awoeba dan menghampirinya


"Apa yg terjadi?.Siapa yg membuatmu jadi begini?.Dimana Rasya?.Bagaimana keadaannya?.Apa terjadi sesuatu padanya?"ucap Kepala Paviliun yg sudah sangat panik


"Jadi namanya Rasya.Dia baik² saja sekarang"ucap Awoeba sambil mencoba menarik nafas panjang


"Jadi apa yg membuatmu jadi begini.Jangan katakan lelucon seperti dia menghajar mu sampai kau setengah gila begini"ucap Kepala Paviliun yg mulai tenang dan mencurigai Awoeba


"Tidak...Dia mengampuniku kali ini"ucap Awoeba yg sudah mulai bisa bernafas normal


"Mengampuni?.Memangnya apa yg telah terjadi"ucap Kepala Paviliun kebingungan melihat sikap Awoeba


"Tadi saat aku sedang mengikutinya dari belakang,dia berhenti karena menyadari keberadaanku.Padahal saat itu aku sudah mengunakan tehnik terbaikku agar tak ada yg bisa mendeteksi keberadaanku.Setelah itu dia memanggilku untuk menghadapnya dan menyuruhku untuk mengatakan ini pada Tuan“Aku bisa menjaga diriku sendiri.Jadi Tuan tak usah repot² mengirim penjaga untukku.Aku akan merasa terganggu jika ada orang yg terus mengawasi ku".setelah itu dia pergi dan aku langsung terbang kesini agar dia tak berubah pikiran dan membunuhku di sana"ucap Awoeba menjelaskannya dengan lancar


Kepala Paviliun hanya terdiam setelah mendengar cerita Awoeba ini dengan mulutnya yg terbuka lebar


"Tak mungkin Rasya bisa merasakan persembunyian Awoeba.Aku saja yg sudah ranah arc zing tingkat 7,masih tak bisa merasakan persembunyian Awoeba dengan jelas saat dia berdiri disekitarku.Tapi Rasya yg masih ranah fusion zing tingkat 1 bisa mendeteksinya dengan cepat bahkan saat ia sedang terbang.Seperti apa kekuatannya yg sebenarnya.Bagaimana bisa aku tak menyadari hal ini dari tadi.Dia bisa mengeluarkan harta langka dengan sangat santai,itu artinya dia memiliki kemampuan untuk melindunginya.Tapi bagaimana cara dia melakukannya dengan hanya ranah yg serendah itu.Dilihat dari umurnya juga tak mungkin dia memiliki ranah yg lebih tinggi dariku.Sekarang kepalaku benar² serasa hampir meledak memikirkannya..."ucap Kepala Paviliun dalam hati sambil terjatuh kelantai


"Apa Tuan tidak apa²...?"ucap Awoeba yg terheran²


"Apa kamu tau dia sekarang berada diranah apa...?"ucap Kepala Paviliun dengan tatapan kosong


"Tidak.Tapi aku yakin ranah nya pasti tak lebih rendah dari Tuan..."ucap Awoeba dengan sangat percaya diri


"Tidak,kau salah besar.Dia hanya ranah fusion zing tingkat 1"ucap Kepala Paviliun dengan wajah lesu


"Tidak mungkin.Itu mustahil.Bagaimana fusion zing tingkat 1 bisa melakukan hal yg bahkan orang² diatas ranah ku tak bisa melakukannya...?ucap Awoeba yg kaget dengan senyuman tak percayanya dan ikutan jatuh kelantai


"Kalau kau bertanya padaku.Terus aku harus bertanya pada siapa...?"ucap Kepala Paviliun dengan wajah yg sangat malas


Sekarang keduanya sedang bingung dan berfikir keras tentang kekuatan Rasya yg tak bisa ditebak.Setelah duduk termenung seharian,mereka tetap tak menemukan jawaban apa² dan pada akhirnya mereka kena mental

__ADS_1


...****************...


Setelah meninggalkan Awoeba yg sebelumnya,Rasya terus terbang mengitari desa hingga akhirnya dia sampai dirumah.Setelah sampai di sana,Rasya berencana pergi berlatih di sungai dibelakang rumah setelah istirahat sebentar.Ia menyimpan rug zing nya,dan berjalan menuju kamarnya.Tiba²


"Rasya...Akhirnya kamu pulang juga,temani aku makan yuk.Hari ini aku tak punya teman untuk makan"ucap Leslie yg langsung lari kearah Rasya dan memeluknya begitu melihat Rasya pulang


"Sendiri?.Memangnya dimana paman dan bibi?"ucap Rasya sambil mencoba melepas pelukan Leslie


"Mereka masih tidur sampai sekarang.plis,temani aku makan,kalau kamu tidak mau, aku tak akan makan"ucap Leslie masih memeluk Rasya


"Jam segini masih tidur?.Mereka pasti melakukan yg terbaik tadi malam,sehingga mereka tak punya tenaga untuk bangun sama sekali hari ini.Haahhh.Dasar..."ucap Rasya dalam hati


"Baiklah,aku akan menemanimu,tapi aku tak akan makan ya,aku sudah makan tadi diluar"ucap Rasya


"Yess...Kalau begitu,ayo pergi sekarang"ucap Leslie sambil menarik Rasya keruang makan


Sesampainya diruang makan,Leslie langsung menghidangkan sepiring nasi untuk dirinya dan Rasya


"Tadi kamu sudah berjanji aku hanya harus menemanimu makan,sekarang kenapa kamu juga menghidangkan ini untukku juga"ucap Rasya tak mau makan karena masih kenyang makan di paviliun


"Seorang kakak tak boleh mengabaikan jerih payah adiknya.Cepat makan,atau mau adikmu ini yg akan menyuap mu"ucap Leslie sambil tersenyum


"Sejak kapan kami jadi adik kakak.Perasaan, sebelumnya dia bahkan tak mau melihatku ada didepannya"ucap Rasya dalam hati


"Baiklah.Tapi bisakah kamu sedikit menjauh,aku tak nyaman makan dengan posisi ini"ucap Rasya sambil berusaha menjauhkan Leslie yg duduk berdempetan langsung dengannya


"Apa...Aku tak dengar apa yg kamu katakan tadi.Ohhh...Kamu tak bisa makan sendiri ya.Baiklah.Sini aku suapi...Ahhhap.Enakan..?"ucap Leslie sambil menyuap Rasya


Rasya sebenarnya ingin menolak suapan Leslie ini,tapi Leslie langsung memasukkannya ke mulut Rasya sebelum Rasya sempat berbicara.Sekarang Rasya hanya bisa pasrah dengan kelakuan Leslie yg semakin menjadi² dari waktu kewaktu.Leslie terus menyuapi Rasya sambil senyum² dengan bahagia hingga akhirnya acara makan pun selesai


"Walau dia tak mau menjalin hubungan sepasang kekasih denganku,tapi itu tak mengapa,karena dia masih mau menjalin hubungan saudara.Aku sangat ingin punya kakak dari dulu,tapi itu tak akan pernah terjadi karena aku adalah anak tunggal.Sekarang kebetulan Rasya mau menjadi saudaraku,bagaimana mungkin aku akan melewatkan kesempatan ini"ucap Leslie dalam hati sambil tersenyum melihat Rasya


"Kamu pokoknya adalah saudara terbaikku selamanya"ucap Leslie yg kembali memeluk Rasya


"Aku meragukan kata²mu.sejak kapan hubungan antara saudara jadi seromantis ini"ucap Rasya dalam hati yg tak terbiasa diperlakukan seperti ini


"Sekarang kamu sudah selesai makan,aku akan pergi istirahat dulu.Aku terlalu lelah beraktivitas diluar tadi"ucap Rasya ingin meninggalkan Leslie


"Apa mau aku temani istirahatnya"ucap Leslie merayu Rasya


"Jangan bercanda,kita itu dari jenis yg berbeda loh.Jangan terlalu menguji kesabaran ku,aku ini juga seorang lelaki"ucap Rasya memarahi Leslie


"Ohhh.Apa yg bisa dilakukan seorang lelaki.Coba perlihatkan padaku"ucap Leslie yg terus merayu Rasya


Rasya meninggalkan Leslie dan menuju ke kamarnya karena terlalu jengkel


"Aku lupa kalau dia adalah pewaris darah paman nias dan bibi arshia yg paling murni.Ancaman seperti itu hanya akan membuatnya semakin merajalela.Aku benar² tak bisa menghadapi wanita tak tahu malu sepertinya.Sebaiknya,aku ke kamar dan tidur saja.Memikirkannya hanya akan membuatku gila"ucap Rasya yg terus berjalan menuju kamarnya


Sesampai dikamar,Rasya langsung membaringkan badannya dikasur.Inner langsung melumpuhkan tubuh Rasya dan memblokir semua informasi dari luar untuknya.Sehingga,Rasya langsung memasuki mode tidur nyenyak hanya dalam beberapa saat


...****************...


Leslie yg masih belum puas mengganggu Rasya,ia datang ke kamar Rasya untuk menganggu Rasya lagi.Perlahan² ia membuka pintu kamar Rasya dan masuk kedalam.Leslie mendekati tempat tidur Rasya dengan perlahan² dan melihat Rasya yg sudah tidur pulas.Rasya tak menyadari hal ini sama sekali,karena Inner telah memblokir semua informasi dari luar saat dia tidur


"Dia tidur dengan cepat,padahal ini belum sampai 1 menit,semenjak dia meninggalkanku ditempat makan.Aku tidur bersama dia saja ahhh.Dia kelihatan sangat lucu saat tidur.Hhh(tertawa).Moga saja dia tak terbangun.Tapi kalaupun dia terbangun,aku yakin dia tak akan melakukan apapun padaku.Meski sebenarnya aku berharap dia akan melakukannya"ucap Leslie dengan wajah kecewa


Leslie langsung naik ketempat tidur Rasya tampa berpikir panjang.Dia membaringkan dirinya di samping Rasya.Setelah ini Leslie menarik selimut dan menyelimuti Rasya dan dirinya di sana.Lalu Leslie mengambil tangan sebelah kiri Rasya dan meletakkannya di atas badannya.Setelah wajah mereka saling berhadapan,Leslie hanya memainkan wajah Rasya,hingga akhirnya dia juga ikut tertidur bersama Rasya


Keduanya sekarang tidur dengan nyenyak dalam posisi ini hingga 2 jam kedepan.Karena Leslie adalah orang asli dari planet ini,dia masih tidur dengan nyenyak bahkan setelah 2 jam berlalu.Sedangkan Rasya yg sudah terbiasa tidur selama 2 jam semenjak datang kesini,dia langsung terbangun setelah 2 jam berlalu


Rasya membuka matanya saat merasa seperti ada sesuatu yg berbaring ditangan kanannya dan tangan kirinya terasa seperti sedang memeluk sesuatu.


Betapa terkejutnya Rasya,saat melihat yg tidur disebelahnya ternyata adalah Leslie.Jantung Rasya berdebar kencang saat melihat wajah Leslie berada tepat didepan mukanya.Ia melihat paras Leslie yg sangat cantik dan menawan tidur didepannya.Seketika nafsu birahi Rasya langsung naik dengan sangat cepat dan tak tertahankan


"Dasar gadis nakal.Apa kau pikir,aku tak akan melakukan apa² saat kau bertindak seenaknya..."ucap Rasya tersenyum


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2