Legenda Bocah Bencana

Legenda Bocah Bencana
Istana Otoxuador


__ADS_3

Setelah ditunjukan arah oleh Rasya,gurunya Leslie langsung terbang dengan cepat dan mengejar muridnya yg diterbangkan oleh Rasya sebelumnya


"Apa tingkatan kekuatannya yg sebenarnya.Hanya satu sentilannya saja bisa menerbangkan orang di ranah stuff zing tingkat puncak entah sejauh mana.Aku yg sudah diranah soul union saja,belum tentu bisa melakukan ini dengan murni kekuatan fisikku.Kekuatannya benar² tak masuk akal.Sungguh sebuah lelucon aku ingin menjadikannya murid ku sebelumnya.Sebaiknya aku lupakan saja niatku untuk menariknya ke perguruan.Kalau dia sampai tersinggung,itu pasti akan jadi masalah besar untukku dimasa depan.Melihat pencapaiannya yg sekarang,sekalipun aku bisa menundukkan nya hari ini,mungkin hanya butuh beberapa hari baginya untuk melampaui ku.Aku benar² tak mau mengambil resiko untuk hal ini"ucap gurunya Leslie dalam hati sambil terus terbang mengejar muridnya yg masih belum terlihat batang hidungnya sampai sekarang


Setelah mengejarnya kearah yg ditunjukan Rasya selama hampir 20 menit,dari kejauhan ia akhirnya melihat muridnya yg masih terbang diudara.Gurunya Leslie langsung menambah kecepatannya dan mendekati muridnya ini


Saat sudah berdekatan,gurunya Leslie melihat wajah muridnya yg masih dengan ekspresi tertawanya saat menertawai Rasya tadi


"Sangat mengerikan.Bahkan korbannya saja tak sadar kalau dirinya telah diserang,sehingga dia sama sekali tak sempat mengubah ekspresinya sebelum dia pinsan.Kalau Rasya ingin membunuhnya,ku yakin dia sudah mati sebelum selesai menginjakkan kaki kearena.Sedangkan dia,sama sekali tak sadar kalau sebenarnya dia sudah tak bernyawa saat itu"ucap gurunya Leslie merinding


Gurunya Leslie membungkus Sangky dengan energi jiwanya untuk menghentikan dorongan dari energi Rasya.Setelah satu sentakan,Sangky akhirnya berhenti dari terbang panjangnya


Gurunya Leslie menangkap Sangky dan membawanya terbang kembali ke perguruan setelah ini


...---------------------...


Setengah jam pun berlalu setelah gurunya Leslie pergi


Karena tak ada gurunya Leslie disini,semua orang di perguruan ini hanya berdiri mematung di atas pedangnya di udara.Mereka tak berani bertindak sembarangan dihadapan Rasya yg sekarang sedang duduk ditempat santai dihalaman ini


Mereka terus melihat kearah Rasya dari tadi dengan dadanya yg berdetak kencang,walau sebenarnya Rasya tak memperdulikan sikap mereka itu sama sekali


Dibawah tempat santai,Rasya menghabiskan waktunya di sana sambil menikmati teh dan berbicara ringan bersama Nixias


"Kenapa si Tua Grahav itu lama sekali?.Memangnya dia mencarinya sampai mana?.Aku bahkan sudah mulai bosan menunggunya sekarang...Sebenarnya sejauh apa tadi kau menerbangkannya?"ucap Nixias sambil melihat kearah Rasya


"Hhh.Aku tak tau itu sejauh mana.Aku lupa mengendalikan kekuatan ku tadi,jadi aku tak tau sebesar apa dorongan yg kuberikan saat menyentil nya.Tapi tenang saja,itu sama sekali tak mengandung energi untuk membunuh kok.Aku hanya berniat menyentil nya keluar arena saja saat itu"ucap Rasya sambil tersenyum bersalah


"Kau harus ingat ini kedepannya.Kekuatanmu itu benar² diluar kata normal,jangan melepaskannya sembarangan dimasa depan.Jangan sampai kakek mu ini tiba² berpindah alam gara² kecerobohanmu.Jadikan kejadian hari ini sebagai motivasi seumur hidupmu"ucap Nixias berkeringat dingin saat mengingat kekuatan Rasya yg pernah dia lihat beberapa kali sebelumnya


"Hhh.Kakek tak perlu khawatir.Aku akan baik² mengingatnya setelah ini"ucap Rasya yg tertawa mendengar ucapan Nixias


"Baguslah.Kakek akan sangat bersyukur kalau kau bisa mengingat ini setiap saat"ucap Nixias yg terlihat lega


"Sebelumnya,paman memang sudah tau kalau kamu itu kuat,tapi paman tak mengira kalau kamu sebenarnya sekuat itu.Kekuatan mu benar² tak bisa diprediksi"ucap Paman Nias melihat kearah Rasya


"Hhh.Maaf telah menyembunyikannya dari paman selama ini"ucap Rasya sambil tersenyum


"Tapi melihat dari ekspresi kakek mu itu,sepertinya hal ini bagi kalian bukanlah rahasia lagi.Apakah tebakan bibi benar?"ucap Bibi Arshia serius


"Hhh.Begitulah.Sangat sulit untuk menyembunyikannya dari kakek"ucap Rasya tertawa


"Dia itu memang salah satu jendral dengan kemampuan intelijen yg sangat hebat.Wajar saja kamu tak bisa menyembunyikannya dari kakek"ucap Bibi Arshia sambil tersenyum


"Hhh.Aku tak sehebat itu kok"ucap Nixias menggaruk kepalanya


"Kalau kemampuan intelijen ku memang sehebat itu,mana mungkin aku akan mencari masalah dengan Rasya pada malam itu,hingga aku dihajar olehnya sampai setengah sekarat"ucap Nixias dalam hati sambil mengingat kejadian menyedihkan yg pernah ia alami saat pertemuan pertamanya dengan Rasya


Semuanya berbicara dengan bahagia dan penuh canda tawa disini.Leslie yg melihat ini,ia mendekat kearah Rasya dari kejauhan.Ia menyentuh punggung Rasya setelah mendekat.Rasya melihat kearah Leslie setelah ini


"Apa kau benar² tak mau bergabung ke perguruan ku ini?"ucap Leslie dengan wajahnya yg terlihat murung


"Aku benar² tak punya rencana bergabung dengan perguruan manapun untuk sekarang.Maafkan aku karena harus menolak permintaan mu ini"ucap Rasya


"Seharusnya kamu sudah paham alasan Rasya menolak,setelah melihat kekuatannya yg tadi itu.Tempat ini hanya akan membatasi perkembangan Rasya kedepannya.Dengan kemampuannya,Rasya hanya bisa berkembang bila dia tak terikat oleh apapun.Itulah lebih kurangnya"ucap Nixias menasehati Leslie


"Hhh.Kau terlalu melebih²kan kemampuan ku kek.Tapi yg kakek mu katakan itu ada benarnya juga.Aku ingin hidup dengan bebas tampa terikat oleh tempat manapun termasuk tempat ini...Lagi pula,kamu kan sudah berjanji padaku tadi pagi,untuk kembali ke perguruan mu hari ini tampa mengeluh.Karena itu,jadilah anak baik dan jangan ingkari janjimu itu"ucap Rasya dengan lembut sambil mengelus kepala Leslie


Leslie mendengarkan nasehat Rasya ini sambil meneteskan air matanya.Akhirnya Leslie mengangguk tanda dia yg sudah setuju


"Begitu kan bagus.Sekarang berhentilah menangis.Itu hanya akan merusak wajah cantikmu"ucap Rasya sambil menyapu air mata Leslie


Leslie tersenyum mendengar kata² Rasya ini.Melihat Leslie yg sudah kembali tersenyum,semuanya orang akhirnya merasa tenang.Bibi Arshia mendekati Leslie setelah ini.Dia memeluk leslie yg masih setengah menangis untuk menenangkannya


"Ingatlah yg dulu pernah ibu katakan.Kamu harus menjadi kuat agar tak jadi beban Rasya kedepannya.Berlatihlah dengan giat disini.Saat kau sudah bisa melindungi dirimu sendiri,kau boleh ikut kemanapun Rasya pergi saat itu"ucap Bibi Arshia sambil mengelus kepala Leslie


"Ayah juga tak akan menghalangi mu jika saat itu tiba"ucap Paman Nias sambil mengelus kepala Leslie yg masih di pelukan Bibi Arshia dari belakang


"Akhirnya masalah utamanya selesai juga.Ini sungguh sangat melelahkan"ucap Nixias dalam hati sambil membentangkan tangannya kebelakang dan melihat arah Leslie yg sudah kembali tersenyum


"Huahhh(menguap)...Aku sudah bosan menunggunya.Sepertinya si Tua Grahav itu sudah tersesat dan lupa jalan pulang.Lebih baik kita pulang saja dan tak usah menunggunya lagi.Kebetulan teko tehku juga sudah kering sekarang"ucap Nixias sambil bangun dari tempat duduknya


"Aku juga berpikir hal yg sama.Bagaimana menurutmu Rasya?.Apa kamu masih ingin melanjutkan pertarungan mu?"ucap Paman Nias sambil melihat kearah Rasya


"Kalau aku sih mau² saja.Tapi karena sedikit kecerobohan ku tadi,kulihat mereka bahkan tak berani mengeluarkan suara nafasnya sama sekali sekarang.Aku ragu kalau masih ada diantara mereka yg masih punya nyali bertarung denganku saat ini.Terlebih lagi,lawan terakhirku masih belum ada kabar apapun sampai sekarang"ucap Rasya sambil melihat kearah orang² yg menonton pertarungannya sebelumnya


Melihat Rasya yg menatap kearah mereka,semua orang ini langsung gemetaran hebat di atas pedangnya.Beberapa bahkan langsung kencing di celana saat itu juga.Walau sudah melihat hal ini,tak ada yg berani tertawa saat ini,yg ada rasa takut mereka yg makin bertambah


Melihat keadaan yg super canggung ini,Rasya membuang mukanya dan berbalik arah dari mereka.Ketakutan mereka sedikit berkurang saat melihat Rasya yg berbalik ini


"Aku bilang juga apa.Aku benar² tak tau,apa yg mereka pikirkan tentang ku,sampai membuat mereka sebegitu ketakutannya"ucap Rasya sambil memegang dahinya

__ADS_1


Semuanya tersenyum melihat ekspresi Rasya yg kebingungan ini.Nixias mendekati Rasya dengan wajah yg terlihat hampir tertawa


"Sudah².Maklumi saja.Karena mereka baru pertama kali melihatnya,ketakutan mereka itu adalah hal yg wajar.Pilihan yg terbaik sekarang adalah kita meninggalkan tempat ini,agar rasa takut mereka bisa mereda dan mental mereka bisa pulih kembali.Ayo,kita pergi saja sekarang"ucap Nixias sambil merangkul Rasya dan mengajaknya keluar dari tempat santai


"Kalau begitu,ayo kita pergi saja"ucap Rasya yg langsung setuju


"Kami juga akan pamit kalau begitu.Ibu pergi dulu ya?.Berlatihlah dengan giat disini!"ucap bibi arshia sambil melepaskan Leslie dari pelukannya


"Ayah juga akan pergi dulu ya.Ayah menantikan perkembangan mu dipertemuan kita selanjutnya"ucap Paman Nias yg juga ikut pergi


"Kami juga akan pamit untuk pergi"ucap Nixias dan Rasya secara serentak


"Iya².Berhati²lah dijalan"ucap Leslie sambil melambaikan tangan


Semuanya keluar dari tempat santai ini menuju ke halaman.Nixias mengeluarkan space altar nya setelah berada diluar tempat santai ini.Tiba² sebuah suara terdengar dari kejauhan saat mereka ingin memasuki space altar


"Tunggu!..."ucap seseorang dari kejauhan


Semua orang menghentikan langkahnya dan melihat kearah suara ini.Gurunya Leslie terlihat terbang dengan cepat menuju kesini dengan seseorang di pundaknya


"Ohhh.Akhirnya kau kembali juga.Kau membuat kami menunggu sangat lama disini.Apa kau sudah menemukan murid mu itu?"ucap Nixias sambil melihat kearah gurunya Leslie yg masih belum selesai mendarat di tanah


"Hhh.Aku sudah menemukannya.Tapi karena dia tadinya terlempar terlalu cepat,aku baru bisa mengejarnya setelah terbang lebih dari 8000 km.Jadi aku minta maaf karena baru bisa kembali sekarang"ucap gurunya Leslie sambil memaksa tersenyum


"Ohhh.Itu lumayan untuk lari pagi mu.Sering²lah melakukan ini,itu akan membuat tulang tuamu jadi lebih sehat...Bagaimana apa kau masih berniat melanjutkan putaran ketiganya.Kebetulan Rasya tadi berkata kalau dia masih punya sedikit tenaga tersisa untuk melanjutkan putaran ini"ucap Nixias menyeringai


Mendengar ucapan Nixias ini,semua orang yg menonton sebelumnya langsung kencing berjamaah di udara.Lutut mereka bahkan sampai mengeluarkan suara sangking gemetarnya


"Hhh.Kamu pasti bercanda.Aku merasa sudah cukup untuk berolahraga,pagi ini.Jadi aku rasa,putaran ini tak perlu kita lanjutkan lagi.Aku juga merasa tak pantas menjadi gurunya Rasya dengan kekuatanku yg hanya setingkat ini.Aku minta maaf,karena telah merepotkan kalian sebelumnya dengan permintaanku"ucap gurunya Leslie dengan sopan sambil tersenyum


"Sedikit kekuatan apanya?.Dia mementalkan Sangky sejauh itu hanya dengan kekuatan jarinya saja.Kalau dia benar² serius,aku tak tau harus terbang sampai kapan baru bisa menemukannya"ucap gurunya Leslie dalam hati sambil mempertahankan senyum palsunya


"Ohhh.Sayang sekali...Karena kau sudah berkata demikian,maka kami dengan berat hati harus merelakan putaran ini.Jika tidak ada hal lain,kami akan pergi dulu sekarang"ucap Nixias dengan nada santainya


"Oh silakan.Kami sangat bahagia dengan kedatangan mu hari ini.Kalau ada waktu luang dimasa depan,sering²lah berkunjung kesini"ucap gurunya Leslie sambil memberi hormat


"Namun sebaiknya jangan!.Cukup hari ini saja kau membuat ulah di tempatku ini"ucap gurunya Leslie dalam hati dengan berharap penuh agar Nixias memahaminya


"Aku titipkan cucuku padamu.Rawat dia dengan baik dimasa depan.Kami pergi dulu"ucap Nixias sambil berbalik kebelakang dan masuk ke dalam space altar nya


"Aku akan dengan senang hati melakukan yg satu ini"ucap gurunya Leslie dengan tersenyum


"Dia adalah bakat langka dari keturunanmu.Bagaimana mungkin aku akan menyia²kan hal sebagus ini.Walau aku tak berhasil mendapatkan Rasya,tapi dia saja sudah cukup untuk membuat tempatku melambung tinggi di masa depan jika dia dirawat dengan baik"ucap gurunya Leslie dalam hati


Perlahan² space altar ini mulai menjauh dari perguruan Leslie ini


Semua orang yg ada di dalam space altar ini naik kelantai atas dan terus melambaikan tangannya kearah Leslie hingga akhirnya mereka benar² lenyap dari pandangan Leslie


Leslie juga membalas lambaian tangan ini dan tersenyum lebar kearah mereka.Saat mereka lenyap dari pandangannya setetes air mata mengalir di pipinya leslie dengan wajahnya yg masih tersenyum


"Aku akan menjadi lebih kuat secepat mungkin agar bisa terus bersama kalian kedepannya"ucap Leslie dalam hati


Space altar Nixias terus terbang meninggalkan perguruan Leslie dengan santai.Ditengah² perjalanan ini,mereka berdampingan dengan Rohan yg juga kembali ke perguruan nya hari ini


Karena sama² dalam space altar,keduanya hanya saling sapa satu sama lain sambil tersenyum dan pergi kearahnya masing² setelahnya


"Kamu kenal dia Rasya?"ucap Bibi Arshia yg heran melihat Rasya ikut menyapa tadi


"Dia Rohan.Pacarnya Leslie kan?.Kami sudah saling kenal sebelumnya"ucap Rasya sambil tersenyum


"Walau baru beberapa hari di desa yg sebelumnya,kau bahkan sudah kenal dengan pacarnya Leslie.Kau sepertinya benar² tak berbohong dengan ucapan mu tentang suka melakukan jalan²"ucap Paman Nias


"Maukah kamu menceritakan bagaimana cerita pertemuan pertama kalian.Apakah ada sedikit sentimen antara kalian karena tau kalau dia adalah pacarnya Leslie?"ucap Bibi Arshia sambil tersenyum dengan semangat ngerumpinya yg sudah membara


"Hhh.Bibi pasti bercanda.Aku sudah menganggap Leslie sebagai saudaraku dari awal.Mana mungkin aku akan menganggu kisah percintaannya dengan Rohan"ucap Rasya sedikit gugup menghadapi Bibi Arshia yg mendekatinya


"Ahhh.Kau terlalu cepat melepaskannya.Bibi tak suka kisah hubungan percintaan yg tak ada perjuangan seperti itu.Mudah²han saja ada yg menganggu hubungan percintaan mereka kedepannya..."ucap Bibi Arshia berharap


..............................


Sedikit pandangan


Di perguruan Leslie.Setelah melihat seberapa mengerikannya saudaranya Leslie di pertarungan sebelumnya.Tak ada yg berani mencari masalah dengan Leslie setelah ini.Tak peduli apapun yg Leslie lakukan di sana,mereka semuanya hanya menghadapinya dengan tersenyum


Saingan² Rohan dalam merebut hati Leslie sebelumnya,hilang entah kemana setelah kedatangan Rasya kesini.Sehingga hubungan mereka berjalan dengan sangat aman tampa gangguan apapun di sana


............................


"Yasudahlah.Coba ceritakan saja ceritanya.Bibi sedikit penasaran dengan ini"ucap Bibi Arshia mendekati Rasya


Rasya menceritakan ceritanya dari saat dia mengajak Leslie jalan² sebelumnya dengan membuang beberapa fakta yg tak diperlukan,hingga akhir perpisahan mereka dengan rohan

__ADS_1


Karena tak ada kerjaan Paman Nias dan Nixias ikut mendengar cerita ini untuk menghabiskan waktu di perjalanan pulang mereka ini


...-----------------------...


Dalam space altar Rohan


"Tadi itu Rasya dan orang tuanya Leslie.Karena mereka baru pergi dari perguruan,artinya Leslie juga baru tiba disini sebelumnya.Ayo kita sapa dia sekarang.Aku tak sabar ingin menunjukkan peningkatan ku padanya"ucap Rohan semangat


"Ayo tambahkan kecepatan"ucap teman²nya Rohan yg ikut pulang bersama Rohan ke perguruan


Mereka mempercepat space altar mereka dan dengan semangat kembali ke perguruan mereka


Begitu sampai,mereka langsung turun dan rohan langsung menyimpan space altar nya.Mereka langsung lari menuju kedalam perguruan setelah ini


Setelah masuk kedalam,mereka semua berhenti saat melihat teman² didepan mereka yg sedang berjalan dengan sangat gemetaran dan celana mereka semuanya basah


"Apa yg baru saja terjadi disini?..."ucap Rohan kebingungan melihat keadaan di depannya


...-----------------------...


Di langit kota Oxiland


Setelah terbang selama 1 jam lebih dari perguruan Leslie sebelumnya dan melintas di atas pemandangan kota yg sangat memanjakan mata,akhirnya didepan Rasya sekarang terlihat sebuah istana dengan pemandangan yg sangat estetik


Sebuah sungai besar yg mengalir ditengah kota mengelilingi area tempat istana ini didirikan dan memisahkan area istana dan wilayah kota sejauh 70 meter


5 jembatan yg telah diukir dengan sedemikian rupa,menghubungkan antara istana ini dan area kota.3 diantaranya berada di bagian depan.Sedangkan 2 yg tersisa terletak di bagian belakang


Halaman depan istana ini ditumbuhi oleh pohon² berdaun ungu yg berukuran sekitar 5 meter dan jaraknya terpisah sekitar 6 meter setiap pohonnya.Daun pohon ini benar² sangat lebat,sehingga Rasya langsung tau seberapa teduh dibawahnya saat melihatnya dari kejauhan


8 bangunan pencakar langit berdiri tegak di sekeliling istana ini.Diikuti puluhan bangunan kecil di sekelilingnya dengan berbagai fungsi yg berbeda²


Aula utama dari istana ini,terletak di bagian tengah tempat ini dan dikelilingi oleh bangunan² yg sebelumnya,yg membuatnya terlihat sangat indah dan mencolok


Dengan semua fasilitas yg sangat besar ini,area seluas 23 km yg dikelilingi oleh sungai sebelumnya,dipenuhi sepenuhnya oleh bangunan² istana dan membuatnya benar² indah terlihat dari kejauhan


Rasya melihat istana ini dari kejauhan dengan penuh rasa takjub.Karena penasaran,Rasya mendekati Paman Nias dan bertanya padanya


"Paman.Apakah itu istana?"ucap Rasya dengan mata yg berbinar²


"Iya.Itu istana Otoxuador.Istana yg diberikan raja pada kakek mu,sebagai tempat dia menjalankan kekuasaannya.Kakek mu itu,adalah penguasa di istana ini.Kita akan tinggal disini kedepannya"ucap Paman Nias sambil tersenyum


"Apa?.Kakek punya istana sebesar ini...Tapi dia..."ucap Rasya terkejut sambil melihat kearah Nixias yg sedang tidur di atas sofa


"Sudah².Paman tau apa yg mengganjal dihatimu.Kau pasti heran,kenapa kakek terlihat begitu bodoh padahal statusnya setinggi ini?.Makanya dari dulu paman bilang kalau kakek mu tak punya wibawa sedikitpun pada dirinya.Biasakan diri saja dengan sifatnya.Kau juga pasti akan terbiasa dengan sifatnya ini kedepannya"ucap Paman Nias dengan wajah acuh tak acuhnya


Melihat istana yg sudah dekat,Bibi Arshia berjalan menuju sofa tempat Nixias tertidur dan membangunkannya


"Ayah.Bangunlah!.Kita sudah sampai..."ucap Bibi Arshia sambil pelan² menepuk bahu Nixias yg sedang tertidur


"Hahhh.Ohhh.Kita sudah sampai ya...Huahhh.Sungguh perjalanan yg melelahkan"ucap Nixias yg baru bangun sambil menguap,menyapu ilernya,menyapu kotoran matanya dan setelah itu baru bangun


Rasya tersenyum kebingungan melihat cara Nixias bangun ini


"Benar² tak terlihat berwibawa sama sekali"ucap Rasya dalam hati sambil melihat kearah Nixias


"Ya...Begitulah kelakuan beliau semasa hidupnya"ucap Paman Nias sambil melihat kearah Rasya


Rasya tersenyum mendengar kata² Paman Nias ini,karena dia merasa kalau kata ini seperti jawaban kata hatinya


"Ayo bersiap untuk pendaratan.Bersikaplah biasa saja.Tak usah bersikap formal di tempatku ini"ucap Nixias sambil mendaratkan space altar nya


...----------------------...


Di atas salah satu bangunan pencakar langit


"Itu space altar milik tuan...Cepat bunyikan lonceng 5 kali untuk pemberitahuan bahwa tuan sudah kembali!"ucap seorang yg bertugas memantau udara


"Baik..."ucap seorang yg berdiri didekat sebuah lonceng raksasa dan langsung memukulnya


...Ting...Ting...Ting...Ting...Ting(suara lonceng)...


Mendengar suara lonceng ini,semua orang langsung berkumpul di taman untuk menyambut kedatangan Nixias.Setiap orang disini langsung melakukan tugasnya masing².Mulai dari melempar beberapa kain puncak² bangunan,menghampar permadani dijalan sampai melepaskan percikan api yg sangat indah di udara


Semua persiapan penyambutan langsung selesai dilakukan hanya dalam waktu yg kurang dari 2 menit


Para petinggi² disini langsung berbaris rapi dihalaman dan bersiap menyambut kedatangan Nixias.Semuanya terlihat telah bersiap dengan baik untuk melakukan penyambutan ini


Space altar nya Nixias mendarat didepan jembatan tengah dari jembatan bagian depan istana.Semua orang disini langsung bersiap siaga melihat hal ini...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2