Lelahnya Seorang Istri

Lelahnya Seorang Istri
episode 13


__ADS_3

Hari ini Kila berangkat ke kampus dengan mengendarai mobilnya sendiri. hari ini bagus berangkat pagi pagi sekali ada rapat mendadak sedangkan Kila ada jam kuliah di mulai pukul 9.30 pagi.


mula hari ini di apartemen Kila sudah ada asisten rumah tangga yang akan membantu Kila membereskan apartemen, karena usia kehamilan Kila sudah menginjak usia 3 bulan lebih..


" mbok,, biar aku saja yang masak ya. mbok beres beres saja".


namanya adalah mbok Sarti, usia sudah cukup tua yaitu 50th. Kila mendapatkan Bu Sarti dari temen bunda.


" ya, neng. tapi kalau neng Kila cape bilang ya".ujar mbok Sarti gusar. ya kerena Kila saat ini masih suka mual,pusing dan muntah.


" mbok enaknya masak apa ya?apa masak udang saos tiram, cah kangkung, tempe aja tah mbok? tanya nya kepada mbok sarti yang kini sedang mengelap ngelap meja makan.


" terserah neng Kila aja".


Kila memutuskan untuk memasak yg tadi di sebutkan.. hari ini Kila ingin membawakan makan siang buat Bagas. tidak lupa Kila membuatkan salad buah buat di makan di kantor Bagas.


setelah masak selesai Kila siap siap rencananya setelah selesai kuliah jam 11 Kila akan langsung ke kantor Bagas lalu periksa ke dokter kandungan.


namun Kila bimbang pakai baju apa karena hampir semua ukuran baju yang dimiliki Kila pas di badannya sehingga perut yang mulai membuncit pasti akan terlihat.


akhirnya Kila memutuskan memakai baju tunik dengan celana leging.setelah di coba perutnya secara sepintas tidak akan terlihat. dengan rambut bawahnya di Curly.


" mbok, aku berangkat dulu ke kampus sekalian mampir kekantor bagas biasa mbok makan siang bareng".


" ati ati neng Kila jangan ngebut".


mobil yang Kila kendarai kini berada di halaman parkir kampus. berjalan menuju kelasnya yang di yakininya saat ini telah dimulai. tadi Kila terjebak macet jadi sampai sedikit terlambat.


" tok,, tok,, assalamualaikum pa.. maaf saya Terlambat tadi kena macet".


"masuk carilah kursi yang kosong".


" kil,, sini" teriak sesil yang menunjukan bangku kosong di sampingnya.


sesil memperhatikan Kila yang berjalan mendekat kearahnya. ada yang aneh dalam pikirannya.


" kok perasaan perut Kila buncit ya?jangan jangan?" ucapnya dalam hati.


" thanks ya,, sil".


" hm,, ". sesil tetap memperhatikan Kila saat sedang duduk.


Kila yang diperhatikan oleh Sisil jadi salah tingkah takut saat ini sesil menyadari akan perutnya.

__ADS_1


setelah kuliah selesai kila berencana memberi tahu sesil yang sebenarnya.karena tidak mungkin dia menutupinya lagi.


" sil abis ini ada yang mau aku omongin bisa"


"ngomong apa sih kil? ya bisa lah".


" Kila,sesil kamu dari tadi hanya mengobrol saja. kalau mau bicara sendiri silahkan keluar dari kelas saya ".ucap pa dosen dengan nada marah.


akhir Kila dan sesil diam. memperhatikan sang dosen yang sedang menjelaskan di depan.


" anak anak sekian pelajaran dari bapa,, bapa tidak bisa sampe full karena ada urusan mendadak jadi kerjakan tugas ini di kumpulkan besok sore di meja saya".


" yess,,, yess ".suara siswa dan siswi yang bersorak bahagia karena sang dosen mengajar hanya dalam waktu 30 menit.


" yuk ke kantin sil ".ajak Kila sambil berjalan.


keduanya duduk dikantin di sisi di meja pojok sambil meminum jus yang telah di beli nya.


" sil,, aku mau jujur ma kamu. tapi please jangan pada marah ya. sumpah aku ngga ada maksud apa apa".


sesil jadi curiga sebenarnya apa yang terjadi sama Kila saat ini karena yang terlihat di mata sesil saat ini Kila dalam keadaan gusar.


"sil,, sebenarnya aku ma Bagas udah nikah udah ada 4 bulan yang lalu. dan sekarang aku sedang hamil tadinya aku mau mengundang kalian cuma acaranya memang mendadak, sil ".


" gue gak marah kil, cuma kecewa kenapa di hari bahagia Lo kita bertiga ngga diundang kil". " Lo ngga anggep kami sahabat Lo lagi apa?".


"ngga sil,, cuma saat itu posisi nya emang mendadak jadi ngga mungkin banget".


" ok, sekarang usia kehamilan Lo berapa bulan Kila?". dengan suara yg sedikit keras karena masih kesel dengan kejujuran Kila


"maaf,, maaf,, ".


" ssst,, ssst,,, usia kehamilan aku 3 bulan sil. makanya aku pake baju ini biar ngga terlalu terlihat sil".


" pantesan gue dari tadi bertanya tanya tumben banget Lo pake baju panjang gede gede pula".


" selamat ya kil. terus Lo udah ngadain acara resepsinya apa belum?".


" belum sil,aku keburu hamil".ujarnya bohong".


bohong sedikit kali ngga apa apa dari pada jujur. malu memberitahu kan kepada temannya kalau dirinya hamil duluan sebelum nikah.


" Sekarang Lo tinggal dimana?".

__ADS_1


" aku sekarang tinggal di apartemen Bagas sil. kapan kapan maen ya kalian kesana".


" aku pulang dulu mau mampir ke kantor Bagas sebentar, setelah itu mau periksa ke dokter kandungan".


" hati hati ya kil,inget kandungan Lo".


saat ini Kila dalam perjalanan menuju ke kantor Bagas. setelah sampai Kila memarkirkan mobilnya di halaman parkiran.


Sebelum turun secara tidak sengaja Kila melihat bagas tengah mengandeng seorang wanita dengan pakaian yang ****, Kila mengurungkan niatnya untuk bertemu Bagas.


Posisi kila tengah berada di dalam mobil sambil mengamati Bagas beserta wanita tersebut. beruntungnya Kila karena saat ini memarkirkan kendaraan di pojok sehingga Bagas tidak mengetahui keberadaan Kila saat ini.


Bagaimana kecewanya Kila saat ini,, hatinya sakit Bagas tega memperlakukan dia seperti ini di belakangnya,, air mata jatuh dari pelupuk matanya saat ini.. berharap bisa makan berdua di kantor menemani sang suami kini makanan yang di bawanya terbuang percuma..


sambil mengusap perutnya Kila ber ucap " nak,, ayahmu tega menyakiti mamah. yang sehat sehat di dalam ya sayang".


Kila menghela napas setelah melihat mobil Bagas berlalu dari hadapannya, dan mengusap air mata yang membasahi pipinya.


" ya, aku harus kuat demi anak yang ada dalam perutku. maafkan mamah sayank".menguatkan dirinya sendiri.


lalu Kila menghubungi Bagas mencoba kejujuran darinya.


" ya Kila ada apa" jawab sang suami di sebrang sana.


" kamu lagi ngapain gas?"


" saya mau meeting dengan klient. sudah makan siang Kila?".


" sudah gas,ohh,,, ya sudah. maaf aku ganggu".air mata jatuh kembali di pipi Kila.


" kamu bohong gas,kamu jahat,, ".gumam Kila sambil menyeka air matanya.


Kila kemudian mengemudikan mobilnya kearah taman. saat hendak turun Kila melihat kakek kakek tua yang membawa barang barang bekas, sejenak Kila ingat bahwa dirinya memiliki makanan jadi Kila memutuskan akan memberikan makanannya kepada kakek tua tersebut.


" kek, ini buat kakek nanti di makan ya"


"' makasi neng".


" sama sama kakek ". lalu pergi menghampiri tempat duduk di pinggir mainan anak anak.


Kila melihat penjual cilor yang jarak nya sangat dekat dengan tempat duduknya,, tiba tiba Kila ingin memakannya.


" mang beli 15 ribu ya pedes". sambil memberikan uang 1 lembar 50 ribuan.

__ADS_1


" makasih mang". menerima kembaliannya dari mamang penjual cilor.


__ADS_2