
Saat ini Kila sedang mengepak barangnya dan pakaiannya kedalam koper.
" sudah selesai Kila"
Kila mengengok saat mendengar pertanyaan Bagas. " belum gas, sebentar lagi".
dibalas anggukan oleh Bagas yang saat ini telah duduk di pinggiran kasur milik Kila.
" besok setelah sampai kita kemasi barang kamu yang ada dirumah kamu".
" hmm,,, "
Bagas menarik koper milik Kila menuju lantai bawah.
,,,,,,
" Kila saat ini kamu sudah menjadi seorang istri jangan suka maen aja ya nak". nasehat ibu Sinta sambil memeluk anak yang disayanginya..
" ia, Bu". ucapnya sambil memeluk erat sang ibu dengan mata berkaca kaca.
"ibu, ayah Kila pamit".sambil menciumi tangan ayah dan ibu bergantian.
" kami pamit dulu ayah, ibu" ucap Bagas sambil menciumi tangan ayah dan ibu.lalu membuka pintu penumpang untuk Kila.
" hati hati dijalan nak, maaf ayah tidak bisa mengantar". ucap tegas ayah.di hati ayah terasa sangat sedih melepas kepergian sang anak dalam keadaan seperti ini.
dalam perjalanan Kila tampak diam tak seperti biasanya kadang suka berbicara.
" Kila, kamu kenapa hari ini?apa kamu menyesal mengandung dan menikah dengan saya?". ucapnya dengan nada khawatir.
" kalau ada yang mengganjal di hari mari kita bicarakan tidak baik untuk kesehatan janin dalam kandungan kamu Kila".
" Bagas boleh aku bertanya?"
" ya boleh donk Kila,kamu kayak ngga biasanya saja".
" apa setelah kita menikah, saya bisa melanjutkan kuliah lagi?"
" kamu akan tetap kuliah seperti biasa Kila, tidak berubah apapun. hanya saja yang berubah itu status kamu. Dan untuk biaya kuliah kamu mulai saat ini saya yg tanggung."
" tadi sebelum pulang saya sudah bicarakan ini sama ayah,jadi mulai saat ini kamu tidak di kasih uang bulanan sama ayah lagi.nanti saya yang akan kirim ke rek kamu Kila".
" makasi Bagas".
" maaf gara gara saya kamu harus menikah di usia muda". sambil memegang tangan kanan Kila.
" nanti kita berhenti dulu di jalan buat makan siang dan istirahat. kamu mau makan apa?"
" liat nanti aja deh mau apa".
saat ini mobil yang mereka kendarai sudah berhenti di halaman parkir restoran.
Bagas membuka pintu penumpang untuk Kila. mereka berjalan ber iringan.
pramusaji datang membawa buku menu.
__ADS_1
" mbak saya pesan sup iga bakar pakai nasi, lalaban, minumannya es jeruk 1".
" kamu pesan apa Kila?".
" mbak saya pesen ikan bakar,tumis kangkung, tempe goreng, sama sup iga bakar tanpa nasi ya mbak, minumnya jus jeruk 2".
Bagas mendengar Kila memesan banyak menu tidak merasa heran karena kini Kila tengah mengandung jadi membutuhkan asupan makanan yang lebih banyak dari biasanya.
" tidak kurang, mau tambah apa lagi?".
" apa ya" sambil menggigit bibirnya membalik balikan buku menu.
" mbak tambahannya salad buah aja tapi di wadah bungkus ya jangan di mangkok".
pramusaji mencatat lalu pergi.
kini makanan yang di pesan pun telah tiba.
Kila dan Bagas menikmati menu yang telah di pesannya. Kila makan dengan lahapnya tidak tersisa sedikitpun termasuk salad buah yang tadinya di bungkus kini sudah habis tak tersisa.
sudut bibir Bagas terangkat, tersenyum melihat tingkah istrinya.
" Kila bangun sudah sampai" sambil mengusap pipi kanan Kila dengan lembut
Kila dalam perjalanan tertidur karena kekenyangan, sebenarnya Bagas tidak tega untuk membangunkan Kila. Namun tidak mungkin mengangkat Kila.
akhirnya Kila bangun." sudah sampai ya?".
" Kila, kita akan tidur di kamar yang sama". ketika mereka sudah memasuki apartemen.
Kila langsung dudukan pantatnya di kasur Bagas kemudian menerawang dimana dirinya dan Bagas melakukan Pertama kalinya melakukan hubungan badan.
lama lama Kila mengantuk dan tertidur.
saat Bagas masuk ke kamar melihat Kila yang sedang tidur meringkuk. kemudian Bagas menyelimuti tubuh Kila agar tidak kedinginan,mengusaap rambut Kila.
saat Kila bangun hari sudah petang,menelisik seluruh kamar tidak ada Bagas di dalam.kila langsung beranjak dari kasurnya keluar kamar..
" sudah bangun?makan dulu, saya tadi sudah beli makanan via online.kamu pasti lapar, ayoo makan dulu".
" oh ya, besok kita periksa kedokter kandungan, nanti saya jemput kamu sore hari setelah pulang kerja".
" besok aku ada kuliah gas, sampai sore. emang besok jam berapa periksanya?".
" besok saya jemput sekitar jam 4an".
" ya udah besok jemputnya di kampus aja soalnya besok ada kuliah sampe jam 3.30 Bagas".
" ok, besok saya jemput di kampus.tapu kamu gak masalah kan tunggu saya sebentar di kampus?".
" ya nggak apa apa kok gas".
selesai makan Bagas langsung keruang kerjanya mengecek seluruh laporan yang sudah ada di email-nya. Kini Kila berada di kamar sedang tiduran di kamar sambil berselancar di dunia Maya bersama teman temannya.
Kila membuka grop chat di hapenya ternyata setelah 2 hari tidak membuka grop chat sudah banyak chat Yang masuk.
__ADS_1
[ Kila, Lo kemana?kemaren gue ke rumah Lo kosong? ]
[ udah Kila lagi asik pacaran kali ]
[ kil, Lo tau asisten dosen kakak Wahyu?yang suka ma Lo. kemaren dia nyariin kamu, katanya ada yang mau dia omongin sama Lo ].
[ lusa kita libur selama 2 hari, bagaiman kalau kita maen kerumah sesil? setuju ngga? ]
[ kalau gue mah setuju aja, lagian dirumah lusa gue cuma sendirian ortu gue lagi keluar kota semua. palingan cuma ada adik gue aja ].
kila melamun memikirkan statusnya saat ini. ucap Kila dalam hati "Apa yang akan aku lakukan, apa aku bicara jujur atau biarkan mereka saja seperti ini. Tapi perutku lama lama akan membesar dan Meraka akan tau. Aku harus bagaimana? oh tuhan".
lama lama perut Kila lapar minta di isi, kemudian turun dari atas pembaringan dan keluar menuju arah dapur. Membuka kulkas namun isi nya hanya ada air putih saja.
Kila menghela napas, kemudian mencari Bagas di ruang kerjanya.
membuka handel pintu dan berjalan masuk mendekat kearah Bagas.
Bagas tau siapa yang malam malam seperti ini membuka pintu ruang kerjanya kalau bukan Kila karena Mereka hanya tinggal berdua saja
" Bagas,, aku lapar di kulkas kosong".
Bagas menghentikan kegiatannya saat Kila selesai bicara, lalu menatapnya.
" kamu mau makan apa?pesan saja via online dari hape kamu,Kila. biar saya yang bayarnya".
" tapi masalahnya Bagas, aku mau makan pempek dan itu tidak bisa beli online".
" kamu mau beli di tempat kamu biasa beli?".tnya Bagas.
di jawab anggukan kepala.
Bagas lalu merapihkan ruang kerjanya.
Mereka keluar mencari makanan yang Kila inginkan.akhirnya apa yang Kila ingin kan sudah di dapat.
" Bagas boleh tidak kalau aku beli es jus,sama SOP iga?" ucap Kila sambil menatap kearah Bagas yang kini tengah duduk di sambil menyetir mobil.
" boleh"jawab Bagas sambil lurus fokus menyetir.
Mereka pulang dengan membawa banyak makanan. kini Kila duduk di meja ruang tv, menikmati makanan yang telah di belinya sambil menonton televisi.
" enak Kila" sambil duduk di samping Kila, menatap Kila yang tengah asik memakan semuannya dengan lahap.
Bagas paham kini porsi makan Kila lebih banyak karena didalam tubuhnya ada mahluk kecil yang membutuhkan asupan nutrisi.
Sebelum tidur Kila melakukan kegiatan rutinnya setiap malam yaitu membersihkan wajahnya lalu mengunakan cream malam dan mengolesi handbody sebelum tidur.
saat hendak mengolesi lehernya tiba tiba Bagas memeluk dari belakang dan mencium leher Kila yang Ter ekspose Karen rambutnya di ikat keatas.
" Kila, boleh saya meminta sama kamu?" tnya Bagas meminta ijin kila. sambil membalikkan tubuh kila. kini posisi Mereka saling berhadapan.
Kila paham arti ucapan yang Bagas maksud. Sekarang mereka telah menjadi pasangan yang halal jadi tanpa aba aba kini Bagas mencium bibir kila.
setelah melakukan penyatuan tubuh Bagas berbaring di samping Kila tidak lupa mengecup kening Kila. Kila yang sudah tidur terlelap duluan, Bagas menoleh kearah Kila dan memeluk Kila ikutan terbang ke alam mimpi hingga pagi menjelang..
__ADS_1