Lelahnya Seorang Istri

Lelahnya Seorang Istri
episode 16


__ADS_3

[ bangun,, bangun,,, ] suara dari arah masjid berkumandang, saat Kila mengerjapkan kedua bola matanya perlahan lahan.. kelopak matanya membuka sempurna.. lantas mengangkat tubuhnya dari atas pembaringannya dan melangkahkan kaki menuju kamar mandi.


Kila mengambil air wudhu guna menunaikan solat Dhuha.. Sudah beberapa hari setelah menempati rumah barunya Kila lebih sering bangun pagi. Karena rumahnya sangat dekat dengan mushola di komplek rumah.


Setelah solat Dhuha Kila mengambil Al-Qur'an untuk mengaji.ya Kila sudah memulai untuk mengaji tiap hari agar anak yang dikandungnya menjadi anak yang Soleh, agar persalinannya di mudahkan dan di lancarkan.


setelah matahari menampakan sinarnya Kila turun melangkah menuju dapur untuk membuat sarapan.


Bagas memiringkan badannya ingin memeluk Kila, namun saat meraba raba kasur di samping tanggannya tidak menemukan sang istri disana.


Dengan mata yang masih mengantuk Bagas membuka handel pintu berjalan menuju dapur karena dirinya yakin kini sang istri berada disana.


saat jaraknya dekat dengan dapur terdengar suara perabotan dapur saling beradu dari arah dapur.


Kila terkejut saat kedua lengan kekarnya memeluk dirinya dari belakang dan mengecup tengkuk lehernya dari belakang.


" gas Jangan begini ah,, aku geli gas. nanti masakannya gosong lho". ucapnya sambil mendesah.


sedangkan sang suami tak bergerak sedikitpun tetap memeluknya.. malah pelukannya kini semakin erat.dan semakin mengecup leher sang istri.


" Kila ke kamar lagi yuk,, masih gelap lhoo".


" gas,, ".sambil membalikkan tubuhnya menghadap sang suami sambil memegang kedua pipinya. "solat subuh dulu gih". titahnya.


" ya,, tapi ke kamar yuk samaan".


ujung bibir kila melengkung sedikit senyuman kecil terukir di wajahnya " ya,, tapi sebentar lagi ya,, kamu duluan nanti aku menyusul gas".


sebelum kembali ke kamarnya Bagas mencium pipi sang istri terlebih dahulu.


Kila setelah selesai membuat sarapan kembali ke kamarnya untuk menemui sang suami. Masuk kedalam Karena pintu kamarnya ternyata tidak di tutup rapat oleh Bagas.


melihat sang suami tengah melipat alat solatnya menandakan bahwa sang suam telah selesai menunaikan solat subuhnya ada rasa bahagia dalam hati kila.senyuman kecil terukir di wajahnya.


melangkahkan kaki mendekat ke arah bagas lalu mencium punggung tangan sang suami.

__ADS_1


Bagas yang tangan merasa di cium sang istri merasa bahagia.. lalu memeluk erat dan mencium sang istri. ciuman itu kini semakin memburu.


Dengan gerakkan cepat membawa sang istri ke ke atas kasur lalu membaringkannya tidak lupa menutup pintu kamar dan menguncinya dari dalam.


Pagi itu terjadinya penyatuan sepasang suami istri untuk kesekian kalinya. Bagas tidur miring menghadap kearah Kila sambil memeluknya. Tangannya mengelus elus perut sang istri yang saat ini sudah terlihat membuncit.


" sayang,, perutmu sudah makin terlihat. apa teman teman mu sudah pada mengetahui nya?". tanya Bagas penasaran.


Yang di tanya malah memejamkan matanya terlelap dalam mimpi indahnya. Bagas pun kembali mengikuti sang istri kembali terlelap setelah melakukan aktifitas panasnya.


Selama 2 jam keduanya tertidur.. Kila terkejut saat melihat jam di samping kasurnya,, saat ini telah menunjukan pukul 8 lewat.itu tandanya saat ini Kila telah kesiangan karena hari ini ada matakuliah jam 9 pagi.


" gas,bangun kesiangan". membangunkan sang suami dengan cara menggoyang goyangkan tubuh sang suami.


Sang suami kini telah membuka kelopak matanya dan menggeliat menggerakan tubuhnya.


" ada apa sih kil?" sambil mengangkat tubuhnya duduk menghadap sang istri.


" kesiangan ayoo" Kila melangkah ke kamar mandi kali ini Kila tidak mandi hanya mencuci muka, sikat gigi dan mengganti pakainya serta memakai pakaiannya.


kedua berangkat menggunakan mobil yang di kendarai oleh Bagas. lalu lintas sudah hampir lenggang sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di kampus Kila.


" ia,, sayang ". jawab Bagas singkat.


Bagas menunggu Kila Sampai punggung sang istri menjauh dari penglihatannya baru Bagas memasukan kendaraannya perlahan menuju arah kantor nya.


Bagas mengambil gadgetnya dari dalam saku kemejanya kemudian membuka daftar penggil keluar dari gadgetnya.. diklik nya nama seorang wanita yang bernama Amel.


[ Amel : " hallo sayang,, kangen yaa?" tanya nya dengan suara manjanya.]


[ Bagas : " ia donk sayang". hari ini saya ngga ke apartemen kamu ya sayang,, "]


[ Amel : " sayang ngga ke kantor hari ini,, kangen cinta sama kamu, sudah 2 hari cinta aku butuh kehangatan kamu "]


[ Bagas : " saya langsung ke apartemen mu ya,, siap siap sayang pakai yang cantik dan jangan lupa pakai lingerie yang aku beli kemaren ya "].

__ADS_1


[ Amel : " bye sayang saya tunggu yaa,, muach ".]


bunyi telpon pun terputus. hanya butuh waktu kurang lebih 1 jam untuk tiba di apartemen Amel.


Bagas langsung masuk, menuju lantai 5 di mana Amel tinggal.


Bagas tidak perlu mengetok pintu apartemen sang kekasih karena dirinya dapat langsung mengaksesnya. Amel memberikan Bagas kode nomor pintunya kepada Bagas.


Amel setelah menutup ponselnya dan mengakhiri telfonnya,, dirinya langsung mandi ya ketika Bagas menghubunginya Amel saat itu baru bangun dari tidurnya.


Amel membersihkan kamar dan tempat tidurnya dahulu agar ketika Bagas datang terlihat rapih dan wangi. saat ini Amel tengah berada di dalam kamar mandi.


Bagas menekan gagang pintu lalu masuk.di carinya sang kekasih namun diluar tampak sepi tak ada seorang pun disana,, akhirnya ia memutuskan melangkah menuju arah kamar yang di tempati amel.


pintu kamar di buka oleh Bagas bola mata menelusuri penjuru kamar namun nihil..


Bagas yakin kini sang kekasih berada di dalam kamar mandi.


Bagas menghampiri sofa panjang di sisi ranjang lalu mendudukkan dirinya sambil membuka gadget berselancar di dunia maya.


5 menit kemudian terdengar suara pintu kamar mandi yang terbuka Bagas melihat Amel dalam keadaan seperti itu langsung menelan salvina nya.


Amel keluar hanya dengan menggunakan handuk kecil sehingga pahanya yang mulus dapat terexpose dengan sangat jelas oleh mata Bagas.


Amel tidak menyadari bahwa kini Bagas tengah berada di dalam kamarnya,, langsung membuka handuk yang menutupi tubuhnya.


Amel Kini hanya mengenakan dalamnya saja,, memunggui Bagas,, Bagas mendekat pelan pelan lalu memeluk dengan erat.


Amel terkejut saat Bagas memeluknya erat serta Langung mengecup leher jenjangnya yg ter ekspose..


Bagas kemudian membopong Amel keatas kasur lalu membaringkannya.


kini keduanya Tengah menikmati pergulatan panasnya diatas ranjang tempat tidur. aktifitas panas mereka lakukan secara bekali kali.. sehingga tubuh keduanya mengeluarkan keringat ..


" gas kamu hebat deh.." .

__ADS_1


" aku merindukan kamu cinta,, saat saat seperti ini".ucapnya sambil memeluk Amel dari belakang sambil bermain mengecup leher Amel kembali sehingga Amel mengeluarkan suara ******* kembali.


Dan itu membuat Amel ingin melakukannya kembali dengan Bagas.


__ADS_2